Home » » FKPAKB Peduli Korban Gempa di Aceh

FKPAKB Peduli Korban Gempa di Aceh

Written By suara rakyat on Wednesday, July 31, 2013 | 11:20 PM

Brebes, (srtegal.com) - Dalam musibah bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu di Aceh telah mengundang simpatik para pemuda dan pemudi  di wilayah Brebes. Mereka merasa tersentuh hatinya untuk membantu para korban. Di mana mereka telah membentuk tim donator sumbangan yang di lakukan oleh beberapa pemuda yang masih berstatus pelajar SMA, mahasiswa dan masyarakat umum yang mau bergabung, anggotanya yang mencapai 20-30 orang.  Seperti halnya, Rudi anggota yang mau berpanas-panasan di tengah teriknya matahari.

Kordinator lapangan Forum Komunikasi Pecinta Alam Kabupaten Brebes (FKPAKB), Guntur Pamungkas mengatakan, forum tersebut di ketuai Muhamad Ladzuardi. Sedang kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan kegiatan sosial, dengan cara membentuk tim donator untuk, mencari sumbangan terhadap para pengendara yang melintasi sepanjang Jalan Sudirman Kota Brebes dan sekitarnya guna membantu korban bencana yang ada di Aceh. “Kegiatan tersebut, sudah mendapat izin dari pihak Polres Brebes, guna melakukan penarikan dana sumbangan terhadap masyarakat,” ujar Guntur, beberapa waktu lalu kepada www.srtegal.com.

Kegiatan ini, menurut dia, dilakukan atas dasar kemauan sendiri dan tulus tanpa adanya tunggangan politik atau dorongan dari pihak lain. faktor lain yang mendasari  para pemuda adalah introspeksi diri manakala kejadian tersebut terjadi pada daerah Brebes tersebut. Mengingat  letak geografisnya rawan dengan bencana, khususnya daerah atas, seperti Bumiayu, Salem, Bantarkawung, Tonjong dan lainnya. “Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama 5 hari dengan target mendapatkan Rp 5 juta. Dengan kerjakeras tim donator, Alhamdulillah dalam kurun waktu baru 3 hari, kami sudah bisa mendapatkan Rp 3,6 juta,” ujarnya.
Selain itu, lebih jauh dia menyampaikan, kegiatan lain yang dilakukan FKPAKB adalah melakukan aksi pencabutan paku yang menancap di beberapa pohon di sepanjang jalan Jatibarang sampai Brebes kota. Aksi itu sendiri tim telah berhasil mengumpulkan sekitar 26 kilogram paku yang menancap di pohon.
Dia mengimbau, supaya pemangku jabatan yang mempunyai kepentingan dalam politik untuk tidak memasangkan gambarnya dengan cara menancap paku pada pohon. Selain itu juga telah melakukan pembersihan sampah  dan menanam pohon di pinggiran pantai. “Di sini kami mengajak siapapun yang tinggal di wilayah Brebes dan sekitarnya supaya terketuk hatinya untuk lebih peduli terhadap lingkungannya,” cetusnya.
Di sisi lain, FKPAKB juga ingin mengajak pihak dari luar untuk peduli terhadap sungai Kali Pemali Brebes yang tak kunjung selesai pengerjaannya. Dengan cara  yang sama, yaitu melakukan penarikan dana sumbangan di piggir jalan dan dikumpulkan sebanyak mungkin. Tujuan tersebut selain untuk mempercepat pengerjaan Kali Pemali juga untuk menggugah Pemkab Brebes untuk lebih peduli terhadap pembangunan yang ada di daerahnya. Hal itu, apalagi letak sungai Kali Pemali sendiri merupakan jalan utama (pantura) penghubung antar provinsi. “Forum ini menilai kalau citra daerah terlihat dari pembangunannya yang maju, maka dengan pembangunan yang maju brati kita sudah memperbaiki citra buruk yang berada di Pemkab Brebes sendiri,” pungkasnya. tio ®
Share this article :