Home » » DPU Lakukan Inventarisasi Proyek Pekerjaan Tak Selesai Sesuai Target Terancam Sanksi

DPU Lakukan Inventarisasi Proyek Pekerjaan Tak Selesai Sesuai Target Terancam Sanksi

Written By suara rakyat on Saturday, December 1, 2012 | 11:31 PM

Slawi, (srtegal.com) - Sesuai dengan intruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal selaku Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal diminta untuk melakukan inventarisasi terhadap paket-paket pekerjaan yang disinyalir tidak selesai sesuai target yang diharapkan.

Menurut Kepala DPU Ir Sudaryono MM, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Program DPU M Budi Eko Setiawan ST, paket pekerjaan yang disinyalir 20 Desember kedepan tidak selesai sesuai target , maka terancam sanksi, hal ini mengacu pada Perpres 70 tahun 2011.

"Rekanan diberi tambahan waktu 50 hari dengan denda satu per mil atau 1/1000 dari nilai proyek di kali per hari", ujarnya.

Ia menambahkan, jika tambahan waktu 50 hari tersebut dan rekanan tidak bisa menyelesaikannya atau memenuhinya, maka CV dan perseorangannya bakal di black-list selama dua tahun berturut-turut.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU M Tulus Setyobudi ST, mengatakan siap melaksanakan intruksi dari TAPD, namun khawatir dengan sistem pembayarannya jika memakai perpres 70 tahun 2011, pemerintah daerah (pemda) keuangannya belum siap, karena dari awal tidak menggunakan sistem multy years.

Menurutnya, ada tiga kegiatan pekerjaan pengaspalan di bidangnya yang kemungkinan tidak selesai sesuai dengan target yakni, pengaspalan jalan di Desa Bumijawa-Desa Jejeg Kecamatan Bumijawa, Desa Cilongok-Desa Diwung Kecamatan Bojong, dan Desa Babadan-Desa Kedungjati Kecamatan Warurejo.

"Jika pengaspalan tersebut tidak diganggu dengan pekerjaan lainnya, dimungkinkan bisa sesuai target", katanya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Sukahar ST dan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Anglir DPU Kabupaten Tegal, ketika ditanya terkait dengan akan dilakukan inventarisasi paket pekerjaan sesuai intruksi TAPD tersebut, keduanya mengatakan siap.

"Kami siap-siap saja, malah semua berkas kegiatan yang ada di bidang kami sudah dilaporkan ke Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Tegal", tandas  Sukahar.hdb®.
Share this article :