Home » , » Kasus Jalingkos Digoyang Lagi Siapa Bakal Terjerat ?

Kasus Jalingkos Digoyang Lagi Siapa Bakal Terjerat ?

Written By suara rakyat on Wednesday, November 28, 2012 | 2:24 PM

Slawi, (srtegal.com) – Kasus Jalur Lingkar Kota Slawi ( Jalingkos ) yang sementara waktu terasa ayem – tentram, kini tampak tengah digoyang lagi. Lalu giliran siapa yang bakal terjerat ? jelas “ ada asap pasti ada api “, demikian halnya kasus Jalingkos dipastikan ada pelakunya, lalu siapa ? kini tengah mulai dikuak lagi.

Kaitan kasus tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Slawi, Firdaus SH, berjanji bahwa pihaknya akan mempelajari dua berkas kasus Jalingkos dan pinjaman dana dari Bank BPD Jateng Slawi, sebagaimana dilaporkan oleh Forum Gerakan Masyarakat (For-Geram) Kabupaten Tegal, kemarin.

Kajari menandaskan, bahwa pihak kejaksaan selalu membuka pintu bagi siapa saja yang memang membutuhkan atau akan melaporkan kaitannya dengan permasalahan hukum. Seperti Jumat (23/11/2012) kemarin, dua berkas kasus dan satu bukti Video Compact Disc (VCD) berupa gambar pengakuan dari Pimpinan Bank BPD Jateng Cabang Slawi Sugianto SH, yang diterima dari For-Geram yang merupakan gabungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Tegal.

"Kejaksaan tidak akan berhenti terkait dengan kasus tersebut, akan kami pelajari dulu berkasnya, dan sejauhmana kevalidannya setelah itu ditindaklanjutinya ", tandasnya.

Sementara itu salah seorang anggota For Geram, dari LSM Komite Masyarakat Independent (Kommit), M Kholik SH mengatakan, dirinya dan rombongan datang ke Kejari Slawi Jumat (23/11/2012) dengan membawa dua permasalahan hukum yang ada di Kabupaten Tegal yakni, permasalahan Jalingkos dan pinjaman dana dari Bank BPD Jateng cabang Slawi.

Untuk kasus Jalingkos, kata Kholik, sejauh ini sudah terbukti dan ada tiga tersangka seperti, Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM, Edy Prayitno (Jayeng), Budi Haryono. Namun di sini For Geram mencari subyek lainnya yang sementara ini masih bisa bernafas bebas.

Seperti halnya kasus pinjaman dana yang dari Bank BPD Jateng, dalam sidang kasus tersebut terungkap saat sidang Agus Riyanto yang saat ini terpidana. Namun permasalahan itu tidak terungkap dalam persidangan Edy Prayitno dan Budi Haryono.

"Mereka berdua jelas-jelas terlibat dalam merealisasikan pencairan dan merekayasa pembayarannya ", ungkap Kholik.

Ir Bambang Purnama LSM Gerbang Mataram menambahkan, For-Geram datang ke Kejari Slawi dalam rangka meminta keadilan dan memohon kepada Kejari Slawi untuk mengusut secara tuntas permasalahan hukum tersebut.

"Kami tidak akan berhenti di sini saja, tetapi kami juga akan melaporkan berkas ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang, Kejaksaan Agung (Kejagung) Pusat, bahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pusat," tegasnya kepada srtegal.com, kemarin.hdb/r.
Share this article :