suara rakyat

Latest Post

Muncul Kesepakatan, Polemik Pasar Pagi Blok A Terjawab Sudah

Written By suararakyat on Monday, January 20, 2020 | 9:49 PM

Tegal,(suararakyattegal.com),- Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal, yang rencana akan melaksanakan aksi demo menuju Kantor Walikota Tegal mengalami sedikit insiden yang tak terduga.

Saat para pendemo mempersiapkan aksinya menuju Kantor Walikota Tegal ada sekumpulan masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Walikota Tegal yang menghadang para pendemo supaya tidak melakukan aksi demonya.

Menurut Firdaus salah seorang perwakilan Masyarakat Peduli Walikota Tegal saat di konfirmasi mengatakan, demo boleh-boleh saja tetapi sejatinya yang namanya demo itu kalau saluran demokrasi itu mampet sama sekali, tandasnya, Senin (20/1).

Lanjut Firdaus, selama ini Pak Walikota sendiri akomodatif, koperatif dengan siapapun, apalagi dengan pedagang pasar pagi dan kalau diundang dan dihubungi sewaktu-waktu pun bisa, tidak perlu melakukan demo. "Karena sudah ada kesepakatan dan ada hasil musyawarah, maka tidak akan ada demo maupun orasi tetapi di ganti dengan tasyakuran", ujar Firdaus.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono pun tidak tahu dengan terjunnya Masyarakat Peduli Walikota, yang intinya tidak ada perintah dari Walikota Tegal terkait terjunnya masyarakat peduli Walikota, tegas Firdaus.

Di tempat yang sama kuasa pendampingan atau Advokasi Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal (PPBA) sekaligus Ketua Umum GNPK- RI (Gerakan Nasional Pencegah Korupsi-Republik Indonesia) H Basri Budi Utomo mengatakan, Alhamdulillah setelah terjadi negoisasi Minggu Malam 19/1/20, pukul 20.30 - 22.25 WIB di Pendopo Kota Tegal dengan Walikota Tegal menemukan hasil yang memuaskan.

Hasil keputusan kesepakatan sebagai berikut :
1. Berdasarkan keputusan Walikota Tegal nomor 970/162/2011 Tanggal 30/12/2011, penetapan tarif sewa kios Blok A pasar pagi Kota Tegal, maka pedagang kios blok A wajib membayar tunggakan sewa kios dan sewa counter yang belum di bayar sampai dengan tahun 2020.
2.Bahwa berdasarkan Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha juncto peraturan Walikota Tegal nomor 19 tahun 2012 tentang juklak perda nomor 2 tahun 2012, tentang retribusi jasa usaha, maka pedagang pasar pagi blok A wajib membayar tunggakan retribusi yang belum di bayar sampai dengan berlaku pasal 36 ayat 2 peraturan daerah nomor 7 tahun 2018 tentang pengelolaan BMD tanggal 13 Agustus 2018.
3. Bahwa dengan berlakunya Perda nomor 7 tahun 2018 tentang pengelolaan BMD maka sejak tanggal 13 Agustus 2018, pungutan retribusi yang di kenakan terhadap pedagang blok A pasar pagi Kota Tegal selain sewa kios dan sewa counter retribusi di tiadakan atau nihil.

Dari hasil keputusan Walikota Tegal bahwa pedagang blok A pasar pagi sepakat untuk membayar kewajiban sewa kios dan sewa counter yang tertunggak, dengan format pembayaran tunggakan sewa kios dan sewa counter dapat di bayar secara angsuran, dengan jangka 1 tahun terhitung dari sejak bulan Januari 2020 sampai Desember 2020.

Hj Ely Farisati S E anggota Komisi II dari Fraksi PAN DPRD Kota Tegal mengatakan, Alhamdulillah rekomendasi dari DPRD Kota Tegal di pakai oleh Walikota Tegal. Mungkin itu hasil dari do'a bersama kemarin, Allah SWT mengabulkannya, ini benar benar Mukjizat Allah SWT, ungkap Ely.

"Saya merasa senang dan bahagia, perjuangan bertahun tahun akhirnya membuahkan hasil yang sempurna, permasalahan pasar pagi blok A sampai hari ini bisa terselesaikan" tandas Ely.

Ini semua pelajaran yang sangat berharga bagi Pemerintah Kota Tegal, DPRD Kota Tegal, supaya untuk kedepannya jangan sampai terjadi miskomunikasi, dan supaya berhati-hati dalam bertindak, harus sesuai dengan aturan,ketika aturan itu salah setidaknya harus dibenahi,tegas Ely.

Ketua paguyuban pasar pagi blok A (PPBA) Oiyondra menambahkan sangat berterimakasih terutama kepada Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono yang telah mengabulkan permintaan para pedagang blok A pasar pagi,dan kepada GNPK- RI (Gerakan Nasional Pencegah Korupsi -Republik Indonesia) yang telah membantu menjembatani dengan Walikota Tegal sehingga bisa terselesaikan permasalahan pasar pagi blok A. Dn(r)

Kirab Pusaka, Peringati HUT ke 342 Tahun Kabupten Brebes

Written By suararakyat on Saturday, January 18, 2020 | 8:00 PM

Brebes,(suararakyattegal.com),- Ribuan orang tumpah ruah memadati area Alun Alun Brebes untuk menyaksikan jalannya Kirab Seni dan Budaya, dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten Brebes ke 342 Tahun 2020 Sabtu (18/1).

Kirab Seni dan Budaya yang diikuti peserta dari perwakilan 17 wilayah kecamatan dan seluruh SKPD untuk ambil bagian sebagai peserta kirab,  yang diawali dari halaman Gedung DPRD Kabupaten Brebes menuju Pendopo Kabupaten di Alun Alun Brebes yang disaksikan langsung ribuan masyarakat Brebes.

Bupati dan Wakil Bupati Brebes dengan menaiki kereta kencana, yang sebelumnya melakukan upacara prosesi berlangsungnya kirab.

HUT Ke 342 Tahun Kabupaten Brebes, selain menyelenggarakan Kirab Seni dan Budaya juga menyelenggarakan berbagai event untuk kalangan masyarakat, bahkan dalam Hari Jadinya yang Ke 342 Bupati Brebes memberikan beberapa kemudahan dalam pelayanan masyarakat.

Dan selain kegiatan kirab dalam memeriahkan peringatan hari jadi kabupaten Brebes tersebut, masih ada rangkaian kegiatan lagi diantaranya penanaman 1000 pohon, trabas, pelayanan KB, pengobatan gratis, Rally wisata roudshow dan lomba dayung. tio(r)

Pelatihan Tanggap Bencana, Linmas Miliki Peran Sangat Penting Dalam Lingkungan

Tonjong,(suararakyattegal.com),- Dalam menjaga keamanan, ketertiban dan mengurangi bencana, tenaga Linmas sangat dibutuhkan sewaktu-waktu dan peran Linmas untuk menciptakan situasi yang kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama, hal ini disampaikan anggota Babinsa Serka Iskandar dihadapan 80 anggota Linmas desa Kutamendala, dalam kegiatan pelatihan tanggap bencana skala lokal desa di Aula kantor Desa Kutamendala, kecamatan Tonjong kabupaten Brebes,  Sabtu (18/1).

Danramil Tonjong melalui anggota Babinsa desa Kutamendala, Serka Iskandar memaparkan keberadaan Linmas memiliki peran strategis yang tidak hanya berorientasi menjaga kamtibmas, tetapi juga garda terdepan dalam memberikan bantuan keselamatan jika terjadi bencana alam. Poskamling sebagai acuan paling fenomenal di lingkungan masyarakat, dimana setiap kepala keluarga wajib mendapat jadwal rutin untuk mengamankan dan menertibkan lingkungan mereka sendiri, sehingga jangan sekali-kali kita menganggap remeh peran aktif Linmas. Dengan harapan Linmas yang ada untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan jalankan amanat tersebut dengan sebaik-baiknya.

Hal senada Kapolsek Tonjong melalui Aiptu Basuki, Linmas memiliki peran penting sebagai mitra TNI dan POLRI dalam setiap pengamanan, oleh karena itu diharapkan Linmas dapat menjadi pelopor terciptanya keamanan, ketentraman, ketertiban di masyarakat serta meningkatkan fungsi siskamling dalam masyarakat.

Sementara Kades Kutamendala Johari
mengatakan, selama menjabat wilayah tetap kondusif dan dalam waktu dekat ini pihaknya tidak lagi menjabat Kades, maka pihaknya menyerahkan kepada Kades yang baru untuk lebih ditingkatkan kondusifitasnya dan bersinergi dengan Banbinsa yang ada, dan pihaknya juga meminta diwilahnya dapat dihidupkan kembali Siskamling di masyarakat.

Kegiatan Latihan Kesiapsiagaan Tanggap bencana Skala lokal desa dihadiri, Perwakilan Polsek, Koramil Tonjong, Kades, Babinsa, BPD, Perangkat desa dan seluruh anggota Linmas desa Kutamendala. imam(r)

Musdes Kutamendala Kab Brebes Sepakati Pergantian Ketua BPD

Tonjong,(suararakyattegal.com),- Hasil Musyawarah masyarakat desa Kutamendala kecamatan Tonjong kabupaten Brebes menyepakati pergantian ketua BPD dengan sistim aklamasi, di Aula kantor desa setempat Jumat (17/1) kemarin.

Kepala desa Kutamendala Johar mengatakan, pergantian ketua BPD dilakukan Aklamasi oleh masyarakat berhubung setelah Ketua BPD yang dijabat oleh Eko Agus Susilo telah mengundurkan diri. Dan dari hasil kesepakatan bersama digantikan oleh Wasirun yang semula sebagai anggota BPD.

Dijelaskan Johari, dengan ditunjuknya ketua BPD yang baru dari anggota berarti mengalami kekosongan salah satu anggota BPD dan juga disepakati pengisian kekosongan tersebut diisi oleh Yudi yang pernah mencalonkan anggota BPD dengan peringkat suara ke 6, sehingga mereka akan diusulkan ke Pemda Brebes untuk mendapatkan SK yang baru, jelasnya.

Lanjut Johar dalam sambutannya mengatakan, selama ini Pemdes dengan BPD bermitra sangat baik dan bisa bersinergi dalam membangun desa. Pihaknya sekaligus berpamitan kepada seluruh masyarakat karena pada awal bulan Februari mendatang tidak lagi menjabat sebagai Kades, dengan harapan desa Kutamendala dipimpin kades yang baru juga bisa bermitra dengan BPD untuk membangun desa yang lebih baik lagi, tuturnya.

Musyawarah pergantian ketua BPD dihadiri, Kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran BPD , Perangkat desa, Ketua Rt/Rw, Tokoh Masayarakat, Agama dan Pemuda desa Kutamendala, berangsung lancar dan kondusif. imam(r)

Santunan, Kemenag Kabupaten Brebes Peringati HAB ke 74 Tahun

Written By suararakyat on Friday, January 17, 2020 | 8:32 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Kantor Kementerian Agama kabupaten Brebes menggelar kegiatan Jumat berkah dalam rangka Hari Amal bakti (HAB) ke 74 Kemenag Tahun 2020 di Masjid Al- Irsyad dukuh Pikiringan desa Bantarkawung kecamatan Bantarkawung Jumat (17/1).

Kantor Kemenag kabupaten Brebes melalui Kepala kantor KUA Bantarkawung H Tobiin M.E.Sy,  mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin dalam memberikan bantuan maupun menyantuni anak yatim, warga jompo dan pelaku lembaga keagamaan yang telah ikut membangun akhlaq mulia bagi masyarakat dan kemajuan kabupaten Brebes.

Dijelaskan Tobiin, anggaran untuk kegiatan ini berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan diberikan kepada10 unit Mushap, operasional Masjid Rp 2.500.000, Marbot Masjid Al Irsyad dan Al Hiidayah Pikiringan, fakir miskin 30 warga, yatim piatu 15 anak yang diserahkan secara simbolis oleh ketua DPW Nur Aviana F SH.

Hal senada disampaikan ketua UPZ Brebes, Akrom, seluruh dana dalam kegiatan ini merupakan pentasarupan pengumpulan dana zakat tahun 2019 dari PNS kantor Kemenag kabupaten Brebes, dengan harapan bermanfaat untuk bidang keagamaan di kabupaten Brebes, ujarnya.

Sementara Kades Bantarkawung H M Rifai Saefudin mewakili masyarakatnya menyampaikan, terima kasih atas kepedulian Kemenag di HAB ke-74 memberikan bantuan kepada anak yatim, fakir miskin dan jompo yang digelar di wilayahnya.

"Kepedulian Kemenag dengan mengumpulkan semua zakat karyawannya bisa menyalurkannya kepada yang berhak menenerima, semoga bermanfaat dan barokaloh" ucap Rifai.

Kegiatan yang dikemas Jumat berkah ini dihadiri, Kasie Bimas Islam dan penyelenggara bimbingan syariah,  Ketua UPZ kabupaten Brebes, Jajaran KUA,  perwakilan Muspika Bantarkawung, Kades dan Jamaah Jumat, serta masyarakat serempat. imam(r)

Lapuk Termakan Usia, Talud Bendung Purbanala Kec Bumiayu Alami Longsor

Written By suararakyat on Tuesday, January 14, 2020 | 9:31 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Talud penahan jalan dilokasi irigasi samping pintu air Bendung Purbanala di dukuh Purbanala RT 03/04 desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes pada Selasa 14 Januari 2020 mengalami longsor sepanjang 13 Meter. Kejadian itu dipicu kondisi talud yang sudah lapuk termakan usia dan tidak kuat menahan resapan maupun derasan air hujan dengan intensitas tinggi.

Danramil Bumiayu Kapten Inf Ngadio melalui anggota Babinsa Jatisawit Serma Bambang mengatakan, longsornya talud sepanjang 13 Meter dengan ketinggian 5 Meter itu dipicu kondisi tersebut mengalami lapuk termakan usia sehingga tidak mampu menahan deras air hujan, sehingga terjadi longsor pada Selasa pagi hari 14 Januari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pihaknya berharap sarana itu agar segera mendapat penanganan, sehingga tidak mengancam seluruh kondisi talud penahan jalan disekitar Bendung Purbanala, manakala terjadi bencana susulan, ujarnya saat dilokasi bencana.

Sementara Kepala UPTD PSDA Pemali Hulu H Rojikin melalui Mantri pengairan PSDA Bumiayu Abdurokhim menjelaskan, longsornya talud tersebut tidak mengganggu dan tidak berdampak pada pasokan aliran air irigasi ke lahan pertanian, ujarnya.

PSDA dalam penanganan longsor ini, pihaknya telah mengambil tindakan melakukan koordinasi dengan Camat Bumiayu dan atasannya tentang kondisi dilapangan sebagai bahan pembuatan surat laporan ke Dinas induk serta melakukan klarifikasi PSDA Pemali Hulu dengan Muspika Bumiayu dan Pemdes setempat membahas rencana penanganan darurat, setelah dilakukan kalkulasi dan ditaksir bencana tersebut mengalami kerugian sekitar 80 juta lebih, ujarnya

"Hasil klarifikasi penahanan darurat  membuahkan kesepakatan bersama diantaranya dinas PSDAPR menyediakan doken dan karung plastik, BPBD sasak bambu,  Pemdes setempat berupa pasir urug" jelasnya

Hal senada dikatakan Camat Bumiayu Drs Apriyanto Sudarmoko, pihak Muspika, Kades dan PSDA Pemali Hulu Bumiayu telah sepakat untuk melakukan penanganan longsor ini secara darurat dan mendatang penanganan permanennya. Pihaknya akan mengusulkan supaya bisa dilaksanakan di tahun anggaran 2021. Atau kalau bisa dipercepat pada anggaran perubahan, ungkapnya. imam(r)