Latest Post



Tingkatkan Kesejahteraan Pedagang, Bupati Brebes Resmikan Pasar Seng Makmur Bumiayu

Written By suararakyat on Sunday, November 27, 2022 | 10:27 PM


Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Pasar Baru Bumiayu yang telah diberi nama Pasar Seng Makmur Bumiayu bertempat di belakang Terminal Bus Bumiayu, tepatnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Desa Kalierang, kini telah di resmikan oleh Bupati Brebes H Idza Priyanti SE MH, Minggu (27/11)


Dalam acara peresmian Pasar Seng Makmur yang baru di hadiri oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Kasdim 0713/Brebes yang mewakili  Dandim Mayor Inf. Ahmad Aziz L, anggota DPRD Kabupaten Brebes Hj Ahmad Zamroni, anggota DPRD Kabupaten Brebes H Nur Endro, Asisten Sekda Brebes Staf ahli Bupati Kabupaten Brebes, Kapolsek Bumiayu Heri Riyanto, Danramil Bumiayu Kapten Inf Yatno, Camat se Brebes Selatan, Tokoh masyarakat dan tokoh agama Bumiayu serta para Pedagang pasar Seng Makmur.


Bupati Brebes H Idza Priyanti SE MH dalam sambutan menyampaikan, hari ini mari kita bersama-sama hadir ditempat tersebut dalam rangka peresmian pasar Seng Makmur Bumiayu, sehingga para pedagang yang ada dipasar ini merupakan pedagang relokasi dari pasar Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Kalierang Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes. Mulai hari ini aktivitas transaksi jual beli di pasar Seng Makmur Bumiayu sudah bisa dilaksanakan.


Lanjut Idza, nantinya lokasi eks Pasar Kalierang Kecamatan Bumiayu pada tahun 2023 akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga harapannya dengan adanya RTH tersebut dapat menjadi solusi kemacetan lalulintas didepan eks Pasar Kalierang Bumiayu.


Idza menambahkan, semoga dengan adanya pasar Seng Makmur Bumiayu atau pasar baru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Brebes Selatan dan dapat meningkatkan kesejahteraan para pedagang, pungkasnya. Rizal(r)

Disanksi Tegas ! Aipda AL Jalani Upacara Pemecatan Di Mapolres Purworejo

Written By suararakyat on Tuesday, November 8, 2022 | 2:23 PM


Purworejo,(suararakyattegal.com),- Aipda AL akhirnya secara resmi dipecat dari keanggotaannya di Polri. Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dipimpin langsung Kapolres Purworejo AKBP Muhammad Purbaja di halaman Polres setempat pada Selasa pagi (8/11/2022). Proses PTDH terhadap Bintara tersebut tertuang pada surat Kapolda Jateng No Kep : 1193/XI/2022 tanggal 7 Nov 2022.


Secara simbolis Kapolres Purworejo melepas baju dinas Polri yang dikenakan AL dan menggantikan dengan baju biasa.


Pria yang diduga melakukan pelanggaran berat dengan berbuat asusila dengan istri anggota TNI itu, nampak tertunduk dan tegang saat menjalani prosesi upacara PTDH.


Kapolres Purworejo dalam konferensi pers mengatakan, putusan PTDH diberikan pada AL akibat pelanggaran berat berupa perselingkuhan yang dilakukannya pada Februari 2022 lalu.


Kapolres menambahkan, upacara PTDH  merupakan bentuk tegas dan komitmen Polri khususnya Polda Jateng terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran berat dan mencoreng kewibawaan institusi.


"Saya berharap tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh Personel Polres Purworejo," tegasnya 


Kapolres menjelaskan, AL sempat mendapat rekomendasi PTDH pada bulan April 2022 lalu, namun yang bersangkutan melakukan banding.


"Dari hasil banding tersebut, pada tanggal 07 November 2022  banding dari Aipda AL di tolak hingga pada hari ini dilakukan upacara PTDH terhadap saudara AL di mapolres Purworejo," tambahnya.


Kabidhumas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy pada kesempatan terpisah menambahkan, sinyal sanksi tegas terhadap AL sudah disampaikan Kapolda Jateng pada Senin (7/11/2022).


"Kapolda secara tegas akan memberikan sanksi pemecatan terhadap pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota, termasuk perbuatan asusila yang dilakukan AL," kata Kabidhumas.


Dijelaskannya, AL pada bulan Februari 2022 digrebek oleh warga pada saat subuh, karena berada di rumah seorang wanita berinisial AFA  yang merupakan istri anggota TNI di desa Banyuasin Separe Kecamatan Loano, Purworejo.


Polres Purworejo yang mendapat aduan masyarakat langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan mendapati bukti bahwa AL melakukan perbuatan asusila dengan AFA. Berdasar temuan tersebut, AL langsung diproses secara pidana maupun kode etik Kepolisian.


"Proses pidananya sudah maju ke kejaksaan. Sedangkan terkait kode etik, proses banding saudara AL  terhadap sanksi PTDH- nya ditolak. Berdasarkan penolakan banding tersebut, AL secara resmi diberhentikan secara tidak hormat dari keanggotaannya di Polri," tandasnya. (*)

Bhabinkamtibmas Merupakan Garda Terdepan Polri

Written By suararakyat on Wednesday, November 2, 2022 | 2:30 PM


Slawi,(suararakyattegal.com),- Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) adalah petugas Polri yang bertugas di tingkat desa dan kelurahan, mengemban fungsi Pre-emtif dan deteksi dini dengan cara bermitra dengan masyarakat.


Kapolres Tegal AKBP Arie Prastya Syafa’at SIK melalui Kasat Bimas AKP Bambang Waluyo SH MH menyampaikkan, sebagai wujud pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas diataranya sambang, Patroli rutin diwilayah desa binaan agar masyarakat lebih dekat dengan polri, hal ini disampaikan saat pengarahan para Bhabinkamtibmas di Masjid Polres Tegal, Rabu (2/11)

Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri di tengah-tengah masyarakat, juga sebagai pos polisi keliling agar bisa menerima pengaduan, keluhan dan masukan masyarakat, hal tersebut menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk menjalin komunikasi dengan warga binaannya sehingga diharapkan mampu mendeteksi dini gangguan kamtibmas di wilayahnya. Guna untuk menyelesaikan permasalahan di desa binaannya.

“Sudah menjadi tugas dan kewajiban Bhabinkamtibmas untuk melakukan giat problem solving dengan memediasi setiap permasalahan yang terjadi di Desa binaannya dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif ” ucap Kasat Bimas Bambang. (*)

Hindari Kenakalan Anggota, Kapolres Sidak Kantor Samsat Kota Tegal


Tegal,(suararakyattegal.com),- Untuk memastikan pelayanan terhadap masyarakat berjalan dengan baik, Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat SS melakukan sidak pelayanan publik pada Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) - Samsat Kota Tegal, Rabu (2/11) Pagi.


Hadir mendampingi Kapolres dalam pelaksanaan sidak ke kantor Samsat hari ini yaitu Wakapolres, Kasi Propam dan Kasiwas Polres Tegal Kota.

Pada saat sidak Kapolres menyampaikan, bahwa pengecekan pelayanan publik dilakukan untuk mengetahui sejauh mana anggota Polri yang bertugas memberikan pelayanan terhadap masyarakat dikantor Samsat betul-betul sudah mematuhi standard operasional pelayanan public atau belum. Baik dalam hal tampilan fisik, kepatuhan pembayaran sesuai PNBP, dan empati petugas dalam memberikan pelayanan.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mendapatkan feedback dari masyarakat apakah pelayanan yang diberikan oleh petugas Polri sudah sesuai dengan keinginan dan harapan dari masyarakat atau belum, imbuhnya.

Menurutnya pengecekan pelayanan publik di Polres Tegal Kota akan dilakukan secara berkala dan mendadak, hal ini untuk menghindari adanya pelanggaran anggota maupun untuk mengetahui kekurangan-kekurangan pada saat melayani masyarakat.

“Kita akan terus meningkatkan pelayanan publik yang ada di Polres Tegal Kota ini. Baik sarana dan prasarananya maupun kemampuan personel yang mengawaki sehingga kita dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal", tegas Kapolres.

Sementara itu dari hasil sidak yang dilaksanakan pagi ini masih ditemukan adanya sedikit kekurangan, namun masih dalam batas kewajaran dan kita akan segera lakukan perbaikan sebagai tindak lanjut sehingga kedepan dapat terlaksana pelayanan yang Prima terhadap masyarakat Kota Tegal, pungkas Kapolres. Tio(r)

Tanggulangi Kemiskinan, Bupati Brebes Serahkan Bantuan Modal Usaha

Written By suararakyat on Tuesday, November 1, 2022 | 3:14 PM


Brebes,(suararakyattegal.com),- Pemerintah Kabupaten Brebes terus gencar keroyokan menanggulangi kemiskinan ekstrem. Upaya tersebut dilakukan dengan cara melibatkan peran dan intervensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melalui berbagai kegiatan pelatihan dan bantuan stimulant modal usaha.


Dijelaskan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH bahwa angka kemiskinan Kabupaten Brebes sebesar 17,43 persen dari total penduduk 1,9 juta jiwa. Dan ada sekitar 314.950 jiwa yang masuk kategori masyarakat miskin, dari jumlah tersebut sebanyak 197.520 jiwa yang masuk miskin ekstrem. 


Bupati mengatakan, kalau Pemkab saat ini tengah melakukan transformasi upaya penanggulangan kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakat miskin melalui berbagai pelatihan. Seperti budidaya jamur, pelatihan pengembangan usaha pangan dan pelatihan kewirausahaan bagi kelompok masyarakat rentan kemiskinan. Dengan demikian warga yang dibantu atau yang dilatih memiliki bekal usaha yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.


Pelatihan tersebut antara lain Budidaya Jamur oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dengan sasaran 100 orang di 4 Kecamatan Yakni Bulakamba, Losari, Ketanggungan Dan Larangan. Para peserta mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 600 Ribu per-orang. Selain itu, masing-masing peserta juga menerima bantuan 25 media tanam jamur.


Sedangkan Pelatihan Pengembangan Usaha Pangan yang digawangi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berupa kegiatan Ekonomi Produktif yakni membuat makanan ringan seperti Keripik pisang dan gorengan. Seluruh peserta diberi stimulant modal usaha berupa seperangkat alat usaha dan bahan pembuat produk makanan.


Dinas Sosial memberikan Pelatihan Kewirausahaan bagi masyarakat rentan miskin yang menjadi sasaran pelatihan. Mereka dilatih cara pengemasan produk UMKM dan cara pemasaran Online serta diberikan bantuan stimulant sebesar Rp 1 juta.


Untuk DP3KB dengan cara meningkatkan produktivitas ekonomi perempuan untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem. Sebanyak 76 perempuan dari 11 kecamatan se Kabupaten Brebes.


Sedangkan Dinas Perikanan mengentaskan kemiskinan dengan memberikan pelatihan budidaya Ikan Lele dan pembibitan ikan. Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Bulakamba, Ketanggungan, dan Bumiayu. (*)

Antisipasi Bencana BPBD Kabupaten Brebes Gelar Rapat Koordinasi


Bumiayu,(suararakyattegal.com),-  Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Penanggulaan Bencana Daerah (BPBD ) Kabupaten Brebes menggelar rapat koordinasi Kabupaten Brebes Tahun 2022-2023, guna untuk antisipasi bencana alam yang sudah memasuki musim penghujan, bertempat di Aula Pendopo 2 Bumiayu Kabupaten Brebes, Senin (30 /10)


Dalam acara rapat koordinasi dihadiri oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, SE. MH, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Tentrem Basuki, Kapolres Brebes diwakili Kabag Ops AKP Dodiawan, SIK, MH, Kepala pelaksana BPBD Kab. Brebes Ir H Nushy Mansur, MSc, jajaran Camat, Kapolsek, Danramil se-Kabupaten Brebes dan sejumlah Kepala OPD terkait dan tamu undangan.


Kepala BPBD Kabupaten Brebes Ir Nushy Mansur MSc menyampaikan, dalam kesempatan rapat kali ini, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab Tegal dan pihak terkait yang sudah memberikan waktu menghadiri acara tersebut, mudah mudahan dalam rapat ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyatukan gerak  langkah dalam penanggulangan bencana alam, mengingat musim penghujan yang sudah menimbulkan berbagai macam bencana," ucapnya.


Lanjut Mansur, Allhamdulillah Bupati Brebes sudah menganggarkan untuk peralatan bencana alam cukup besar untuk mengatasi bencana diantara lain tanah longsor, tanah bergerak, angin kencang, seperti di desa yang sedang mengalami musibah bencana alam, sudah mendapat penanganan dari pemerintahan maupun dari PMI, BPBD yang bekerjasama dengan SAR dan Baznas Kabupaten Brebes untuk penanggulangan bencana terutama pertolongan, dan penyaluran bantuan kemanusian baik relawan, makanan dan lainnya. Selain itu sudah ada beberapa telah membuat dapur masak untuk menyediakan makanan bagi terkena musibah bencana alam", ungkapnya.


Bupati Brebes H Idza Priyanti SE MH dalam sambutannya menyampaikan, acara ini sangat mengapresiasi dan luar biasa, pagi hari ini telah melaksankan gelar kesiapsiagaan bencana penanggulaan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Brebes, dilanjut acara rapat Koordinasi penanggulaan bencana alam. Rencana nantinya dalam acara tersebut ada narasumber yang akan memaparkan dan menjelaskan dibantu Dandim 0713/Brebes dan Kapolres Brebes yang akan menyampaikan tentang bencana alam dan kesiapsiagaan dalam penanganan dan pencegahan disaat melakukan pekerjaan saat di lapangan, tandasnya.


Lanjut Idza, untuk penanaman pohon khususnya di wilyah Brebes Selatan selama ini belum maksimal atau belum optimal, karena banyak pohon yang kita tanam mengalami kerusakaan. 


Idza berharap, dalam pertemuan ini kepada seluruh tamu undangan yang hadir agar ikut mendukung dan mensukseskan untuk antisipasi  bencana alam memasuki musim penghujan di Kabupaten Brebes  Tahun 2022-2023, agar tidak terjadi lagi bencana alam, banjir dan longsor, khususnya di wilayah Kabupaten Brebes. Kita harus jaga alam dan juga jaga diri kita biar tetap sehat.


Ia menambahkan, untuk penanaman pohon di Kabupaten Brebes masih rawan bencana longsor, mudah mudahan di tahun ini tidak lagi terjadi bencana yang tidak di inginkan, seperti yang terjadi di tahun sebelumnya," pungkasnya. Rizal(r)