suara rakyat

Latest Post

Tagih Janji Bupati, Masyarakat Brebes Selatan Gelar Aksi Damai Tuntutan Pemekaran

Written By suara rakyat on Friday, October 19, 2018 | 5:01 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Masa aksi damai tuntutan pemekaran kabupaten Brebes Selatan mengancam akan menggelar kembali aksi susulan lebih besar, pasalnya mereka merasa kecewa dengan ketidak hadiran seorang bupati yang telah didukung dalam aksi damai yang digelar presidium pemekaran Brebes selatan Kamis (18/10) kemarin.

Aksi damai di lokasi eks terminal bus Bumiayu yang rencananya di hadiri oleh Pemda Brebes, dalam hal ini Bupati Brebes  Hj Idza Priyanti SE Mhum, berakhir tanpa hasil kesepakatan sehingga tuntutannya tidak diakomodir.

Kekecewaan masa berakhir dengan menyuarakan ungkapan turunkan bupati, yang di anggap pembohong dan tidak konsisten dengan apa yang menjadi kesepakatan atas tuntutan masyarakat Brebes selatan. Seperti halnya sebelumnya Bupati beraudiensi dengan presidium pada beberapa waktu lalu akan menyanggupi untuk melengkapi persyaratan administrasi pemekaran dalam tempo 14 hari, namun hingga saat ini belum dipenuhi.

Salah satu presidium pemekaran Brebes Selatan, drh H Agus Sutrisno menyampaikan ungkapan kekecewaan terhadap sikap Bupati Brebes yang terkesan melempar bola panas pada DPRD kabupaten Brebes.

"Kita menuntut Bupati untuk melengkapi berkas administrasi terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Brebes Selatan. Kami kecewa karena justru Bupati terkesan melempar bola panas ini pada DPRD”, tandas Agus.

"Ranah DPRD kami tau, itu nanti setelah Bupati melengkapi dan menandatangani berkas administrasi, baru masuk ranah DPRD untuk di Paripurnakan,” ujar Agus.

Saat disoal ungkapan masa turunkan Bupati, Agus menjelaskan, itu hanya ungkapan kekecewaan masyarakat karena Bupati tidak menepati janjinya. Tapi tidak menutup kemungkinan ungkapan tersebut bisa terlontar sebagai tuntutan masa jika Bupati benar tidak dapat merealisasikan tuntutan masyarakat Brebes selatan, pungkas Agus yang juga mantan Fraksi Partai Golkar DPRD Brebes kepada media usai acara aksi damai.

Sementara pegiat presidium lain H Makmur mengancam jika draf pemekaran tidak di tandatangani, pihaknya akan mengerahkan masa dari Brebes selatan untuk siap demo grudug ke kantor kabupaten dengan kekuatan bersama dari Brebes utara.
Menurut Makmur, pemekaran adalah jalan Brebes menuju kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya agar tingkat IPMnya tidak selalu di peringkat 35 se - Jawa Tengah ujarnya -imam(r)

Akibat Pengikisan Tanah, Rumah Warga Desa Kalierang Brebes Terancam Longsor

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Warga desa Kalierang kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes mendesak Pemerintah untuk segera memperbaiki jembatan Pendawa yang melintas diatas sungai Kalierang. Hal itu dilakukan lantaran melihat penahan badan jalan yang longsor mengancam beberapa rumah warga dan badan jalan desa, hal ini disampaikan salah seorang warga setempat Syamsuri, Kamis (18/10) kemarin.

Syamsuri warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi jembatan merasa khawatir manakala tidak segera mendapat penangan kondisi  tersebut akan lebih parah disaat musim penghujan tiba.

Hal senada juga disampaikan rasa keprihatinan Imam Santoso warga desa Kalierang kecamatan Bumiayu, ikut mendesak agar ada penanganan jembatan maupun tebing penahan jalan diatas permukaan sungai tersebut.

Menurutnya, karena masalah ini penanganannya kewenangan PSDA Propinsi, maka paling tidak Pemda bisa proaktif segera mengusulkan untuk mempercepat penanganan

Lanjut Imam, untuk penanganan tersebut telah dianggarkan sebesar Rp 1,5 Milyar dari APBD perubahan 2018 dan tinggal dilakukan proses pelelangan saja, namun hingga sekarang belum ada kepastian kapan penanganan tersebut, heran dia yang juga mantan anggota FDIP DPRD Brebes.

Sementara Kades Kalierang Edi Amar khumaedi yang akkrab dengan sapaan Edi Abas membenarkan, kondisi sampai saat ini memang sangat memprihatinkan, apalagi sudah menghabiskan badan jalan desa dan juga hampir mengancam rumah warga akibat longsoran tepi sungai, yang merupakan jembatan penghubung transportasi warga pedukuhan dan juga sebagai jalur alternatif manakala jalan raya dalam kota mengalami kemacetan panjang.

Dijelaskan Edi, kejadian longsoran dan ambrolnya jembatan itu sejak bulan April lalu, dengan harapan agar segera mendapat perbaikan jembatan sekaligus dilakukan normalisasi sedimen sungai jembatan tersebut, agar tidak terjadi kebanjiran, mengingat sebentar lagi masuk musim penghujan, ujarnya. imam(r)

Tingkatkan Perekonomian Pesisir, Bupati Brebes Serahkan Bantuan Kapal Baru Berikut Asuransi

Written By suara rakyat on Wednesday, October 17, 2018 | 11:38 AM

Brebes,(suararakyattegal.com),- Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Brebes kepada masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menyerahkan bantuan paket kapal penangkap ikan kepada kelompok nelayan.  Bupati juga menyerahkan santunan klaim asuransi Jasindo bagi ahli waris nelayan Kabupaten Brebes yang mengalami kecelakaan kerja, Selasa (16/10) kemarin, di Pantai Randusanga Brebes.
Bantuan berupa paket kapal penangkap ikan diberikan kepada 10 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan dari berapa desa dan kecamatan di daerah pesisir Kabupaten Brebes. Diberikan pula bantuan berupa klaim asuransi kepada keluarga korban nelayan yang mengalami musibah.
Pemberian bantuan berupa paket kapal penangkap ikan merupakan bagian dari program pemerintah melalui APBD Kabupaten Brebes untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat pesisir di Kabupaten Brebes yang berprofesi sebagai nelayan.
Bupati berharap bantuan berupa paket kapal penangkap ikan dapat benar-benar digunakan oleh KUB nelayan dengan sebaik-baiknya supaya modal 10 kapal bisa terus berkembang dan bertambah dengan hasil yang diperoleh nelayan.
Lanjutnya, selain itu juga memberi simpati kepada keluarga para nelayan yang terkena musibah supaya diberi kesabaran dan memanfaatkan bantuan berupa klaim asuransi dengan sebaik-baiknya, serta mengajak masyarakat supaya terus semangat belajar, terus semangat bekerja, dan terus mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara maritim.
Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes Diding Setiadi menjelaskan, prosesi penyerahan bantuan dimeriahkan dengan lomba melukis dan mewarnai dengan tema laut  yang diikuti 400 peserta dari tingkat TK, SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/MA. Peserta terlihat sangat antusias dan kompetitif dalam mengikuti lomba dengan hadirnya para juri yang ahli di bidangnya.
Kegiatan lomba diharapkan memberikan dampak berupa peningkatan kecintaan masyarakat Brebes, khususnya generasi muda akan sumberdaya yang ada di laut yang sangat luas dan memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat pesisir, terutama masyarakat Kabupaten Brebes yang merupakan Kabupaten yang berlokasi di pesisir Pantai Utara.
Tujuan lomba bertema laut juga bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan setiap harinya sebagai sumber makanan yang mudah didapatkan, murah, bergizi tinggi. hms/gofar(r)

Demi Terciptanya Pembangunan, Desa Penggarutan Brebes Sangat Berharap Keberadaan BPD dan LPM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Kepengurusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes periode 2018-2024 telah terbentuk dan diharapkan bisa menjadi pendamping pemerintah desa (Pemdes) dalam membangun desa.

Sedangkan lembaga pemperdayaan masyarakat (LPM) berfungsi sebagai mitra kerja Pemdes dalam memperdayaan masyarakat Desa Penggarutan, hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) setempat, Waad dalam sambutan Sosialisasi Pembentukan BPD di Aula kantor desa setempat, Selasa (16/10) kemarin.

Waad mengatakan, kondisi infrastruktur pembangunan di wilayahnya masih membutuhkan perhatian, pasalnya walaupun ada bantuan anggaran dana desa (DD) maupun lainnya yang diterima tiap tahunnya dalam jangka waktu 5 tahun ke depan kemungkin sarana tersebut belum semua terkafer.

Masalahnya, lanjut Waad, di wilayahnya terdapat beberapa aliran sungai dengan kondisi talud maupun tebing sungai saat ini mengalami kerusakan berat akibat longsor dan tergerus air sungai.
"Ini diperlukan pemikiran dan kerja sama dengan lembaga desa yang ada untuk dapat bagaimana cara menggunakan bantuan anggaran yang diterima pihak Pemdes bisa untuk penyerapan program pembangunan yang harus diperbaiki dengan skala prioritas di desanya", ungkapnya.

Pihaknya dengan keberadaan BPD dan LPM tersebut, berharap, bisa bekerja sama dengan baik untuk kemajuan pembangunan desa dan masyarakatnya.mam(r)

Mantan Wakil Bupati Brebes Pimpin Penghormatan Terakhir

Written By suara rakyat on Monday, October 15, 2018 | 12:54 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Mantan Wakil Bupati Brebes H Fariz Sulhaq SH SPn memimpin penghormatan terakhir dan pelepasan jenazah Alm dr H Faisal Amri SH bin H Sudibyo (Direktur Rumah Sakit Umum Siti Asyiah Bumiayu) di halaman rumah duka jalan KH A Dahlan Bumiayu Senin (15/10).

H Fariz Sulhaq secara pribadi dan masyarakat menyampaikan rasa duka cita yang dalam atas wafatnya seorang dokter senior di Brebes selatan pada Minggu pukul 16.00 WIB karena sakit.
Dijelaskan, almarhum sempat dirawat di rumah sakit Semarang dan Purwokerto.

Hal senada Direktur RSUD Bumiayu dr H Ali Budiarto mengatakan, almarhum selain sebagai dirut RSU sendiri juga bekerja sebagai dokter PNS yang bertugas di Puskesmas Bumiayu. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang telah beranjak dewasa, dan rencana akan dimakamkan pada Senin 15/10 pukul 10.00 WIB di pemakaman umum Munggang desa Kalierang Bumiayu.

Acara penghormatan dan pelepasan jenazah dihadiri Camat, tokoh masyarakat, Dirut dan jajaran RSUD serta Puskesmas Bumiayu, perwakilan RSU yang ada di Bumiayu mereka mengantar jenazah hingga ke pemakaman. imam(r)

Peduli Bencana, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal Galang Dana Hingga Rp 20.903.200

Written By suara rakyat on Wednesday, October 10, 2018 | 11:35 AM

Slawi,(suararakyattegal.com),- Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal melalui Pramuka Peduli, menggalang dana kemanusiaan Peduli Lombok. Dana yang dihimpun dari anggota Pramuka dan masyarakat berhasil terkumpul sebesar Rp 20.903.200

Sekretaris Pramuka Peduli Kwarcab Tegal, Nurkhasan mengatakan, donasi bumbung kemanusiaan untuk lombok dihimpun dari masyarakat oleh Pramuka di pangkalan Gugusdepan dan Kwartir Ranting se-Kwarcab Tegal selama Agustus – September 2018.

“Donasi yang dihimpun akan kita salurkan melalui Pramuka Peduli Jawa Tengah. Rencana akan diserahkan pada Hari Pramuka Jateng di Tegal (21/9) lalu, namun karena ada yang belum masuk, donasi baru kita sampaikan ke Kwarda pada acara Musppanitera Daerah di Solo, 6 Oktober kemarin,” ujarnya.

Khasan memaparkan, jumlah donasi yang dihimpun Pramuka Peduli Kwarcab Tegal yakni dengan rincian: Kwarran Slawi Rp 2.275.000, Kwarran Tarub Rp 830.000, Kwarran Warureja Rp 1.971.200, Kwarran Lebaksiu Rp 1.000.000, Kwarran Bumijawa Rp 3.000.000, Kwarran Dukuhturi Rp 1.100.000, Kwarran Balapulang Rp 1.200.000, SMP IT Elmina Rp 265.000, Kwarran Pangkah Rp 6.000.000, Kwarran Jatinegara Rp 1.312.000 dan Kwarran Adiwerna Rp 1.500.000.

“Penyaluran bantuan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban Pramuka kepada masyarakat. Semoga bermanfaat bagi masyarakat Lombok,” Ungkapnya.

Ketua Kwarcab Tegal, dokter Widodo Joko Mulyono menyampaikan terima kasih pada jajaran Pramuka Kwarcab Tegal dan masyarakat atas atensi dan kepeduliannya terhadap bencana yang menimpa masyarakat Lombok.

“Mudah-mudahan lewat bantuan kemanusiaan ini kita bisa berbagi dengan yang membutuhkan dan menanamkan sikap empati pada generasi muda pada masalah-masalah di sekitar kita,” ujar Sekda Pemkab Tegal itu. hum/san