Home » » Puisi Tegalan Awalnya Dicerca kini Disuka

Puisi Tegalan Awalnya Dicerca kini Disuka

Written By suara rakyat on Thursday, September 6, 2012 | 12:45 PM

Lanang Setiawan
Tegal, (srtegal news) – Sampai sekarang ini masih banyak orang asli Tegal sendiri yang merasa malu jika bicara dengan bahasa daerahnya sendiri, sebab mereka takut disebut kampungan. Namun lain halnya dengan sosok Lanang Setiawan. Laki- laki berperawakan kurus ini justru sebaliknya, dia merasa sangat bangga dengan bahasa daerahnya sendiri. Dan sangking bangganya dia tak henti- hentinya membuat karya sastra dengan bahasa Tegal.

“ Awalnya banyak orang mentertawai puisi- puisi Tegalan yang saya tulis, bahkan teman- teman sendiri pun ada juga yang mencibiri, namun bagi saya semua itu tidak saya anggap sebagai kendala atau hambatan, sebab akan membunuh kretifitas saya “, ujar Lanang.


Dalam perkembangannya, setelah dia menterjemahkan “ Nyanyian Angsa “ puisi karya WS Rendra dalam bahasa Tegalan, maka ramailah puisi tersebut menjadi bahan pembicaraan terutama di kalangan seniman/ sastrawan sendiri. Ada yang memberikan penilaian negatif ada pula yang positif, keduanya dia anggap positif, sebab dia sadar dengan demikian maka akan memberikan atau menciptakan motivasi untuk lebih produktif lagi dalam berkarya puisi Tegalan. Dan pada gilirannya pada awal 2012 ini atas kerjasama dengan Dewan Kesenian Tegal ( DKT ) sempat menggelar lomba membaca pusisi Tegalan untuk tingkat Jawa Tengah dan pesertanyapun membludag. 



“ Disitulah mereka melihat, bahwa puisi Tegalan ternyata bukan orang Tegal sendiri yang menyukainya, orang diluar kota Tegal pun menyukainya, bahkan beberapa puisi Tegalan karya saya sempat dimuat pada salah satu Surat Kabar besar di Kalimantan Timur sebanyak beberapa kali, ini bukti bahwa puisi Tegal sudah mulai menasional dan ini sungguih membanggakan, sebab puisi Tegalan yang awalnya dicerca kini sudah mulai disuka “, tandasnya kepada srtegal news di kampung seni PAI Tegal, baru- baru ini. sh/tio/r.
Share this article :