Latest Post

Dewi Aryani Kembali Serahkan Aspirasi Kartu Indonesia Pintar di Kabupaten Tegal dan Brebes

Written By suararakyat on Tuesday, December 21, 2021 | 9:49 AM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr Dewi Aryani MSi kembali serahkan aspirasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk pelajar yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK, Senin (20/12).


"Untuk tahap pertama hampir 1000 KIP yang di serahkan, dan untuk tahap kedua ini sekitar 400 an," ujar Dewi Aryani.


Dijelaskan Dewi, Kartu Indonesia Pintar (KPI) diberikan sebagai identitas penerima bantuan pendidikan dimana kartu PIP menjadi jaminan dan kepastian anak-anak usia sekolah terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan.


"Siswa pemilik KIP jenjang SD, SMP, SMA dan SMK menerima bantuan dana dari pemerintah yang dapat digunakan untuk membantu biaya pribadi peserta didik seperti membeli perlengkapan sekolah, uang saku, dan biaya transportasi," jelas politisi PDI Perjuangan dari Dapil IX Jateng yang sudah 3 periode duduk di Senayan.


Menurut Dewi, program tersebut dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah.


"Melalui program tersebut pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya," tambah DeAr sapaan akrab Dewi Aryani. tio(r)

IWO Tegal Hadiri Rakernas IWO Tahun 2021 di Sentul Bogor

Written By suararakyat on Saturday, December 11, 2021 | 9:32 PM


Bogor,(suararakyattegal.com),- Antusiasme anggota IWO hadiri acara Rakernas IWO tahun 2021. Dalam acara Rakernas dihadiri seluruh anggota IWO yang tersebar di 34 Provinsi se-Indonesia, yang dilaksanakan di Sentul Bogor 11 - 12 Desember 2021 dengan tema "Kesadaran Kebangsaan Wartawan Online di Tengah Digitalisasi Media".

Selain itu Rakernas juga membahas materi Program Kerja Satu Tahun kedepan, Persiapan Mubes dan evaluasi Kepengurusan.

Di hadapan para peserta Rakernas, Ketua Umum IWO, Jodhi Yudono mengatakan, bahwa agenda IWO merupakan saat-saat yang menarik bagi para wartawan.

Jodhi berharap para wartawan yang tergabung di IWO bisa memanfaatkan ajang Rakernas sekaligus bersilaturahmi dengan rekan seprofesi. 

Selain itu, diharapkan wartawan dapat memberi kontribusi kepada bangsa dan negara melalui kerja profesional yang adil dan bermartabat.

Sementara dalamTema Talkshow Rakernas, Ketua Umum IWO mengatakan "Apabila melihat fakta Kebangsaan yang sedang  berlangsung, di mana terjadi degradasi nasionalisme di sebagian golongan masyarakat dan ancaman perpecahan, serta rentannya generasi muda terhadap pengaruh negatif digitalisasi media yang sedemikian masif, maka spirit IWO dapat menjadi pemantik energi baik bagi bangsa ini.

Itulah sebabnya, dalam rakernas ini kami mengusung talkshow dengan judul:
"Kesadaran Kebangsaan Wartawan Online di Tengah Digitalisasi Media". Kata Ketum

Dia juga sampaikan tujuan Rakernas IWO diantaranya, memberi kontribusi kepada bangsa dan negara melalui kerja profesional yang adil dan bermartabat.

Dalam acara tersebut juga dihadirkan nara sumber dari Ketua Komisi II DPR Dr Ahmad Doli Kurnia Tanjung

Serta nara sumber talkshow CEO PRMN, Agus Sulistriyono, Founder Kompasiana Pepih Nugroho, Digital Developer Deden Lesmana. tio(r)

FPTI Brebes Berangkatkan Empat Atlet Putra di Kejuaraan Dulongnas Batang 2021

Written By suararakyat on Thursday, December 9, 2021 | 8:58 PM


Brebes,(suararakyattegal.com),- Guna Partisipasi di Dulongmas Championship 2021, Forum Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Brebes berangkatkan 4 atletnya. Kejuaraan ini akan digelar pada tanggal 9 hingga 12 Desember 2021 di Wall Climbing Hutan Kota Rajawali Kabupaten Batang  Jawa Tengah.


Pelepasan atlet dilakukan Moh Syamsul Haris SH MH selaku Ketua FPTI Brebes, Gus Bill selaku Manager, Gani Aros selaku Asisten Manager, Zaenal selaku Pelatih, dan Khaerun selaku Asisten Pelatih di Kantor FPTI Brebes yang bertempat di kompleks Stadion Karang Berahi Brebes.


Diungkapkan Haris, keberangkatan 4 atlet ini untuk mengikuti kejuaraan Dulongmas yang sempat tertunda selama 2 tahun. 


"Dalam even yang diikuti kali ini FPTI Brebes menargetkan juara. Semoga anak-anak bisa memberikan hasil maksimal,” ucapnya, Kamis (9/12).


Haris berharap cabang olahraga ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Brebes dengan prestasi yang cemerlang.


Pihaknya telah melakukan persiapan selama Dua bulan terakhir dengan latihan di Wall Club NdasMumet di Desa Pebatan Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Hal ini, dinilai cukup untuk kompetitif bersaing dengan atlet daerah lainnya yang seusia.


“Kita memberangkatkan 4 atlet putera,  kategori usia 10 sampai dengan 15 tahun," bebernya.


Haris mengungkapkan, untuk tahun ini merupakan ke Tiga kalinya FPTI Brebes mengikuti Kejuaraan Dulongmas. 


"Hingga kini, sebanyak 15 Atlet sudah di ikutsertakan dalam kejuaraan Dulongmas," pungkasnya. tio(r)

Camat Jatinegara Kabupaten Tegal Lantik Kepala Desa Antar Waktu Desa Sumbarang

Written By suararakyat on Friday, December 3, 2021 | 3:10 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa Antar Waktu Desa Sumbarang berlangsung di Aula pendopo, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Kamis (02/12/2021).


Prosesi acara tersebut dipimpin oleh Camat Jatinegara Edi Marsisno S Ip. Dalam sambutannya mewakili Bupati Tegal mengucapkan selamat kepada kepala desa terpilih dan memberikan beberapa pesan.


Mohon dukungan kepala desa dalam mencapai target Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan melalui SDGs Desa melalui perwujudan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya. 


Selamat bekerja, semoga bermanfaat untuk kemajuan desa, membawa kemakmuran bagi masyarakat, jujur, semangat, tulus ikhlas, semua demi pengabdian kepada masyarakat, pesannya.


Sementara Kepala Desa terpilih Syarifah Fadlun mengungkapkan terima kasih kepada semua masyarakat Desa Sumbarang yang telah mempercayakan kepada dirinya dan berharap kedepan dapat bersama-sama dalam membangun desa, tandasnya.


“Mudah-mudahan Alloh SWT memberi bimbingan kepada saya untuk melaksanakan amanat ini dengan sebaik baiknya, dan membawa manfaat untuk masyarakat, sesuai dengan motto kami tebar manfaat untuk masyarakat” tutur Syarifah


Kepala Dispermasdes melalui Sekdin Permasdes Susworo menyampaikan, bahwa pelantikan kades antar waktu desa Sumbarang kecamatan Jatinegara mengacu Peraturan Bupati Tegal No.12 Tahun 2019 Tentang Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Melalui  Musyawarah Desa dan Perubahannya No.4 Tahun 2020.


Hasil pilkades antar waktu ditindaklanjuti dengan SK Bupati tegal no. 141/ 1378 Tahun 2021 tanggal 10 November 2021 tentang pemberhentian saudara Muhammad Sugeng, S.IP sebagai penjabat kepala desa Sumbarang dan pengangkatan saudari Syarifah Fadlun sebagai kepala desa antar waktu desa Sumbarang Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal.


Turut hadir dalam acara tersebut,  perwakilan Dispermasdes, sekdin Dispermasdes Susworo, SE S Ip, Mulyono, Forkompincam, Kapolsek Jatinegara AKP Basri SH, Danramil Jatinegara Kapten inf. Nursalim,  Kepala KUA Jatinegara, Abdul basit S Ag, Perangkat Desa, BPD, Tomas, RT/RW, LPMD KPMD, serta tamu undangan lainnya. tio(r)

Sosialisasi 4 Pilar, Dewi Aryani Ajak Masyarakat Asah Kepedulian Sosial

Written By suararakyat on Tuesday, November 30, 2021 | 1:35 AM


Tegal,(suararakyattegal.com), - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani. M.Si kembali menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar, kali ini kegiatan di laksanakan di Desa Sigedong Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal bersama IPSM Kabupaten Tegal dan masyarakat sekitar, Senin(29/11)


Dalam kegiatan ini, DeAr sapaan akrab Politisi PDI Perjuangan dari Dapil 9 Jateng (Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes) menegaskan bahwa selain gotong royong, masyarakat di harapkan mengasah rasa kepedulian sosial yang lebih mendalam. Dimasa pandemi saat ini diperlukan rasa empati dan peduli yang tinggi di semua lapisan masyarakat.


"Dimasa seperti ini semua harus dapat bahu membahu membantu masyarakat terutama kalangan miskin dalam menuntaskan masalah kesehatan dan kemiskinan. Selalu mengingatkan untuk tetap menjaga prokes walaupun sudah melaksanakan vaksinasi. Menjelang akhir tahun semuanya harus tetap waspada dan saling menjaga”, tandas Dewi Aryani. tio(r)

Ketua LSM GMBI Tegal Raya, Sayangkan Kejadian Pengeroyokan Yang Mengakibatkan Nyawa LSM GMBI Rembang Melayang

Written By suararakyat on Friday, November 26, 2021 | 8:06 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Peristiwa penyerangan salah satu LSM di Karawang pada Rabu (24/11/2021) murni tindakan kriminal yang di duga kuat sudah terencana dan terorganisir terhadap Tiga anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang melakukan aksi damai di Pabrik Karawang International Industri City (KIIC) Karawang, Jawa Barat, Rabu (24/11/2021) kemarin.

Atas peristiwa tersebut membuat LSM GMBI Tegal Raya angkat bicara.

Ketua LSM GMBI Tegal Raya Mulyadi, SE kepada wartawan, Jumat (26/11/2021) mengungkapkan rasa prihatin atas peristiwa tersebut.

Menurutnya, bukan tanpa alasan, pasalnya penghadangan 3 anggota GMBI yang sedang mencari makan, oleh kelompok Ormas GMPI, Kompak, Laskar NKRI, dan LMP yang diduga menggunakan senjata tajam (sajam) hingga membuat satu orang meninggal dunia.

“Saya pribadi dan atas nama lembaga turut berduka-cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ahmad Sudir, keluarga juga saudara kami di Kabupaten Karawang, salah satu anggota dari Distrik Rembang Divisi Pengamanan," ucapnya.

Mulyadi menilai ada indikasi kelambatan dan kelalaian dari pihak Polres Karawang dalam mengantisipasi timbulnya pembantaian terhadap satu orang anggota GMBI yang  merenggut nyawa.

“Hendaknya Polres Karawang dapat mengantisipasi, mencegah akan terjadinya pembantaian tersebut apabila sejak awal sudah mampu melakukan deteksi dini potensi gangguan keamanan dan bisa mengantisipasinya agar tidak terjadi pembantaian tersebut," terangnya.

Lanjut Mulyadi, peristiwa pembantaian yang terjadi terhadap anggota GMBI di Kabupaten Karawang jelas bukan merupakan kejadian yang terjadi secara spontan, melihat dari rangkaian kejadian yang ada.

“Karena ketiga orang yang dihadang Ormas gabungan itu mau membeli makanan, kemudian Ormas-Ormas tersebut langsung memukuli dan menghancurkan mobil mereka yang akhirnya 3 orang LSM GMBI tersebut berhamburan keluar. Adapun aparat Kepolisian yang berada di TKP seakan-akan membiarkan kejadian tersebut, Tiba-tiba mereka bertiga diserang dan dikeroyok oleh ratusan orang yang tidak sebanding sehingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Sedangkan aksi damai tersebut berjalan lancar, aman dan damai tidak terjadi chaos. Untuk itu saya prihatin dengan kinerja Polres Karawang tersebut,” tegasnya.

Mulyadi menduga massa yang membantai anggota GMBI telah mempersiapkan diri dengan menggunakan senjata tajam yang jelas-jelas melanggar UU Darurat No. 12 Tahun 1951.

“Kami meminta kepada Pak Kapolres Karawang untuk segera menangkap pelaku dan pimpinan Ormas tersebut agar tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari yang dapat menjadikan peta konflik antara Ormas, yang mana hal ini akan mengakibatkan perpecahan antar anak bangsa, serta mengusut tuntas kejadian yang telah merenggut nyawa saudara kami,” tutupnya. tio(r)