suara rakyat

Latest Post

Ketua IAI Lepas Relawan Kloter 3 ke Lombok

Written By suara rakyat on Friday, September 21, 2018 | 7:23 PM

Banten,(suararakyattegal.com),- Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, Drs Nurul Falah Eddie Pariang, Apt, kemarin melepas keberangkatan apoteker relawan kloter ke 3 di bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.
Relawan apoteker tanggap bencana ini dikirimkan ke Lombok membantu di rumah sakit, puskesmas dan posko kesehatan di wilayah yang terdampak gempa.
‘’Relawan yang diberangkatkan kali ini adalah kloter ke 3, terdiri dari 11 apoteker yang berasal dari Sumatra Utara, Riau, Lampung, Banten, Bali, Samarinda dan Gorontalo. Sebelumnya diberangkatkan kloter pertama dan kedua masing-masing terdiri dari 11 apoteker yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Papua. Jadi ini adalah peran serta relawan apoteker dari seluruh Indonesia,’’ ungkap Nurul Falah kepada wartawan disela pelepasan relawan.
Relawan kloter pertama bertugas pada 6-13 September, disusul kloter kedua 13-20 September dan kloter ketiga 20-27 September. Menurut rencana PD Jawa Barat juga akan mengirimkan 4 relawan apoteker pada 25 September.
Menurut Nurul, pemberangkatan relawan apoteker atas biaya PP IAI ini merupakan bentuk kepedulian profesi apoteker atas penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita di Lombok akibat gempa bumi yang mengguncang pulau tersebut sejak akhir Juli lalu.
Di Lombok para apoteker di sebar di sejumlah  fasilitas kesehatan di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat. Kedua kabupaten tersebut adalah yang paling parah terdampak gempa. Yaitu di puskesma Gunung Sari, posko darurat Kekait, RS Lapangan BSMI, RSUP Mataram, puskesmas Nipah, puskesmas Gangga, puskesmas Kayangan, posko darurat Pemenang Timur dan puskesmas desa Santong.
Di fasilitas kesehatan tersebut, para apoteker melakukan kegiatan sebagaimana yang biasa dilakukan oleh profesinya, yaitu penataan logistik dan pelayanan kefarmasian. Disamping itu juga melakukan trauma healing terhadap anak-anak serta melakukan upaya promosi kesehatan (promkes) seperti edukasi pola hidup bersih dan sehat serta memberikan MPASI (Makanan pendamping ASI).
‘’Sebelum mengirim relawan apoteker, PP IAI sudah mengirimkan bantuan melalui PD NTB, berupa dana dan barang seperti tenda, selimut, diapers dan pembalut. Sumbangan itu berasal dari pengurus daerah, pengurus cabang dan apoteker secara pribadi yang dikumpulkan melalui Dompet Apoteker Peduli Lombok yang dibuka 6-21 Agustus lalu. Donasi terkumpul sebanyak Rp 353.937.657,’’ tambah Nurul.
Dengan berjalannya waktu, bantuan logistik yang diterima Lombok terus berdatangan dari berbagai penjuru, sehingga IAI kemudian memutuskan untuk mengirim relawan.
‘’Yang dibutuhkan masyarakat Lombok bukan lagi sekedar logistik, tetapi adalah kehadiran para relawan yang secara fisik dan psikis akan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka, yang tengah mengalami trauma yang dalam dan berkepanjangan,’’ ungkap Nurul.
Kehadiran para apoteker di daerah bencana Lombok ternyata mendapat apresiasi luar biasa dari tenaga kesehatan lain dan berbagai organisasi yang juga mengirimkan relawannya disana. Apoteker mampu mengatasi penataan logistik yang selama masa tanggap darurat sangat buruk. Logistik melimpah namun tidak tertata dan terdokumentasi dengan baik. Akibatnya, pelayanan kefarmasian menjadi terhambat, pasien harus menunggu lebih lama sebelum menerima obat yang mereka butuhkan.
Dengan keberadaan apoteker, perbekalan farmasi, berupa obat-obatan dan alat kesehatan dapat tertata dan terdokumentasi dengan baik. Pelayanan kefarmasian pun menjadi lebih lancar.
Sejumlah organisasi yang bersama-sama hadir di lokasi bencana mengharapkan kedepannya dapat menjalin kerjasama lebih erat dengan IAI dalam menangani kondisi darurat bencana seperti di Lombok.
Rabu (19/9) lalu dilakukan rapat koordinasi kegiatan relawan dan puskesmas yang digelar di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara. Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan KLU, Khairul Anwar, SKM, Mkes ini mengeluarkan beberapa rekomendasi. Rekomendasi pertama adalah meminta IAI untuk memberikan dukungan manajemen penyimpanan obat untuk semua puskesmas.
‘’Rapat yang dihadiri oleh para koordinator relawan ini menunjukkan, bahwa kehadiran apoteker sangat dibutuhkan disana,’’ tutup Nurul Falah. beni(r)

Pemdes Tonjong Realisasikan Aspirasi Masyarakat dengan Membuat Sumur Bor

Written By suara rakyat on Thursday, September 20, 2018 | 11:27 PM

Tonjong,(suararakyattegal.com),- Pemerintah desa (Pemdes) Tonjong kecamatan Tonjong kabupaten Brebes di tahun anggaran 2018 ini telah merealisasikan aspirasi warga Dukuh Karangjati dan sekitarnya. Aspirasi tersebut yaitu kebutuhan air bersih, dengan dibuatkan sumur bor yang dialokasikan dana desa (DD) sebesar Rp 145 Juta lebih, hal ini disampaikan Naksudi, kepala desa Tonjong usai acara monitoring dan evaluasi (Monep) di kantor desa setempat Kamis 20/9.

Naksudi menjelaskan, realisasi ini merupakan usulan pada Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) 2017 dimana merupakan pembangunan skala priortas. Pasalnya aspirasi tersebut warga sudah lama merasa kesulitan dan mendambakan air bersih untuk kebutuhan mencuci dan memasak.

Lanjutnya, kebutuhan warga telah dipenuhi yaitu dengan dibuatkan sumur bor dengan kedalaman 80 meter dilahan warga. Sumur bor tersebut ternyata bisa menghasilkan debit air besar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga dukuh Karangjati yang meliputi 400 KK, sedangkan pengelolaan serta pemeliharaannya nanti diserahkan ke warga agar dimanfaatkan dengan sebaik baiknya, jelasnya. imam(r)

Pemdes Waru Bantarkawung Kabupaten Brebes Adakan Musdes Penyusunan RKPDes

Written By suara rakyat on Tuesday, September 18, 2018 | 5:31 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Pemerintah desa (Pemdes) Waru kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes, sesuai dengan hasil musyawarah mufakat dalam acara Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) tahun anggaran 2019 penyerapannya akan difokuskan untuk pembangunan dan perbaikan jalan desa maupun jalan lingkungan yang ada diseluruh pedukuhan (6 wilayah pedukuhan), hal ini diungkapkan Kepala Desa (Kades) setempat Wastam Suganda, Selasa (18/9).

Wastam menjelaskan, wilayahnya yang luas dan terpencar meliputi 6 wilayah pedukuhan (Waru, Wanasari, Karanganyar, Ciruyup, Muara, dan Kutalarang) dengan kondisi sarana transportasi masyarakat yang masih sangat memprihatinkan, akan menyerap total anggaran sekitar 1,5 Milyar lebih. Pihaknya berharap pada tahun anggaran 2019 ada kenaikan sehingga program yang telah direncanakan itu semua bisa selesai dilaksanakan.

Lanjutnya, selain penyerapan penggunaan anggaran tersebut, juga akan diperuntukan penataan bangunan kantor desa yang dialokasikan dari Alokasi Dana Desa (ADD). Dan program pemberdayaan masyarakat diantaranya penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jambanisasi, RTLH, kesehatan serta pendidikan. Sedangkan pembangunan yang belum terkafer akan direalisasikan tahun anggaran berikutnya, terangnya.
"Saya berupaya untuk mengusulkan dari dana aspirasi beberapa anggota legislatif daerah maupun Provinsi", imbuhnya. mam/tri(r)

Plt Bupati Tegal Resmikan Peransaka VII Kwarda Jawa Tengah

Slawi,(suararakyattegal.com),- Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peransaka) VII Kwarda Jawa Tengah yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Martoloyo Desa Suniarsih Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal resmi dibuka, Minggu (16/9) malam. Peresmian pembukaan ditandai penekanan tombol sirine oleh Plt Bupati Tegal Umi Azizah yang diikuti pesta kembang api.

Turut hadir Wakil Ketua Kwarda Jawa Tengah Hernowo Budi Luhur, Sekda Tegal yang juga Ketua Kwarcab Tegal dokter Widodo Joko Mulyono, anggota Forkompinda, Kepala OPD Pemkab Tegal dan pimpinan Satuan Karya se Jawa Tengah.

Plt Bupati Tegal Umi Azizah dalam sambutannya mengatakan, selama lebih dari setengah abad pergerakannya di Indonesia, Gerakan
Pramuka sebagai organisasi pendidikan non formal terbesar di
Indonesia mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik. "Banyak tokoh besar di Indonesia yang lahir dari wadah kepramukaan ini," ujarnya

Menurutnya, Pramuka berperan penting membentuk karakter anak bangsa. Nilai-nilai
Pramuka konsisten dengan semangat nasionalisme,
kesetiakawanan sosial dan cinta lingkungan.

"Hal ini sejalan dengan
program penguatan pendidikan karakter bangsa kita, bagaimana
membangun pribadi siswa yang mandiri dan penyiapan generasi emas tahun 2045," tandasnya

Umi menuturkan, meski jumlah anggota pramuka di Indonesia kini mencapai 17 juta orang, namun dalam perkembangannya kini, kegiatan pramuka
dipandang sudah tidak menarik di kalangan generasi millenial yang
cara yang cara berpikirnya berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya.

Hasil survei salah satu lembaga penelitian pada 1.501 Siswa di lima kota besar di Indonesia tahun 2015 lalu menyebutkan
bahwa 60,3 persen siswa tidak tertarik dengan kegiatan Pramuka.
Hanya sekitar 39,4 persen-nya saja yang yang tertarik dengan kegiatan Pramuka.

"Inilah tantangan pembinaan kepramukaan di era revolusi industri. Bagaimana Pramuka mampu beradaptasi dengan derkembangan zaman dan kembali diminati generasi mudanya. Tujuannya agar penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam Trisatya dan Dasa Darma Pramuka dapat diterima, diresapi dan diamalkan dengan bangganya oleh kaum muda sebagai kader pemimpin calon
penerus estafet pembangunan di negeri ini," tegasnya

Untuk itu, lanjutnya, sebagai wadah kreativitas pembentuk karakter bangsa,
Pramuka hendaknya tidak terjebak pada rutinitas yang monoton, pada formalitas yang menjemukan, tetapi sudah harus berpikir kekinian, dimana Pramuka harus adaptif dengan kemajuan teknologi informasi. Pramuka harus kreatif juga inovatif, harus punya terobosan yang
sesuai dengan kebutuhan serta karakter generasi milenial saat ini. Jika ini dilakukan maka, revitalisasi gerakan Pramuka nyata adanya.

"Di bumi perkemahan ini, di Peransaka ke-7 ini saya mengajak para pembina, para pendidik, sentuhlah rasa cinta, bangkitkan rasa bangga
generasi muda kita pada tanah airnya sehingga rasa cinta tanah air
benar-benar tertanam di dalam diri setiap anggota Pramuka. Sibukkan kehidupan remaja kita, anak-anak didik kita dengan berbagai kegiatan
positif yang juga menggembirakan di Pramuka. Dan persiapkan agar
semua anggota Pramuka ini kelak menjadi pemimpin. Jika jadi menjadi pejabat, jadilah pejabat yang melayani, yang rendah hati dan tidak korupsi," pungkasnya.

Ketua Sangga Kerja Peran Saka VII Kwarda Jawa Tengah Ninda Puspita Dewi menjelaskan, perkemahan antar satuan karya Pramuka diikuti 735 Anggota Satuan Karya yang tergabung dalam Kontingen Kwarcab se Jawa Tengah. Kegiatan bertujuan untuk membina dan mengembangkan mental, fisik, pengalaman,  pengetahuan dan keterampilan Pramuka Penegak Pandega sesuai minat bakatnya melalui kegiatan nyata yang berguna bagi masyarakat.

"Peran Saka VII merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke 57 Kwarda Jawa Tengah, termasuk Estafet Tunas Kelapa. Kegiatan mengusung tema Berbudaya, Inovatif, Tangkas yang disingkat Bintang," paparnya. san/tio(r)

Camat Bantarkawung Ajak Masyarakat Taat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Written By suara rakyat on Monday, September 17, 2018 | 11:30 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu pendapatan asli daerah (PAD) yang dikembalikan lagi ke masyarakat melalui Pemerintah desa (Pemdes) untuk membiayai pembangunan sarana infrastruktur. Kalau dilihat PBB itu nilainya tidak seberapa besar dibandingkan dengan kucuran dana bantuan dari Pemerintah daerah maupun Pusat, hal ini disampaikan Camat Bantarkawung kabupaten Brebes Sumarno SPd, pada sambutan pembukaan musyawarah desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Banjarsari di Aula kator desa setempat Senin (17/9).

Sumarno meminta kepada masyarakat untuk memahami kewajiban sebagai wajib pajak, agar percepatan pembangunan di desanya bisa maju dan lacar. Kepada perangkat desa maupun petugas pengutip pajak bisa melaksanakan kinerjanya dengan aktif, dan hasil penarikan pajak dari masyarakat untuk segera disetorkan ke kas daerah. Pasalnya, manakala hasil pungutan pajak disetor melampaui batas yang ditentukan maka pihak Pemdes dikenai denda.

Sementara Pj Kepala desa (Kades) Banjarsari Jaharuddin menjelaskan, keterlambatan pelunasan PBB dari baku pajak tahun 2018 sebesar Rp 80 Juta, baru mencapai 50 persen yang langsung disetorkan ke kas daerah. Pihaknya tetap berupaya dan mengerahkan petugas untuk menarik kekurangannya ke masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman secara baik tentang PBB, jelas Jaharudin yang merangkap sekretaris desa.
Lebih lanjut Jaharuddin menjelaskan, desa Banjarsari tahun 2018 mendapat bantuan anggaran DD dan ADD hampir sebesar 1,5 Milyar, dan bantuan dari pemerintah Provinsi sebesar 445 Juta, pungkasnya. imam(r)

ETK Siap Diarak Menuju Titik Finish Buper Martoloyo Suniarsih Bojong

Written By suara rakyat on Sunday, September 16, 2018 | 8:16 PM

Slawi, (suararakyattegal.com), – Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah tahun 2018 memasuki Kabupaten Tegal, Minggu (16/9) sore. ETK diterima Dandim 0712 Tegal Letkol Kav. Kristiyanto dari Pelaksana Tugas Walikota Tegal, Drs HM Nursholeh, di halaman Kantor Camat Dukuhturi.

"Kami terima Tunas Kelapa untuk diteruskan sampai tujuan," kata Kristiyanto diikuti Pasukan Penerus ETK Kwarran Dukuhturi.

Gubernur Ganjar Pranowo, dalam pesannya dibacakan Dandim mengajak, seluruh anggota pramuka untuk memahami dan merealisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam gerakan pramuka.

”Nilai yang terkandung di dalamnya mampu menambah semangat kebangsaan dan mendukung pembangunan di Jawa Tengah. Selain itu, setiap anggota pramuka di Jawa Tengah agar menggelorakan semangat antinarkoba. Katakan Tidak Pada Narkoba sekali mencoba akan terjerumus dalam kebinasaan,” tandasnya.

Selain itu, gubernur juga minta kepada setiap anggota pramuka, agar memiliki semangat suci dalam perkataan dan perbuatan, meneguhkan dan mengokohkan semangat cinta Tanah Air dan Bangsa.

Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas Abdimas, Waudin mengatakan, Kwarcab Tegal menerima Estafet Tunas Kelapa dari dua titik lokasi yang berbeda yakni menerima dari Pemalang pada Sabtu (8/9) sore di Jembatan Kalirambut Kwarran Jatinegara. "Pasukan Penerima berasal dari Kwarran Jatinegara sebanyak 61 Pramuka yang merupakan pasukan inti. ETK diterima Sekda mewakili Bupati Tegal," terangnya.

Selain dari Pemalang, lanjut Waudin, Kwarcab Tegal juga menerima Estafet Tunas Kelapa dari Kota Tegal, Minggu (16/9) sore di halaman Kecamatan Dukuhturi. "ETK diterima oleh Dandim Tegal selaku Wakil Ketua Mabicab dan pasukan penerima dari Kwarran Dukuhturi," paparnya

Sekretaris Dinas Sosial itu menambahkan, dari Dukuhturi ETK akan diarak melewati jalan raya II Singkil menuju lokasi serah terima antar Kwarran Dukuhturi dan Kwarran Adiwerna di SMK 1 Adiwerna.

"Oleh pasukan Penerus ETK Kwarran Adiwerna, selanjutnya ETK akan dibawa menuju Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal untuk disemayamkan," ungkapnya.

Selanjutnya, imbuh Waudin, malam persemayaman ETK akan diisi dengan saresehan anggota dewasa Gerakan Pramuka.
"Senin (17/9) akan kembali diarak melewati Kwarran Slawi, Lebaksiu, Balapulang, Bojong menuju titik finish di Buper Martoloyo Suniarsih Bojong yang merupakan tempat peringatan Hari Pramuka tingkat Jawa Tengah," pungkasnya.san/tio(r)