Latest Post

Dua Program SREG Diterapkan Pemkot

Written By suara rakyat on Monday, April 23, 2018 | 7:25 PM

Tegal, (suararakyattegal.com), - Ketua DPC PDIP Kota Tegal H Edy Suripno mengatakan, peserta atau warga jln Kutilang Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal sudah terdaftar semua atau belum.? Karena jika belum terdaftar maka tidak akan mendapatkan hak suara. Hak suara tersebut adalah untuk memilih pemimpin atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal. Sisi lain, Kota Tegal pertahun APBD mencapai Rp 1,1 triliun dibagi 4 (empat) kecamatan.
"Saya yakin akan terpenuhi hajat warga Kota Tegal. Kota Tegal duite ana, butuh pemimpin yang mumpuni. Ibaratnya memilih pemimpin itu bagaikan lomba pucang. Pucang itu memperebutkan hadiah yang ada di atas (harapan) untuk masyarakat, seperti halnya program yang dimilikinya," ujar Edy Suripno dalam sambutannya.
Calon Wali Kota Tegal No Urut 5 (5REG) Herujito dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan pertemuan yang ke 100 dengan warga. Dan dalam pertemuan tersebut sering menyampaikan program-program yang akan dijalankan/dilakukan. Programnya antaralain PAUD Gratis, Dokter Jemput Pasien dan Ibu Melahirkan, Modal 5 Juta Per UKM, Pelayanan Publik Tanpa Antri dan Penataan Kampung Nelayan. "Program no 2 (dua) itu sudah dicontek oleh pemerintah kota (pemkot), sedangkan program tersebut sudah 3 (tiga) bulan lalu kita sampaikan kepada masyarakat. Kami merasa kecolongan. Memang kami akui itu program yang sangat baik bagi masyarakat jadi wajar sehingga program kami itu dipakai oleh Pemkot Tegal. Kami kecolongan di wilayah Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan," kata Herujito dalam sambutannya.
Selain itu, Program Pelayanan Publik Tampa Antri seperti pembuatan akta keluarga dalam waktu tiga hari harus selesai atau jadi dan diantarkan ke warga yang membuat akta tersebut.
"Program tersebut juga sudah teradopsi oleh Pemkot, dan terjadi yaitu di Kelurahan Mintaragen. Tapi saya bersyukur ternyata dua program kami tersebut dipakai oleh Pemkot, namun hal itu akan kami sempurnakan lagi jika kami terpilih nanti," ungkapnya.
Sementara Calon Wakil Wali Kota Tegal Sugono mengatakan, jangan tergiur dengan calon pemimpin yang menebar pesona apa lagi memberikan uang dengan iming-iming supaya dipilih.
"Kami Herujito-Sugono berjanji jika terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota gaji kami tiap bulan sebagian akan kami wakafkan ke Yatim Piatu yang dikelola DPC PDIP Kota Tegal," pungkas Sugono.dn(r)

Nikmati Pagelaran Seni Ratusan Warga Padati Lapangan Tegal Selatan

Tegal,(suararakyattegal.com),- Ratusan warga memadati lapangan Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, saat digelar acara Pagelaran seni budaya, Sabtu (21/4) kemarin.
Acara juga di hadiri pasangan calon walikota dan wakil walikota Tegal periode 2018-2023 ini sekaligus sosialisasi oleh KPU Kota Tegal terkait pelaksanaan pilkada.
Acara ini juga di meriahkan dengan penampilan tari kuntulan oleh 100 orang pelajar setingkat SMU dari perwakilan sekolah yang ada di Kota Tegal.
Tari Kuntul atau Kuntulan adalah salah satu seni tradisional yang memadukan unsur seni pencak silat dan diiringi dengan rebana dan shalawat. Jadi gerakan Kuntulan ini merupakan perpaduan antara seni Islami dan Jawa kontemporer. Apabila diperhatikan secara detail, tarian ini menggambarkan prajurit yang sedang berlatih bela diri untuk mempertahankan diri. Untuk kostumnya sendiri berwarna putih-putih.
Sebagaimana disampaikan oleh Pjs Walikota Tegal Drs Achmad Rofai MSi yang mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini karena punya arti strtegis.
“Kegiatan ini termasuk dalam rangka sosialisasi dan untuk sukses pemilukada 2018 dimana  ada pemilu legislatif dan presiden. Dan khusus Kota Tegal tepatnya tanggal 27 Juni 2018 juga ada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, silahkan memilih dengan hati nurani dan sesuai pilihannya, ucap Pjs Walikota di sela sela sambutan.
Pjs Walikota juga menghimbau dan mengharapkan dalam masa pelaksanaan kampanye dan lainnya agar berlaku sportif, kompetitif dan hindari gesekan.
“Jaga kondisifitas dan kenyamanan, siapapun yang terpilih merupakan yang terbaik dan yang terpilih harus bisa mensejahterakan masyarakat Kota Tegal, tutur Pjs Walikota.
Terkait dengan tari kuntulan yang dibawakan oleh para pelajar dalam sosialisasi tersebut Pjs Walikota juga menyampaikan bahwa kita harus menjaga dan mempertahankan budaya untuk anak cucu dimana kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan, pesan Pjs Walikota mengakhiri sambutan. dn(r)

430 Nindya Praja Siap Terjun Praktik Lapangan di Kabupaten Brebes

Brebes,(suararakyattegal.com),- Sebanyak 430 Nindya Praja dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterjunkan ke Kabupaten Brebes guna mengikuti praktek lapangan selama satu bulan. Sebelum melakukan upacara IPDN yang berasal dari Jatinangor ini, meneriakan yel-yel untuk menyemangati para praja. Diiringi gerakan, hentakan kaki serta nyanyian khas IPDN yang dipimpin oleh salah satu ketua mereka. Secara bergantian mereka meneriakan dan memberikan semangat yang begitu menggelegar.
Di depan Wakil Bupati dan para SKPD yang hadir. Mereka diserahterimakan kepada Bupati Brebes oleh Deputi I Bidang Akademis dan Perencanaan Khasan Efendy melalui upacara yang dilakukan di depan pendopo Brebes, Kamis (19/4) kemarin.
Bupati Brebes Idza Priyanti menjelaskan, ratusan praja tingkat dua tersebut dibagi di beberapa kecamatan. "Ada 4 kecamatan yang nantinya akan kedatangan praja IPDN yang melakukan praktek lapangan," jelas Idza.
Empat kecamatan itu yakni Brebes, Jatibarang, Losari dan Larangan. Kemudian di masing-masing kecamatan itu mereka akan dibagi kembali untuk ditempatkan di desa. Di dalam sambutanya “Harapannya agar mereka turut memberikan bantuan kepada masyarakat mengenai permasalahan yang masih terjadi. Seperti bantuan terhadap rumah warga yang tidak layak huni dan masalah kesehatan masyarakat dan berbagai bentuk permasalahan sosial lainnya”. tandas Idza.
Deputi I Bidang Akademis dan Perencanaan Khasan Efendy juga menerangkan hal yang serupa, praja IPDN akan membantu dalam administrasi dan pembangunan fisik. "Mereka sudah dipersiapkan juga untuk bedah rumah, jadi kalau Pemkab Brebes punya program yang sama, itu bisa bersinergi," jelas Khasan.
Praja putra dan putri itu akan terjun dan bergabung dengan lingkungan praktik lapangan masing-masing. Selain di kecamatan, mereka juga akan menempati SKPD di lingkungan Pemkab Brebes.
Setelah upacara selesai, dilanjutkan penanda tanganan dan penyerahan berita acara. Acara ditutup dengan penampilan marching band dari para Nindya Praja. Terdiri atas sekitar 140 personel, mereka menggelar atraksi di depan pendopo.
Atraksi tersebut ditonton oleh ribuan masyarakat Brebes termasuk anak sekolah. Mereka mendapatkan aplaus yang meriah dari penonton yang di antaranya Bupati Brebes, Wakil Bupati dan para SKPD yang hadir. Bupati Brebes juga memberikan apresiasi atas penampilan dari para Nindya Praja. tio(r)

Diduga PSK, 5 Orang Wanita Dikirim ke Panti Sosial Untuk di Rehabilitasi

Written By suara rakyat on Sunday, April 22, 2018 | 9:10 PM

Slawi,(suararakyattegal.com),- Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Sosial mengirim wanita Diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) ke Panti Sosial untuk direhabilitasi.
Mereka terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Satpol PP Pemkab Tegal bersama petugas gabungan pada Jum'at-Sabtu (20-21/4) dini hari di sejumlah lokasi.
Sebelumnya, Pemkab Tegal juga telah mengirim sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring razia ke panti sosial Jakarta.
Kepala Satpol PP Pemkab Tegal, M Berlian Adjie melalui Kepala Bidang Tramtibum, Susworo mengatakan, operasi melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Sosial, Kodim Tegal dan Sub Denpom Tegal.
Petugas bergerak mulai pukul 22.00 WIB dan dibagi menjadi dua tim. Tim I menyasar sejumlah warung remang-remang di wilayah Slawi dan sekitarnya, diantaranya wilayah Jalingkos Curug, Jalingkos Dukuhsalam, Bukit Sritanjung Lebaksiu, Wasor dan eks lokalisasi Karanggondang. Sedangkan Tim II menyasar sejumlah eks lokalisasi Peleman, kos-kosan dan panti pijat di wilayah Pantura dan sekitarnya.
Dalam razia tersebut, kata Susworo, petugas berhasil mengamankan 5 orang dari sejumlah lokasi.
" Tim I mengamankan 2 wanita di warung remang-remang yang berada di Jalingkos Dukuhsalam. Sedangkan tim II mengamankan dua wanita di warung remang-remang di Bojongsana Suradadi, dan satu wanita di Kaligayam kecamatan Talang," bebernya.
Adapun mereka yang terjaring, selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP Tegal dan dilakukan identifikasi / assessment oleh petugas Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Tegal.
"Dari hasil investigasi / assesment Dinas Sosial, 5 orang diduga PSK dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Jakarta oleh petugas Dinas Sosial Pemkab Tegal dan pengawalan petugas Satpol PP," terang Susworo.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, M Berlian Adjie menambahkan, operasi penyakit masyarakat khususnya PSK dilakukan rutin oleh Satpol PP bersama petugas gabungan lintas sektoral.
"Jika saat patroli, petugas mendapati wanita diduga PSK, kita tidak segan-segan mengamankan dan kita kirim ke panti sosial," tandasnya.
Hal ini, kata Berlian, sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tegal dalam memberantas prostitusi di  Kabupaten Tegal guna menciptakan suasana kondusif, tertib dan aman di masyarakat.
"Razia merupakan salah satu upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat (pekat) dan menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Menurut Berlian, operasi dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tegal Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum) tentang tertib sosial khususnya pasal 46 ayat 2-4. tio(r)

Paslon SREG Tampak Beda Dalam Sosialisasi dan Konsolidasi

Written By suara rakyat on Friday, April 20, 2018 | 5:32 PM

Tegal, (suararakyattegal.com), - Usai sambutan dan penyampaian program 5 sempurna paslon no urut 5 (SREG) Herujito-Sugono, Rabu (18/4) kemarin menurut Ustad Bahij Abdullah SH salah satu pentolan Partai PPP menyerukan takbir sebagai bentuk dukungan terhadap SREG.
"Mari kita bersama-sama pekikan takbir agar Allah mendengarkan dan mengabulkan keinginan kita untuk memenangkan Paslon Heru-Gono," ujarnya, sebelum menutup acara tersebut.
Ustad Bahij Abdullah menambahkan, dalam sambutannya tidak membicarakan calon lain, karena kadang hanya memberikan janji manis saja kepada masyarakat dan kalau diminta mereka mengatakan yang penting jalankan dulu.
"Untuk itu mari kita berdoa semoga Allah memberikan keberkahan dan kemenangan kepada Herujito-Sugono," pungkasnya.dn(r)

Dandim Pimpin Sertijab Danramil dan Perwira Staf KODIM 0712/Tegal

Written By suara rakyat on Wednesday, April 18, 2018 | 5:21 PM

Tegal,(suararakyattegal.com),- Rabu 18 April 2018 bertempat di Indoor Makodim 0712/Tegal Upacara serah terima jabatan Danramil jajaran Kodim 0712/Tegal,Pasi -3/Personil Kapten Cba Sutikno menjabat Danramril 10/Dukuhturi,Pasi -1/Intel Kapten Inf Radiyono menjabat Danramil 11/Pangkah dan Pasi -4/Log Kapten Cpl Mujiyanto menjabat Danramil 09/Tarub dipimpin langsung Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto,S.Sos.
Dalam sambutannya Komandan Kodim 0712/Tegal mengatakan Serah Terima Jabatan Danramil yang laksanakan merupakan hal yang lazim dilakukan dalam dinamika kehidupan suatu organisasi Hal tersebut adalah sebuah bentuk optimalisasi kinerja di lingkungan TNI khususnya TNI AD dan penyegaran baik bagi satuan maupun jenjang karier personel. Penempatan jabatan Danramil Kodim 0712/Tegal telah disesuaikan dengan kebutuhan satuan selama ini.
Dengan demikian diharapkan tugas-tugas yang kita laksanakan bisa terwujud dengan baik dan sesuai harapan kita semua, baik bagi satuan itu sendiri dan maupun sesuai dengan perintah dari Komando atas.
Koramil di jajaran Kodim 0712/Tegal ini merupakan Komando Kewilayahan mengemban tugas dan fungsi yang strategis yaitu membantu pemerintah daerah Kab. dan Kota Tegal dalam menegakkan stabiltas keamanan wilayah.
Kepada pejabat Danramil yang baru Dandim mengharapkan  segera kuasai wilayah dengan perubahan situasi maka pelajari Geo,Demo,Konsos yang ada di wilayah masing masing,pelajari kerawanan kerawanan yang ada di wilayah sehingga apabila terjadi permasalahan di wilayah segera bisa terselesaikan.”jelasnya.
“Tidak kalah pentingnya adalah  koordinasi yang baik dengan instansi terkait sehingga beban tugas akan terasa lebih ringan,” harapnya
Menurut Dandim selama ini kekosongan pejabat Danramil  di wilayah Kecamatan Dukuhturi,Kecamatan Tarub dan Kecamatan Pangkah di rangkap oleh pejabat Danramil yang lain,dan mulai hari ini sudah dapat terisi dari perwira staf Makodim 0712/Tegal yang dalam tugasnya sehari-hari nantinya menjabat dua jabatan yaitu Danramil dan Ws Pa Staf.”jelasnya.
Diharapkan kepada Forkopincam Kecamatan Dukuhturi,Kecamatan Tarub dan Kecamatan Pangkah dapat bekerja sama dengan baik serta bersinergitas dalam mengemban tugas-tugas guna membantu keamanan wilayah Kabupaten dan membantu mempercepat pembangunan daerah sesuai dengan program kerja Pemerintah daerah.dimana wilayah Kabupaten Tegal tahun ini merupakan tahun politik yang akan melaksanakan pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Tegal.”harap Dandim
Kegiatan tersebut dihadiri Pa Staf Kodim 0712/Tegal,Para Danramil Jajaran Kodim 0712/Tegal,Forkopincam Kecamatan Tarub,Kecamatan Dukuhturi dan Kecamatan Pangkah,Anggota perwakilan tiap-tiap Koramil dan Persit KCK Cabang XXII Dim 0712/Tegal. dn(r)