Latest Post

Written By suara rakyat on Sunday, May 20, 2018 | 10:11 PM

Photo : (Dok. Humas)
Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Diduga mengalami rem blong truck tronton dengan No.Pol H-1996-CZ yang dikendarai Pratomo Diyanto (47) asal Desa Karangtengah Sampang Kabupaten Cilacap, menyeruduk puluhan kendaraan dan bangunan. Kecelakaan terjadi sekira pukul 16.00 WIB di dukuh jatisawit sekitar TMP Bumiayu.
Dari kejadian itu diperkirakan banyak memakan korban, karena saat itu banyak pengendara motor sedang ramai aktivitas dan banyak juga yang sedang jalan-jalan sore sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Menurut saksi mata Yanto (36) warga Jatisawit mengatakan, dirinya mendengar suara dentuman keras di samping lokasi pom bensin Jatisawit. Diamana truck tersebut melaju cepat dan menghantam puluhan kendaraan dan rumah disisi kiri jalan hingga truck berhenti dan terguling dan menutupi jalan.

Berikut berdasarkan data kronologis yang dihimpun Wijaya Kusuma :
1. Melaporkan pada hari Minggu tanggal 20 Mei 2018 mulai pukul 16.00 Wib bertempat di  Jln Raya P. Diponegoro tepatnya di Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu tlh terjadi laka lalin Truck Nopol  H 1996 CZ  yang bermuatan Gula Pasir  dari Purwokerto Menuju Jakarta.

2. Konologi kejadian al :
a. Pada pkl 15.40 Wib Ran truck tronton Nopol H 1996 CZ melintasi  Fly Over Kretek dalam kondisi normal / stabil.
b. Pada pukul 15.50 WIB karena kondisi Fly Over sampai dengan Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu kondisi jalan menurun sehingga rem tidak berfungsi (blong) dan oleng.
c. Pada pukul 16.00 WIB Kondisi KBM sudah tidak bisa dikendalikan, akhirnya banting stir ke Kiri menabrak Mobil sedan Nopol E 1085 RE yang dikemudikan saudara Rasidin 38 th, Rt 5/2 Desa Wanggup Kecamatan Indramayu dan 13 Unit Sepeda Motor, serta 7 rumah di Desa Jatisawit Rt.3/5 Kecamatan Bumiayu.
d. Pada pkl 19.20 WIB Poltas Bumiayu mengevakuasi truck tronton Nopol H 1996 CZ

3. Adapun korban yang meninggal antara lain :
a. Amaliyah Dwi Cahyani, 20 th, Bumiayu
b. M Hanif Amrulloh, 37 th, Bumiayu
c. Yuli  Pujiati Ningrum, 31 th, Bumiayu
d. Nada Salsabila alda, 10 th, Bumiayu
e. Rizal, 31 th, Bumiayu
f. Saekhun, 60 th, Bumiayu
g. Karempeng, 60 th, Bumiayu
h. Wahidin, 27 th, Bumiayu
i. Roni, 48 th, Majalengka Rt 2/7 Kec Majalengka
j. M Faozan, 45 th, Desa Dukuhturi rt 3/4 Kec Bumiayu
k. Yang satu blm teridentifikasi.

4. Adapun korban luka luka
a. Dirawat di RS St Aminah Bmy
1) Muksinin, 35 th , Dkh Bulu Belik Kab Pemalang
2) M Eldin Nofal, 12 th, Nagaeiru Ds Kalilangkap Bumiayu
3) Indra Galih Yumanto, 26 th, Dkh Waru rt 3/9 Pagojengan Paguyangan
4) Ramihun, 35 th, Dk Ciku 2 rt 1/2 Ds Plongpon Sirampog
5) Mujamil, 47 th Desa Jatisawit Kec Bumiayu
6) Rudi Hartono, 43 th Dkh tengah Desa Jatisawit
7) Wildah Wahyu, 17 th, Desa Kalijurang Rt.4/6 Tjg
8) Didin Hasanudin, 55 th, Kampung Baru Rt 6/5 Bumiayu
9) Mu'isah, 36 th, Pengarasan Bantarkawung,

b. Rumah Sakit Alam medika antara lain :
1) Abdl Faqih, 15 th, dk Genteng Rt 1/11 Desa Pruwatan
2) Firda Ayu Fibriani, 9 th, Desa Pakujati Paguyangan.

5. Korban Rumah rusak antara lain :
a. Mulyati, 55 th
b. Muhtarom, 62 th
c. H. Iwan, 50 th
d. Annisah, 49 th
e. Khasanah, 50 th
f. M Zaeni, 70 th
g. Kasanah , 45 th
Alamat Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.

6. Permasalahan tersebut dalam penanganan Poltas Bumiayu Kabupaten Brebes.

7. Demikian yang dapat kami laporkan, apabila perkembangan akan kami laporkan pada kesempatan pertama. Demikian. Wijaya Kusuma/mam(r).

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Jembatan Bulu yang terletak persis didepan kantor Pemdes Langkap kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes merupakan sarana penghubung transportasi masyarakat di dua wilayah kecamatan Bumiayu - Paguyangan, kondisi bangunan oprit sebelah selatan, beserta badan jalan jembatan mengalami roboh, akibat kedua pondasi ambrol tergerus air sungai saat hujan lebat pada Rabu 26/4 lalu hingga kini belum mendapat perbaikan dari pihak Pemda. Pasalnya harus menunggu proses pencairan dana, hal ini disampaikan kepala desa Langkap kecamatan Bumiayu, Mustholih saat ditemui diruang kerjanya Jumat (18/5), lalu.
Kades Mustholih menjelaskan, jembatan berukuran 6 x 3,5 Meter itu satu satunya akses sarana transportasi perekonomian dan pendidikan bagi masyarakat desa Langkap Bumiayu dan desa Cilibur Paguyangan pada beberapa hari setelah terjadi sempat ditutup untuk sementara, berdasarkan hasil musyawarah Pemdes, BPD Langkap,  Dinas PUTR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Brebes akhirnya sepakat untuk dibuat jembatan darurat yang terbuat dari papan kayu dan batang pohon kelapa dengan menghabiskan dana sekitar Rp 20 Juta lebih. Semua itu merupakan inisiatif Pemdes dan BPD setempat untuk kepentingan masyarakat, maka dana yang digunakan sebesar itu mencari dari dana talangan, dari pada menunggu peoses pencairan dana dari Pemda cair entah kapan jembatan itu bisa diperbaiki dan dilewati. Padahal sarana tersebut sangat vital bagi kedua masyarakat di dua wilayah kecamatan, jelasnya.
Dan diterangkan setelah selesai dibuat jembatan darurat hingga sekarang, jembatan tersebut sementara bisa dilewati oleh kendaraan bermotor dengan angkutan ringan. Pihaknya meminta dinas terkait agar segera mungkin jembatan itu mendapat penanganan serius untuk bisa diperbaiki, pintanya.
Lanjut Kades, jembatan Bulu ini sangat vital sebagai sarana transportasi penghubung masyarakat, apalagi nanti dipaska arus mudik lebaran volume kendaraan yang lewat sangat meningkat dan kawatir akan mnjadi beban kondisi jembatan tersebut, terangnya. imam(r)

HM Nursholeh Hadiri Undangan Buka Puasa Bersama KH Mustahid

Written By suara rakyat on Friday, May 18, 2018 | 11:55 PM

Tegal,(suararakyattegal.com),- Calon Wali Kota Tegal HM Nursholeh MMPd memenuhi undangan berbuka puasa bersama di rumah KH Mustahid, di Jalan Kaligung Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Kamis (17/5) kemarin.
Acara buka bersama ini merupakan kegiatan rutin Kang Nur demikian warga menyapa Calon Walikota Tegal Nomor Urut 1 HM Nusholeh, yang dilanjut dengan Shalat Tarawih maupun Jumat keliling.
Puluhan warga yang ikut berbuka bersama antusias menyambut calon Wali Kota yang akan berpasangan dengan Calon Wakil Wali Kota H Wartono. Pada kesempatan tersebut mereka mengaku bangga kepada pasangan Tegal Bersholawat (Tegal Bersama Nursholeh Wartono).
Dalam acara tersebut banyak warga meminta foto bersama. "Mumpung ketemu, pak Walikota saya pengin foto bareng," ujar salah seorang warga. dn(r)

Kirab Pataka Integritas di HUT Kabupaten Tegal ke 417 Tahun

Photo : (Dok. Humas)
Slawi,(suararakyattegal.com),- Kalisoka adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini berdiri sejak abad ke 16, tepatnya pada zaman Kesultanan Mataram dipimpin oleh Sultan Agung' di desa tersebut ada sebuah situs sejarah yang merupakan petilasan Ki Gede Honggowono, putra Ki Gede Sebayu  yang kala itu menjabat sebagai Bupati Tegal.
Di Desa tersebut terdapat 2 makam tokoh pendiri Kabupaten Tegal yakni makam Ki Gede Honggowono dan Pangeran Purbaya putra Sultan Agung dari Mataram. Pendiri desa ini sejatinya adalah Pangeran Purbaya sendiri dan beliau diklaim oleh warga sekitar sebagai kepala desa pertama sekaligus menjadi pembuka garis keturunan darah biri yang berkuasa di Kalisoka selama ratusan tahun hingga kini.
Hari Jadi Kabupaten Tegal Ke 417 yang jatuh setiap tanggal 18 Mei telah menjadi momen penting, dimana tanggal tersebut dipatenkan menjadi hari jadi kabupaten Tegal. Dalam moment hari jadi tersebut telah dilakukan dengan Kirab Pataka Integritas.
Kirab Pataka Integritas sebelumnya Rabu (16/05) telah di berikan keperwakilan keluarga besar Kalisoka yang diwakili Bambang Purnama melalui upacara yang penyerahannya di halaman pemerintah kabupaten Tegal di pimpin langsung Pjs Bupati Tegal Drs Sinoeng N Rachmadi selaku inspektur upacara, yang di mulai dari Desa Kalisoka.
Selanjutnya kirab di lakukan mulai dari Kalisoka menuju GBN dan GBN menuju rumah dinas yang selanjunya akan di arak menuju pendopo kabupaten Tegal. tio(r)

Pemkot Tegal dan Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi

Written By suara rakyat on Thursday, May 17, 2018 | 1:56 PM

Tegal,(suararakyattegal.com),- Menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H / 2018 M, Pemerintah Kota Tegal bersama Forkopimda Kota Tegal melaksanakan Rapat Koordinasi bersama segenap jajaran Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal. Rabu (16/5) kemarin, di Peringgitan Rumah Dinas Walikota Tegal.
Rakor yang membahas berbagai persiapan menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H tersebut dihadiri Pjs.Walikota Tegal, Kapolres Tegal Kota, Kasdim 0712 Tegal, Danlanal Tegal, Kajari Tegal, Ketua Pengadilan Negeri Tegal, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal, Para Asisten, Serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Beberapa poin menjadi pembahasan khusus dalam rakor tersebut. Seperti diantaranya Penanggulangan Inflasi oleh Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID), Penyediaan Uang Tunai Oleh Bank Indoensia, Operasi Pasar, Sidak Makanan Kadaluarsa, Post Pelayanan Kesehatan Arus Mudik, Rekayasa Lalu Lintas, serta Operasi Pengamanan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri oleh pihak Kepolisian Resort Tegal Kota.
Pjs. Walikota Tegal Drs. Achmad Rofai,MSi dalam arahannya mengatakan, melihat berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama bulan Ramadhan, dirinya meminta kepada seluruh Jajaran Forkopimda bersama dengan Pemkot Tegal untuk saling bersinergi dan berkomitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas Kota Tegal termasuk terhadap ancaman terorisme yang saat ini sedang terjadi.
Secara Khusus Rofai juga berpesan kepada segenap jajaranya agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Tegal, termasuk kepada para pemudik yang akan melewati Kota Tegal.
Padukan langkah, berikanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Tegal dan saudara kita yang sedang melakukan perjalanan mudik.
Oleh karena itu dirinya, berharap pelaksanaan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H tahun ini di Kota Tegal dapat berlangsung dengan lancar dan aman. dn(r)

Ketua RT dan RW se Kecamatan Bumiayu Terima Bantuan Insentif

Written By suara rakyat on Wednesday, May 16, 2018 | 11:47 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Ratusan ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes mendapat perhatian dan bantuan insentif dari Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes, pasalnya jabatan mereka sangat mulia hal ini disampaikan Wakil Bupati Brebes Narjo SH pada acara Pembinaan Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka Penyusunan RKPD 2019 kabupaten Brebes di Aula Pendopo 2 eks kawadanan Bumiayu, Rabu (16/5) kemarin.
Narjo mengatakan, ketua RT/RW mempunyai peranan penting untuk dapat mengusulkan aspirasi masyarakat desa dalam menyusun rencana pembangunan desa. Pihaknya berharap ketua RT / RW bisa loyal terhadap pimpinannya yaitu kepala desa ( Kades), sehingga apa yang diusulkan dari masyarakat bisa terkafer dan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan desa pada tahun berikutnya.
Dijelaskan diera Presiden Joko Widodo ini Pemerintahan Desa mendapat kucuran dana besar senilai hampir Rp 1milyar bahkan lebih untuk pembangunan di desa dan mensejahterakan masyarakatnya. Hal ini agar dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan penggunaannya harus bisa transparan serta terbuka dan diumumkan secara luas kepada masyarakat, jelasnya.
Sementara Camat Bumiayu Urip Rasidiq SIP meminta pos kampling yang ada di setiap RT agar bisa di fungsikan kembali sebagai pos jaga keamanan lingkungannya, bila perlu untuk memfasilitasi keamanan pos jaga tersebut bisa dianggarkan dari Anggaran Dana Desa (ADD) maupun dari Dana Fesa (DD), ujarnya.
Acara sosialisasi tersebut digelar oleh Bapermades kabupaten Brebes dan dihadiri ratusan ketua RT/RW, Kades, Ketua BPD se kecamatan Bumiayu.
Usai acara, Wakil Bupati dan rombongan Bapermades Kabupaten Brebes melanjutkan menuju ke kecamatan Paguyangan dalam acara yang sama. imam(r)