Terhadap Gedung UPTD Yang Ambruk, Rekanan Bertanggungjawab Membangun Kembali - suara rakyat
Home » , » Terhadap Gedung UPTD Yang Ambruk, Rekanan Bertanggungjawab Membangun Kembali

Terhadap Gedung UPTD Yang Ambruk, Rekanan Bertanggungjawab Membangun Kembali

Written By suara rakyat on Thursday, September 20, 2012 | 10:56 PM

Slawi, (srtegal.com) – Hasil pertemuan di kantor dinas Dikpora kab Tegal, Kamis (20/9) kemarin, kadin Dikpora dengan rekanan penggarap gedung yang ambruk, sepakat rekanan tetap bertanggungjawab dan siap untuk membangun kembali dengan kualitas yang lebih bagus.

Menurut kepala dinas Dikpora kabupaten Tegal, Drs Edy Pramono, bahwa dinas tidak memutuskan kontrak dengan sepihak, dan berhubung waktu dalam pengerjaannya masih ada, maka pihak rekanan masih dapat dipercaya untuk mengerjakan atau membangun kembali gedung yang ambruk tersebut dengan jaminan atau berjanji ke dinas akan mengerjakan dengan sungguh-sungguh dengan mutu yang lebih berkualitas.

Rekanan siap mengerjakan kembali dan akan menambah atas kekurangan seperti pada gambar yang ada di RAB. Bahkan tidak memandang rupiah yang ada, karena rekanan ingin menunjukkan ke dinas bahwa pekerjaannya tersebut mutunya terjamin, dan rekanan juga ingin sumbangsih kepada dinas Dikpora dan khususnya masyarakat sekitar, karena CV Slamet Mulia Jaya dengan direktur H Soleh yang merupakan rekanan penggarap gedung tersebut berdomisili didaerah setempat, wilayah kecamatan Kramat.
“Karena belum adanya Beriata Acara (BA) serahterima ke dinas, maka masih tanggung jawab mutlak rekanan atau CV tersebut. Maka dari itu hasil pertemuan kemarin dari rekanan atau CV tersebut siap untuk mengerjakan kembali gedung UPTD Dikpora kecamatan Kramat yang anggarannya di ambil dari APBD II tahun 2012 dengan nilai Rp. 81 Juta ”, tambah Edy Pramono.

Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Tegal, yang merupakan perencana kegiatan atau yang membuat gambar gedung UPTD Dikpora kecamatan Kramat, melalui stafnya Nurelina, mengatakan, bahwa dari perencanaan sudah sesuai standart yang ada alias sudah betul, kembali lagi disini intinya adalah pelaksananya yang harus bertanggung jawab, kenapa gedung tersebut sampai ambruk.
“ Terkait sanksi atau lainnya terhadap rekanan itu bukan urusan kami,  kami tidak ada kaitannya, karena kegiatan tersebut ranahnya ada di Dikpora. kami menyerahkan kejadian tersebut kepada PPA (Pejabat Pengguna Anggaran), PPHP, dan pengawas pekerjaan tersebut “, ungkap Nurelina kepada srtegal.com saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Mengenai kabar, kaitan kasus tersebut kepala dinas Dikpora Edy Pramono menerima surat panggilan dari Polres Tegal yang isinya mengenai tragedy ambruknya gedung UPTD Dikpora kecamatan Kramat, bermaksud dan bertujuan untuk dimintai keterangan dan klarifikasi.
“ Sayaakan  memenuhi panggilan itu, agar permasalahannya bisa segera diklarifikasi” ,tandas Edy, mengakhiri perbincangannya dengan srtegal.com, baru-baru ini.hdb/r.
Share this article :