suara rakyat

Latest Post

Akya Kades Kretek Paguyangan Brebes Kembali Pimpin Desanya

Written By suararakyat on Wednesday, July 17, 2019 | 9:10 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Kepala desa (Kades) Kretek kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes terpilih Akya kembali menerima mandat yang kedua kali sebagai Kades Kretek definitif  periode 2019- 2025. Hal tersebut terbukti pada acara serah terima jabatan dari Pj Kades Pamuji Heri Irawan kepada Kades Kretek definitif Akya di Aula kantor desa setempat Rabu (17/7).

Akya mengatakan, masyarakat desa Kretek sebenarnya banyak yang memiliki intektual dan cerdas yang dinilai mumpuni tampil sebagai pemimpin desa namun karena kesibukan mereka dalam menggeluti usahanya.

Lanjutnya, salah satu syarat menjadi Kades selain pintar harus kober, pihaknya minta masyarakat jangan ada masalah yang lama diungkap kembali dan dirinya kembali terpilih menjabat menjadi kades Kretek yang kedua kali. Akya berterima kasih kepada masyarakat yang masih mempercayai dirinya untuk dapat meneruskan membangun desa Kretek, ujarnya.

Lebih lanjut Akya berharap adanya kerjasama dan dukungan masyarakat dalam membangun desa, pasalnya tanpa adanya kerjasama maupun dukungan dari mereka tidak ada apa apanya, katanya.

Sementara Ketua BPD Kretek Eko Puji Susanto mengapresiasikan kepada Pj Kades Pamuji Heri Irawan yang telah memberikan warna kemajuan desa Kretek selama 4 bulan sesuai dengan harapan dan selamat kepadanya untuk kembali kehabitatnya bertugas sebagai staf kantor di kecamatan Paguyangan.

Tambah Eko, berharap kepada Kades definitif untuk dapat melanjutkan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat desa Ketek kedepan lebih maju lagi.imam(r)

Sukaro Kades Terpilih Siap Mengemban Amanat dan Memajukan Masyarakat

Written By suararakyat on Tuesday, July 16, 2019 | 12:31 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Sukaro kepala desa (Kades) Bumiayu terpilih yang telah dilantik Bupati Brebes Senin 15 Juli kemarin menyatakan siap untuk melaksanakan kinerjanya dalam mengemban amanat sebagai Kades Bumiayu defenitif periode 2019 - 2025 sesuai aturan yang ada, ujar Sukaro dihadapan jajaran lembaga desa yang hadir dalam acara serah terima jabatan dari Pj Kades Muklis di Aula kantor desa setempat, Selasa (16/7).

Sukaro mengungkapkan, dirinya bersyukur telah mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memegang amanat yang sangat berat ini, namum dirinya siap untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat, untuk lebih maju lagi. Dalam melaksanakan kinerja pihaknya meminta dukungan dari semua lapisan masyarakat, dan pihaknya dalam bekerja berpegang pada musyawarah dan kesepakatan dari masyarakat untuk memajukan desa yang diharapkan, ujarnya.

Sementara Ketua BPD Akhmad Alfajari mengatakan, pihaknya mengapresiasikan kepada jajaran panitia Pilkades yang dibantu oleh pihak keamanan dari anggota Polri maupun anggota TNI sehingga berjalan lancar dan kondusif, dan melahirkan pemimpin desa yang bisa amanah serta memajukan / meningkatkan pembangunan di segala bidang.

Lebih lanjut pihaknya berharap Kades defenitif ini bisa bekerja sesuai aturan yang ada, dan akan lebih komunikatif dengan lembaga desa yang ada, untuk kelancaran proses pembangunan, ungkapnya.

Acara serah terina jabatan Kades dihadiri Muspika, jajaran BPD, LPM, TP PKK, Babinsa, Ketua RT/RW se Desa Bumiayu. imam(r)

Bupati Brebes Lantik 42 Kades Terpilih di Brebes Bagian Selatan

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Sejumlah 42 kepala desa (Kades) se Kabupaten Brebes bagian selatan (Bumiayu, Paguyangan, Tonjong, Sirampog, Bantarkawung dan Salem) yang terpilih dari hasil Pilkades serentak gelombang Pertama 2019 pada 16 juni yang lalu, dilantik Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MHum, sebagai kades defenitif dilapangan Asri Bumiayu, Senin(15/7) kemarin.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MHum dalam sambutannya mengucapkan syukur kehadirat Tuhan YME karena atas ijinnya hari ini acara pelantikan dan pengambilan sumpah kepala desa dapat terlaksana dengan lancar dan sukses. Pelantikan ini sekaligus berakhirnya semua tahapan pelaksanaan Pilkades serentak gelombang I di wilayah kabupaten Brebes.

Dan pihaknya, mengapresiasikan kepada masyarakat, panitia Pilkades tingkat desa maupun tingkat kabupaten, khususnya Polri dan TNI beserta seluruh jajarannya yang telah membantu terselenggaranya Pilkades serentak sehingga berjalan aman dan kondusif.

Lebih lanjut Idza meminta kepada Kades yang telah dilantik agar segera bekerja secara sungguh-sungguh sesuai perundang-undangan yang berlaku, untuk segera beradaptasi dan menyesuaikan diri. Kades harus menguasai kemajuan teknologi sehingga mampu memanfaatkan segala potensi yang ada di wilayahnya.

Lebih lanjut Idza mengajak kades untuk bisa menyatukan misi visi Pemerintahan Daerah (Pemda) Brebes dalam menuntaskan kemajuan pembangunan dan mensejahteraan masyarakat di kabupaten Brebes, ungkapnya.

Acara pelantikan dan sumpah jabatan Kades terpilih pada Pilkades serentak 2019 gelombang pertama dihadiri
Hj. Idza priyanti, SE, MH (Bupati Brebes), Letkol Inf. Faisal Amri, SE (Dandim 0713/BBS), AKBP Aris. Supriyono, SIK (Kapolres Brebes) Imam Sairi (anggota DPRD Kab. Brebes/F PKS), Mafrukhi (anggota DPRD Kab. Brebes/F Golkar), Mustolah (anggota DPRD Kab. Brebes/F PKB), SKPD Kab. Brebes, Muspika se Brebes selatan, Kades dan Pj Kades Brebes selatan, Tomas, Toga dan Tokoh Pemuda Brebes selatan, dan diakhiri photo bersama. imam(r)

Akibat Sakit Jantung, Seorang Nenek Meninggal di Gubug Tengah Sawah

Written By suararakyat on Saturday, July 13, 2019 | 12:03 PM

Salem,(suararakyattegal.com),- Warga dukuh Cigareng Desa Salem Kecamatan Salem Kabupaten Brebes digegerkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan diarea persawahan, kematiannya diduga korban memiliki riwayat sakit jantung, belum lama ini.

Keterangan yang dihimpun menjelaskan, awal kronologi kejadian  mayat perempuan yang tergeletak disebuah gubug yang ada diarea sawah diketahui oleh bocah yang akan menjemput/mengajak pulang karena waktunya sudah hampir menjelang adzan Maghrib, akan tetapi bocah bernama Cahya Indra kusuma bin Warman (12) yang masih kerabat dengan korban merasa terkejut melihat korban yang berada digubug sawah itu dalam kondisi berbaring sudah tidak bernyawa lagi. Melihat kondisi demikian dirinya berteriak meminta tolong ke warga dan suara minta tolong terdengar oleh warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) bernama Maejui bin Kayat,(70) warga Dukuh Cigareng, Rt 01/06 Desa Salem. Saat itu juga Marjui bersama warga lainnya untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Salem, juga ke pihak keluarganya, dengan sigap anggota Polsek berdatangan ke TKP.

Kapolsek Salem Iptu Tri Wiratma SH membenarkan adanya penemuan mayat di gubug sawah. Sosok mayat itu diketahui bernama Tariyah binti Sartono (54),  pekerjaan tani warga desa Gununglarang Rt 01/01 kecamatan Salem.

Dijelaskan Tri, pihaknya segera melakukan evakuasi mayat dan dibawa ke Puskesmas Salem untuk dilakukan visum maupun pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

Menurut pihak Puskesmas Salem, melalui dr Amelia Farina menyebutkan, dari hasil visum pada bagian tubuh korban tidak diketemukan tanda kekerasan/penganiayaan fisik dan korban diprediksi telah meninggal sekitar kurang lebih sudah lebih dari 1 jam.

Lanjut Tri, menurut keterangan dari pihak keluarga korban memiliki riwayat sakit jantung, dan korban telah diserahkan kepihak keluarganya untuk dilakukan pemakaan, selanjutnya Polisi masih mendalami peristiwa ini, pungkasnya. imam(r)

Lembaga Masyarakat Desa Hutan Kecamatan Bantarkawung Brebes Ikut Bantu Pemerintah

Written By suararakyat on Tuesday, July 2, 2019 | 8:35 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Karya desa Jipang kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes, dalam rangka membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes untuk upaya mensukseskan Program Gerakan Kembali Bersekolah dengan mewujudkan sebuah wahana wisata pendidikan di lokasi kaki bukit Gunung Geulis desa Jipang tepatnya di petak 37 lahan hutan pinus milik negara seluas 2 Hektar dan 20 Hektar untuk kegiatan agroforestri digarap hanya bermodalkan semangat.

Lokasi menuju Wisata tersebut hanya ditempuh jarak sejauh 2,5 Km dari pusat ibukota kecamatan Bantarkawung itu bernama Gunung Geulis Learning Centre (GGLC) kini sudah mulai dimanfaatkan maupun dikunjungi oleh masyarakat lokal dan luar daerah.

Ketua LMDH Wana Karya desa Jipang sekaligus penggagas Estu Susilo mengatakan, dasar pembangunan ini antara lain memanfaatkan potensi hutan yang digagas oleh LKMD sejak tahun 2004 lalu, dengan melihat bentuk keprihatinan terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar hutan secara umum. Masyarakat pinggiran hutan adalah masyarakat miskin, masyarakat bodoh dan masyarakat terbelakang, hal ini disampaikan Ketua LMDH Estu Susilo saat ditemui disela sela kunjungan liburan murid SD di lokasi Wisata, belum lama ini.

Dikatakan Estu, sebagai target wahana tersebut pengadaan ruang kelas (kejar paket B dan C), gedung pertemuan, restorasi, sekretariat, galeri home industri, bumi perkemahan, intigritid farming sistem (pertanian, perikana , peternakan dan kehutanan ), serta playing kids. Namun dengan bermodalkan semangat pergerakan gotong royong para tim/anggota LMDH setempat  baru mewujudkan ruang kelas 2 lokal, mushola, toilet, aula, sekretariat, ruang Keamanan, wahana bermain (permainan tradisional, plyingfox, gardu pandang, taman) los warung khusus masyarakat kurang mampu, lahan seluas 15 Hektar sebagai kebun tanaman sereh wangi, 1 unit pabrik pengolahan sereh wangi, ujarnya

Menurutnya dalam perjalanan pembangunan wisata GGLC. Ini hanya bermodalkan semangat dan keyakinan GGLC mulai di sentuh tanggal 11 Nopember 2018, lahan yg isinya belukar dan tidak ada yg datar, mulai di olah diawali dengan gerakan kerja bakti setiap hari minggu selama 7 bulan secara swadaya dengan harapan ke depan wahana wisata ini bisa dikonotasikan pada dunia pewayangan alias kawah candra di muka. GGLC tempat menempa kaum-kaum sudra menjadi kaum bangsawan, GGLC tempat menempa generasi muda menjadi Gatotkaca yang siap membela kebenaran dan siap menjadikan masyarakat sejahtera, berpola fikir maju, menjungjung tinggi agama, budaya dan jiwa tepo seliro, ungkap Estu.

Sementara Wakil Ketua DPRD Brebes H Sudono SH mengapresiasikan ide gagasan tersebut agar dapat berkembang dan ditiru oleh LMDH lain yang bermitra dengan Perhutani untuk memanfaatkan potensi lahan di wilayah hutan. imam(r)

Calon Haji Se Kabupaten Brebes Bagian Selatan Selesaikan Manasik

Written By suararakyat on Sunday, June 30, 2019 | 3:18 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Ratusan calon haji (Calhaj) se kabupaten Brebes bagian selatan tuntaskan mengikuti manasik yang digelar oleh Kementerian Agama RI kabupaten Brebes  melalui masing masing Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan secara serentak.

Kepala KUA Bumiayu HM Fauzi SAg mengatakan, pelaksanaan manasik haji yang diakhiri dengan latihan/praktek rukun haji salah satunya adalah melakukan tawaf, berjalan dengan baik dan lancar dihalaman RM Sakalibel Bumiayu Sabtu (29/6) kemarin.

Dikatakan Fauzi, jumlah calhaj  126 orang merupakan gabungan dari kecamatan Bumiayu sejumlah 97 dan Tonjong 29, mereka telah diberi pembekalan ilmu tata cara melaksanakan ibadah haji ditanah suci. Dan pihaknya mengapresiasi para calhaj yang bersemangat dapat mengikuti manasik sampai selesai.

Hal senada disampaikan kepala KUA Tonjong H Hasyim SAg, pembekalan manasik haji bagi calhaj akan dilanjut ditingkat kabupaten di Brebes sebanyak 2 kali dengan harapan mereka bisa menunaikan ibadah di tanah suci kembali pulang di tanah air dengan selamat, serta membawa predikat haji mahbrur, pungkasnya usai menutup acara manasik haji. imam(r)