suara rakyat

Latest Post

Panitia dan Masyarakat Memiliki Peran Penting Dalam Pilkades Serentak

Written By Bimo Baron on Thursday, March 21, 2019 | 4:35 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Dengan telah terbentuknya panitia Pilkades di tiap desa yang akan menggelar Pilkades secara serentak di kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes, maka harus tetap menjaga kenetralan dan kinerja secara profesional selama melaksanakan tahapan Pilkades. Sehingga pesta masyarakat desa bisa berjalan lancar dan aman, hal ini disampaikan Kapolsek Paguyangan Iptu Suroto melalui anggota Kamtibmas Aiptu Maman Samanhudi, saat pengarahan acara pembentukan panitia Pilkades di Aula kantor desa Kretek Kamis (21/3).

Maman mengatakan, salah satu kesuksesan pelasanaan Pilkades tergantung pada kinerja panitia, sehingga panitia harus bisa berlaku adil dan netral tanpa memihak dan medukung salah satu peserta Pilkades. Selain itu, kinerja panitia harus teliti dan profesional dalam menyeleksi admistrasi calon sehingga tidak terjadi masalah bagi calon manakala terpilih.

"Saya berharap kepada masyarakat supaya ikut serta membantu dan menjaga keamanan pada pelaksanaan Pilkades, karena mengingat keterbatasan petugas keamanan", tandas Maman. imam(r)

Desa Kretek Kabupaten Brebes Siap Gelar Pilkades

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Panitia Pilkades desa Kretek kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes terbentuk, sehingga siap untuk menggelar Pilkades Kretek dengan membuka pendaftaran penjaringan bakal calon Kades dari mulai 31 maret hingga 8 April mendatang. Kegiatan pembentukan panitia yang digelar secara aklamsi berjalan lancar di Aula kantor desa Kretek Kamis (21/3) pagi.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kretek, Eko Puji Susanto mengatakan, pembentukan panitia Pilkades ini dalam rangka melaksanakan pilkades untuk melaksanakan tahapan Pilkades dengan harapan dapat menghasilkan seorang Kades defenitif yang menjadi pilihan terbaik bagi warganya. Dengan melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang berlaku secara transfaran dan netral sehingga dapat berjalan lancar, aman, tertib dan kondusif.

Hal senada disampaikan Camat Paguyangan melalui Kasie Trantib Lukman SH pembentukan panitia Pilkades ini mengacu berdasarkan hukum dan undang undang tentang desa. Dan pembentukan ini segera dilaksanakan di tiap desa yang mengalami kekosongan Kades definitif secara serentak karena di kecamatan Paguyangan ada tujuh desa (Kretek, Traban, Pagojengan, Wanatirta, Winduaji, Cipetung dan Pandansari) yang akan menggelar Pilkades secara serentak pada tahap pertama 16 Juni di tahun 2019 ini.

Lanjut Lukman, pihaknya berharap dalam pelaksanaan Pilkades se wilayah kecamatan Paguyangan bisa berjalan tanpa ada gejolak yang diinginkan sehingga dapat memberi contoh pada kecamatan lain sekabupaten Brebes yang akan melaksanakan kegiatan sama yaitu Pilkades secara serentak.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Muspika Paguyangan, anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pj Kades, jajaran BPD, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan pemuda Ketua Rt/Rw se desa Kretek. imam(r)

Hampir Roboh, Musholla Tertua di Kecamatan Bantarkawung Butuh Uluran Tangan Untuk Perbaikan

Written By Bimo Baron on Tuesday, March 19, 2019 | 11:46 AM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Musholla Baiturrohim yang merupakan tempat peribadatan dan kegiatan syiar Islam warga Dukuh Gempol desa Bantarkawung kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dan terancam ambruk.

Kondisi bangunan Mushola Baiturrohim yang berukuran 6x24 Meter itu salah satu tempat peribadatan yang tertua di kecamatan Bantarkawung, bangunan berdiri diatas tanah wakaf yang dibangun pada tahun 1982. Dan sepuluh tahun kemudian mendapat satu kali perbaikan/rehab, namun kondisi bangunan saat ini mengalami ambrol dan rapuh karena termakan usia.

Dengan melihat kondisi yang memprihatinkan itu, warga membentuk sebuah kepanitiaan sekaligus merobohkan bangunan Musholla yang terancam ambruk agar dapat segera mendapat penanganan.

Ketua Panitia pembangunan Musholla Baiturrohim M Shodiq Triyugo Prabowo mengakui, kondisi bangunan musholla yang rapuh dimakan usia dirobohkan karena kondisi tembok dinding yang ambrol juga bagian atap, pintu dan jendela yang terbuat material kayu mengalami keropos dan rapuh, hal ini mengkhawatirkan akan mengancam keselamatan jiwa, kata M Shodiq saat ditemui Selasa (19/3) pagi.

Dijelaskan Shodiq, Musholla Baiturrohim ini selain sebagai tempat peribatan/sholat berjamaah juga untuk kegiatan warga belajar Al Quran, Masjlis Ta'lim maupun tempat peringatan hari besar Islam. Dan setelah dirinci untuk anggaran perbaikan akan memakan dana total sekitar Rp 299 Juta lebih, jelasnya.

Lanjut M Shodiq, selaku panitia tidak mungkin berbuat tanpa ada bantuan pemerintah maupun pihak dermawan, oleh karena itu pihaknya mengharapkan adanya perhatian maupun bantuan dari pihak lain berupa materi atau material guna menangani kondisi tersebut agar segera mendapat perbaikan, pasalnya kondisi  tempat peribadatan yang sangat urgen dalam menegakkan tiang agama. imam(r)

Sejumlah Mantan Kades Kecamatan Paguyangan Siap Mencalonkan Kades Kembali

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Sejumlah mantan Kepala desa (Kades) di kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes menyatakan siap untuk mencalonkan kembali dan ikut mendaftarkan diri sebagai calon Kades pada Pilkades mendatang. Salah satunya mantan Kades Kretek Akya, dalam menyampaian sambutannya pada acara serah terima jabatan kades di gedung GOR Bulutangkis desa Kretek Senin (18/3) kemarin.

Akya menjabat Kades Kretek baru satu periode dan telah purna habis masa jabatannya secara terhormat, pihaknya mengatakan siap untuk mencalonkan kembali yang kedua kalinya, karena masih merasa terpanggil untuk  meneruskan pembangunan di desa yang belum maksimal.

Menurut Akya masa jabatan satu periode selama 6 tahun itu dinilai terlalu singkat waktunya padahal program Pemerintah sangat komplek untuk dapat mensejahterakan warganya.

Hal senada disampaikan mantan Kades Taraban Imam Mahdi SH, pihaknya merasa  belum cukup dalam pengabdian kepada warganya, sehingga mencoba kembali untuk maju. Dan manakala terpilih lagi pihaknya siap untuk melanjutkan dan meningkatkan program pembangunan yang belum dituntaskan, katanya.

Sementara Plt Camat Paguyangan Darto SH mengakui beberapa Kades yang purna akan kembali mencalonkan diri sebagai peserta Pilkades yang digelar dua tahap, tahap pertama pada 16 Juni dan tahap kedua pada bulan Desember mendatang secara serentak. Dan tahapan pendaftaran calon Kades tahap pertama sudah dimulai dan akan berakhir pada 8 April mendatang, katanya.

Dijelaskan Darto, tahun 2019 dari sejumlah 12 desa yang akan melaksanakan Pilkades sejumlah 11 desa, dan tahun 2020 hanya 1 desa (Cilibur), mantan kades yang akan kembali maju pilkades 2019 ada 8 mantan diantaranya, pada tahap pertama sekitar 4 mantan (Kades Kretek, Taraban, Cipetung, Wanatirta) dan tahap kedua 4 mantan Kades (Paguyangan, Pakujati, Kedungoleng, dan Ragatunjung.) mereka mayoritas baru menjabat Kades selama satu periode.

Lanjut Darto, animo mereka untuk kembali mencalonkan sebagai Kades memicu pada aturan yang baru, Kades bisa menjabat sebanyak 3 masa periode dengan biaya gratis yang ditanggung oleh APBD. imam(r)

Kepala Sekolah dan Pengawas Dituntut Fokus Kembangkan Kinerja dan Prestasi Sekolah

Slawi,(suararakyattegal.com),- Kepala sekolah dan pengawas sekolah adalah agen perubahan, sebagai benchmark layanan pendidikan di sekolah maupun sekolah mitranya. Lebih penting, kepala sekolah merupakan manajer sekolah yang harus fokus mengembangkan kinerja dan prestasi sekolahnya.

Pernyataan itu dilontarkan Bupati Tegal, Umi Azizah saat melantik 59 Kepala Sekolah SD dan SMP serta Dua Pengawas Sekolah di Aula BKD Kabupaten Tegal, Selasa (19/3) pagi.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada kepala sekolah dan pengawas sekolah yang baru saja dilantik, supaya terus melakukan terobosan dan inovasi dalam mengembangkan sekolah seutuhnya.

“Kepala sekolah dapat bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk mendapat dukungan peningkatan sumber daya sekolah yang masih terbatas,” kata Umi.

Umi menyinggung kejadian yang dikeluhkan orang tua siswa di salah satu SMP di Kabupaten Tegal. Dikatakan Umi, bahwa siswa tersebut dibebankan iuran untuk pembelian perangkat komputer penunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Jika memang sekolah belum mampu atau belum siap dengan sarana prasarananya jangan memaksakan untuk pengadaan mandiri. Laporan ini tentu akan saya tindaklanjuti, karena membebani para orang tua siswa,” tegasnya.

Begitupun dengan pengawas sekolah, menurut Umi, pengawas sekolah harus lebih meningkatkan kepekaannya. Karena pengawas sekolah cenderung terjebak dalam urusan administrasi. Lebih sibuk memastikan dokumen-dokumen administratif daripada membantu kepala sekolah dan guru mengembangkan inovasi pendidikan.

“Meningkatkan kepekaan tidak hanya sebatas pada lingkup pengawasan satuan pendidikan, tapi juga lingkungan dan perilaku peserta didiknya sebagai outcome dari penyelenggaraan sistem pendidikan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan menjelaskan bahwa 14 dari 59 kepala sekolah yang dilantik adalah mereka yang telah dinyatakan lulus pada seleksi tahun 2017. Sedangkan sisanya adalah rotasi.

“Untuk posisi jabatan kepala sekolah yang kosong, rencananya akan ada pengisian kepala sekolah pada tahun ajaran baru nanti. Sementara masih dijabat oleh Plt kepala sekolah dari sekolah lain,” pungkasnya. tio(r)

Muspika Salem Sosialisasikan Pilkades Serentak

Written By Bimo Baron on Monday, March 18, 2019 | 3:58 PM

Salem,(suararakyttegal.com),- Menjelang pemilihan kepala desa (Pillades) serentak di kabupaten Brebes, Muspika Salem menggelar sosialisasi Pilkades di gedung olah raga (GOR) kantor desa Banjaran Kamis (14/3) lalu.

Camat Salem Nur Ari Yuswanto, M.Si mengatakan, sosialisasi ini agar dapat dipahami oleh masyarakat bahwa Pemda Brebes akan menggelar Pilkades tahap I secara serentak pada bulan Juni 2019 mendatang.

Terkait tahun politik yang dilanjut dengan pelaksanaan pilkades tersebut berharap kepada masyarakat agar ikut serta membantu aparat untuk mengamankan lingkungan dan wilayah di kecamatan Salem, sehingga kondisi tetap bisa aman tenteram, dan kondusif, harapnya.

"Pelaksanaan Pilkades tahap I ini bagi desa yang mengalami kekosongan maupun kades yang telah purna pada 12 Maret kemarin dan diisi oleh Pj Kades sampai adanya pelantikan Kades baru yang defenitif", tandasnya.

Lanjut Ari, penghargaan kepada Kades yang telah habis masa jabatannya selama 6 tahun dalam menjalankan tugas dan amanahnya selesai dengan baik dan terhormat. Dan kepada pejabat yang baru ditunjuk dari Pemerintah kecamatan untuk mengisi jabatan Kades, diharapkan mampu mengemban tugas amanah dalam menjalankan roda pemerintah desa, sehingga bisa membanggakan instansinya, serta manakala terdapat masalah maupun kendala dalam melaksanakan tahapan-tahapan Pilkades bisa segera meminta bantuan ke Pemerintahan kecamatan.

Dijelaskan Ari, bahwa pendaftaran pencalonan Pilkades adalah gratis, karena ditanggung dari APBD. Dan peserta calon kades tidak boleh tunggal, atau minimal kurang dari 5 calon, lebih dari 5 calon akan dilakukan test oleh panitia pilkades tingkat kabupaten Brebes, jelas Ari.

Sosialisasi ini dihadiri masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat dan tokoh agama juga didalamnya jajaran Muspika, Koramil 13/Salem Pelda Jahri, Pj Kades Banjaran Dartono dan Mantan Kades Banjaran Nasehi. imam(r)