suara rakyat

Latest Post

Polsek Paguyangan Brebes Bekuk Dua Pelaku Jambret

Written By suararakyat on Monday, April 22, 2019 | 10:52 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Anggota Polsek Paguyangan dengan dibantu warga berhasil menangkap dua pelaku penjambretan  saat beraksi di pintu perlintasan Kereta Api (KA) jalan Paguyangan-Pakujati, Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Senin (22/4) siang.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan dua pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan sepeda motor  berboncengan dengan nomor polisi palsu. Pelaku bermaksud merampas tas warna merah berisi uang milik korban Endang Surti Wasriah (48) warga dukuh Cipanas Rt 05/05 Desa Kedungoleng Paguyangan, korban merupakan bendahara Gapoktan desa Kedungoleng itu dengan mengendarai sepeda motor yang baru mengambil uang sejumlah Rp 28.800.000 dari BRI Unit Paguyangan.

Saat itu korban hendak pulang kerumah namun dalam perjalanannya dikuntit dari belakang sampai dilokasi pintu perlintasan kereta api dengan kondisi tertutup karena akan ada kereta lewat sekitar pukul 11.15 wib pelaku menyalip kedepan kendaraan korban terus membalikan arah kendaraannya salah satu pelaku turun dari kendaraannya langsung melakukan aksinya tarik menarik tas dengan korban, korban berteriak minta tolong dan suara keras korban terdengar oleh warga sekitarnya.

Salah seorang Firdaus Fanani (32) yang merupakan petugas penjaga pintu perlintasan kereta api segera menghampiri pelaku yang sedang beraksi, Firdaus berupaya melakukan perlawanan dengan menendang kendaraan pelaku hingga roboh dan terjadi berduel satu lawan dua

Sumber menjelaskan selang beberapa menit warga dan petugas Polsek Paguyangan berdatangan untuk menolong. Kedua pelaku  sempat melarikan diri ke area persawahan dan berhasil dikejar dan diamankan langsung dibawa ke Mapolsek setempat sedangkan Firdaus Fanani (32) warga Rt 05/03 desa Paguyangan yang berduel dengan pelaku terluka goresan/robekan akibat sabetan pisau kater yang digunakan pelaku dilarikan ke Puskesmas Paguyangan

Kapolsek Paguyangan, Iptu Suroto SH membenarkan kejadian tersebut,  setelah mendapat laporan dari warga langsung menurunkan anggotanya dengan sigap mengamankan kedua pelaku sebelum dihakimi massa.

Dikatakan Suroto kedua pelaku diketahui bernama Raden Ali (33) warga asal Jambi dan Robi Hendrianto (23) warga dari Sumatera Selatan.Kedua pelaku diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan penyeilidikan dan pelaku akan dijerat hukum Pidana ," katanya.

Dijelaskan pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon warna putih dengan nomor polisi G 6137 WZ yang diduga palsu. Pelaku juga menggunakan pisau Cuter dan sempat melukai penjaga pintu perlintasan kereta api yang berusaha menangkapnya, jelasnya.

Lanjut Suroto, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati dan waspada  manakala sedang membawa barang berharga pada kondisi yang sepi dan diminta agar bisa secepatnya untuk melaporkan kejadian kepihak kepolisian terdekat,  Polsek Paguyangan dengan siaga membantu masyarakat manakala ada laporan kejadian kriminal seperti ini maupun kejadian lain yang mengganggu kondisi Kamtibmas, pungkasnya. imam(r)

Pemilu 2019, Kecamatan Paguyangan Bumiayu Pasangan Jokowi-Maruf Unggul

Written By suararakyat on Friday, April 19, 2019 | 11:24 AM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Masyarakat kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes masih berharap Joko Widodo sebagai Presiden RI, terbukti dari hasil perolehan sementara suara Pemilu 2019 tingkat kecamatan Paguyangan Rabu 17 April 2019 kemarin, paslon Capres Joko Widodo yang berpasangan dengan KH Maruf Amin memperoleh kemenangan di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah 12 desa erlangsung lancar dan aman, kata Darto SH selaku Pj Camat Paguyangan disela kesibukan pemantauan keamanan kotak suara diruang gudang KPPS Paguyangan Jumat (19/4) pagi.

Darto menjelaskan, untuk hasil perolehan suara Pemilu tingkat kecamatan berdasarkan laporan perolehan suara dari setiap PPS kemarin paslon Jokowi - Maruf unggul secara signifikan dari paslon lawannya Prabowo - Sandiaga Uno, dengan mendapat suara 42.999 (70,55%) sedangan paslon Prabowo - Sandiaga memperoleh 16.105 suara (26,43%), jelasnya.

Lanjut Darto, DPT kecamatan Paguyangan tercatat sejumlah 85.044 hak pilih, namun kehadirannya hanya sejumlah 60.936. Dan di setiap TPS yang tersebar di 12 desa seluruhnya memenangkan paslon Jokowi -Maruf.

Lanjut Darto, kemenangan paslon nomor 01 ini merupakan harapan masyarakat yang menilai Jokowi masih pantas untuk melanjutkan sebagai presiden untuk kedua kalinya. Pasalnya mereka telah merasakan kinerja Presiden Jokowi secara nyata dan terbukti yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia, ungkapnya.

Sementara Kapolsek Paguyangan Iptu Suroto SH mengapresiasikan masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan antusias dan tertib aman.

Tambah Suroto selain masyarakat juga mengapresiasikan kepada para pendukung capres maupun caleg serta petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang ada mampu mengkondusifkan keamanan wilayah lingkungan dengan baik dalam melaksanakan Pemilu secara serentak tersebut sehingga lancar dan aman tanpa ada gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Paguyangan, pungkasnya. imam(r)

Pemilu, Warga Jatisawit Bumiayu Antusias Menentukan Hak Pilihnya

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Totalitas pelaksanaan Pemilu 2019 di seluruh TPS yang tersebar di desa Jatisawit kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes berjalan lancar dan kondusif, hal ini disampaikan Kepala desa (Kades) setempat Sukarto disela sela pencoblosan Pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) 06 Dukuh Karang Anggrung Rabu (17/4) kemarin.

Sukarto mengatakan, dari jumlah hak pilih 6.800 yang tersebar di 34 TPS dengan berjalan lancar sesuai aturan yang ditentukan komisi pemilihan umum (KPU). Salah satunya kondisi pelaksanaan pemilu di TPS 06 dukuh Karang Anggrung warga sangat
antusias hadir dan menunggu antrian dengan sabar berkumpul untuk menggunakan hak pilihnya sejak satu jam sebelum dibuka/dimulai pada pukul 07.00 WIB.

Hal senada dikatakan Ketua KPPS Ahmad junaedi Dedi Kurniawan, menjelaskan, di TPS 06 ini tercatat Daftar Pemilih Tetap sejumlah 204 (DPT b 2 DPT k 3) termasuk penyandang disabilitas telah menggunakan hak pilihnya sejak pukul 07 00 sampai pukul 13.00 wib berjalan tertib dan lancar, serta kondusif dan aman. Bahkan dalam perhitungan suara warga dan para saksi tidak ada yang melakukan protes hasil perhitungan/perolehan suara baik suara Capres dan Cawapres maupun Caleg hingga selesainya perekapan suara berakhir pada pukul 03.00 pagi, ujarnya.

Menurutnya pelaksanaan Pemilu 2019 ini masyarakat pemilih di Dukuh Karang Anggrung sudah mulai cerdas, hal ini dibuktikan dengan hasil coblosannya kertas suara tingkat kerusakannya sangat minim. Namum sangat melelahkan bagi petugas dalam melaksanakan kinerjanya yang penuh resiko dan bekerja hingga pagi hari. imam(r)

Jelang Hari Tenang Pemilu, Panwascam Bumiayu Gelar Rakernis

Written By suararakyat on Sunday, April 14, 2019 | 6:18 AM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Sehari menjelang hari tenang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPD, maupun Calon lefislatif (Caleg) 2019, Panwascam Bumiayu menggelar rapat kerja tekhnis (Rakernis) di salah satu rumah makan  dikawasan Sakalibel Bumiayu Sabtu (13/4) kemarin.

Ketua Panwascam Bumiayu Gatot S Wibowo mengatakan, rakernis ini sebagai bekal kinerja bagi Panitia Pengawas Desa/Kelurahan (PPDK) dan Panwas TPS se kecamatan Bumiayu dalam pengawasan di hari tenang hingga pelaksanaan proses pencoblosan maupun pasca perhitungan suara secara jeli manakala terjadi pelanggaran yang dilakukan peserta Pemilu.

Lanjut Gatot, petugas PPDK dan panwas TPS se kecamatan Bumiayu yang berjumlah 374 petugas harus bisa melaksanakan tugasnya secara maksimal dalam mengawal proses Pemilu hingga selesai dan hindari terkait dengan sanksi yang terjerat hukum apalagi melakukan politik uang.

Dijelaskan, kegiatan ini diawali dengan kegiatan apel siaga persiapan proses Pemilu di lapangan Asri Bumiayu yang diikuti sekitar 1600 petugas Panwas wilayah 6 kecamatan yang ada di kabupaten Brebes bagian selatan.(Bumiayu, Paguyangan, Tonjong, Sirampog, Bantarkawung dan Salem). imam(r)

Sambel Layah Tirus "Pecah", Ratusan Warga Padati Acara Sosialisasi dan Konsolidasi

Written By suararakyat on Friday, April 12, 2019 | 8:47 AM

Tegal,(suararakyattegal.com),- Suasana acara Sosialisasi dan Konsolidasi Caleg Gerindra, No Urut 6, Dapil I, Tegal Selatan, Kota Tegal, DIAN BRAYANTI, membuat warung makan Sambel Layah Tirus "Pecah".

Pasalnya, kegiatan Sosialisasi dan Konsolidasi Caleg Partai Gerindra, yakni Dian Brayanti bersama Caleg DPR RI No Urut 1, Mohammad Hekal, sangat penuh peserta undangan (pendukung), sehingga warung makan Sambel Layah yang terletak di Jl Kapt Soedibyo, Kelurahan Debong Lor tersebut penuh sesak "Pecah" , bahkan banyak peserta yang tidak dapat masuk ke tempat yang sudah disediakan.

Caleg Gerindra, No Urut 6, Dapil I, Tegal Selatan, Kota Tegal, DIAN BRAYANTI dalam sambutannya mengatakan, maksud dan tujuan mengundang masyarakat khususnya Dapil I, Tegal Selatan, yakni untuk memberikan sosialisasi bagaimana teknis dan cara mencoblos yang benar.

Hal itu menurut Dian, karena masih banyak warga masyarakat khususnya orang tua (lansia) yang tidak tahu.

"Itu karena teknis atau cara pencoblosan sekarang berbeda dengan sebelumnya. Yang sekarang untuk caleg hanya terdapat no urut dan nama saja, namun berbeda dengan calon presiden, yakni terdapat gambar/foto dan nama," terang Dian.

Selain sosialisasi tersebut, lanjut Dian, juga ingin mengajak masyarakat menuju perubahan untuk Indonesia lebih maju. Hal tersebut maksudnya, supaya masyarakat tidak salah dalam memilih para calon, baik itu presiden maupun calon legislatifnya (wakil rakyat).

"Jangan lupa, jika mencoblos Caleg DPR RI di gambar kertas yang ada warna kuningnya, tetapi untuk Caleg DPRD Kab/Kota kertas yang ada warna hijau. Jadi jangan salah pilih, coblos Mohammad Hekal, DPR RI, No Urut 1, Partai Gerindra, kertas warna kuning dan Dian Brayanti, DPRD, No Urut 6, partai yang sama, kertas warna hijau," jelasnya.

Sementara, Caleg DPR RI, Mohammad Hekal diwakilkan Caleg Provinsi, Rujito dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya acara ini mudah-mudahan masyarakat semakin mengerti, faham dan menjadi cerdas dalam mengikuti Pemilu.

Seperti pesan beliau (Mohammad Hekal), kata Rujito, mari masyarakat belajar cerdas dan jangan sampai salah pilih/mencoblos. Apalagi biasanya menjelang pemilihan, banyak caleg melalui timnya melakukan money politik, maksudnya membagikan uang ke masyarakat dengan harapan calegnya dipilih. Istilah yang keren, yakni serangan fajar (SF).

"Justeru kalau bisa di rumah masing-masing, masyarakat memasang tulisan, di sini menerima serangan fajar. Menurut saya, itu diterima saja dan itu sah-sah saja, namun masalah pilihan itu tetap di hati nurani, yakni coblos Bapak Mohammad Hekal dan Mbak Dian Brayanti," ujar Rujito.

Rujito juga mengatakan, mohon maaf karena Bapak Hekal tidak hadir, sebab beliau ada tugas lain dan di luar kota. Namun beliau (Hekal) berpesan, pencaleganya beliau dan Mbak Dian, serta khususnya Capres No 02, yakni Prabowo Sandi bakal memberikan perubahan kepada masyarakat.

"Seperti halnya, negara akan mengurangi bahkan jika perlu tidak akan impor. Seperti, beras, jagung dan lain sebagainya. Namun jika perlu sebaliknya, kita (Indonesia) yang mengekspor ke negara lain," tegasnya. tio(r)

Sekolah Menengah Atas Islam Taalum Huda Bumiayu Salah Satu Sekolah Favorit

Written By suararakyat on Saturday, April 6, 2019 | 11:40 AM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Taalum Huda (TH) Bumiayu kabupaten Brebes salah satu SMA swasta di Brebes selatan yang setiap tahunnya mengantarkan siswanya untuk melanjutkan di Perguruan tinggi negeri secara langsung diterima tanpa test.

Tahun 2019 ini dari 158 siswa yang sedang mengikuti Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK) sekitar 18 siswa telah berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri  (SPAN PTKIN). Prestasi ini merupakan mutu pendidikan yang diterapkan di SMA Islam TH Bumiayu, hal ini disampaikan Wakil Kepala (Waka) SMA Islam TH Bumiayu, Sofii SPdi, diruang kerjanya Sabtu (6/4).

Kepala SMA Islam TH Bumiayu Drs H Mungal Purnomo melalui Waka Sofi SPdi mengatakan, ke 18 siswanya telah berhasil untuk melanjutkan studinya ke PTN secara langsung tanpa seleksi test akademik dengan menggunakan nilai raport dan prestasi, serta bidik misi, dan seleksi tersebut tidak dipungut biaya. Mereka tersebar diterima di perguruan tinggi UPN, UNNES.dan IAIN dengan harapan mereka dapat mencapai kesuksesan dalam menggapai cita citanya dan bisa membawa harum nama almamater sekolah.

Dijelaskan Sofi, keunggulan sekolahnya dalam upaya mengantarkan siswanya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi diantaranya, memberikan kurikulum mata pelajaran tambahan kepada siswanya, dan diberlakukannya kedisiplinan siswa dalam menempuh pelajaran di sekolah.

Lanjut Sofi, pihak sekolah tidak merasa tersaingi dengan adanya persaingan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Saat ini terutama dalam merekrut murid baru SMA Islam TH Bumiayu masih tetap bertahan dan dipercaya oleh masyarakat, terbukti setiap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) minimal mendapatkan murid untuk memenuhi tiga ruang kelas. imam(r)