Latest Post

Desa Purbayasa Bangun Jembatan dengan Dana Desa

Written By suara rakyat on Tuesday, August 14, 2018 | 11:50 PM

Tonjong, (suararakyattegal.com), - Dana Desa (DD) 2018 dicairkan tiga tahap oleh Pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Seperti halnya Desa Purbayasa, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, saat ini pemerintahan desa (Pemdes) setempat sedang melaksanakan proyek pembangunan jembatan sepanjang 48x3 Meter dengan ketinggian 4 Meter di atas Sungai Prupuk senilai Rp670 Juta lebih.
Kepala Desa (Kades) Purbayasa Yudi, menjelaskan, Jembatan Sungai Prupuk mengalami putus saat diterjang banjir beberapa tahun lalu. Jembatan yang berfungsi sebagai sarana transportasi penghubung warga pedukuhan yang selama ini menggunakan jembatan darurat dari rangkaian bambu.
"Jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua saja," ujar Yudi, saat ditemui di kantornya, Selasa (14/8).
Menurut Yudi, dengan adanya anggaran DD tahun ini, pihaknya memfokuskan pembangunan jembatan yang menjadi tuntutan warganya.
"Pembangunan jembatan tersebut saya serahkan sepenuhnya kepada tim pelaksana kegiatan (TPK) sebagai pelaksana pembangunannya," pungkasnya.mam(r)

Renungan dan Janji Ulang Jelang Hari Pramuka ke 57 Berjalan Khidmat

Slawi,(suararakyattegal.com),- Puluhan anggota Pramuka Dewasa yang terdiri dari pengurus Kwarcab, Mabicab, Pelatih, Pramuka Penegak dan Pandega mengikuti renungan dan Ulang Janji menjelang Hari Pramuka Ke - 57 di Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal, Senin (13/8) malam kemarin.
Renungan dan ulang janji dipandu oleh Ketua Kwarcab Tegal, dokter Widodo Djoko Mulyono dan dihadiri sejumlah Pengurus Kwarcab, Pengurus DKC dan Pramuka Penegak Pandega di wilayah Slawi dan sekitarnya.
Acara dimulai sekitar Pukul 23.55 WIB malam menjelang hari Pramuka tanggal 14 Agustus 2018 dengan saling memberi hormat yang dipimpin oleh Pemimpin Upacara renungan.
"Saling hormaat.... Gerak," ucap Pemimpin Upacara yang merupakan Pramuka Penegak.
Selanjutnya rangkaian acara dilanjutkan dengan penyalaan api Dasadharma sebagai simbol 10 Dharma Pramuka yang perlu dihayati, ditanamkan dan diamalkan oleh anggota Pramuka. Sekaligus sebagai semangat kaum muda Indonesia yang menyala nyala.
10 (sepuluh) api Dasadharma tersebut dibawa oleh 10 (sepuluh) pembawa obor dari Pramuka Penegak, dengan langkah yang mantap maju ketengah satu per satu menyalakan obor yang yang secara simbolis api pertama dinyalakan oleh Ketua Kwartir Cabang selaku Pembina Upacara.
Secara berurutan Dasa Darma diucapkan, disertai nyala obor dalam sikap sempurna yang menerangi segenap peserta upacara.
Tidak lama kemudian, Sang Merah Putih, lambang kebanggaan bangsa Indonesia, yang mencerminkan keberanian karena membela yang benar dan akan menjadi saksi apa yang direnungkan jajaran Pramuka, memasuki arena upacara renungan dan menempatkan diri di tengah arena dengan mengambil posisi sebelah kanan depan Pembina Upacara.
Ketua Kwartir Cabang Tegal, dokter Widodo Djoko Mulyono selaku Pembina Upacara mengajak kepada peserta upacara renungan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia yang diberikan.
"Adik - adik dan Kakak - kakak warga Gerakan Pramuka yang berbahagia. Pada malam yang berbahagia ini, marilah kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semuanya," ucapnya.
Pembina Upacara melanjutkan, setelah kita renungkan bersama akan perjalanan perjuangan dan pengabdian kita, maka pada kesempatan yang baik ini marilah kita semua sebagai Pandu Indonesia membulatkan tekad, mengorbankan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian itu demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
"Marilah kita pegang Sang Merah Putih yang ada di pundak kita, dengan maksud agar selama jantung kita masih berdetak, kita akan selalu ingat, bahwa dipundak kita, dipercayakan tugas dan tanggungjawab untuk melaksanakan janji Pramuka Indonesia, Tri Satya," ajaknya yang diikuti seluruh peserta.
Meski digelar dengan sederhana, kegiatan renungan dan ulang janji berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan pembacaan doa sera menyanyikan lagu Padamu Negeri dan Syukur.
Acara diakhiri dengan syukuran ditandai pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur oleh Ketua Kwarcab Tegal diserahkan kepada Ketua DKC Pramuka Penegak Pandega Tegal Septi Kusuma Putri sebagai simbol adanya estafet kepemimpin dan kaderisasi dalam Gerakan Pramuka. Hum/San(r)

Akibat Hand Rem Tak Berfungsi Maksimal, Truck Seruduk Minibus Kijang

Written By suara rakyat on Monday, August 13, 2018 | 8:55 PM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) Truck Trailer Nopol L-9682-UU bermuatan material (harbel) yang sedang parkir di area SPBU lepas kendali dan berjalan sendiri, hingga menabrak minibus jenis Kijang Nopol B-1087-UF dan besi penyangga atap SPBU, Senin (13/8).
Kejadian tersebut terjadi di  SPBU di Jalan Lingkar Bumiayu di Desa Negara Daha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Menurut saksi mata juga petugas keamanan SPBU, Mujahidin mengatakan, truck trailer yang dikemudikan Nurhadi (53) warga Sidoarjo Jatim, itu sedang parkir dan lagi dibongkar muatannya, namun secara tiba-tiba meluncur sendiri hingga menabrak mobil kijang yang kebetulan sudah di tinggalkan oleh pengemudinya Kasirogi (58), warga Pekulen, Pagojengan, Kecamatan Paguyangan yang parkir tepat di depan truck tersebut.
"Tragedi tersebut mengakibatkan body samping kijang hancur dan truck meluncur hingga menabrak tiang penyangga atap SPBU", ungkap Mujahidin.
Menurut sopir truck, Nurhadi (53), trailer bermuatan 63 kubik harbel yang dimuat dari Surabaya tersebut dipesan salah satu toko matrial yang ada di Bumiayu.
"Saya sudah meninggalkan truck dan beristirahat sambil menunggu bongkaran selesai saat kejadian tersebut", kata Nurhadi.
Sementara itu, Kapolsek Bumiayu, AKP Wawan Dwi Leksono mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan, dugaan sementara kecelakaan tersebut diakibatkan muatan yang berlebih, hingga mengakibatkan fungsi hand rem truck tidak berfungsi maksimal dan mengakibatkan truck meluncur sendiri.
"Ini juga karena struktur tanah tempat parkir di situ agak menurun," pungkasnya.tri/mam(r)

Dana Desa, Kades Watujaya Prioritaskan Pembangunan Desa

Tonjong,(suararakyattegal.com),- Pemerintah Desa (Pemdes) Watujaya kecamatan Tonjong kabupaten Brebes merealisasikan pembangunan drainase ditingkat RT dan RW di 11 titik dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018 sebesar Rp. 400 Juta lebih yang digarap secara swakelola warga setempat.
Menurut Kades Watujaya Imron Rosyadi, dalam pengerjaannya pihak Pemdes berharap mutu atau kwalitas bangunan yang digarap yang bertepatan dengan musim kemarau ini bisa bertahan lama, terangnya saat ditemui di ruang kerjanya Senin (13/8).
Imron Rosyadi menjelaskan, dalam pembangunan konsentrasi prioritasnya adalah desa seperti drainase, karena penyerapan anggaran yang terbesar itu dianggarkan dari DD tahun ini. Dan selain pembangunan drainase, untuk memperbaiki jalan desa dengan betonisasi dan shensit. Sedangkan selebihnya anggaran DD untuk pemberdayaan masyarakat, jelasnya.
Lanjut Imron, dengan membangun drainase tersebut berfungsi untuk menciptakan kebersihan lingkungan dan kesehatan warga. Selain itu bisa meminimalisasi kerusakan badan jalan desa, juga memperindah lingkungan, ujarnya.imam(r)

Meriahkan HUT RI Ke 73 Tahun Pemdes Kretek Adakan Jalan Sehat

Written By suara rakyat on Saturday, August 11, 2018 | 11:26 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Lomba jalan sehat dalam rangkaian HUT RI ke 73 yang diadakan Pemdes Kretek kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes juga sebagai ajang silahturahmi. Dimana dalam acara tersebut dapat mempertemukan warga dalam satu tempat, hal ini disampaikan sekretaris desa (sekdes), Edi Setiabudi SH di lokasi lomba, dikantor desa setempat Sabtu pagi. Sabtu(11/8) kemarin.
Edi mengatakan, warganya sangat antusias mengikuti lomba jalan sehat dalam rangka memeriahkan HUT RI yang digelar oleh Pemdes Kretek, sehingga mereka bisa berkumpul dan bersilahturahim sekaligus untuk mengetahui pembangunan jalan desa yang telah diperbaiki. Selain itu mereka dapat saling mengenal satu sama lainnya.
Lanjut Edi, warga desa Kretek juga secara langsung bisa menilai ketransparansi pembangunan Pemdes sebagai pengguna anggaran ADD mapun anggaran DD dalam melaksanakan program pembangunan didesa Kretek ini, ujarnya.
Sementara Panitia penyelenggara Syamroh SPd menjelaskan, lomba jalan sehat tahun ini diikuti 2.500 peserta atau hampir 20 persen penduduk desa Kretek, pesertanya lebih banyak dari tahun tahun sebelumnya, mereka terdiri dari seluruh perangkat desa, ibu rumah tangga, remaja, dan pelajar.
Mereka berjalan kaki mengelilingi jalan pedesaan sepanjang kurang dari 10 km, dan mereka tanpa dipungut biaya pendaftaran, dan mendapatkan hadiah utama dan hadiah hiburan doorpres secara diundi. Jelasnya. imam/try(r)

Desa Kretek, Penggunaan Dana Desa Totalitas Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Written By suara rakyat on Thursday, August 9, 2018 | 5:38 PM

Paguyangan - Penyerapan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018 di desa Kretek kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes diperuntukan buat pemberdayaan masyarakat. Pasalnya pembangun fisik telah tercukupi tinggal pemeliharaan saja, hal ini disampaikan kepala desa setempat Akhya, diruang kerjanya Rabu (9/8).
Akhya mengatakan, anggaran DD tahun ini  penyerapan angaran terbesar dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, diantaranya pengelolaan badan milik desa (Bundes), Program rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi dan bidang kesehatan serta pendidikan, katanya.
Lanjut Akhya, diwilayah ini pembangunan fisiknya dinyatakan sudah direalisasikan hampir 90 persen lebih, dan hanya sekitar 4 persen lagi yang masih perlu ditangani pada anggaran berikutnya. Sementara kegiatan desa saat ini sedang melakukan pemberkasan Program Nasional (Prona) pembuatan sertifikat tanah atau Pendataan Tanah Sistimatis Lahan (PTSL) 2018 yang hampir selesai, serta persiapan menyambut  HUT RI dengan mengadakan lomba lomba, ungkapnya. imam(r)