Home » , » Kepala Sekolah Keluhkan Proyek DAK 2011

Kepala Sekolah Keluhkan Proyek DAK 2011

Written By suara rakyat on Monday, January 14, 2013 | 1:29 AM

Bumiayu, (srtegal.com) – Beberapa Kepala Sekolah Dasar (SD) diwilayah Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes penerima bantuan pembangunan Perpustakaan yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TAhun Anggaran 2011 dan 2012, mengeluhkan, pasalnya proyek pembangunan yang dilakukan rekanan, pembangunannya hingga awal tahun 2013 ini belum juga dilaksanakan, bahkan ada bangunan fisik tidak sampai diselesaikan sudah ditinggal rekanan. Padahal dalam setiap usulan rehab yang diajukan, tentu hingga proses finishing

Amir Jafar, Kepala SD Jatisawit 05. Mengatakan Gedung yang sedianya dibangun untuk perpustakaan ini ditinggal oleh pelaksananya, Kondisinya masih tanpa plafon atap, tembok belum dicat dan lantai masih berupa tanah, sehingga kondisi seperi ini sama sekali belum bisa dimanfaatkan fungsinya, kata Amir.

Pihaknya merasa kecewa mendapat jawaban bahwa pembangunan tersebut telah selesai sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), padahal kondisi yang ada bangunan tersebut masih berantakan, katanya.
Hal yang sama disampaikan Kepala SD Kalinusu 01 Rumbiyanto. Menurut dia, sekolahnya mendapatkan program pembangunan perpustakaan dari alokasi dana DAK TA 2011, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan segera dimulai. Padahal pihak PU selaku konsultan pernah datang untuk mengecek sejauh mana pembangunanya, tapi belum juga dilaksanakan, katanya.

Sementara Staf Sarpras UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Bumiayu Mohammad Jamil mengatakan, kondisi seperti ini terjadi di beberapa sekolah lain di Kecamatan Bumiayu. Di antaranya adalah SD Dukuhturi 01, Kalinusu 03, Kalierang 5, Negaradaha 02, Kaliwadas 01 dan 02 serta lainnya. Pihanya mengharapkan kedepan agar pembangangunan sarana infrastuktur khususnya pendidikan, agar dapat lebih tertata lagi pelaksanaanya. Dan kepada pejabat dinas terkait agar bisa menindaklanjuti keluhan beberapa sekolah yang telah mendapat bantuan pembangunan tersebut sehingga dapat dirasakan manfaatnya demi kemajuan pendidikan, ujarnya. (mam)
Share this article :