suara rakyat

Latest Post

Mantan Camat Diusung Warga Untuk Mencalonkan Diri Sebagai Kades Jatisawit Kab Brebes

Written By suararakyat on Monday, December 9, 2019 | 12:17 AM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Mantan Camat H Wahono SH siap berkompetisi dan bersaing secara sehat dengan empat kandidat lainnya pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap II tahun 2019 di desa Jatisawit  kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes, 15 Desember mendatang.

Wahono dalam pencalonannya mengatakan, pihaknya tidak berambisi menjadi kepala desa (Kades) walaupun mendapat dorongan dan dukungan dari masyarakat untuk ikut berkompetisi pada Pilkades ini. Dan pihaknya mengapresiasikan penuh kepada masyarakat yang telah memasang seluruh alat peraga kampanye bagi dirinya secara swadaya.

"Tidak harus menjadi seorang Kades untuk mengabdi kepada masyarakat desa" ujar calon Kades nomor urut 2 saat ditemui diposko kemenangan Minggu (8/12).

Dikatakan Wahono, pihaknya sudah merasakan pahit dan manisnnya di bidang Pemerintahan, namun atas permintaan masyarakat, diharapkan manakala nanti terpilih sebagai pimpinan masyarakat desa, pihaknya siap di masa purnanya bisa berkarya dan mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat disegala bidang secara transparan dan berkeadilan dalam memajukan desa Jatisawit, ujarnya.

Lanjut Wahono, amanat yang diberikan masyarakat untuk tampil sebagai salah satu calon Kades, akan berkampanye sesuai aturan dengan persaingan yang sehat, walaupun dirinya pernah mendapat tuduhan/fitnah menyebarkan isu money politik maupun lainnya dari pihak lawan, namun bagi dirinya tetap legowo dan tidak akan merasa dendam maupun membalasnya. imam(r)

Aksi Demo Penolakan Pembangunan Waduk di Bantarkawung Brebes Berjalan Kondusif

Written By suararakyat on Sunday, December 8, 2019 | 11:59 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Mobil dinas Bupati Brebes Pajero Sport berwarna hitam bernopol G 1 dan satu mobil  dinas lainnya yang sedang parkir di halaman masjid di lingkungan kantor kecamatan Bantarkawung kondisi keempat ban rodanya mengalami kempes yang diduga adanya kekecewaan para aksi penolakan pembangunan waduk di wilayah kecamatan Bantarkawung. Sabtu (7/12) kemarin.

Insiden aksi penolakan tersebut terjadi sebelumnya masyarakat mendapatkan info adanya bupati Brebes akan hadir di acara soalialisasi anggaran dana desa (DD) di kecamatan Bantarkawung dan beberapa saat Bupati dan rombongan tiba memasuki pintu gerbang, kemudian disusul oleh ratusan aksi memasuki halaman kantor kecamatan Bantarkawung sambil berorasi dengan membawa poster/spanduk berbagai tulisan tuntutan penolakan pembangunan waduk.

Selanjutnya, sumber pelaksanaan agenda sosialisasi DD dihentikan karena Bupati langsung menghadapi para aksi dan beraudiensi di salah satu ruangan, namun audensi belum mencapai kesepakatan, bupati meninggalkan forum dan menuju ke kendaraannya dengan pengawalan ketat dari pihak Polisi maupun TNI hingga berhasil meluncur meninggalkan Bantarkawung untuk kembali ke Brebes.

Arief Awakudin SPd selaku korlap aksi mengatakan, aksi ini yang kedua kalinya dan kali ini aksi bisa langsung berhadapan dengan pimpinan daerah untuk menyampaikan penolakan kajian dan pembangunan waduk. Pihaknya yang mewakili masyarakat meminta kepada Bupati untuk bisa menandatangani pernyataan penolakan dari masyarakat sebagai dasar hukum agar rencana pembangunan waduk dibatalkan, agar dikemudian hari tidak ada lagi muncul wacana pembangunan waduk tersebut, ujarnya.

Lanjut Arief, para aksi merasa kecewa audiensi belum mendapat kesepakatan Bupati bergegas keluar dari forum, sehingga surat pernyataan penolakan dari masyarakat belum mendapat respon/ditandatangani dengan alasan terlebih dahulu akan dipelajari dan dilanjutkan masalah ini ke Gubernur Jawa Tengah, katanya.

Aksi yang sempat memanas,  terjadi dorong mendorong dengan aparat dan membakar ban bekas, namun semua berlangsung aman dan kondusif, para aksi kembali pulang dengan meninggalkan halaman kecamatan secara tertib. imam(r)

Suhu Politik Pilkades Tahap 2 Tahun 2019 di Desa Kalierang Mulai Memanas

Written By suararakyat on Thursday, December 5, 2019 | 11:33 PM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) Suhu politik menjelang pesta demokrasi Pilkades serentak Tahap 2 Tahun 2019 di desa Kalierang kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes yang tinggal beberapa hari kedepan mulai memanas. Pasalnya masing masing calon kades melalui tim kemenangannya melakukan gerilya untuk saling mencari simpati suara dukungan maayarakat dari pagi hingga malam hari, dan berjaga jaga di pos kemenangan yang didirikan masing masing calon, hal ini disampaikan salah satu calon Kades termuda Irma Hamdani (37) saat ditemui Kamis (5/12).

Hamdani calon dengan nomor urut 3 mengatakan, hal yang wajar paska menjelang Pilkades ini para calon maupun tim kemenangannya bergerilya untuk mendapat simpatik masyarakat dengan berbagai cara.

Lanjut Hamdani, pihaknya walaupun baru terjun ke dunia politik Pilkades ini berharap dari 5 calon Kades Kalierang bisa melakukan persaingan secara sehat dan menjaga kesatuan dan persatuan masyarakat, sesuai yang diikrarkan bersama pada deklarasi damai para calon Kades di pendopo kabupaten Brebes Rabu lalu.

Menurutnya persaingan dalam mencari dukungan suara bahkan dengan adanya money politik maupun serangan fajar, walaupun itu kesepakatan bersama tetapi pasti terjadi asalkan tidak terbuka dan diketahui oleh lawannya, karena masyarakat desa saat ini sudah mulai cerdas dalam memilih seorang pimpinan.

"maney politik berupa barang/uang tetap mereka akan menerimanya namun untuk menentukan pilihannya mereka berbeda" tandasnya.

Lanjut Hamdani, siapapun yang terpilh menjadi kades kalierang nanti harus dapat memajukan desa dan masyarakat di segala bidang. Dan pihaknya juga turut berkompetisi pada pilkades ini, dimana telah memiliki visi misi adanya perubahan kondisi desa Kalierang dapat menjadi desa cemerlang dengan kinerja yang gemilang, ungkapnya.

Hal senada disampaikan calon Kades incamben Amar Khumaedi, pihaknya menyerukan kepada masyarakat agar di paska Pilkades dilaksanakan enam tahun sekali ini jangan sampai terjadi perpecahan diantara kita walaupun beda pilihan. Kondisi masyarakat yang sudah kondusif harus tetap dipertahankan bersama, ujar calon nomor urut 1. imam(r)

M Subhan Maulidi Siap Lanjutkan Kembali Pembangunan Desa Pamijen Bumiayu Brebes

Written By suararakyat on Wednesday, December 4, 2019 | 8:21 AM

Bumiayu,(suararakyattegal.com) ,- Incamben kepala desa (Kades) Pamijen kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes M Subhan Maulidi SE, merasa ada dukungan penuh dari masyarakat dan telah membuktikan kinerjanya berhasil membawa perubahan nyata secara signifikan kondisi desa Pamijen, sehingga menjadi desa berslogan Pamijen Sejen (sejahtera elok & nyaman,  dengan arti masyarakatnya bisa sejahtera, daerahnya yang cantik elok dan nyaman aman).

Dalam Pilkades ini dirinya siap maju untuk mencalonkan kembali dan berkompetisi dengan 4 calon lainnya diajang pesta demokrasi Pilkades serentak tahap 2 tahun 2019 yang digelar 15 Desember mendatang, ujarnya usai acara pertemuan tim kemenangan ditempat kediamannya, Selasa (3/12) malam kemarin.

M Subhan yang mendapatkan nomor urut 4 pada penetapan calon kades Pamijen mengatakan, pihaknya merasa optimis akan memenangan dan memperoleh dukungan masyarakat untuk menuntaskan/melanjutkan program Pamijen Sejen pada jilid 2, katanya.

Diakui Subhan, dirinya sebagai manusia biasa masih banyak kekurangan dalam melaksanakan kinerjanya, namun tetap berupaya kedepan akan lebih baik untuk membangun desa dan mensejahterakan masyarakat secara transparan dan berkeadilan sesuai slogan desa Pamijen Sejen.

Keberhasilan Perubahan tersebut merupakan hasil kejarsama antar lembaga, perangkat desa dan elemen masyarakat desa yang ada, sehingga semua bidang pembangunan bisa transparan dan berjalan lancar sesuai harapan seluruh masyarakat.

Lanjut Subhan, terkait dengan Pilkades untuk berkompetisi dalam memenangkan Pilkades, pihaknya memohon dukungan dan doa restu masyarakat, "Mari kita bersama nomor urut 4 lanjutkan membangun desa Pamijen Sejen yang unggul", pungkasnya. imam(r)

Gelar Razia, Polsek Paguyangan Brebes Amankan Sembilan Anak Punk

Written By suararakyat on Tuesday, December 3, 2019 | 11:36 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Sejumlah anak Punk terjaring Polsek Paguyangan kabupaten Brebes saat petugas melakukan patroli malam. Mereka terjaring dan diamankan saat menumpangi truk tronton (ndayak) dari arah Prupuk Tegal menuju Ajibarang Banyumas.

Kapolsek Paguyangan Iptu Suroto SH membenarkan anggotanya berhasil menghentikan sebuah truk tronton yang melintas dijalan raya Tegal-Purwokerto yang mengangkut 9 anak punk tersebut. Dari ke Sembilan anak tersebut terdiri 5 pria dan 4 wanita, rata rata pelajar SLTP

Dijelaskan Suroto, mereka diamankan di Mapolsek dari pukul 19.00 wib - 23.30 WIB untuk dilakukan pendataan/identifikasi dan pembinaan, kemudian menghubungi pihak keluarganya untuk di serahkan, dengan harapan orangtua mereka agar bisa mendidiknya, jelas Suroto diruang kerjanya Selasa (3/12) kemarin.

Sebelumnya pihaknya telah menerima laporan dari pihak orangtua dan pihak sekolah terkait, kalau anaknya sudah beberapa hari tidak pulang, sehingga pihaknya menindaklanjuti laporan dengan menyebarkan photo mereka dan dikirim kejajaran Polres Brebes, tutur Suroto. imam(r)

Empat Calon Kepala Desa di Kecamatan Paguyangan Brebes Siap Berkompetisi

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Bakal calon kepala desa (Balon kades) Kedungoleng se-kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes akan berkompetisi pada Pilkades serentak tahap II 2019 yang digelar 15 Desember mendatang, dan telah ditetapkan menjadi calon kades tetap dengan pengundian nomor urut calon melalui rapat pleno yang digelar Panitia Pildes di Aula kantor desa setempat, Minggu (1/12) sore kemarin

Ketua Panitia Pilkades Kedungoleng  Mujamal MPd menjelaskan, dari 8306 jumlah hak suara akan diperebutkan 4 calon kades yang ditetapkan mereka adalah No urut 1 Salim, 2. Diyo Subinar, 3 Tohir Suyitno dan 4. Tasir SPd berkomitmen siap menang dan siap kalah,  jelasnya.

Dikatakan Mujamal, pihaknya mengadakan acara pleno penetapan dan pengundian nomor calon, sesuai tahapan Pilkades dan menunggu hasil  kelulus test bagi balon yang lebih dari 5 orang yang harus diuji kopetensi oleh tim independen yang ditunjuk Pemda.
Lanjut Mujamal, dan Alhamdulillah desa Kedungoleng hanya 4 orang yang mendaftarkan diri sehingga ke empat balon tersebut tanpa test dan ditetapkan sebagai calon tetap, katanya.

Di tempat yang sama, Usman Salim mantan Kades yang juga sebagai calon nomor urut 1, menghimbau kepada  semua unsur yang terkait dalam Pilkades Kedungoleng 2019 untuk menciptakan suasana aman, damai, dan tentram. Sehingga apa yang kita cita-citakan semua dalam Pilkades sukses dan mendapat pemimpin yang bermartabat bisa terwujud, harapnya.

Senada Lukman Hakim SH selaku Pjs Camat Paguyangan mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Paguyangan ada 4 (empat) desa yang akan menyelenggarakan Pilkades serentak 2019, diantaranya: Desa Paguyangan, Pakujati, Kedungoleng dan Ragatunjung. dengan harapan  pelaksanaan Pilkades serentak 2019 di wilayah Kecamatan Paguyangan berjalan sukses dan lancar serta aman kondusif. imam(r)