suara rakyat

Latest Post

Sosialisasi Pemilu, Wabup Brebes Minta Pegiat Agama Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Written By suara rakyat on Thursday, February 21, 2019 | 4:15 PM

Brebes,(suararakyattegal.com),- Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH mengajak kepada para pegiat agama agar ikut mensosialisasikan Pemilihan Presiden dan Wakil presiden serta Pemilihan Legeslatif 2019.  Pasalnya, para pegiat agama dinilai memiliki kemampuan atau Kharisma yang mulia sehingga mampu  mengajak masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dengan baik pada Pemilu 17 April mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati saat pembinaan guru ngaji, imam masjid/mushola, guru madin, da'i, pengasuh pesantren, dan hafidz/hafidzah Se Kecamatan Banjarharjo, di Gedung KPRI Rukun, Rabu (20/2) kemarin.

Narjo berharap, para pegiat agama ikut berperan aktif melalui majelis yang dimiliki di lingkungan masing masing untuk mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat agar mau menggunakan Hak Pilih nya pada Pemilu Mendatang.

"Mari kita bareng bareng ajak umat untuk nyoblos, jangan sampai golput pada pemilu mendatang," ajak Narjo.

Dengan peran Pegiat Agama, lanjutnya,  yang jumlahnya di Kecamatan Banjarharjo mencapai 1.045 orang,  diharapkan Pelaksanaan Pemilu 2019 di kabupaten Brebes bisa berjalan lancar dan sukses serta Brebes tetap kondusif, aman dan damai.

Narjo juga meminta agar pegiat Agama jangan jengah atau bosan memberikan Ilmu keagamaanya kepada seluruh masyarakat Brebes utamanya generasi Muda Brebes. Sehingga kehidupan mereka selalu dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Mereka tidak mudah terjerumus kedalam hal buruk, seperti mabuk mabukan, kecanduan Narkotika hingga pergaulan bebas.

Kepala Seksi Agama Dan Sosial Bagian Kesra Setda Brebes Harun mengatakan, jumlah pegiat Agama Di Kecamatan banjarharjo berjumlah 1.045 orang dengan rincian 428 Imam Masjid/ Musolah, 442 Guru Ngaji, 142 Guru Madin, 15 Dai, 19 Hafidz/hafidoh dan 8 Pengasuh Pondok Pesantren.

Mereka mendapat uang pembinaan dari pemkab Brebes yakni Imam Masjid/ musolah, guru ngaji, dan guru madin, sebesar 600 Ribu rupiah, Hafidz sebesar 750 Ribu rupiah, sedangkan Dai dan Pengasuh pondok pesantren sebesar 1 Juta rupiah.
Harun mengatakan jumlah tersebut belum dipotong Pajak.

“Jumlah tersebut belum dipotong pajak, jadi ketika nanti yang diterimakan adalah besaran yang telah di potong Pajak” ujar nya. gofar(r)

Hujan Deras, Jalan Utama Dukuh Cirendu Kecamatan Sirampog Brebes Alami Longsor

Written By suara rakyat on Wednesday, February 20, 2019 | 9:51 PM

Sirampog,(suararakyattegal.com),- Akibat hujan deras, Jalan utama di Dukuh Cirendu RT 04 RW 04 Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, mengalami longsor sepanjang 20 Meter dan lebar 5 Meter dan hanya menyisakan badan jalan sekitar 1 Meter, juga mengancam sebuah bangunan rumah milik warga yang berada di depannya, hal itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu siang 17 Februari 2019.

Kepala desa (Kades) Plompong Fatoni mengatakan, kelongsoran itu terjadi yang bersamaan amblesnya bangunan pengaman tebing jalan setinggi 16 Meter saat turun hujan deras sekitar pukul 13.30 WIB. Sehingga kondisi saat ini sarana transportasi atau badan jalan yang tinggal satu meter itu hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja, katanya saat ditemui diruang kerjanya Rabu (20/2) kemarin.

Dikatakan Fatoni, jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Plompong untuk menuju ke pedukuhan desa Cilibur kecamatan Paguyangan.

Tambah Fatoni, longsornya jalan di Dukuh Cirendu  itu semakin mempersulit akses transportasi ekonomi warga. Sebelumnya, jembatan penghubung utama yang melintang di atas Sungai Keruh putus dan melumpuhkan jalur transportasi, karena harus memutar arah.

Hingga kini upaya penanganan darurat jembatan Plompong masih belum selesai dan belum dapat dilintasi. Pihaknya berharap agar Pemda Brebes melalui Dinas terkait agar segera memberikan penanganan.

Sementara Camat Sirampog Wigiyanto SIP membenarkan kejadian jalan longsor di Dukuh Cirendu Desa Plompong akibat hujan deras. Pihaknya telah mendapat laporan dari pemerintah desa Plompong dan meneruskan ke Bupati Brebes melalui instansi terkait.

"Upaya penangan darurat, terutama mengamankan sisa badan jalan telah dilakukan pemasangan pengaman darurat agar tidak membahayakan warga," tandas Wigiyanto. imam(r)

Jelang Pemilu, Pemdes Pangebatan Bantarkawung Brebes Sosialisasikan Cara Mencoblos Yang Benar

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pemilu 2019 mendatang, pemerintah desa Pangebatan kecamatan Bantarkawung ajak warga, terutama kaum ibu ibu yang belum paham tentang proses pelaksanaan Pemilu.

Pemerintah desa (pemdes) mengumpulkan sekelompok kaum ibu dalam upaya mensukseskan pemilu di wilahnya. Dengan mensosialisasikan cara menggunakan hak suaranya dengan baik dan benar, hal ini disampaikan kepala desa (Kades) Irham Farizi SPt melalui sekdes Agus di ruang kerjanya Senin (18/2) lalu.

"Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemdes terkait, karena dirasa masih adanya warga terutama kaum ibu ibu yang bingung dan belum memahami cara pencoblosan", tandas Agus.

Dijelaskan, sosialisasi ini mereka diberi pemahaman cara mencoblos dan melipat surat suara yang benar, karena Pemilu sekarang dinilai lebih rumit, dimana mereka akan menerima 5 surat suara berukuran lebar yang harus dicoblos sesuai pilihannya.

Lanjut Agus, dari jumlah hak pilih yang telah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di desanya berjumlah 77.440 suara. Dimana mayoritas sekitar 70 persennya adalah kaum perempuan, sehingga diharapkan seluruh masyarakatnya dapat menggunakan hak pilihnya di TPS.

Sementara ketua PPK Bantarkawung H Drs Amin Mustaqin mengapresiasikan inisiatif Pemdes Pangabatan dalam membantu kinerja jajarannya, dengan mensosiaialisasikan Pemilu. Sedangkan wilayah kerja PPK Bantarkawung jangkauannya sangat luas dan hanya memiliki petugas yang terbatas, ungkapnya. imam(r)

Musrenbang Kecamatan, Jembatan Plompong Sirampog Brebes Segera Dibangun

Sirampog,(suararakyattegal.com),- Jembatan Plompong kecamatan Sirampog yang mengalami putus dalam waktu dekat akan dibangun kembali secara permanen, hal ini disampaikan anggota Fraksi PDIP DPRD Brebes Nasikun SH saat sambutan acara Musrenbang Tingkat kecamatan Sirampog di gedung KPN setempat Senin (18/2) lalu.

Lanjut Nasikun, putusnya jembatan tersebut yang menjadi akses vital bagi masyarakat desa Plompong ini telah direspon Pemda Brebes. Dan dalam waktu dekat akan segera dibangun kembali dengan anggaran APBD 2019 ini senilai Rp 7 milyar, dan tinggal menunggu dilakukan lelang saja, katanya.

Sementara Camat Sirampog Wigiyanto SIP mengungkapkan, untuk membangun kembali jembatan Plompong membutuhkan anggaran sebesar Rp 13 Milyar. Sedangkan kekurangannya rencana akan dibantu dari Propinsi, karena beberapa anggota DPRD Propinsi belum lama ini telah meninjau ke lokasi dan merespon.

"Mudah mudahan kekurangan anggaran tersebut dapat terpenuhi sehingga pembangunan jembatan plompong itu dapat berjalan lancar dan terwujud", tandasnya.

Lebih lanjut Camat dihadapan Forum Musrenbang kecamatan meminta kecamatan Sirampog yang memiliki predikat IPM peringkat tertinggi di kabupaten Brebes agar bisa dipertahankan.

Musrenbang tingkat kecamatan Sirampog dihadiri perwakilan Bappeda Brebes, anggota Fraksi PDIP ( Nasikun SH) dan anggota Fraksi PAN (Joni Waluyo), Kades, BPD, TP PKK, UPTD se kecamatan Sirampog. imam(r)

Ramaikan HUT Ke 34 Tahun SMP N 2 Bumiayu Adakan Jalan Sehat

Written By suara rakyat on Sunday, February 17, 2019 | 10:03 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Sekitar Seribu murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bumiayu dan murid SD/MI, sebagai peserta jalan sehat HUT SMPN 2 Bumiayu yang ke 34, Minggu (17/2) kemarin.

Kepala SMPN 2 Bumiayu Wirjo MPd mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dalam memeriahkan HUT sekolah.

Dikatakan  Wirjo,  kegiatan jalan sehat merupakan salah satu rangkaian meramaikan HUT sekolah yang ke 34 Tahun, dan sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba futsal antar SD/MI se-Kecamatan Bumiayu. Serta menyelenggarakan tryout yang diikuti siswa SD/MI. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya peserta yang ikut memeriahkan kegiatan jalan sehat tersebut.

Lebih lanjut Wirjo berharap dengan bertambahnya usia ini SMP N 2 Bumiayu bisa terus mempertahankan prestasi yang telah dimiliki selama ini, dan lebih meningkatkan prestasi-prestasi terbaik demi mengharumkan nama sekolah dikancah tingkat kabupaten maupun provinsi, pungkasnya. imam(r)

Sosialisasi PPT Tiara, RSUD Diminta Harus Memiliki Tim Khusus Pelayanan Anak dan Perempuan

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- RSUD harus memiliki tim khusus untuk menangani dan memberikan pelayanan terhadap anak dan perempuan korban kekerasan, hal ini disampaikan Dra Aqilatul Munawaroh MPd pada sambutan sosialisasi Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Tiara di Aula RSUD Bumiayu Jumat (15/2) kemarin.

Ketua PPT Tiara kabupaten Brebes Dra Aqilatul Munawaroh mengatakan, Pelayanan terhadap korban kekerasan tersebut  tidak dibatasi oleh waktu. Setiap saat atau kapan saja harus dapat memberikan pelayanan pada anak dan perempuan korban kekerasan itu. Oleh Karena itu setiap karyawan baik medis maupun non medis harus juga memahami itu, agar nantinya dapat memberikan pelayanan tersebut dengan standar yang lebih khusus.

Hal senada dikatakan dr Ali Budiarto selaku Dirut RSUD Bumiayu, pihaknya telah bermitra dengan PPT Tiara sejak tahun 2016 lalu untuk mensuport Pemerintah dalam upaya perlindungan terhadap anak dan perempuan korban kekerasan

"RSUD Bumiayu sudah ada kerja sama dengan PPT Tiara, dengan memberikan pelayanan terhadap anak dan perempuan korban kekerasan tanpa dipungut biaya baik visum maupun perawatan," ujarnya.

Lebih lanjut RSUD Bumiayu juga akan memberikan pelayanan psikologi kepada mereka. Layanan itu diberikan, mengingat para anak dan perempuan korban kekerasan baik fisik maupun seksual biasanya mengalami goncangan mental dan trauma berat.

Sementara nara sumber sosialisasi dari Kanit PPA Satreskrim Polres Brebes Ipda Puji Haryati menyampaikan, RSUD Bumiayu harus berperan pula dalam upaya penegakan hukum kasus-kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Bantuan bisa dilakukan dengan melakukan visum terhadap korban sesuai permintaan Polisi, dan juga memberikan hasil rekam medis jika dibutuhkan oleh Polisi.

Lanjut Puji, pihaknya berharap semua pihak juga dapat ikut serta membantu melakukan pencegahan terjadinya kasus kekerasan pada anak dan perempuan. Mengingat saat ini kasus tersebut cenderung meningkat, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari semua pihak, ujarnya - imam(r)