Latest Post

Peduli Rekan Seprofesi, IWO Tegal Memberi Suport dan Mendoakan Kesembuhan Penyakit Yang Dideritanya

Written By suararakyat on Saturday, January 16, 2021 | 2:28 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Perwakilan Pengurus Daerah Ikatan Watawan Online (IWO) Tegal menjenguk rekan seprofesinya yang sedang sakit serta menyerahkan sedikit bantuan kepada Dasuki Raswadi (wartawan senior) di Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna, Sabtu (16/1/2021) siang.


Mereka yang mendatangi rumah Dasuki Raswadi diantaranya Ketua IWO Tegal Hartadi Setiawan, Sekretaris IWO Tegal Akhmad Wahidin, Bendahara IWO Tegal Tio, dan sejumlah anggota IWO Tegal.


Begitu bertemu rombongan IWO Tegal, Dasuki Raswadi langsung terharu hingga meneteskan air mata. "Terima kasih kawan kawanku sudah datang ke sini menjenguk saya dan memberikan bantuan. Mohon maaf jika selama ini banyak kesalahan mohon dimaafkan, "ujar Dasuki. Dasuki didampingi keponakannya Azmi menceritakan tentang penyakit yang diderita. 


"Mohon doanya agar kondisi saya membaik. Alhamdulillah berkat doa dan support dari teman-teman kini keadaan saya mulai membaik.


Pengakuan Dasuki kepada kawan-kawan, apapun pangkat dan kedudukan bahkan kekayaan seseorang namun ketika diberikan cobaan musibah sakit oleh Allah, maka semua itu tidak ada artinya. "Paling berharga adalah kesehatan dan keluarga", tandasnya. 


Ketua IWO Tegal Hartadi Setiawan mengatakan, kunjungannya ke rumah Dasuki tidak lain untuk memberikan support dan semangat kepada sesama rekan wartawan yang saat ini sedang sakit.

Pihaknya bersama pengurus dan anggota IWO Tegal turut mendoakan untuk kesembuhan Dasuki Raswadi.

"Semoga penyakit yang di deritanya bisa diangkat dan disembuhkan agar bisa menjalankan aktifitasnya kembali, "ujar Hartadi. Tio(r)

Bahagia, Dewan Kehormatan IWO Tegal Rayakan Ulang Tahun Ke 50 Tahun


Tegal,(suararakyattegal.com),- Hari yang berbahagia bagi Dewan Kehormatan II IWO Tegal M Aksan SIP MP, pasalnya di hari Sabtu 16-01-2021 bisa merayakan ulang tahunnya yang ke-50 Tahun bersama keluarga tercintanya. Hal ini juga ikut dirasakan jajaran pengurus IWO Tegal beserta anggotanya yang ikut serta turut mendoakan yang terbaik.


Ketua IWO Tegal Hartadi Setiawan mewakili semua anggota menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada M Aksan SIP MP yang ke-50 Tahun, semoga selalu dalam lingdungan Allah SWT, sehat selalu, dipanjangkan umurnya, sukses selalu dalam beraktifitas, Aamiin Ya Rabbal'alamiin, "ucap Hartadi.


"Semoga kedepan semakin mapan dalam memberikan bimbingan dan nasehat untuk kemajuan organisasi IWO agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya", kata Ketua IWO Tegal.


Sementara itu ulang tahun Dewan Kehormatan II IWO Tegal M. Aksan, SIP, MP ke-50 tahun, dirayakan dengan pembacĂ an doa bersama yang dilakukan di kediaman Ketua IWO Tegal di Jalan Kates 29 Kota Tegal dihadiri seluruh pengurus IWO Tegal beserta anggota. Dalam doanya memohon pada Allah SWT, semoga dipanjangkan umurnya, selalu dijaga semua orang yang dicintainya dan mencintainya, berkahi semua rezkinya, Aamiin.


"Ayo kita semua selalu menjaga kebersamaan ayo kita jadikan IWO Tegal milik kita semua", pungkas Ketua IWO Tegal.


Sekjen IWO Tegal Wahidin menambahkan, di ulang tahunnya ke-50, semoga Dewan Kehormatan IWO Tegal M. Aksan selalu sehat dan panjang umur serta senantiasa memberikan manfaat bagi keluarga dan rekan-rekan. Tio(r)

Ketua MPR: IWO Mampu Menjembatani Informasi dari Pusat ke Daerah dengan Baik

Written By suararakyat on Tuesday, January 12, 2021 | 5:34 PM


Jakarta,(suararakyattegal.com),- Pengembangan nilai-nilai kebangsaan di tanah air, menjadi fokus bahasan antara Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bersama Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada Selasa (12/1/2021) di Jakarta.


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi keberadaan IWO, karena menurutnya sebagai perhimpunan profesi wartawan IWO menjadi garda terdepan dalam penyebaran fakta dan informasi. 


"IWO bisa menjadi jembatan penyampai informasi dari lembaga kenegaraan di pusat ke daerah dan sebaliknya," ujar Ketua MPR, dalam pertemuan dengan PP IWO, di ruang Ketua MPR, Senayan, Jakarta.


Ketua MPR yang juga Politisi Golkar ini menilai wartawan media online harus lebih professional dalam melakukan tugas-tugas jurnalistik.


"Wartawan media online harus bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik, untuk mengangkat kebenaran dari suatu peristiwa," paparnya.


Selanjutnya, pria yang biasa disapa Bamsoet ini membuka tangan untuk bekerja sama lebih lanjut dengan PP IWO. 


Bamsoet menilai IWO menjadi wadah yang tepat bagi penyebaran atau diseminasi informasi program empat pilar MPR, yakni; sosialisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.


Tak hanya itu, MPR dan PP IWO sepakat untuk menjabarkan sosialisasi nilai empat pilar tersebut dalam program kerja yang membumi dan menyentuh masyarakat banyak. 


"MPR siap bekerja sama dengan IWO. Kami sudah banyak membuat program bersama perhimpunan profesi dan ini saatnya IWO berkiprah bagi bangsa lebih dalam lagi," harap Bamsoet yang pernah meniti karir sebagai wartawan.


Setali tiga uang, Ketua Umum PP IWO Jodhi Yudono menjelaskan IWO akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dalam memberitakan fakta dan peristiwa.


"Kami ingin agar nilai-nilai yang MPR sosialisasikan, dapat diterima masyarakat dengan baik. Kami memiliki pendekatan yang berbeda dengan organisasi profesi kewartawanan lain," ungkap Jodhi.


Pengembangan peradaban dan pendekatan kemanusiaan, nilai Jodhi akan mendekatkan pejabat dan rakyat. 



Pengurus IWO baik dari pengurus pusat, pengurus wilayah hingga pengurus daerah kabupaten/kota pun diminta mampu menjalankan rencana program yang akan dijalankan.


Rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara MPR dan PP IWO diharapkan mampu dijalankan sesuai roda organisasi. 


"Saya nilai kesepahaman antara MPR dan PP IWO bisa menjadi pemicu kinerja teman-teman dalam berorganisasi," jelas Jodhi.


Dalam pertemuan dengan Ketua MPR, Ketua PP IWO didampingi oleh Sekjen Dwi Christianto, Bendum Lia Nathalia dan Ketua bidang Hubungan Antar Lembaga Subhan Taher. 


Seperti diketahui, Ikatan Wartawan Online (IWO) merupakan Organisasi Profesi Wartawan Online pertama di Indonesia. Organisasi IWO berdiri pada 08 Agustus 2012 yang diinspirasi oleh beberapa wartawan media online di Jakarta. 


Sekjen PP IWO dalam kesempatan tatap muka tersebut menjelaskan bahwa organisasi profesi wartawan online ini, telah memiliki kepengurusan di lebih dari 20 provinsi dan 70 kabupaten/kota di Seluruh Indonesia.


"Langkah sederhana yang telah dilakukan untuk mengawal profesionalitas anggota IWO dapat dilihat dari beberapa _tagline_ IWO sudah mewakili prinsip dasar dari kode etik jurnalistik seperti _No hoax, no SARA_ serta _Think before Click_, yang diharapkan dapat dijiwai dan diaplikasi oleh setiap anggota IWO di seluruh Indonesia," jelas Bendum PP IWO yang diapresiasi positif oleh Ketua MPR RI. (*)

Akibat Korsleting Listrik di Bagian Mesin, Sebuah Mobil Daihatsu Luxio Hangus Terbakar

Written By suararakyat on Thursday, January 7, 2021 | 11:34 AM


Batang,(suararakyattegal.com),- Sebuah mobil jenis Daihatsu Luxio bernopol G-8994-NB hangus terbakar di dukuh Kedungmiri kelurahan Kasepuhan kec/kab Batang tepatnya di depan SD Negeri Kasepuhan 07, Rabu (6/1/2021) sekira pukul 18.45 WIB.


Menurut Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Sukamto menuturkan, insiden kebakaran terjadi saat melintas dari arah timur ke barat sesampainya didepan SD N Kasepuhan 07 mobil tersebut pada bagian mesin mengeluarkan asap dan percikan api.

Lalu, pengemudi Rizki Maulana warga Kota Pekalongan menghentikan mobil, namun api makin membesar dan menyambar muatan dirigen yang berisi bahan bakar hingga membakar seluruh body mobil.

"Pengemudi turun menyelamatkan diri, namun penumpang disebelahnya berusaha keluar dari mobil akan tetapi kedua telapak kakinya tersambar api dan mengalami luka bakar," jelas Kapolsek AKP Sukamto pada Kamis (7/1/2021).

Korban, Indah Budiarti warga Pekalongan Kota yang mengalami luka bakar di kedua telapak kaki kemudian dibawa ke RSUD Kalisari Batang.

Api berhasil dipadamkan setelah 3 unit pemadam kebakaran didatangkan ke lokasi.

"Diduga korsleting listrik dibagian mesin," pungkas Kapolsek. Tio(r)

Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tempe di Kecamatan Bumiayu Terancam Gulung Tikar


Bumiayu, (suararakyattegal.com),- Harga kedelai yang melambung tinggi di tengah pandemi covid 19 sangat dirasakan oleh pengrajin tempe di kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes. Mereka pun berupaya menyiasati kondisi ini, guna mempertahankan usaha dan memuaskan konsumennya.


Alfiah (58), salah seorang pengrajin tempe murni kedelai di RT 03 RW 07 desa Bumiayu mengaku, usahanya mulai goyah sejak awal pandemi Covid-19, ditambah saat ini harga kedelai melonjak tinggi.


“Biasanya habisnya 40 kg per-hari, sekarang cuma 20 kg itupun terancam gulung tikar, pasalnya tidak bisa mendapat keuntungan yang diharapkan untuk memenuhi biaya proses pembuatan produksi maupun  kebutuhan hidup keluarga, ujarnya saat ditemui didapur proses produksi tempe Rabu 6/1. 


Alfiah menuturkan, saat ini harga kedelai hampir mencapai Rp 920.000 per-kwintal. Kedelai yang sebagai bahan dasar murni tempe buatannya ini, dibeli dari distributor yang masih satu desa dengannya.


“Sebelum naik, per-kwintal sekitar 700.000, dan masih harga normal, namun awal Desember 2020 kemarin udah mulai naik, dan melonjaknya harga kedelai ini sangat dirasakan pengrajin tempe pada awal Januari 2021,” terang Alfiah.


Dikatakan Alfiah , meskipun mahal, stock kedelai di distributor sendiri selalu stabil. Mahalnya harga kedelai pun membuat dirinya dan para perajin tempe sekitar berupaya untuk menyiasati kondisi ini.


“Dengan kenaikan harga kedelai namun tidak menjadi masalah kalau memang harga kedelai itu naik dan yang bisa dilakukan kita sebagai pengrajin tempe bagaimana kita menyiasatinya? kalau harga kedelai naik ya kita jual tempe juga naik, kalau harga tetap ya ukuran tempenya dikecilin,” kata Alfiah 


Lanjut Alfiah, proses pembuatan tempe sendiri memakan waktu hingga 3 hari. Konsumennya mayoritas adalah pedagang sayur keliling diluar desa pungkasnya. imam(r)

Dihantam Deras Aliran Sungai, Bendungan Laban Jebol

Written By suararakyat on Wednesday, December 30, 2020 | 12:45 AM


Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Sebuah Bendung Laban Sungai Keruh di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mengalami jebol akibat dihantam arus deras sungai, Senin malam (28/12).


Keterangan yang dihimpun menyebutkan, jebolnya bendung tersebut berdampak pada ratusan hektar lahan pertanian kesulitan air dan terancam tidak dapat digarap. Bendung yang membentang sepanjang 60 Meter di Sungai Keruh tersebut dan selama ini menjadi andalan petani untuk mengairi lahan seluas 119 Hektar yang ada di wilayah Desa Dukuhturi dan Desa Bumiayu. Kondisi bendung jebol di sisi kiri sehingga air tidak dapat naik ke saluran irigasi. Selain itu kondisi pintu air juga terancam ambruk akibat gerusan air sungai.


Kepala desa Dukuhturi Akhmad Effendi melalui sekdes Andi Kuswoyo MPd membenarkan kondisi bendung irigasi Laban sudah mulai terlihat terkikis dan retak-retak sejak awal Desember lalu yang dipicu tiga kali terjadi hujan deras dan akhirnya berdampak pada bentangan bendung terjadi jebol pada malam hari.


"Tiga kali hujan besar mulai ada tanda-tanda akan jebol, terakhir semalam hujan deras dan jebol beneran," ujar Andi saat ditemui diruang kerjanya Selasa (29/12).


Menurut Andi, sebelumnya petani sempat melaksanakan kerja bakti melakukan penanganan darurat saat bentangan bendung mulai terkikis.


"Sekitar puluhan petani sempat kerja bakti membuat penahan agar air dapat naik dan masuk ke saluran irigasi, namun akibat alam yang tidak bersahabat sehingga kondisi bendung tersebut jebol dan kini tidak lagi berfungsi," ungkapnya


Lanjut Andi kondisi lahan pertanian saat ini sebagian mulai menguning  dan sebagian lagi baru panen dan petani akan mengalami kesulitan air untuk mengolah lahannya.


Dengan kondisi jebolnya bendung laban tersebut untuk mengatasi petani akan kebutuhan air dalam mengolah lahannya. Pihak Pemdes mengharapkan Pemda Brebes melalui dinas terkait untuk dapat segera menangani maupun perbaikan, pungkas Andi. imam(r)