suara rakyat

Latest Post

Puting Beliung, Bupati Tegal Tinjau Kerusakan Bencana di Selapura

Written By suara rakyat on Friday, January 18, 2019 | 5:45 PM

Slawi,(suararakyattegal.com),- Bencana angin puting beliung yang melanda sebagian wilayah Desa Selapura, Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal, hari Kamis sore (17/1) kemarin menyita perhatian Bupati Tegal Umi Azizah. Didampingi sejumlah pejabat terkait termasuk Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto langsung melakukan peninjauan ke lokasi bencana hari Jumat (18/1) pagi tadi.

Dari hasil pantauannya terdapat empat belas bangunan yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung. Rinciannya, tiga belas rumah milik warga dan satu bangunan sekolah yaitu SD Negeri Selapura 02.

Melihat kondisi itu, Umi menyampaikan rasa dukanya kepada warga yang tertimpa musibah dan minta kepada Pj. Kades Selapura untuk mendata. “Saya minta pak Kades segera identifikasi bagian mana saja yang rusak,” katanya.

Umi menyampaikan, data tersebut diperlukannya karena ada beberapa rumah yang rusak berat dan harus segera diperbaiki agar tidak membahayakan, seperti rumah milik ibu Tarmini dan milik ibu Samah. Keduanya adalah wanita lanjut usia yang masing-masing tinggal sendiri di rumahnya. "Keduanya bisa kita bantu, tapi warga sekitar juga harus gotong royong untuk meringankan beban keduanya", katanya.

Mengantisipasi datangnya awal musim penghujan yang biasanya disertai angin kencang seperti ini, Umi menghimbau personil Dinas Perkimtaru dan BPBD Kabupaten Tegal untuk siaga.

"Lakukan perambasan pada pohon-pohon yang sudah tua, tinggi, atau percabangannya banyak sehingga berpotensi patah atau bahkan roboh", ujarnya.

Umi juga menghimbau kepada masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaannya mengingat intensitas dan curah hujannya saat ini sedang tinggi.

Usai meninjau lokasi bencana ini Umi segera mengagendakan koordinasi dengan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perangkat terkait untuk bersama-sama menuntaskan rehabilitasi penanganan pasca bencananya.

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Kapolres Tegal Dwi Agus Prianto mengatakan, pihaknya sudah menurunkan ratusan personil kepolisian untuk membantu masyarakat yang terkena musibah.

Berkenaan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah yang terganggu karena kelas mengalami kerusakan, Dwi menuturkan Polres Tegal akan membangun tenda lapangan sebagai pengganti ruang kelas.

“Harapan kita, hari Senin nanti proses belajar bisa berjalan meski untuk sementara", katanya. Dwi menambahkan, Polres Tegal akan hadirkan sejumlah Polwan untuk lakukan trauma healing ke sejumlah siswa, khususnya kelas satu dan dua. hum/tio(r)

Ketua JOSS Korwil Tingkat Jawa Tengah Hadiri Nobar Debat Presiden

Semarang,(suararakyattegal.com),- Acara debat calon presiden semalam Kamis 17 Januari 2019, ternyata banyak mendapatkan respon baik oleh masyarakat, animo masyarakat dalam menyaksikan perhelatan debat calon presiden juga dilakukan oleh salah satu komunitas masyarakat di pelangi café Jl. Singosari Raya No.45, Pleburan, Semarang, hal ini disampaikan Akhmad Shaomy Nugroho,ST.

Menurut Shaomy, pihaknya bergabung dengan JOSS (Jokowi Sahabat Semua) sengaja hadir bersama pengunjung yang lain di cafe pelangi dalam rangka nonton bareng (Nobar) debat Capres, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwa figur jokowi adalah benar-benar sahabat untuk semuanya tanpa membeda-bedakan. Kata Shaomy selaku Ketua  JOSS Korwil Jateng

Dijelaskan, JOSS adalah bagian dari komunitas masyakat yang berniat melakukan transfer knowledge terkait hasil-hasil pembangunan Pemerintah sebagai upaya perimbangan informasi kepada masyarakat, pungkasnya. imam(r)

Musrenbangdes, Jelang Pilpres Keamanan dan Kondusifitas Lingkungan Harus Ditingkatkan

Written By suara rakyat on Thursday, January 17, 2019 | 10:17 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),-Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 ini kondisi keamanan masyarakat di kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes sudah aman dan kondusif namun harus bisa ditingkatkan dan dipertahankan, hal tersebut disampaikan Kapolsek Paguyangan Iptu Suroto, dalam sambutan acara Musrenbangdes Paguyangan di Aula kantor desa setempat Rabu (16/1) kemarin.

"Saya berharap dalam meningkatkan keamanan meminta katua Rt/Rw agar mengaktifkan pos ronda dan menggiatkan warganya untuk bergilir piket ronda", ujarnya.

Dikatakan Suroto untuk mendukung keamanan tersebut agar Pemdes dapat menganggarkan dana untuk memfasilitasi sarana maupun prasarana pos ronda keamanan masyarakat baik yang sudah ada maupun yang belum memiliki bangunan pos ronda untuk bisa dibangun yang dianggarkan oleh pihak desa masing masing, harapnya.

Hal senada diungkapkan kepala desa (Kades) Paguyangan M Faqih Maulana SH, pihaknya sering kali menghimbau kepada ketua Rt/Rw agar menjaga keamanan di lingkungan masing masing. Dan kepada masyarakat agar bisa berhati hati dalam menggunakan telekomunikasi yang canggih ini, jangan sampe menyampaikan berita kebohongan/ hoax maupun menyebarkan ujaran kebencian dan lainnya, pungkasnya.

Sementara Kades Paguyangan M Faqih Maulana SH mengatakan usulan dalam musrenbangdes 2020 masyarakatnya sepakat mwngusulkan 3 pembangunan skala prioritas diantaranya under pass  lintasan rel KA didukuh Bandarmangu, penbangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan pembangunan trotoar sepanjang jalan Propinsi yang ada di desa Paguyangan. imam(r)

Puskesmas Buaran Bantarkawung Brebes Siap Tingkatkan Kesehatan di Tujuh Desa

Written By suara rakyat on Tuesday, January 15, 2019 | 10:14 AM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Puskesmas Buaran yang telah menyandang akreditasi ini dan berada di jalan raya Provinsi Bumiayu-Salem tepatnya di desa Pangebatan kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes berupaya siap untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di tujuh desa binaannya, diantaranya desa Pangebatan, Karangpari, Waru, Telaga, Cibentang, Banjarsari dan Cinanas. Hal ini disampaikan Bidan Mulyani selaku Kepala Puskesmas Buaran saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Mulyani mengatakan, Sesuai dengan visi Puskesmas Buaran yaitu mewujudkan masyarakat wilayah puskesmas Buaran sehat dan mandiri. Puskesmas melalui Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan kita selalu melibatkan peran serta dari kader kesehatan, kader Posyandu, sub PPKBD, dukun bayi dan lintas sektor yang dibiayai dengan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), yang mana program Puskesmas berorientasi kepada pelayanan promotif dan preventif.

Lebih lanjut Mulyani mengungkapkan, untuk lebih mengoptimalkan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan khususnya wilayah binaannya dengan menggandeng kepala desa untuk bermitra dan berkoordinasi dalam pemanfaatan DD untuk bidang kesehatan. Selain itu berkoordinasi dengan pihak yayasan Aisyiah untuk penemuan suspeck TB/HIV, untuk mencapai tujuan eliminasi TB.

Dijelaskan, pihaknya masih memiliki kendala di wilayah desa yang pertolongan persalinan masih ke dukun bayi karena dipengaruhi budaya ataupun mitos bahwa yang bersalin di fasilitas kesehatan (Faskes) merupakan persalinan yang sulit. Berbagai upaya sudah dilakukan dengan pendekatan kepada masyarakat melalui penkes ataupun edukasi. Padahal untuk pendanaan gratis bagi pemilik BPJS PBI ataupun Non PBI, bagi masyarakat yang tidak mampu dan tidak memiliki BPJS dana persalinan gratis dibiayai dengan dana Jampersal.

Diharapkan Mulyani Puskesmas Buaran dapat meningkatkan pelayanan yang prima baik melalui upaya kesehatan masyarakat (UKM) ataupun upaya kesehatan perseorangan (UKP), juga tercapai tujuan sesuai visi khususnya dan meningkatnya IPM di kabupaten Brebes. Harap Mulyani yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Puskesmas Buaran.

Sementara dengan data di profil Puskesmas Buaran tahun 2018, angka kejadian penyakit tidak menular (PTM). dan jumlah penduduk lansia yang tinggi maka puskesmas Buaran di 7 desa wilayah kerja Puskesmas Buaran, menindaklanjuti masalah tersebut dengan mengoptimalkan kegiatan Pospindu dan Posyandu lansia.
Awal tahun 2019 Puskesmas Buaran melakukan inovasi dengan kegiatan Pospindu dengan pendekatan Herbalik.  Proses awal telah dilaksanakan MOU melalui pertemuan dengan pihak masyarakat yang diwakili pihak yayasan Miftahul Khoir dukuh Buaran desa Pangebatan pada. Jumat 11/1 kemarin. Adapun hasil dari pertemuan tersebut menghasilkan keputusan yaitu pelaksanaan kegiatan Pospindu dengan therapi herbalik yang akan dilounching hari Sabtu 26/1 besok. Untuk menunjang kegiatan tersebut, saat ini masyarakat sedang melaksanakan pengolahan tanah melalui pemanfaatan pekarangan untuk penanaman tanaman herbal yang didapatkan dari swadaya masyarakat. imam(r)

BUMDes Minimarket di Desa Kaligiri Sirampog Brebes Jadi Percontohan

Sirampog,(suararakyattegal.com),- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mandiri Jaya Kaligiri kecamatan Sirampog kabupaten Brebes salah satu BUMDes di kabupaten Brebes bagian selatan yang menjadi percontohan dan sebagai lokasi studi banding bagi desa lain di kabupaten Brebes. Pasalnya BUMDes dengan jenis usaha jasa minimarket ini didirikan sejak tahun 2016 sampai sekarang dinilai dapat berkembang dengan pesat, sehingga BUMDes Kaligiri ini perlu untuk ditiru dan bisa diterapkan oleh BUMDes desa Cenang kecamatan Songgom, hal tersebut disampaikan Kepala desa Cenang Imam Rifai saat melakukan kunjungan studi banding di Minimarket BUMDes Kaligiri, belum lama ini.

Imam Rifai mengakui, pihaknya mengajak jajaran pengurus BUMDes untuk melakukan studi banding ke desa Kaligiri dengan harapan bisa menimba ilmu khususnya masalah cara managemen dalam pengelolaan usaha BUMDes yang telah berjalan dengan lancar untuk diterapkan didesanya, ungkapnya.

"Kami berencana membangun BUMDes yang baik demi kesejahteraan masyarakat kami. Untuk itu, kami perlu belajar kepada BUMDes yang telah berjalan seperti BUMDes Desa Kaligiri ini." tandas Imam.

Kades Kaligiri Rosidin mengakui, BUMDes di desanya telah dikunjungi oleh rombongan Pemdes dan pengurus BUMDes Cenang kecamatan Songgom, mereka datang untuk mengadakan studi banding terkait managemen pengelolaan BUMDes Kaligiri.

"Selamat datang di desa Kaligiri yang terletak di lereng gunung Slamet dengan kondisi suhu dingin ini, mudah-mudahan apa yang baik di Kaligiri bisa ditiru." Kata Rosidin.

Dijelaskan Rosidin, BUMDes desanya dengan nama BUMDes Mandiri Jaya itu berdiri pada tahun 2016 lalu. Awalnya setelah dibentuknya kepengurusan BUMDes dilanjut membangun gedung/tempat untuk kegiatan BUMDes yang berada disamping kantor desa setempat. Anggaran fisik pembangunan gedung BUMDes sebesar Rp 170 Juta, yaitu dengan menggunakan DD 2016, dan setahun kemudian bangunan jadi, dan baru dijalankan usaha berupa minimarket yang menjual kebutuhan-kebutuhan masyarakat termasuk kebutuhan pertanian dengan penyertaan modal awal sebesar Rp 120 Juta DD 2017, serta pada tahun 2018 desa juga mengucurkan dana lagi penyertaan modal sebesar Rp70 juta DD 2018 untuk memperkuat struktur permodalan BUMDes, jelasnya.

Lebih lanjut diterangkan, Minimarket yang dijalankan BUMDes kini  sudah menjadi tempat kulakan warung-warung kecil di Kaligiri dan sekitarnya, karena harga yang ditawarkan relatif lebih rendah dibanding dengan toko lainnya.

Selain menyediakan segala kebutuhan masyarakat, BUMDes Kaligiri juga bekerjasama dengan pihak Bank Pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan seperti menerima dan transfer uang bahkan kedepan rencana penerimaan pembayaran rekening PLN, ujarnya. imam(r)

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai Dianggap Masih Kurang Tepat Sasaran

Written By suara rakyat on Friday, January 11, 2019 | 10:35 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga masyarakat di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dilaksanakan di Aula kantor Desa setempat, Kamis (10/1) kemarin.

Ade Juwita petugas E-Warung Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mengatakan, ratusan warga memadati aula untuk antri  penerimaan BPNT, padahal acara pembagian bantuan pihaknya menjadwalkan selama dua hari agar tidak berebut berdesak desakan.

"Untuk Desa Wanatirta tercatat sejumlah 1.551 warga penerima BPNT, namun baru dicairkan sejumlah 1.454 KPM selebihnya masih dalam proses karena ada yang PIN nya eror dan ada yang KKS nya belum jadi." katanya.

Sementara Rohimah salah seorang warga setempat yang ikut mengantri menuturkan, dirinya merasa senang bisa mendapatkan bantuan. Namun menurutnya, bantuan ini masih kurang tepat sasaran karena masih banyak terdapat orang yang mampu mendapatkan bantuan, ucapnya. imam(r)