Latest Post

Razia Pekat, Satpol PP Kabupaten Tegal Serius Berantas PSK

Written By suara rakyat on Friday, February 23, 2018 | 9:06 AM

Slawi, (suararakyattegal.com),- Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Sosial kembali mengirim wanita diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) ke Panti Sosial untuk direhabilitasi. Mereka terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Satpol PP Pemkab Tegal bersama petugas gabungan pada Kamis (22/2) dini hari di eks lokalisasi Peleman dan sekitarnya.
Sebelumnya, Pemkab Tegal juga telah mengirim sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring razia ke panti sosial Jakarta.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, M Berlian Adjie melalui Kepala Bidang Tramtibum, Susworo mengatakan, operasi melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Sosial, Polres Tegal dan Sub Denpom Tegal. Petugas bergerak mulai pukul 24.00 wib dengan sasaran utama sejumlah wisma di eks lokalisasi Peleman.
"Sampai dilokasi sasaran, target terlihat terkunci rapat seakan tidak ada aktifitas. Namun kita menduga, didalam ada penghuni, sehingga oleh petugas pintu dibuka paksa. Dan benar, kita dapati sejumlah wanita diduga PSK," tandas Susworo.
Dalam razia tersebut, lanjutnya, petugas berhasil mengamankan 8 wanita dari sejumlah wisma di eks Lokalisasi Peleman. "Dari peleman, Petugas menyisir pangkalan truk Maribaya. Disana kita mengamankan 3 wanita diduga PSK," ungkapnya.
Adapun mereka yang terjaring, selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP Tegal dan dilakukan identifikasi / assessment oleh petugas Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Tegal.
"Dari hasil investigasi / assesment Dinas Sosial, 9 orang diduga PSK dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita (PSKWa) Jakarta oleh petugas Dinas Sosial Pemkab Tegal dan pengawalan petugas Satpol PP," katanya.
Kepala Satpol PP, M Berlian Adjie MM, menambahkan, operasi penyakit masyarakat khususnya PSK dilakukan rutin oleh Satpol PP bersama petugas gabungan lintas sektoral.
"Jika saat patroli, petugas mendapati wanita diduga PSK, kita tidak segan-segan mengamankan dan kita kirim ke panti sosial," tandasnya.
Hal ini, kata Berlian, sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tegal dalam memberantas prostitusi di  Kabupaten Tegal guna menciptakan suasana kondusif, tertib dan aman di masyarakat.
"Razia merupakan salah satu upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat (pekat) dan menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Tegal,” ujarnya
Berlian menambahkan, operasi dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tegal Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum) pada Bab tertib sosial khususnya pasal 46 ayat 2-4, terangnya. San(r)

Harlah Baden Powel, Pramuka Slawi Agendakan Donor Darah Rutin

Written By suara rakyat on Thursday, February 22, 2018 | 10:35 PM

Slawi, (suararakyattegal.com),- Mengambil momentum kelahiran bapak kepanduan dunia (the founding father) Baden Powel, Pramuka Peduli Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Slawi Kabupaten Tegal menggandeng Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tegal menggelar aksi donor darah. Aksi yang digelar bersamaan dengan Pesta Siaga Ranting dihelat SDIT Al Furqon Slawi, Kamis (22/2) kemarin.
Dalam kegiatan yang diikuti anggota pramuka dewasa / pembina dan penegak pandega, juga mendapat respon dan antusiasme yang tinggi dari pengunjung pesta siaga yang berasal dari masyarakat dan pembina Pramuka diantaranya Pengurus Kwarran, DKR, orang tua siswa dan sejumlah pembina.
Koordinator aksi donor darah, Amiroh Cahyaningrum mengatakan, aksi donor darah digelar dalam rangka memperingati hari kelahiran bapak kepanduan dunia (the founding father), Baden Powell yang ke – 161 tahun 2018. “Aksi ini juga bagian dari kegiatan Pramuka Peduli,” katanya.
Amiroh menambahkan, meski tidak mencapai target pendonor yang ditetapkan panitia yakni 20-50 kantung darah atau lebih. Hal itu dikarenakan, puluhan Pramuka dan masyarakat yang hadir ternyata tidak memenuhi persyaratan seperti belum saatnya donor, usia dan syarat kesehatan lainnya.
“Alhamdulillah aksi berjalan sukses, meski hanya mampu mengumpulkan 10 kantung darah,” imbuhnya.
Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Slawi Suhartono menuturkan, kegiatan donor darah sangat positif dan besar manfaatnya bagi masyarakat, sehingga kedepan kegiatan tersebut akan menjadi agenda rutin Kwartir Ranting Slawi. “Insya Alloh aksi donor ini akan kita agendakan rutin,” tegasnya disela kegiatan
Senada Pengurus PMI Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayuadji menyambut baik aksi donor darah yang digelar Pramuka Peduli Kwarran Slawi yang menggandeng UTD PMI Kabupaten Tegal.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kwartir Ranting Slawi atas upayanya menggelar aksi donor ini. Mudah-mudahan kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda rutin pramuka,” Pungkasnya. san(r)

Kang Nur Blusukan ke Warga Dengan Pengajian dan Sholawat

Tegal, (suararakyattegal.com),- Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tegal 2018 No Urut 1 Drs HM Nursholeh MMPd dan Wartono blusukan ke tempat pengajian warga di RT 04 RW 02 Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.
Menurut Drs HM Nursholeh MMPd yg akrab dipanggil Kang Nur mengatakan, dalam kampanye blusukan lebih senang mengisi tausiyah di jemaah pengajian warga. "Saya lebih senang dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat religius, karena lebih memiliki nilai educatif yang mendalam," ujar Kang Nur di jamiyatul kelurahan Kraton tersebut.
Sementara, disampaikan Kang Nur dengan tema pentingnya menjaga kesehatan baik jasmani maupun rohani.
"Sehat jasmani dan sehat rohani merupakan suatu nikmat dan keberkahan dari Allah SWT, maka perlu kita jaga. Karena sehat itu memiliki nilai mahal yang diberikan Allah ta'alla," tandas Kang Nur dalam tausiyah nya tersebut. dn(r)

Pongset Iroh Jadi Ujung Blusukan Heru-Gono Di Kecamatan Tegal Timur

Tegal, (suararakyattegal.com),- Ponggol Setan (pongset) makanan khas Kota Tegal yang kini menjadi bagian dari ikon kuliner di Kota Tegal menjadi target terakhir blusukan Heru-Gono Calon Walikota dan Wakil Walikota dari partai PDIP. Kamis (22/2).
Kedatangan Heru-Gono di pongset tersebut sempat mengundang perhatian warga, dan jalan kemuning Kecamatan Tegal Timur sempat macet dengan banyaknya kader pengiring blusukan mereka.
"Alhamdulillah karya saya di perhatikan dan menjadi satu ikon kota tegal, dan memang ini adalah makanan khas masyarakat Kota Tegal. Terimakasih pak Heru dan Tim yang sudah sudi mampir di warung pongset saya" tandas iroh pemilik pongset jalan kemuning Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal.
Disisi lain, disampaikan oleh calon Walikota Herujito SIP, apapun bentuknya karena saya asli warga Kota Tegal, maka harus cinta produk kota kelahiran saya. "Ponggol ini bagian dari ikon, maka sudah selayaknya saya menambah boomingkan pongset ini", tandas Heru.
Seperti inilah bagian dari tujuan blusukan untuk memperkenalkan lebih lanjut produk produk kota sendiri, harus lebih dekat dengan masyarakat, tidak ada perbedaan dan membedakan, karena kita hadir adalah untuk masyarakat agar tetap semangat dan menjadikan Kota Tegal lebih baik lagi kedepannya.
"Bersama rakyat kita seiring sejalan maju kedepan, pedagang kecil juga harus diperhatikan agar bisa bertahan dan mengembangkan usahanya" pungkas Heru disela makan pongset. her(r)

Blusukan Heru-Gono SREG di Tegal Timur Sedot Perhatian Warga

Tegal, (suararakyattegal.com),- Bak konvoi pawai, blusukan Heru-Gono usai tilik sesepuh pecinta setia Bung Karno di Depo Kelurahan Panggung menuju jalan kemuning Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal sedot perhatian warga.
Iring-iringan mobil dan motor para kader PDIP Tegal Timur menyisir rute yang sudah ditentukan semua serempak berwarna merah.
Baju dan Atribut bertuliskan SREG menambah semarak dengan khas warna merah putihnya.
"Kami dalam melakukan kegiatan apapun selalu kompak, apalagi di misi pemenangan jago dari PDIP, Heru-Gono jelas harus kompak dan selaras" tandas salah seorang anggota foreder yang mendampinginya, Kamis(22/2).
Apapun dan siapapun calon dari PDIP kami harus kompak dan harus memenangkannya. her(r)

Paslon Heru-Gono SREG Tilik Sesepuh PDI P

Tegal, (suararakyattegal.com),- Takwid (70) warga Depo Kelurahan Panggung di tilik paslon walikota dan wakil walikota Heru-Gono, Kamis (22/2).
Sakit strouk yang di derita sejak lama menjadikan sesepuh PDIP tersebut tak bisa lagi beraktivitas.
"Kepedulian terus diberikan, selain sebagai support untuk kesembuhanya, juga sebagai bentuk penghargaan serta penghormatan generasi muda PDIP kepada sesepuh" tandas salah seorang foreder PDIP yang turut mendampingi paslon tersebut.
Menurut Heru, sudah selayaknya beliau kita hormati, kita hargai karena beliau sosok setia Bung Karno, dengan kecintaanya terhadap Bung Karno hingga giat-giat apapun dirinya ikuti.
"Beliau contoh setia Bung Karno" pungkasnya.dn(r)