Latest Post

Peresmian Jalan Dewi Perjuangan, Dewi Aryani Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Written By suararakyat on Monday, November 23, 2020 | 12:33 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dewi Aryani gelar Sosialisasi 4 Konsensus Kebangsaan atau 4 Pilar Kebangsaan bertempat di Desa Karang Mulya, Jatibogor dan di Desa Gembong Dadi, Kabupaten Tegal, Senin (24/11/2020).


Sebelumnya, Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di lapangan Mbah Gede Mlangse di Desa Sidaharja sekaligus peresmian Jalan Dewi Perjuangan.


Sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang digelar hari ini diikuti sekitar 150 peserta dari warga Desa Karang Mulya, Jatibogor, dan Gembong Dadi.


Dalam Penyampaiannya DeAr menekankan jangan ada pemahaman yang menyimpang dan keluar dari pancasila salah satunya butir pertama ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ demi menjaga keutuhan NKRI.


“Kita harus menjaga pancasila, tidak boleh kita mendiskreditkan agama, tidak boleh membanding bandingkan agama, dan jangan ada menjelekan agama, semua agama itu bagus sesuai dengan isi Pancasila,”Jelas politikus PDI Perjuangan.


Menurut DeAr pentingnya sosialisasi 4 pilar kebangsaan Republik Indonesia ini dikalangan milenial ditengah perkembangan zaman yang berbasis teknologi saat yang terus menggerus keutuhan NKRI, dengan sosialisasi ini diharapkan terus menumbuhkan jiwa nasionalis di diri para penerus bangsa ini.


"Pertajam rasa toleransi antar umat beragama, jangan sampai demokrasi kita tercabik hanya karena provokasi soal perbedaan agama dan keyakinan, "ujar DeAr. 


DeAr juga mengingatkan kembali soal pentingnya gotong royong sebagai salah satu saripati dari Pancasila. Untuk kondisi saat ini, terutama perlu gotong royong dari semua pihak dalam diri semua kalangan masyarakat dalam penanggulangan covid-19 di Kabupaten Tegal yang semakin hari semakin naik angka kasusnya. Hal ini perlu kebersamaan dan pemahaman dari semua pihak, "ungkap anggota komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dewi Aryani. Tio(r)

Peduli Dampak Covid 19, Pemuda Pancasila Desa Wanasari Brebes Beri Bantuan Kepada Lansia


Brebes,(suararakyattegal.com),- Gelapnya malam tidak menyurutkan niat Ranting Pemuda Pancasila Wanasari guna memberikan bantuan sosial kepada lansia desa wanasari. Tepat pukul 20.00 WIB  Pemuda Pancasila melanjutkan pencarian rumah para lansia guna memberikan santunan yang berupa uang tunai kepada 13 lansia yang sudah terdaftar sebelumnya.


Aksi sosial peduli lansia ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan santunan yang sudah pernah di lakukan sebelumnya. Sesampainya di salah satu rumah lansia bernama Tarjian (65) yang terkulai lemas di atas ranjang, namun tetap berusaha bangun menggunakan tongkat  untuk menyapa kedatangan Pemuda Pancasila di rumahnya.

Pemberian batuan langsung tunai (BLT) di rumah lansia merupakan bentuk perhatian Pemuda Pancasila dalam rangka meringankan beban hidup yang sudah tidak berdaya untuk mencukupi kehidupannya,” ujar Slamet (Igos) dalam bincang singkat dengan dengan ibu Toridah (82). Berbeda di rumah kedua, kami bertemu ibu Warli (60) yang menggunakan pakaian hitam dan kain menutupi hingga kaki masih sanggup menampilkan senyum manis ketika mendapatkan bantuan dari Pemuda Pancasila desa Wanasari yang di komandoi langsung oleh saudara Bob Hermanto.

Di rumah terakhir, kami harus berjibaku dengan sempitnya jalan di salah satu gang. Dan sempat terkejut dengan bangunan rumah yang hanya setinggi 2.5 Meter dari tanah, alhasil ketika memasuki rumah tersebut kami harus menunduk terlebih dahulu. Di rumah tersebut ibu Siroh (78) langsung menerima bantuan langsung tunai, rasa haru disertai bahagia tampak pada wajah ibu Siroh yang tanpa diduga.

Pemberian tersebut merupakan rizki  dan berkah bagi hidup keluarganya yang saat ini dalam kesulitan. “Kami ucapkan terima kasih yang telah memberikan bantuan ini. Bantuan ini akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari, ” pungkasnya.

Anjas Nurheri mengatakan, keberadaan Ormas di masa pandemi Covid-19 saat ini sangat penting.

Menurutnya, Ormas bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19, baik keikutsertaan dalam operasi Yustisi tanggal 10 November lalu yang bertujuan mengingatkan warga untuk menggunakan masker dan menghimbau pentingnya protokoler kesehatan pada setiap rutinitasnya, termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid -19.

“Kita sadar pemerintah tidak bisa kerja sendirian. Tentunya harus merangkul teman-teman Ormas, khususnya Pemuda Pancasila. Tio(r)

Ketum PP IWO: Berorganisasi Kedepankan Kebersamaan, Jadikan Ladang Ibadah

Written By suararakyat on Friday, November 20, 2020 | 9:57 AM


Jakarta,(suararakyattegal.com),- Menyikapi semakin dinamisnya roda organisasi dan semakin kompleksnya persoalan yang mendera Ikatan Wartawan Online (IWO), Ketua Umum IWO Jodhi Yudono mengimbau para Pengurus Daerah (PD) lebih mengedepankan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan perbedaan dan dinamika organisasi.

"Terpenting adalah kita harus saling menjaga, saling menguatkan, saling support. Kedepankan kasih sayang, jangan anggap yang lain sebagai musuh," kata Jodhi dalam pertemuan dengan Pengurus Daerah IWO Serdang Bedagai, Sumatera Utara, di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2020).

Jodhi yang membangun karir kewartawan di Harian kemudian Kompas.com menegaskan; perbedaan diantara pengurus dan anggota IWO merupakan hal biasa. Namun ia meminta perbedaan tersebut tidak membuat Pengurus Daerah lupa spirit perjuangan pendirian IWO.

"Spirit kita adalah untuk membangun peradaban dan kemanusiaan. Dalam kaitan ini jangan sampai perbedaan-perbedaan yang ada membuat kita lupa dengan spirit kita," imbuh Jodhi yang didampingi Sekjen PP IWO Dwi Christianto.

Lebih lanjut Jodi mengingatkan wartawan adalah sebuah profesi yang juga tidak bisa melepaskan diri dari tugas-tugas sebagai bagian dari masyarakat. "Di dalam diri kita juga melekat tugas-tugas kemanusiaan. Inilah yang juga menjadi misi IWO. Karenanya, IWO misalnya, harus peduli dan turun membantu korban bencana, advokasi masyarakat dan lain-lain. “Saya mengajak, mari kita jadikan IWO sebagai ladang ibadah, ladang amal," kata Jodi. Untuk itu ia menekankan pentingnya Pengurus Daerah untuk segera menyelesaikan persoalan kepengurusan sehingga bisa fokus melaksanakan agenda-agenda kemanusiaan yang menjadi spirit IWO. 

*CP: Hotline PP IWO 08119911920*

Aziz : Bantuan Sosial Non Tunai Bisa Dinikmati Warga Desa Kemantran

Written By suararakyat on Tuesday, November 10, 2020 | 9:59 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) kini sudah bisa dinikmati warga Desa Kemantran Kabupaten Tegal.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa kemantran, Aziz Nur Fajar bahwa Pemerintah Desa Kemantran Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.

Pihaknya sudah mendistribusikan penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) kepada masyarakat, di pendopo balai Desa Kemantran, Senen (10/11/2020). 


Aziz menuturkan, bantuan yang disalurkan ini merupakan program BSNT APBD 1 Tahap lima. “Untuk jumlah besaranya senilai Rp 200 ribu untuk 1 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).


Proses pencairan bansos kali ini juga disaksikan oleh Forkompincam yang diwakili oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan Permusyawaratan Desa  Dengan total penerima sejumlah 224 KPM .

 

Masih dikatakan Aziz "Dalam penyaluran bansos tetap diterapkan protokol kesehatan. Penerima dan petugas diwajibkan memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum masuk data antrean bahkan sebelum melakukan pencairan, juga dilakukan cek suhu tubuh. Semua ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19,"


Ditempat lain Camat Kramat Kramat Tri Guntoro,SH.MM.

pengatakan bahwa 2 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) 

"Bumdes Bangun Bersama" desa Kepunduhan dan 

"Bumdes Pelita Mandiri" desa Dinuk kecamatan Kramat dalam mendistribusikan   paket sembako yang terdiri dari beras 10 kilogram, telur 1 kilogram, mie telur 2 bungkus, minyak goreng 2 liter, kecap 275 mililiter, dan ikan sarden 425 gram. Paket sembako tersebut dianggarkan sebesar 200 ribu untuk setiap paketnya. Adapun

Jadwal pelaksanaan distribusi BSNT APBD 1  untuk desa diwilayah kecamatan kramat sejak hari senen tanggal 9 s/d rabu 11 Nopember 2020 di 19 Desa 1 kelurahan.


Dalam himbauannya Triguntoro menekankan kembali pentingnya menjaga kualitas barang dan ketepatan jadwal pengiriman.

"Kualitas barang harus benar-benar dijaga dan diperhatikan, karena ini merupakan kepentingan masyarakat banyak. Jangan sampai masyarakat kecewa dengan bansos yang mereka terima. BUMDes berhak menolak kiriman barang dari suplayer yang tidak sesuai spesifikasi, "pungkasnya. Tio(r)

Dewi Aryani Peduli Kebangkitan Sektor Pertanian di Kabupaten Tegal


Tegal,(suararakyttegal.com),- Menghadapi era baru kebangkitan sektor pertanian di Indonesia khususnya di Kabupaten Tegal, Dewi Aryani anggota komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan melakukan dialog seputar kebangkitan sektor pertanian dan usaha bidang pertanian bersama bersama kader PDI Perjuangan bidang pertanian, KNPI, Pemuda Tani HKTI Kab Tegal, Agro Tegal Mandiri dan berbagai unsur penggiat pertanian lainnya. Tema dialog yang di gelar ‘Menggali Peluang Usaha Sektor Pertanian'.


Dialog dilaksanakan di tengah lahan budidaya pertanian semangka desa Kabunan kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Selain dialog Dewi juga melakukan panen perdana semangka inul, bersama petani penggarap dan beberapa ormas kepemudaan dan masyarakat sekitar, Senin (9/11).


Dalam sambutannya Dewi menjelaskan, mengenai pentingnya peran pemuda saat ini untuk mulai melirik sektor pertanian baik dalam urusan budidaya tanam, inovasi bibit dan olah pertanian, hingga menggali berbagai usaha bidang pertanian. Tidak saja soal pemasaran tapi juga bagaimana hasil bumi petani punya nilai tambah sekaligus punya nilai jual yang jauh lebih baik, baik untuk pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri.


Dewi Aryani yang juga menjabat sebagai Ketua DPP HKTI Bidang Kerjasama Luar Negeri siap mendukung kiprah para pemuda di kabupaten Tegal dalam mengelola sektor pertanian. “Tidak perlu malu menjadi petani, bahkan harus bangga. Kedepan harus lebih banyak orang kaya dari sektor pertanian, sehingga kebangkitan pertanian menjadi daya ungkit kemajuan pembangunan ketahanan pangan sekaligus kedaulatan bangsa ini ke depan. Tanpa petani kemajuan sektor apapun tidak akan berkemajuan, karena semua bahan pangan yang menjadi fondasi kehidupan manusia kuncinya ada di peran petani. Petani sejahtera negara makin maju”,tandas Dewi yang juga di dampingi Nok Farkhatun Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah bidang pertanian .



Acara diakhiri dengan makan siang bersama, dengan menu nasi ponggol daun jati lauk tempe rajek wesi, sayuran, sambal, ikan asin dan lain-lain.

Selain nikmat juga memberdayakan semua olahan hasil petani lokal. Dewi juga membagikan paket sembako untuk para petani dan pemuda penggiat pertanian yang hadir. Tio(r)

DPC HAMI Kota Tegal Resmi Dilantik


Tegal,(suararakyattegal.com),- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Kota Tegal resmi dilantik, Prosesi pelantikan pengurus dilaksanakan di Resto Dapoer Tempoe Doeloe, Selasa (10/11/2020)

Ketua DPD HAMI Jawa Tengah, Sujiarno Broto Aji, SH. MH yang datang meresmikan secara langsung, mengucapkan selamat kepada segenap pengurus yang baru saja dilantik.

Dirinya berharap agar kader-kader yang baru saja dilantiknya tetap menjaga kode etik advokat, integritas, serta profesionalitas dalam mengemban tugasnya.

“Advokat itu profesi yang Officium Nobile, jadi tidak hanya bagaimana kita bekerja keluar, tetapi secara internal juga tingkah laku atau perbuatannnya juga harus mencerminkan sesuatu yang terhormat”, ungkapnya.

Sujiarno menambahkan, kader yang diangkatnya merupakan orang-orang pilihan, dimana sebelumnya dirinya bersama dewan pengurus lainnya telah melakukan musyawarah terlebih dahulu.

Dia juga menegaskan bahwa HAMI tidak pernah memaksa para kadernya untuk ikut ke dalam organisasinya, sebab ia berharap HAMI dapat menjadi besar bukan karena kuantitas kadernya, tetapi karena kualitas para kadernya.

Berkaitan dengan program layanan hukum di masa pandemi, Sujiarno mengaku cukup mengalami kesulitan dalam memberikan pelayanan hukum. Akan tetapi dirinya merasa senang, sebab masyarakat turut proaktif dalam mencari pelayanan hukum dengan menghubungi pihaknya melalui telepon maupun media sosial.

“Intinya kita sebisa mungkin memanfaatkan media yang ada untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sejalan dengan Sudjiarno, Ketua DPC HAMI Kota Tegal yang baru saja dilantik, DR. (C) Unggul Basoeky, S.H. M.Kn mengatakan, pihaknya siap memberikan warna pada penegakan  hukum di indonesia dengan memberikan pelayan hukum di Kota Tegal.

“Akan tetapi karena kami ada di Kota Tegal maka kami akan lebih fokus memberikan bantuan hukum di wilayah Kota Tegal”, ungkapnya. Tio(r)