Latest Post

Dedy Yon, Untuk Raih Kemenangan Partai Pengusung Harus Kerja Maksimal

Written By suara rakyat on Sunday, January 21, 2018 | 7:52 PM

Tegal,(suararakyattegal.com) - Calon Walikota Tegal periode 2018-2023 Dedy Yon Supriyono adakan rapat konsolidasi bersama partai pengusungnya di rumah makan Famili'er, Jumat (19/1) sore kemarin.
Menurut Dedy, sebagai calon walikota itu harus bisa memahami daerah yg akan dijadikan target perjuangan pemenanganya, jadi semua harus balance baik secara religi, sosial, maupun hiburan.
"pemimpin itu harus mampu menempatkan diri dan memahami daerah yang akan dipimpinnya, sehingga harus banyak belajar dan terus belajar untuk memahami karakteristik masyarakat, serta memahami hal hal yg menjadi keinginan masyarakatnya".
Lanjutnya, harapan saya, partai pengusung pemenangan saya harus totalitas mendukung, dan bekerja maksimal untuk meraih kemenangan, dan harus menang" Tegasnya. Dn(r)

Plt Walikota Tegal HM NurSholeh Tampung Aspirasi Masyarakat

Tegal,(suararakyattegal.com) - Acara penyampaian aspirasi yg dikemas dalam acara gendu gendu rasa masyarakat kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Minggu (21/1), yang berlangsung di rumah dinas Plt Walikota Tegal, tepatnya di Jalan Kartini Kota Tegal.
Selama pejalanan acara tersebut yang notabene dihadiri mayoritas para ibu-ibu ini, Plt Walikota Tegal dihujani berbagai pertanyaan diantaranya tentang bagaimana cara mendapatkan anggaran bantuan kematian, pemerataan pembangunan 2018. Kendati demikian, Plt walikota HM Nursholeh MMPd menjawab dg bijak.
"Apapun masukan dan aspirasi yg disampaikan masyarakat yg hadir kali ini, akan saya laksanakan dengan baik untuk kedepanya lebih baik".
Lanjutnya, meski waktu jabatan tinggal sebentar lagi, minimal aspirasi ini menjadi masukan utk perjalanan pemerintahan yang lebih baik lagi dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat" tandas  Nursholeh. Dn(r)

Hari Jadi Kabupaten Brebes Ke 340 Tahun Diadakan Gelar Kirab Budaya

Written By suara rakyat on Thursday, January 18, 2018 | 10:16 PM

Brebes, (suararakyattegal.com) - Rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Brebes yang ke-340 Tahun, panitia dalam memeriahkannya dengan menggelar Kirab Budaya guna nguri-nguri kebudayaan Indonesia yang adhiluhung. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menggunakan bahasa Brebesan saat menyampaikan sambutan pada gelaran tahun ini.
"Inyong seneng nemen, mulane syukur karo Gusti Allah yen saiki Brebes wis ngancik umur telungatus patang puluh taun", kata Bupati Hj Idza Priyanti SE MH mengawali sambutannya ketika sampai ditempat Finish Alun-alun Brebes, Kamis (18/1) kemarin.
Bupati selanjutnya menceritakan dalam bahasa Brebesan kalau potensi Brebes sangat unggul dan memiliki daya saing yang tinggi. Untuk itu, perlu ada upaya keras agar bisa sejajar dengan daerah-daerah lain bahkan lebih maju. Harapan tersebut bisa dicapai tidak hanya dari Bupati, pejabat pemerintah kabupaten, tetapi harus ada sinergitas seluruh masyarakat, stake holder, tokoh masyarakat maupun tokoh agama untuk membangun Brebes.
Kirab Budaya, mengambil start dari Gedung DPRD Brebes, jalan Gajah Mada, jalan Jenderal Sudirman, Jalan Slamet dan Finish di Alun-alun Brebes.
Tampak masyarakat terlihat antusias menyaksikan kirab sepanjang rute yang dilalui peserta kirab. Meskipun cuaca panas karena berlangsung dari jam 11.00 hingga 14.00 WIB. Tampak wajah-wajah sumringah dan tersenyum merekah serta sesekali tertawa riang ketika melihat adegan lucu yang ditampilkan peserta kirab.
Iring-iringan kirab, menjadi menarik karena Bupati Hj Idza Priyanti SE MH beserta suami Kompol Drs H Warsidin MH dan Wakil Bupati Narjo SH beserta istri Sri Legiastuti menaiki kereta Kencana sepanjang rute kirab. Juga Ketua DPRD, Forkopimda memakai Kereta Hias serta para Kepala OPD, Camat Kabag, anggota DPRD, BUMD memakai dokar sejumlah 102 buah.
Selain menampilkan batik Karnival, terlihat juga paguyuban sepeda antik PASTI, Serta Tim Kesenian dari 17 Kecamatan, Sekolah dan juga PAPPRI.
Tiap peserta menunjukan aksinya di alun-alun yang disaksikan Bupati dan Wakil Bupati, Forkopimda, pejabat pemerintah dan ribuan penonton juga mendapatkan penilaian dari dewan juri.
Setelah mendapat penilaian yang sangat ketat, akhirnya kirab budaya dimenangkan oleh tim kesenian Kecamatan Tonjong yang menampilkan kesenian Digul.tio(r)

Satpol PP Kabupaten Tegal Baksos Ke Panti Asuhan Darul Yatama Muslimat NU

Slawi,(suararakyattegal.com) - Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal mengadakan aksi Kepedulian sosial. Aksi diwujudkan dalam pemberian bantuan paket Sembako kepada Yatim Piatu Panti Asuhan Darul Yatama binaan PC Muslimat NU Kabupaten Tegal di Desa Kalikangkung, Pangkah, Rabu (17/1) kemarin.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kasubag Perencanaan Satpol PP Wasri Hartati dan Kasi Damkar Ichda Chaeru Sopyan didampingi sejumlah anggota dan diterima perwakilan yatim, Siska (15) asal Karangmulya didampingi Pengurus Panti Asuhan setempat.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal M Berlian Adji melalui Kasubag Perencanaan Wasri Hartati mengatakan, aksi kepedulian sebagai wujud ungkapan rasa syukur atas segala karunia yang diberikan Alloh SWT, baik berupa kesehatan dan keberkahan dalam melakukan tugas sebagai abdi masyarakat.
“Bakti sosial lewat aksi Kepedulian adalah wujud syukur kita, atas segala nikmat dan karunia dari Alloh SWT. Ini dari sumbangan pribadi temen-temen PTT dan PHL Satpol PP/ Damkar serta unsur Pimpinan Satpol PP,” ujarnya.
Lanjutnya, paket bantuan yang disalurkan berupa sembako yang berisi beras, mie instan, minyak, gula pasir dan sejumlah uang.
Menurutnya, aksi bertujuan untuk menanamkan rasa kepedulian para ASN terhadap saudara kita yang kurang beruntung dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
“Selain melatih kepedulian, kegiatan ini juga sekaligus untuk melatih kita untuk lebih peka terhadap sesama serta dalam rangka peningkatan iman dan Taqwa (IMTAQ),” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Panti Asuhan Darul Yatama Muslimat NU, Hj Fasichah mengaku sangat senang dan menyampaikan terimakasih atas kepedulian yang diberikan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Tegal, karena hal tersebut sangat bermanfaat bagi anak-anak yatim di panti.
“Terimakasih yang tinggi kami sampaikan kepada keluarga besar Satpol PP Kabupaten Tegal, atas pemberian sumbangan ini. Mudah – mudahan dapat bermanfaat bagi anak – anak panti,” ungkapnya senang.
Menurut Fasichah, panti Asuhan Darul Yatama PC Muslimat NU Kabupaten Tegal menampung sebanyak 25 anak yatim yang mukim dan 29 yatim Non mukim.
“Mereka seluruhnya perempuan dan berusia  pendidikan MI sampai dengan usia Madrasah Aliyah (MA) sederajat,” pungkasnya. tio/hs(r)

Bupati Brebes Peringati HUT Ke 340 Tahun Kabupaten Brebes Dengan Adakan Bhaksos

Written By suara rakyat on Wednesday, January 17, 2018 | 11:10 AM

Brebes, (suararakyattegal.com) - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH memberikan bantuan sembako ke pondok pesantren, panti asuhan, dan panti rehabilitasi orang gila. Bantuan diberikan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes Ke 340 Tahun.
"Mohon diterima bantuan sembako sekadarnya, dari panitia HUT ke-340," ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat memberikan bantuan sembako kepada pengasuh Pesantren Al Hasaniyyah Kedawon Rengaspendawa Larangan Brebes, Sabtu (14/1) kemarin.
Menurut Idza, pemberian bantuan merupakan tradisi bagi warga Brebes. Yang biasa dikakukan oleh warga Brebes, ketika bersilaturahmi maka nggawa cangkingan.
"Sesungguhnya, tradisi shodaqoh jariyah sudah dilakukan masyarakat sejak dulu sebagai pengejawantahan rukun Islam," ujar Idza dihadapan 700 santri Al Hasaniyyah.
Pada ulang tahun ke-340 Kabupaten Brebes maka panitia juga mentradisikan bhakti sosial sebagai wujud saling mengasihi kepada sesama.
Kepada para Santri, Bupati mengajak untuk giat belajar, utamanya mendalami ilmu agama. Selagi masih kecil giatlah belajar jangan bertopang dagu. Menuntut ilmu di waktu kecil ibarat mengukir di atas batu, namun bila menuntut ilmu sesudah dewasa ibarat mengukir diatas air.
Pengasuh Pesantren Al Hasaniyyah Kiai Nuriddin Syamsudin mengaku bangga dengan kedatangan Bupati Brebes karena bisa menjadi penyemangat dan kebanggaan santrinya.
Kiai Nuriddin mengucapkan kebanggaannya dan terima kasih atas kedatangan orang nomor 1 di Brebes tersebut. Dia juga menceritakan perkembangan pesantren yang berawal hanya sebuah majelis taklim yang kemudian berkembang menjadi pesantren yang cukup membanggakan.
Kedatangan pemimpin daerah ke pesantren merupakan bentuk kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan dunia pesantren. Apalagi sembari sral srul srog (sapa, datang, dan kasih). Tentu, akan membahagiakan semua pihak.
Ajaran silaturahmi yang dibangun juga akan semakin manambah rejeki, memperpanjang umur, dan menjadi kunci masuk surga.
Roadshow Bhakti Sosial Hari Jadi ke 340 Brebes juga dilakukan ke Panti Asuhan Putra Muslimat Kauman Brebes, Panti Asuhan Muhammadiyah Brebes dan Yayasan Rehabilitasi Penyandang Kesehatan Jiwa asuhan Kiai Mundir di Kebogadung Jatibarang.
Roadshow didampingi staf ahli Bupati bidang Kesejahteraan masyarakat dan SDM Hj Lely Mulyani, Dosen STAI Brebes Hj Roisyah, para Panitia Hari Jadi dan pejabat lainnya. tio(r)

Presiden Jokowi Serahkan 4.999 Sertifikat Tanah Untuk Rakyat

Written By suara rakyat on Monday, January 15, 2018 | 10:15 PM

Slawi, (suararakyattegal.com) - Penyerahan sebanyak 4.999 sertifikat tanah untuk rakyat yang dilakukan Presiden RI Ir Joko Widodo di Desa Dukuhsalam Kabupaten Tegal berjalan lancar yang didampingi Menteri, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan kepala daerah dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Juga Pemalang serta seluruh SKPD.
Kunjungan Kerja yang dilakukan Presiden Jokowi telah mendapat respon positif dari warga yang telah mendapatkan sertifikat. Kedatangan Jokowi juga di sambut antusias oleh warga dan anak-anak sekolah baik SD, SMP, sampai dengan SMA. Dalam perjalanan Presiden menyempatkan diri untuk menemui para siswa sekolah yang telah menyambutnya dengan membagikan alat-alat tulis kepada siswa sekolah dengan pengawalan ketat dari Paspampres.
Presiden akhirnya melanjutkan perjalanan menuju lapangan Dukuhsalam untuk menemui warga yang sudah menunggu di dalam tarub untuk acara pembagian sertifikat tanah.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjut sambutan Bupati Tegal Enthus Susmono. Dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Tegal telah banyak mempunyai destinasi wisata yang cukup banyak mengundang pengunjung dengan keindahan alamnya, diantaranya pegunungan Guci, dan juga memiliki lokasi bersejarah yaitu fosil semedo yang notabene lebih tua dari fosil sangiran. Dan Kabupaten Tegal juga telah mendapatkan piala Adipura di tahun 2017 kemarin, terangnya. Senin(15/1) kemarin.
Dilanjut sambutan presiden, beliau menghimbau kepada warga yang telah mendapatkan sertifikat itu supaya dijaga baik-baik, sebab itu bukti keabsahan pemilik.
Lanjut Jokowi dengan candanya menyarankan supaya sertifikat yang sudah diterima jangan langsung disekolahkan (gadai) untuk beli motor atau mobil, nanti hanya bisa dinikmati 6 bulan saja, motornya ditarik dealer terus sertifikatnya ditarik Bank.
Kalaupun mau di sekolahkan harus bisa mengukur diri dan digunakan untuk modal usaha saja, gampang nanti hasilnya bisa untuk dinikmati, cetusnya.
"Sertifikat yang sudah diterima diharapkan dijaga dan digunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan yang positif" harapnya. Tio(r)