Latest Post

Dewi Aryani Resmikan BLK dan Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Di Ponpes Sunan Kalijaga Kab Tegal

Written By suararakyat on Wednesday, March 24, 2021 | 7:46 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Dr Dewi Aryani MSi anggota komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan kembali mengunjungi daerah pemilihan dan melaksanakan beberapa kegiatan sekaligus. Pada hari rabu 24 maret 2021 selain meresmikan gedung BLK bidang tata busana,  Dewi Aryani juga melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan untuk ratusan santri di Ponpes Sunan Kalijaga desa Kaliwadas kec Adiwerna Kabupaten Tegal. Tampak hadir pula ketua MWC NU Adiwerna dan perwakilan Banum NU Kec Adiwerna mulai dari muslimat, fatayat, ansor, IPNU, banser dan lain-lain.

Dalam sosialisasinya DeAr menajamkan tentang pemahaman nilai - nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari para santi di ponpes. Generasi bangsa harus mampu mengimplementasikan nilai - nilai Pancasila sebagai pandangan hidup, hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara dan lembaga salah satunya yaitu di pesantren. 

“ Saya berharap pengelola yayasan dan pendidik di ponpes Sunan kalijaga ini dapat memberikan juga pendidikan dan program- program pesantren yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Hal- hal yang bekaitan dengan sikap gotong royong, tenggang rasa, saling menghormati dan lain lain harus di terapkan dalam kegiatan belajar mengajar sekaligus sikap kehidupan sehari-hari”, tandas Dewi Aryani anggota DPR RI yang sudah 3 periode ini lolos ke senayan dari dapil Jawa Tengah IX.

Disela sela peresmian dan sosialisasi, DeAr juga berpesan agar gedung BLK tata busana dan fasilitasnya ini dapat di manfaatkan semaksimal mungkin dan dijaga keberadaannya agar memberi manfaat tidak hanya untuk santri tapi juga untuk pemuda pemudi dari desa-desa di sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut Dewi Aryani juga membagikan 100 paket bingkisan, buku dan lain-lain. Tio(r)

Nekat Masuk Tempat Hiburan Malam, Siap Siap Kena Sanksi Pelanggaran Disiplin

Written By suararakyat on Saturday, March 20, 2021 | 8:37 AM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo membuat kebijakan khusus dengan melarang anggotanya masuk ke sejumlah tempat hiburan karaoke dan klub malam. 


Hal tersebut untuk mengantisipasi keributan dan penyalahgunaan senpi yang melibatkan anggota Polri,  serta mendukung program Kapolri yaitu PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, berkeadilan). 


"Anggota Polri harus menjadi contoh menjaga kondusifitas. Salah satu responnya dengan membuat aturan larangan bagi polisi khususnya anggota Polres Tegal Kota untuk tidak mendatangi tempat hiburan seperti tempat karaoke atau klub malam," tegas Kapolres Tegal Kota melalui Kasi Propam Iptu Bambang GH, Jumat (18/3). 


Propam Polres Tegal Kota langsung mensosialisasikan larangan tersebut kepada seluruh anggota dan sejumlah tempat hiburan karaoke di Kota Tegal. Sosialisasi dilakukan dengan memasang banner peringatan dan stiker larangan. 


Kasi Propam juga berpesan pada pengelola karaoke atau tempat hiburan, bilamana ada anggota polisi yang nekat masuk tanpa surat tugas, agar dilaporkan kepada Propam. 


Tak hanya kepada pengelola tempat hiburan, Kasi Propam juga meminta masyarakat tak segan untuk segera melaporkan apabila ada anggota Polres Tegal Kota yang kedapatan masuk ke tempat tempat hiburan malam tanpa surat tugas. 


"Apabila menjumpai anggota Polri Polres Tegal Kota yang berada di tempat hiburan tanpa surat tugas, segera laporkan dan akan kita tindak melalui mekanisme sidang pelanggaran disiplin anggota Polri," pungkas Bambang. Tio(r)

ACT Tegal Bagikan Domba Gratis Untuk Pesantren

Written By suararakyat on Friday, March 19, 2021 | 9:28 AM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Sebanyak 21 domba disalurkan kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Ikhlas Bongkok Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang merupakan wakaf dari YBM PLN Tegal. Program bagi-bagi domba gratis ini disebut dengan Wakaf Ternak Produktif (WTP) yang merupakan salah satu program masterpiece Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tegal.


Kehadiran WTP, mampu menjadi pilar penunjang pemberdayaan pesantren. Secara garis besar, tujuan program WTP adalah untuk memberdayakan potensi pondok pesantren, melakukan pembinaan pada santri agar lebih profesional, yang selanjutnya akan disalurkan untuk hewan qurban berkualitas.


Siswartono, Kepala Cabang ACT Tegal mengatakan “Program yang diikhtiarkan ini bisa bermanfaat untuk umat dan ponpes bisa mempunyai kegiatan ekonomi yang positif untuk kemandirian ekonomi ponpes itu sendiri.”

“Terimakasih kepada donatur terutama dari YBM PLN Tegal atas support dan doanya untuk program ini. Semoga membawa keberkahan untuk kita semua,” harapnya.

                                                                                                                                                                          

“Kami mengucapkan jazakumullahu khoiran kepada ACT Tegal dan YBM PLN Tegal yang telah mempercayakan kami untuk program pemberdayaan ekonomi pesantren,” tutur Mukhlisin selaku pengasuh Ponpes Tahfidzul Quran Al-Ikhlas, Kamis(18/3). Mudah mudahan program penggemukan ini berjalan dengan baik, lancar dan kedepannya ponpes kami bisa amanah.


Harapan kami, setelah ini akan berjalan di ponpes-ponpes lain. Dan mudah-mudahan Allah SWT memberikan kebaikan dari ACT dan YBM PLN untuk kebaikan yang berlipat ganda," lanjutnya. Tio(r)

Segera Opening, Spesialis Resto Sate dan Arabian Food Pertama di Kota Tegal

Written By suararakyat on Monday, March 15, 2021 | 1:37 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Kini bakal hadir Turut memeriahkan industri pariwisata dan kuliner di Tegal dan sekitarnya, manajemen PT. TMS (Tanine Makmur Sejahtera), akan segera membuka resto dengan masakan menu lokal serba kambing sekaligus masakan khas arab / timur tengah pertama di Kota Tegal. Grand opening di rencanakan pada tanggal 27 maret 2021 dengan harga promo untuk beberapa jenis menu. 


Ghonam Signature nama unik resto ini merupakan resto dengan menu spesial serba kambing dan beberapa variasi menu berbahan ayam. Resto yang berlokasi di Jalan Sultan Agung No 61 Kota Tegal ini memiliki keunikan dan konsep baru dalam dunia kuliner di Kota Tegal. 


Tak hanya sate, gule, sop dan sejenisnya Ghonam Signature juga menawarkan berbagai varian menu masakan arab (arabian food) hingga aneka minuman termasuk menu kopi kekinian.



Menu-menu spesial yang di sajikan dengan alunan musik di setiap akhir pekan ini diantaranya adalah : Aneka Sate, Sop, Gule, Naskam Syurga, Nasgorkam, Arabian Salad, Nasi Mandi, Kebuli, Kabsah, Shawarma, Sistawok, Aushal, Syahi Ahmar, Syahi Amar, Syahi Adeni, UmmAli, Mahalabia , Aneka Jus, Aneka Minuman Lokal, Aneka MilkShake, Selected Coffee :

Kopi Ghosting, Kou Syuka Kamyu, Kopi Brondong Manis, Es Kopi Cinta, Kopi Joss Lelaki, Kopi Manja, Kopi Cantik, Kopi Sweet Love,

Kopi Gue suka di kacangin (Hazelnut Latte) dan sebagainya.


Dewi Yunia Direktur PT. TMS sebagai pemilik sekaligus pengelola resto menjelaskan “Kami sengaja mengemas resto ini dengan nuansa berbeda dari resto sate lainnya. Selain memanjakan lidah selera lokal kami juga menyajikan masakan khas timur tengah dengan chef yang berpengalaman. Live musik juga kami hadirkan untuk menjadikan suasana kulineran pengunjung makin seru dan hangat. Tersedia juga ruangan VIP berAc dan lesehan ala arab, sangat menarik dan khas penyajiannya seperti ala arab pada umumnya”.


Ali Ahmad sebagai pemilik nama Ghonam saat ini menambahkan bahwa resto ini adalah resto ke-10 yang telah buka, dan 9 diantaranya ada di berbagai Kota (Semarang, Serang, Malang, Pekalongan, Tangerang, Bandung dll) dan segera buka lagi di beberapa Kota lainnya diantaranya di BSD city, Cirebon, Indramayu dll. 

Namun konsep khusus Ghonam Signature ini menjadi yang pertama kali di Kota Tegal dengan varian menu yang lebih lengkap. Kambing yang di gunakan juga kambing muda dan fresh dibawah 4 bulan. Rasanya selain gurih juga juicy dan tidak amis atau bau prengus. Tio(r)

DPC HAMI Kota Tegal Gelar Pelatihan Paralegal, diikuti puluhan peserta

Written By suararakyat on Saturday, March 13, 2021 | 11:04 AM


Tegal,(suararakyattegal.com),- DPC Himpunan Advokad Muda Indonesia (HAMI) Kota Tegal menggelar kegiatan Pelatihan Paralegal "Pendampingan Hukum Bagi Semua Warga Negara Indonesia" bagi kalangan mahasiswa/alumni fakultas hukum dan masyarakat umum, bertempat di Meeting Room Lantai 2 Bahari Inn Kota Tegal, Sabtu (13/3).


Pelatihan Paralegal ini di buka secara langsung oleh Ketua DPC HAMI Kota Tegal Dr. (C) Unggul Basoeky, S.H.,M.Kn.


Dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan guna melatih peserta yang berlatar belakang pendidikan Hukum agar fokus pada profesinya serta dilatih agar terjun langsung dalam dunia praktis berupa pendampingan Hukum khusunya jalur non litigasi juga melatih masyarakat umum supaya paham betul tentang hukum.


“Kegiatan paralegal ini merupakan kegiatan keprofesian perdana yang dimana selain melatih peserta mahir dalam profesinya, “ujar Unggul Basoeky Ketua HAMI Kota Tegal.


Sementara itu, Adv. Berbudi Bowo Leksono, SH Ketua Panitia mengatakan, materi-materi dalam kegiatan ini terdiri dari keparalegalan, Bantuan Hukum, Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, Hukum Acara Tata Usaha Negara, Pendampingan Hukum Non Litigasi, Teknik Advokasi dan Pendidikan Anti Hoax. 


Materi-materi tersebut dibawakan langsung oleh para praktisi hukum diantaranya Prof. Dr. Suteki SH, MH, Hum, Kepala Kantor Pertanahan Kota Tegal Siyamto A. Ptnh, M.si, Hakim Pengadilan Negeri Kota Tegal dan Polres Tegal Kota.


”Dalam kegiatan pelatihan paralegal ini diikuti sekitar 30 peserta dari kalangan mahasiswa/alumni fakultas hukum, LSM dan masyarakat umum. 


"Dengan adanya pelatihan paralegal ini untuk lebih memberikan pengetahuan tentang hukum. Diharapkan dapat membantu menjembatani permasalahan hukum yang ada dimasyarakat agar bisa tersampaikan", tutup Ketua Panitia. (hid/rls)

Kundapil, Dewi Aryani Gelar Sosialisasi Germas dan Baksos

Written By suararakyat on Friday, March 12, 2021 | 4:56 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Dr Dewi Aryani MSi anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan di masa Kunjungan ke Dapil (Kundapil) tanggal 12-14 Maret 2021 menggelar beberapa kegiatan.


Kegiatan yang di laksanakan mulai hari Jumat diantaranya adalah Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di rumah aspirasi yang berlokasi di Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Jumat (12/3).


Dalam sambutannya Dewi Aryani mengatakan, bahwa perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar Germas harus di laksanakan terus menerus. Penyakit menular seperti diare, tuberkulosa hingga demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak ditemui, kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker dan jantung koroner. Ditambah lagi saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19. 


“Germas merupakan gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Selain hidup sehat juga harus di gelorakan hidup bersih sekaligus menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus rantai penularan Covid-19. Pola hidup sehat yang harus di lakukan diantaranya makan makanan bergizi, termasuk rutin mengkonsumsi buah dan sayuran, hindari merokok, rutin melakukan kontrol kesehatan, olahraga teratur, rutin berjemur dipagi hari, menjaga kebersihan diri dan lingkungan dan lain sebagainya”, jelas DeAr panggilan akrab perempuan yang duduk di Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP dari Dapil Jateng IX.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya adalah Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Poltekes Semarang, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Para Bidan, Tenaga Kesehatan, Tokoh Masyarakat dan berbagai unsur masyarakat lainnya dari wilayah pantura Kota dan Kabupaten Tegal.


Selain Germas, DeAr selama Kundapil juga di jadwalkan melaksanakan Baksos dengan membagikan paket/bingkisan sembako untuk warga tidak mampu. tio(r)