suara rakyat

Latest Post

Camat Bantarkawung Minta Seluruh Kades Miliki Program Tanggulangi Kemiskinan

Written By suara rakyat on Tuesday, November 13, 2018 | 12:09 AM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Kecamatan Bantarkawung yang tidak masuk kategori sepuluh besar se kabupaten Brebes dan dinilai aman tentang penanggulangan angka kemiskinan, namun Kepala desa harus tetap berupaya untuk menuntaskan secara total, dan kembali mendata warga miskin yang belum terdata, hal ini disampaikan Camat Bantarkawung Sumarno SPd saat membuka soaialisasi mekanisme pemutahiran mandiri data terpadu program pencanangan fakir miskin (MPM DTPFM) di Aula Pendopo Bantarkawung, Senin (12/11).

Sumarno mengatakan, seluruh Kades selama menjabat diharapkan memiliki cita cita program untuk menuntaskan maupun menanggulangi angka kemiskinan di wilayah masing masing.

Kades Cibentang M Nafsin merasa kesulitan untuk memverifikasi kriteria warga miskin, dan meminta adanya petugas gabungan yang terjun ke by name by addres. Pihaknya kesulitan mendata, saat ini karena adanya faktor mental, dengan faktor mental di masyarakat tersebut angka kemiskinan akan bertambah.

Sementara tim kordinator penanggulangan kemiskinan BAPPEDA kabupaten Brebes Susilo menyampaikan, untuk menvalidkan data base yang akurat maka diminta, supaya kades aktif berperan serta mensukseskan program ini, sehingga diharapkan adanya angka kemiskinan di kabupaten Brebes bisa menurun. Dan sebelum memverikasi data kemiskinan dilakukan melalui musyawarah desa (Musdes) terlebih dahulu? ujarnya.

Soaialisasi tersebut dihadiri Kasubag Penanggulangan kemiskinan Perwakilan Bappeda kabupaten Brebes,  Camat, kasi PMD dan seluruh Kades se kecamatan Bantarkawung. imam(r)

Jelang Pemilu, Kades Waru Larang Perangkatnya Ikut-Ikutan Kampanye

Written By suara rakyat on Thursday, November 8, 2018 | 5:10 PM


Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Pemerintah Desa (Pemdes) Waru kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes menginstruksikan kepada seluruh perangkat desa supaya pada pesta demokrasi pemilihan calon eksekutif  maupun legislatif mendatang diharuskan netral dan dilarang mengikut serta atau ikut membantu berkampanye, hal ini disampaikan kepala desa setempat Suganda, saat ditemui diruang kerjanya Kamis (8/11) kemarin.

Suganda mengatakan, diberlakukannya instruksi tersebut berdasarkan kesepakatan bersama sesuai aturan dan Undang-Undang yang berlaku, agar pelaksanaan pesta demokrasi di tahun politik ini di desanya bisa berjalan kondusif.

Lanjutnya, seluruh perangkat desa merupakan abdi masyarakat yang wajib mengayomi dan melayani masyarakat, dan tidak boleh menjalankan kegiatan politik. Manakala ada yang terbukti melakukan pelanggaran atas kesepakatan tersebut, pihaknya secara tegas akan memberikan sanksi yang berlaku, ujarnya.

Dijelaskan Suganda, pihaknya memberlakukan kenetralan ini salah satunya tujuannya agar kondisi masyarakatnya tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan. Diakui mulai saat pelaksanaan kampanye ini sudah ada beberapa calon legislatif maupun Partai politik (Parpol) yang datang ke desanya untuk melakukan sosialisasi ataupun berkampanye, pihaknya telah menginstruksikan dan melarang secara tegas kepada perangkat desa untuk tidak hadir walaupun ada surat undangannya.  Dan masalah pemilihan silahkan saja memilih dalam memenuhi hak pilihnya sebagai  kewajiban warga Insonesia, ujarnya. imam(r)

26 Calon Pengantin Mendapat Bimbingan Dari Kemenag Kabupaten Brebes

Written By suara rakyat on Tuesday, November 6, 2018 | 11:00 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Kementerian Agama (Kamenag) kabupaten Brebes menggelar acara bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin (Catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Bantarkawung selama dua hari. Selasa (6/11) kemarin.

Kepala KUA kecamatan Bantarkawung Tobiin mengatakan, bimbingan tersebut merupakan agenda rutin Kamenag kabupaten Brebes untuk memberikan pembinaan terhadap catin sebelum menghadapi pernikahan, agar mereka bisa mempersiapkan perkawinan yang kokoh menuju keluarga sakinah.

Dijelaskan, agenda Kamenag ini diadakan di seluruh KUA yang ada di kabupaten Brebes selama dua hari (Senin-Selasa). Mereka mendapatkan materi pemahaman arti perkawinan yang sebenarnya seperti dari awal perkenalan pengutaraan harapan, hingga mengelola dan membangun hubungan keluarga agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga serta terjaganya kesehatan reproduksi keluarga dalam mempersiapkan generasi berkualitas, jelasnya.

Sementara kepala Kamenag Brebes H Mahrus SAg MPdI dalam sambutannya, maksud dan tujuan bimbingan tersebut untuk memberikan bekal kepada pasangan Catin dan berharap mereka bisa menempuh kerukunan perkawinan yang sakinah, mawadah dan waromah, serta terciptanya generasi bangsa yang unggul berkualitas.

Acara bimbingan perkawinan pra nikah bagi catin di KUA Bantarkawung diikuti sekitar 26 pasang catin dengan tiga nara sumber diataranya, Kepala Kamenag Brebes H Mahrus SAg MPdI, Kepala KUA, H M Fauzi SAg dan H Misbachudin SAg serta Bidan Puskesmas Bantarkawung Afung. imam(r)

Bupati dan DPRD Brebes Respon Aspirasi Masyarakat Brebes Selatan

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Enam wilayah kecamatan yang ada dikabupaten Brebes bagian selatan (Bumiayu, Paguyangan, Tonjong, Sirampog, Bantarkawung dan Salem) akan dijadikan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) bernama Kabupaten Brebes Selatan yang ber ibukota di kecamatan Bumiayu, hal ini disampaikan Masrukhi, sekretaris presidium pemekaran kabupaten, usai menghadiri sidang paripurna DPRD Brebes Senin (5/11) kemarin.

Hasil menghadiri sidang paripurna DPRD di Brebes Masrukhi menjelaskan, pada Senin 5 Nopember 2018 kemarin Bupati dan DPRD Brebes telah merespon aspirasi masyarakat Brebes Selatan untuk memenuhi PP 78 tentang persyaratan pembentukan DOB, jelasnya.

Diterangkan Masrukhi, para pegiat pemekaran mengapresiasikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE Mhum yang telah memenuhi tuntutan aspirasi masyarakat Brebes Selatan dengan menyetujui pembentukan calon DOB

Hal senada dikatakan  pegiat  pemekaran Nanang Hakim SH, sidang yang digelar DPRD itu membahas aspirasi masyarakat terkait pembentukan DOB kabupaten Brebes selatan dengan hasil Bupati dan DPRD telah sepakat menyetujui pembentukan calon DOB dengan nama Kabupaten Brebes Selatan.

Perjuangan presidium baru masih tahap awal perjuangan para pegiat pemekaran, pasalnya hasil kesepakan Bupati dengan DPRD Brebes itu kembali akan dilanjutkan persetujuan ke tingkat Propinsi Jawa Tengah (Jateng), hingga ke tingkat Pusat. Oleh karena itu, para pejuang pemekaran tetap harus  bisa mengawal pada tahapan berikutnya. Pihaknya merasa optimis pembentukan DOB tersebut pasti terwujud walaupun memakan waktu  yang lama, asalkan para pegiat pemekaran ini tetap solid memperjuangkan aspirasi masyarakat di enam wilayah kecamatan, kata Nanang yang juga Kades Kaliloka kecamatan Sirampog.

Sementara ketua DPRD Brebes  H Illia Amin mengatakan, selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Brebes bagian selatan maupun pegiat pemekaran dan khususnya lembaga presidium yang selama ini berjuang dan mengawal bersama terkait proses DOB sehingga menghasilkan kesepakatan Bupati dan DPRD bisa mengabulkan sekaligus menyetujui.

Mulai saat ini kita diharapkan bersatu dan bersama memperjuangkan misi yang suci ini demi kemaslahatan umat Brebes Selatan, setelah adanya persetujuan bersama antara Bupati dan DPRD. Dokumen selanjutnya akan diserahkan maupun disampaikan ke Gubernur Jateng.

Lanjut Illia, agenda kedepan adalah konsolidasi dalam rangka bersatu untuk mekar, dalam wadah lembaga presidium pemekaran untuk menyongsong perjuangan di tingkat Provinsi dan Pusat, katanya kepada awak media usai memimpin sidang kemarin. imam(r)

Kabupaten Brebes Adakan Pisah Sambut Dandim 0713/Brebes dan Purna Tugas 6 Pejabat Eselon II

Written By suara rakyat on Monday, November 5, 2018 | 11:23 AM

Brebes,(suararakyattegal.com),- Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH bersama Forkopimda serta OPD Kabupaten Brebes melaksanakan Pisah Sambut Dandim 0713/Brebes dari Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono kepada Letkol Inf Faisal Amri.

Bupati Brebes menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya kepada Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, atas dharma baktinya selama menjabat Dandim 0713/Brebes.

“Tercapainya keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Brebes merupakan kerja keras, tenaga dan pikiran dari Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono,” kata Idza saat memberikan sambutan di malam Pisah Sambut Dandim 0713/Brebes di Pendopo, Jumat (2/11) malam lalu.

“Saya mendoakan semoga Saudara Hadi beserta keluarga, semakin sukses serta meraih prestasi dalam menjalankan tugas di tempat baru sebagai Perwira Pembantu Madya 1 Operasi Bhakti TNI, Staf Teritorial TNI-AD di Jakarta,” tandas Idza.

“Kepada Letkol Inf Faisal Amri yang sebelumnya menjabat sebagai komandan batalyon Infanteri 642/Kapuas di wilayah Kalimantan, sebagai Dandim baru Saya berharap untuk segera menyesuaikan diri di Wilayah Kabupaten Brebes yang dikenal memiliki sifat lugas dan terbuka,” ujar Idza.

“Tentunya dengan kekayaan pengalaman yang Saudara miliki, segala permasalahan dan tugas-tugas yang akan Saudara hadapi, dapat dikelola dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tambah Idza.

Dalam kesempatan tersebut mantan Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono mengatakan, dirinya merasa terhormat dan berbahagia di mana kegiatan ini merupakan acara pelepasannya setelah melaksanakan tugas sebagai Dandim 0713/Brebes.

“Alkhamdulillah pada malam terakhir ini Saya dapat bersenda gurau dengan teman-teman dari Forkopimda dan beberapa OPD Brebes, dan kepada Dandim baru Letkol Inf Faisal Amri Saya berharap dapat membawa Kabupaten Brebes lebih baik lagi,” ujar Hadi.

Sementara itu Dandim 0713/Brebes yang baru Letkol Inf Faisal Amri menyampikan terima kasih atas acara penyambutannya. Sekaligus memperkenalkan diri dan keluarga kepada tamu yang hadir.

“Saya mohon doa restu dan mohon izin masuk wilayah, dan apabila dalam pelaksanakaan tugas ada yang kurang pas bisa langsung disampaikan,” ujar Faisal.

Pada malam tersebut bersamaan dengan Pelepasan Purna Tugas 6 pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes. Diantaranya Staf Ahli Bidang Kesra Dra Lely Mulyani MPd, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Drs Asmuni MSi, Kepala Inspektur Kabupaten Brebes Suprapto SH, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir Budiharso Dwi Hartono, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ir Eko Andalas, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ir Amin Budi Raharjo MPi.

Bupati Brebes tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para pejabat yang purna tugas atas kerja kerasnya selama ini, Kabupaten Brebes dapat berkembang mulai dari pembangunan ekonomi dan pendidikan.

“Kini saatnya menunjukan pengabdian ditengah-tengah masyarakat, apa yang telah Saudara-saudara peroleh baik ilmu dan pengalaman dapat diimplementasikan, dan semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Idza.                                                                                          
Amin Budi Raharjo mewakili enam pejabat yang purna tugas menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari semua pihak yang telah menunjang selama Saya dan rekan-rekan bertugas.

“Semoga kontribusi yang telah diberikan dapat membawa Kabupaten Brebes lebih baik lagi, dan kepada rekan-rekan yang masih bertugas dapat melanjutkan apa yang telah kami lakukan,” pungkas Amin.

Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dari Forkompinda dan OPD Kabupaten Brebes kepada Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono dan 6 pejabat Eselon II yang purna tugas.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda, OPD Brebes, Camat se-Kabupaten Brebes, Jajaran Kodim 0713/Brebes, Perwakilan BRI Cabang Brebes, Wali Kota Tegal terpilih Dedy Yon, DanLanal Tegal Agus Haryanto, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya. hms/gfr(r)

Dinas Minta CV Rukun Usaha Segera Perbaiki Jalan Depan Gerbang SD Kejambon

Written By suara rakyat on Friday, November 2, 2018 | 10:57 PM

Tegal, (suararakyattegal.com), - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal minta CV Rukun Usaha dari Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal untuk segera perbaiki jalan masuk ke SD Kejambon yang rusak akibat dilewati truck proyek yang memuat material.

Kasi Sarana dan Prasarana juga merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Proyek Urug SD 3,4,7 dan 10 Kejambon, Singgih mengatakan, di sekolah tersebut sedang ada proyek pengurugan yang dikerjakan CV Rukun Usaha dari Kabupaten Tegal dengan nilai pagu Rp 900jt dan ditawar Rp 718 juta sekian.

Singgih melanjutkan, pengerjaan urug masih proses pengerjaan, dirinya mendapat informasi kalau akses jalan masuk ke sekolah yang dilintasi truck proyek amblas/rusak.

"Setelah mendapat informasi dari orang tua wali murid, bahwa akses jalan masuk sekolah rusak, kami langsung ke lokasi dan meminta rekanan untuk perbaiki," ujar Singgih.

Singgih menambahkan, berhubung proyek masih dalam proses pengerjaan, pihak rekanan sementara diminta untuk membuat plat dan memasangnya untuk meminimalisir amblasnya jalan tersebut.

"Pelaksana lapangan proyek saya suruh untuk membuat dan memasang plat guna lintasan jalan yang amblas, sehingga tidak tambah parah," tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Lapangan Proyek, Akbar Saidi mengaku, ketemu dengan orang dinas terkait di lokasi proyek dan diminta untuk segera membuat plat dan dipasang di jalan yang rusak tersebut.

"Menurut saya tanggung, karena pekerjaan sebentar lagi kelar," ujar Akbar Saidi, terkesan menyepelekan.

Sisi lain, wali murid sekolah tersebut, Tetty mengatakan, setelah ada proyek jalan depan gerbang sekolah jadi rusak dan mengkhawatirkan bagi murid, guru ataupun wali murid yang antar jemput jika melintas jalan tersebut, takut  terjatuh.

"Kami khawatir jika melintasinya karena takut terjatuh," ungkapnya. hdb(r)