suara rakyat

Latest Post

Muspika Salem Sosialisasikan Pilkades Serentak

Written By suara rakyat on Monday, March 18, 2019 | 3:58 PM

Salem,(suararakyttegal.com),- Menjelang pemilihan kepala desa (Pillades) serentak di kabupaten Brebes, Muspika Salem menggelar sosialisasi Pilkades di gedung olah raga (GOR) kantor desa Banjaran Kamis (14/3) lalu.

Camat Salem Nur Ari Yuswanto, M.Si mengatakan, sosialisasi ini agar dapat dipahami oleh masyarakat bahwa Pemda Brebes akan menggelar Pilkades tahap I secara serentak pada bulan Juni 2019 mendatang.

Terkait tahun politik yang dilanjut dengan pelaksanaan pilkades tersebut berharap kepada masyarakat agar ikut serta membantu aparat untuk mengamankan lingkungan dan wilayah di kecamatan Salem, sehingga kondisi tetap bisa aman tenteram, dan kondusif, harapnya.

"Pelaksanaan Pilkades tahap I ini bagi desa yang mengalami kekosongan maupun kades yang telah purna pada 12 Maret kemarin dan diisi oleh Pj Kades sampai adanya pelantikan Kades baru yang defenitif", tandasnya.

Lanjut Ari, penghargaan kepada Kades yang telah habis masa jabatannya selama 6 tahun dalam menjalankan tugas dan amanahnya selesai dengan baik dan terhormat. Dan kepada pejabat yang baru ditunjuk dari Pemerintah kecamatan untuk mengisi jabatan Kades, diharapkan mampu mengemban tugas amanah dalam menjalankan roda pemerintah desa, sehingga bisa membanggakan instansinya, serta manakala terdapat masalah maupun kendala dalam melaksanakan tahapan-tahapan Pilkades bisa segera meminta bantuan ke Pemerintahan kecamatan.

Dijelaskan Ari, bahwa pendaftaran pencalonan Pilkades adalah gratis, karena ditanggung dari APBD. Dan peserta calon kades tidak boleh tunggal, atau minimal kurang dari 5 calon, lebih dari 5 calon akan dilakukan test oleh panitia pilkades tingkat kabupaten Brebes, jelas Ari.

Sosialisasi ini dihadiri masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat dan tokoh agama juga didalamnya jajaran Muspika, Koramil 13/Salem Pelda Jahri, Pj Kades Banjaran Dartono dan Mantan Kades Banjaran Nasehi. imam(r)

Jelang Purna Tugas Kades, Imam Mahdi Mendapat Tali Asih

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Masyarakat desa Traban kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes melalui Ketua BPD menyerahkan tali asih kepada Imam Mahdi SH, selaku Kades yang telah purna tugas per 12 Maret kemarin. Pemberian tali asih itu sebagai tanda terima kasih dan penghargaan atas kinerjanya selama menjabat sebagai Kades dalam membangun fisik maupun non fisik di desa Traban. Penyerahan tali asih ini dilakukan pada acara serah terima jabatan Kades di aula kanton desa Traban Jumat (15/3) lalu.

Ketua BPD Traban kecamatan Paguyangan H Sutarmo mengapresiasikan hasil kinerja Kades yang telah purna ini, pasalnya selama 6 tahun Imam Mahdi sebagai Kades yang bekerjasama dengan seluruh lembaga desa dapat menjalankan program Pemerintah dengan baik, hasil salah satu bukti adalah bangunan kantor desa, yakni tempat pelayanan masyarakat yang saat ini berdiri besar, kokoh dan megah, ujarnya.

Sementara Plt Camat Paguyangan Darto SH juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada mantan Kades yang telah membantu kinerja maupun program Pemerintah di kecamatan Paguyangan. Pihaknya berharap kepada Momo Supratmo yang ditugaskan sebagai Pj Kades di desa Traban agar dapat melaksanakan tugas secara sinergi dengan menggandeng seluruh lembaga desa yang ada untuk melanjutkan pembangunan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat desa.

Acara serah terima yang berjalan lancar dan penuh familier ini dihadiri Muspika Paguyangan, Kasi pemerintahan kecamatan, jajaran BPD, LPM,PKK, Ketua Rt/Rw, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama se desa Traban. imam(r)

Pisah Sambut Jabatan Kepala Desa Wanatirta Berjalan Lancar

Paguyangan,(surarakyattegal.com),- Satu periode sudah H Maskur Sunu menjabat sebagai kepala desa (Kades) Wanatirta kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes. Secara legowo menyerahkan jabatannya kepada Katub sebagai Pj Kades untuk mengisi kekosongan desa Wanatirta hingga adanya Kades definitif yang baru, hal ini terlihat dalam acara pisah sambut Kades di Aula kantor desa Wanatirta, belum lama ini.

Acara pisah sambut Kades Wanatirta dengan dilakukan penyerahan stempel desa yang disaksikan Camat Paguyangan, ketua BPD dan tamu undangan.

H Maskur Sunu menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa, lembaga desa dan ketua RT/RW yang selama ini telah membantu kinerjanya, sekaligus berpamitan dan memohon maaf apabila selama menjabat sebagai kades ada masalah. Diakui pihaknya adalah manusia biasa yang belum sempurna dan banyak kekurangan dalam memimpin desa.

Sementara Pj Kades Wanatirta Katub mengatakan, pihaknya dua hari yang lalu telah ditunjuk dan dilantik/disumpah oleh Bupati Brebes untuk mengisi kekosongan jabatan Kades di desa Wanatirta hingga adanya Kades defenitif.

Dikatakan Katub, tugas berat yang diamanatkan ini pihaknya menyatakan siap untuk melaksanakan dengan baik namun harus mendapat dukungan dan kerjasama masyarakat dan seluruh lembaga yang ada dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Acara pisah sambut kades tersebut dihadiri Muspika Paguyangan, Kasie Pemerintahan kecamatan Paguyangan, jajaran BPD, LPM, Perangkat desa, Tim PKK desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama desa setempat. imam(r)

Habis Masa Jabatan, Kades Kalinusu Pamitan ke Seluruh Lembaga Desa

Written By suara rakyat on Friday, March 15, 2019 | 12:14 AM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Terkait telah habisnya masa jabatan kepala desa (Kades) Kalinusu kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes Khaeroni berpamitan kepada lembaga desa yang ada. di Aula Kantor desa setempat, Rabu (13/3) kemarin.

Khaeroni mengatakan, pihaknya berpamitan kepada masyarakat dengan melalui lembaga desa  sekaligus memohon maaf apabila selama menjabat sebagai kades ada kekeliruan yang disengaja atau tidak maupun dalam melaksanakan program pemerintah yang masih belum dituntaskan.

Menurutnya, yang namanya manusia tidak luput dari kesalahan dan banyak kekurangannya, maka harap bisa dimaklumi. Namun pihaknya telah berupaya dan berjuang untuk mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat desa.

Dikatakan, Khaeroni awal menjabat Kades, pihaknya memiliki misi visi untuk mensejahterakan para petani di bidang irigasi, namun pihaknya masih menjadi beban karena musibah yang tidak diduga grounsil bendung Notog sungai Keruh Penali hulu mengalami kerusakan berat padahal bendung tersebut merupakan andalan pengairan lahan pertanian milik warganya, akan tetapi pihaknya tidak akan lepas tanggung jawab, walaupun sudah mantan kades dan kembali sebagai warga akan tetap siap membantu pemdes yang dipimpin seorang pj kades untuk bersama menangani masalah irigasi tersebut. katanya.

Sementara Pj Kades Kalinusu Casmin mengharapkan, kerjasama secara sinergis untuk membangun desa bersama masyarakat dan dengan tibanya tahun politik ini pihaknya meminta kepada semua Rt/Rw maupun lembaga desa lainnya untuk tetap menjaga kondufitas keamanan lingkungan serta mengerahkan warganya agar dapat mempergunakan hak pilihnya dan jangan ada yang golput, ujar Casmin.

Acara pamitan kades yang diawali serah terima jabatan dari Kades yang purna menyerahkan stempel desa kepada ketua BPD dan diserahkan ke Pj Kades yang disaksikan seluruh ketua Rt/Rw, jajaran BPD, LPM, Hansip, tim penggerak PKK, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama. imam(r)

Bhabinkamtibmas Polsek Tegal Barat Peduli Keselamatan Pengendara

Written By suara rakyat on Thursday, March 14, 2019 | 2:25 PM

Tegal,(suararakyattegal.com),-  Kepolisian Republik Indonesia yang notabene di kenal sebagai pengayom dan pelindung masyarakat bukan hanya slogan saja, hal itu terbukti saat adanya pengendara yang sedang mengalami kesusahan, salah seorang anggota kepolisian langsung sigap membantunya.
Perbuatan mulia seorang anggota Kepolisian Sektor Tegal Barat Polres Tegal Kota yaitu Panit Bhabinkamtibmas AIPTU Maryanto, tidak segan-segan membantu pengaturan lalulintas, saat salah satu kendaraan mobil pick up L 300 bermuatan bawang merah hasil panen dari Pemalang untuk di kirim ke Brebes, mengalami pecah ban.
Menurut Maryanto, dirinya merasa terpanggil apabila melihat ada seseorang yang sedang mengalami kesusahan, karena manusia diciptakan untuk saling tolong menolong, tandasnya.
Salah seorang sopir Miftah (27) warga Bulakamba Brebes, yang megalami pecah ban tersebut merasa sangat terlindungi dengan adanya uluran tangan dari anggota polisi. Sebab dirinya mengalami pecah ban di jalur cepat yang dilalui kendaraan kendaraan besar yang ada di Kelurahan Tegalsari tepatnya di Jalur Lingkar Utara (Jalingkut).
"Saya kaget kok ada orang bantu mengatur lalu lintas, eh ternyata anggota polisi, dan tidak segan-segan beliau membantu saya melindungi dari kendaraan yang lalu lalang". ungkapnya, Kamis (14/3).
Lanjut Miftah, saya sangat berterimakasih sekali sudah dibantu dengan ikhlas tanpa pamrih, semoga ini bisa menjadi acuan bagi anggota anggota kepolisian yang lain. tio(r)

Pemkot Tegal Laksanakan Studi Tiru Trantib ke Pemerintah Kota Palembang

Written By suara rakyat on Wednesday, March 13, 2019 | 3:08 PM

Tegal,(suararakyattegal.com),-  Pemerintah Kota Tegal melaksanakan studi tiru ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (trantib) di Pemerintah Kota Palembang, Senin (11/3) kemarin. 
Studi tiru tersebut sebagai upaya menambah wawasan dan khasanah dalam penyusunan Rancangan Peraturan Walikota (Raperwal) Kota Tegal setelah ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) No. 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pada tanggal 23 Oktober 2018. 
“Raperwal trantib disusun sebagai pedoman pelaksanaan Perda Trantibum di lapangan khususnya bagi para pemangku kepentingan sesuai tugas dan fungsi Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait. Untuk itu dipandang perlu melaksanakan orientasi lapangan ke kabupaten/kota yang sudah menyusun Perda dan Perwal tentang Tratibum,” ungkap Kepala Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal Drs. Joko Sukur Baharudin yang mendampingi Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M MPd saat berada di Rumah Dinas Walikota Palembang. 
Walikota Tegal, Kasatpol PP Kota Tegal dan OPD terkait diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs H Harobin Mustofa yang mewakili Walikota Palembang H Harnojoyo, S Sos dan didampingi Asisten I Drs. K. Sulaiman Amin, Kasatpol PP Kota Palembang Drs Alex Ferdinandus, M.Si, Kepala  Dinas PUPR Ir. H. Ahmad Bastari dan Kadishub Kota Palembang Kurniawan AP, M.Si bersama jajaran Pemerintah Kota Palembang. 
Joko menyebut pertimbangan melaksanakan studi tiru di Kota Palembang dengan pertimbangan sudah memiliki Perda Trantib, memiliki Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Trantib, sudah melakukan sidang tipiring di tempat, telah menerapkan pasal-pasal dalam Perda termasuk tindakan tipiring dan memiliki sarana dan prasarana yang memadai guna menunjang dan mendukung terselenggaranya fungsi penegakkan Perda dan Trantibum. Selain itu, Kota Palembang telah memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang memadai sebagai aparat penegakan pelanggaran Perda. 
Walikota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M MPd mengatakan, dengan Pemkot Tegal Studi Tiru Masalah Trantib disusunnya Perwal sesuai yang diharapkan, maka nantinya pelaksanaan Perda Trantib di Kota Tegal dapat berjalan dengan baik. 
“Diharapkan Satpol PP dan OPD terkait tidak lagi gamang dalam melaksanakan kewenangannya sehingga tidak ada lagi kekurangpedulian terhadap urusan trantibum,” ujar Walikota yang akrab disapa Kang Nur itu. 
Ditambahkan Nursholeh, dengan adanya Perwal nantinya telah jelas acuan, pedoman, dan standar yang jelas bagi OPD dalam bekerja. “Selain itu, pekerjaan yang dilaksanakan dapat mudah diukur tingkat keberhasilannya serta kuatnya ikatan koordinasi dan fungsional antar Satpol PP di semua tingkatan,” jelas Nursholeh. 
Oleh karena itu, Nursholeh mengharapkan dalam kunjungan kerja dalam rangka studi tiru dapat memperoleh informasi, ilmu dan juga sharing  dengan Pemkot Palembang tentang penyusunan Perwal tentang Trantibum. “Insya Allah ilmu yang bermanfaat akan kami laksanakan di Kota Tegal,” tutur Walikota. 
Sekda Kota Palembang yang mewakili Walikota Palembang H. Harnojoyo, S.Sos mengatakan beberapa hal telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palembang agar pegawai Pemkot Palembang bekerja dengan maksimal. Salah satunya kesejahteraan pegawai dengan memberikan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dengan nominal untuk staf paling rendah sebesar Rp. 3,5 juta dan eselon Iia sebesar Rp. 75 juta. “Ini yang kami pertahankan agar pegawai bekerja maksimal dalam segala hal termasuk masalah trantib,” ungkap Harobin. 
Selain itu, untuk pegawai Satpol PP, Pemkot Palembang memberikan tambahan penghasilan seperti tunjangan resiko. “Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Dishub yang punya pasukan terjun langsung ke masyarakat punya resiko yang tinggi. Kita tanggung itu di APBD kami,” ungkap Sekda yang memasuki masa purna tugas itu. 
Kebijakan Walikota sesuai visi misinya juga dilaksanaka dalam berbagai program. Seperti program gotong royong yang dilaksanakan setiap minggu sehingga mampu menghemat pengeluaran Rp 500 juta/minggu atau Rp 2 Miliar setiap bulan. 
“Kondisi Palembang yang berawa-rawa dan pendangkalan sungai perlu anggaran besar untuk mencegah banjir,” tuturnya yang telah mengabdi menjadi PNS selama 30 tahun.
Kebijakan lainnya dalam mencegah trantib yakni memotivasi dan mengajak masyarakat untuk sholat subuh berjamaah. Hal tersebut telah dilaksanakan selama empat tahun dan sejak dilantik kembali, Walikota langsung menandatangani Perwal sholat berjamaah dilaksanakan di setiap kelurahan dan kecamatan. “Untuk menyelaraskan visi dan misi Kota Palembang yakni Palembang Emas Darussalam,” sebut Harobin. tio(r)