Latest Post

Perangi Stunting di Kabupaten Tegal, Dewi Aryani Buat Berbagai Terobosan

Written By suararakyat on Friday, August 12, 2022 | 5:47 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si bersama BKKBN Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar Sosialisasi Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja. Acara diselenggarakan guna mempercepat penekanan angka stunting yang ada di wilayah Jawa Tengah khususnya Kabupaten Tegal dengan jumlah angka stunting terbesar kedua setelah Kabupaten Brebes 


Acara sosialisasi yang di gelar di Balai Desa Karangjati Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal, Jumat (12/8/2022) hadir sebagai narasumber Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiono, M.Kes, Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal Ir Khofifah, MM. Turut hadir Kades Karangjati Hasanudin, Kapolsek Tarub Iptu Slamet Ibnu Akbar, serta Kades-Kades se-Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.


Dalam sambutannya legislator senayan 3 periode dari Dapil 9 Jateng yang meliputi (Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Brebes) Dr. Dewi Aryani, M.Si mengatakan, sebagai Anggota DPR RI, senang hadir ke desa-desa salah satunya di Desa Karangjati karena sambutannya meriah, selain itu juga punya kewajiban moral untuk membantu setiap persoalan yang berkaitan dengan masalah kesehatan masyarakat seperti masalah stunting saat ini.


Dewi mengatakan masalah stunting di Jawa Tengah merupakan masalah serius dan butuh penanganan yang serius juga. Menurutnya, untuk mempercepat penanganan sunting ada 3 kelompok yang perlu mendapatkan asupan gizi antara lain calon pengantin, ibu hamil dan balita. Ketiga kelompok tersebut sangat beresiko stunting. Untuk itu, Dewi bersama BKKBN Jawa Tengah langsung terjun ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi tentang program percepatan penurunan stunting.


Selain itu, terobosan yang dilakukan Dewi salah satunya dengan melakukan kegiatan penanaman buah sehat di desa-desa yang ada di Kabupaten Tegal, dan hasilnya untuk dibagikan ke ibu-ibu yang sedang hamil. 


Dewi juga akan membantu melalui pernikahan massal gratis bagi yang betul-betul tidak mampu dari 10 desa yang ada di Kecamatan Tarub.


Lanjut Dewi, masalah kemiskinan merupakan menjadi salah satu faktor kenaikan angka stunting. Untuk itu penanganan stunting bukan hanya masalah pencegahan saja, namun di butuhkan kerjasama antar lintas lembaga. Sebagai anggota DPR RI juga bertugas melakukan pengawasan langsung dalam pembangunan di segala bidang termasuk penggunaan anggaran agar tepat sasaran.


"Seperti Kades-Kades harus transparan apabila ada warga yang menanyakan tentang anggaran, dan jangan tersinggung apalagi marah," tandas Dewi.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiono, M.Kes mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Dewi Aryani sudah membantu BKKBN melalui Promosi & KIE Program Percepatan Penurunan Stunting. 


Dalam acara juga dihadiri para kader pendamping keluarga yang ada di Kabupaten Tegal.


"Saya titip kepada para kader pendamping dalam menangani warganya harus dengan ikhlas, semoga mendapat balsannya". Tandas Widwiono. Tio (r)

BKKBN Provinsi Bersama Dewi Aryani Gelar Sosialisasi Percepatan dan Penurunan Stunting

Written By suararakyat on Wednesday, August 10, 2022 | 4:48 PM


Tegal,(suararakyattegal.com),- Dalam rangka mempercepat penekanan angka stunting di wilayah Jawa Tengah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Jateng (Jawa Tengah) dengan menggandeng Anggota Komisi IX DPR RI menggelar Promosi & KIE Program Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja, bertempat di Aula Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Rabu (10/8/2022) siang.


Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiono, M.Kes, Ketua Tim Pokja Adpin Nasri Yatiningsih, SE, MM, serta di hadiri Forkompimcam Tegal Timur, Lurah Panggung dan ratusan undangan.


Dalam paparannya, Dewi Aryani mengatakan sebagai Anggota DPR RI, dirinya punya kewajiban moral untuk membantu setiap persoalan yang berkaitan dengan masalah kesehatan masyarakat salah satunya masalah stunting dalam melaksanakan Sumber Daya Manusia (SDM) seutuhnya.


Menurutnya, masalah stunting di Jawa Tengah merupakan masalah serius dan butuh penanganan yang serius juga. 


Dewi Aryani menyebut, di Jawa Tengah sendiri Kabupaten Brebes merupakan daerah dengan jumlah stunting terbesar, disusul Kabupaten Tegal. 


Untuk mengatasi hal tersebut legislator PDI Perjuangan ini terjun langsung ke desa-desa untuk melakukan pencegahan masalah stunting, salah satunya dengan melakukan terobosan melalui program penanaman bibit mangga di desa-desa di Kabupaten Tegal. Dan dua bulan kedepan, Dear juga akan membuka 1000 toko/warung sembako di Kabupaten Tegal dengan diberikan akses  permodalan tanpa agunan/jaminan sebesar Rp.30 juta per toko/warung dan nantinya juga akan diberikan pelatihan. 


Hal ini dilakukan dalam upaya pengentasan kemiskinan. Karena menurutnya masalah kemiskinan merupakan menjadi salah satu faktor kenaikan angka stunting. Untuk itu penanganan stunting bukan hanya masalah pencegahan saja, namun di butuhkan kerjasama antar lintas lembaga.


Kemudian pengawasan, sebagai anggota DPR RI harus bisa mengawasi langsung dalam pembangunan di segala bidang termasuk penggunaan anggarannya agar tepat sasaran.


Dari data yang diperoleh, data stunting di Kecamatan Tegal Timur sebanyak 273 orang yaitu Kelurahan Kejambon 54 orang, Slerok 57 orang, Panggung 102 orang, Mintaragen 43 orang dan Mangkukusuman 6 orang.



Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiono, M.Kes mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Dewi Aryani sudah membantu BKKBN melalui Promosi & KIE Program Percepatan Penurunan Stunting. 


Dalam mengatasi masalah stunting, Widwiono menyebut bahwa BKKBN telah membentuk tim percepatan penanganan stunting di setiap daerah Jawa Tengah. "211 tim pendamping keluarga diambil dari kader TP PKK, Bidan dan kader KB. Diharapkan semua tim bergerak bekerjasama sehingga dapat mengurangi angka stunting di Jawa Tengah. Tio(r)

360 Jemaah Haji Kloter 24 Asal Kabupaten Tegal Tiba di Tanah Air

Written By suararakyat on Tuesday, August 9, 2022 | 1:37 PM


Slawi,(suararakyattegal.com),- Sebanyak 360 jemaah haji kloter 24 asal Kabupaten Tegal kembali ke tanah air. Kedatangan rombongan jemaah haji ini disambut langsung oleh Bupati Tegal Umi Azizah di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (02/08/2022) dini hari.


Di sini, Umi hadir menyaksikan prosesi serah terima jemaah haji dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jawa Tengah ke PPIH Kabupaten Tegal. Adapun dari hasil pemeriksaan PCR jemaah haji kloter 24 ini seluruhnya dinyatakan negatif.


Meski demikian, Umi mengimbau jemaah haji tetap memantau kesehatannya secara mandiri selama 21 hari ke depan dan diminta segera memeriksakan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat jika mengalami keluhan.


“Alhamdulillah, seluruh jemaah dinyatakan sehat, dan nanti sesampainya di rumah tetap patuhi protokol kesehatan selama beberapa waktu ke depan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Umi.


Sementara untuk menjaga kemabruran hajinya, sekembalinya ke lingkungan masyarakat bisa lebih meningkatkan semangatnya dalam beribadah dan berjamaah di masjid serta menjadi suri teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.


Pada kesempatan itu Umi juga menyampaikan apresiasinya kepada PPIH Provinsi Jawa Tengah dan PPIH Kabupaten dalam mendampingi dan membimbing jemaah haji selama proses ibadah haji.


Hal senada juga disampaikan perwakilan PPIH Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur di mana pihaknya mendapat informasi dari para jemaah haji asal Kabupaten Tegal bahwa fasilitas yang diberikan pemerintah kepada mereka sangat memuaskan.


“Alhamdulillah, para jemaah haji kita tahun ini sangat puas dalam pelayanan yang telah disiapkan pemerintah, baik dari sisi akomodasi, pelayanan kesehatan, maupun logistik,” ujarnya.


Imam juga berpesan, setibanya nanti di rumah, hal baik yang didapatkan selama menjalani ibadah haji bisa dipraktikkan dan lebih peka atau peduli pada kondisi lingkungan sekitar tempat tinggalnya.


“Setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah haji, saya mohon nanti di rumah bisa melanjutkan tawaf di lingkunganya. Minimal kita harus peka kalau ada tetangga di kanan kiri, depan belakang rumah kita ada yang membutuhkan pertolongan,” pungkasnya. (*)

Peduli Korban Kebakaran, Dewi Aryani Sambangi Lokasi dan Berikan Bantuan


Tegal,(suararakyattegal.com),- Musibah kebakaran yang menghanguskan satu rumah warga milik bapak Kasbun (72) yang dihuni oleh 9 orang di Desa Mejasem Timur RT. 6 RW. 6 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Senin (8/8/2022) sekitar pukul 11.30 WIB mendapat perhatian Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si.


Senin siang, legislator PDI Perjuangan ini menyambangi ke lokasi kejadian. Kehadirannya tidak lain untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi dan menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga yang rumahnya terbakar.

"Tadi sementara saya bantu sembako, beras, mie, minyak, sarden dan dana untuk keperluan keluarga tersebut. "Saya turut merasakan dampak yang dirasakan para korban, semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan korban yang terkena musibah," ucap DeAr sapaan akrab Dewi Aryani.

Lanjutnya, terkait musibah kebakaran tersebut saya meminta pak Kades menghitung Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang sesuai, mengingat tanahnya tanah sewa bukan milik sendiri. Kita upayakan gotong-royong bersama saya, Kades dan Kades-Kades se-Kecamatan Kramat, mereka kan punya paguyuban dan saya lihat mereka kompak. Ada saatnya semua bersatu membantu menangani bencana warga miskin sesuai dengan kondisi yang terjadi," pinta DeAr.

"Nanti kalau material sudah datang kita akan minta bantuan dukungan tenaga kader-kader PDI Perjuangan di Desa Mejasem Timur dan kader lain di Kecamatan Kramat untuk bersama-sama membantu tenaga membangun rumah tersebut," imbuhnya.

DeAr juga meminta agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap ancaman kebakaran di pemukiman, khususnya pemukiman padat penduduk. Lebih hati-hati lagi, ancaman ini bisa muncul kapan saja, semoga kedepan kita lebih aman dari ancaman musibah kebakaran ini," pungkasnya.

Atas peristiwa kebakaran tersebut rumah mengalami rusak berat, dan kerugian ditafsir mencapai Rp.100 juta. Tio(r)

Tanamkan Cinta Tanah Air Kepada Generasi Muda, Desa Ragatunjung Paguyangan Brebes Gelar Lomba Gerak Jalan

Written By suararakyat on Monday, August 8, 2022 | 5:15 PM


Paguyangan,(suararakyattegal.com ),- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 77 Tahun. Pemerintah Desa Ragatunjung Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes menggelar Lomba gerak jalan. Dalam perlombaan diikuti 33 regu, mulai dari tingkat pelajar maupun masyarakat umum yang ada di desa Ragatunjung, Minggu (07/08)


Kepala Desa Ragatunjung Masduki  SE menyampaikan, kegiatan lomba gerak jalan ini bertujuan untuk memeriahkan HUT RI ke 77 Tahun. Momen ini sangat lah penting untuk terus dilakukan dan dikembangkan, selain itu juga sebagai ajang untuk menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada generasi muda di desanya, khususnya anak anak pelajar maupun warga masyarakat yang ada didesanya, ucapnya.

Lanjut Masduki, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk pembinaan generasi muda khususnya warga masyarakat desa kami, agar bisa mewujudkan generasi muda yang tangguh, sehingga bisa memiliki wawasan kebangsaan dan sportifitas yang tinggi serta fisik yang prima, jelasnya.

Ia berharap dalam kegiatan lomba gerak jalan ini dapat menimbulkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan memiliki jiwa nasionalisme, dan yang paling penting adalah tali silaturahmi antara pemerintah desa dan seluruh lapisan warga masyarakat desa Ragatunjung.

"Alhamdulillah dalam kegiatan lomba gerak jalan ini walaupun cuaca di guyur hujan tetap semangat, dan berjalan dengan tertib serta aman". Pungkasnya. Rizal(r)

Turut Belasungkawa, Bupati Brebes Sambut Kedatangan Jamaah Haji Asal Brebes


Brebes,(suararakyattegal.com),- Sebanyak 477 dari 480 Jamaah Haji Kloter 30 dan 31 telah tiba di Kabupaten Brebes. Jamaah tiba di Islamic Center Brebes Sabtu (6/8) sekitar pukul 07.30 dan 15.30 WIB yang disambut Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH. 


Bupati mengaku terharu dengan pulang kampungnya jamaah haji Brebes, meskipun ada satu jamaah haji yang wafat dan 2 orang pulang tunda karena sedang menjalani perawatan kesehataan. Idza mengucapakan belasungkawa terhadap salah satu jamaah haji asal Brebes yang meninggal di tanah suci Makkah. 


“Semoga seluruh jamaah haji asal Brebes menjadi haji yang Mabrur dan Mabruroh,” ucap Idza.


Panitia Fasilitasi Penyelenggaraan Ibadah Haji (PFPIH) Brebes Drs H Fajarin MPd melaporkan, Jamaah Haji Kabupaten Brebes di bagi dua Kelompok Terbang (Kloter) yakni kloter 30 dan kloter 31. Untuk kloter 30 sejumlah 255 orang jamaah dan Petugas Haji Daerah (PHD) 2 orang, sedangkan untuk kloter 31 sebanyak 222 orang jamaah. 


“Alhamdulillah selurunhya sampai dengan selamat di tanah air,” terang Fajarin yang juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Brebes.


Lebih lanjut Fajarin menerangkan, jamaah haji asal Kabupaten Brebes yang wafat bernama Seniyah Mukhidin Tirtamanggala (59). Almarhumah yang tergabung dalam kloter 30 tersebut, wafat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), Senin (18/7) lalu. Sedangkan jamaah haji Kloter 30 juga tertunda kepulangannya sebanyak 2 orang, suami istri. 


Tampak menyambut kedatangan jamaah haji, Ketua Dekranasda Dr H Warsidin MH, Pengasuh Ponpes Al Hikmah 1 Benda KH Labib Shodiq, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, perwakilan Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Brebes Fajarin, Kabag Kesra, dan pejabat lainnya. (*)