Home » » Jelang Arus Mudik dan Balik-Polres Urai Kemacetan Dengan Antisipasi Pasar Tumpah

Jelang Arus Mudik dan Balik-Polres Urai Kemacetan Dengan Antisipasi Pasar Tumpah

Written By suara rakyat on Wednesday, July 31, 2013 | 10:00 PM

Slawi, (srtegal.com) – Metode antisipasi mengurai kemacetan arus mudik dan balik lebaran tengah dirancang sejak dini oleh jajaran Polres Tegal. Satu sektor yang turut ambil bagian dalam menciptakan kemacetan di sepanjang jalur mudik adalah keberadaan pasar tumpah.
Kapolres Tegal AKBP Tommy Wibisono SIK melalui Kasat Lantas AKP Padli SH SIK menyatakan, ada empat titik lokasi pasar tumpah yang perlu mendapat perhatian selama arus mudik dan balik lebaran berlangsung.
“Keempat titik pasar tumpah yang menjadi perhatian kami adalah Pasar Pagongan Dukuhturi, Pasar Bawang Adiwerna, Pasar Banjaran Adiwerna, dan Ruko Slawi yang terdapat di Jl Letjen Soeprapto,” terangnya, kepada srtegal.com, belum lama ini.
Dia mengakui, dari hasil pantauan di lapangan kemacetan, seperti di Pasar Pagongan disebabkan banyaknya becak dan dokar yang mangkal di sekitar badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas setempat. Hal yang sama juga terjadi di Pasar Bawang dengan banyaknya pedagang yang berjualan di sekitar rel KA, dan mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. Sedang gangguan kelancaran arus lalu lintas di Pasar Banjaran masih banyak disebabkan pengguna jalan raya yang memarkir kendaraannya di sepanjang jalan dan memakan badan jalan. Sementara, kondisi kemacetan di Ruko Slawi banyak disebabkan kondisi jalan yang sempit dan banyak kendaraan serta becak yang parkir di pinggir jalan.
“Untuk memecahkan kemacetan di sana kita akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar ada upaya penertiban selama arus mudik dan balik berlangsung, sehingga tidak mengganggu kelancaran pemudik dalam beralu lintas,” cetusnya.
Langkah riil di lapangan yang akan ditempuh Polres adalah dengan mendirikan Pos Pengamanan (Pos Pam) di areal tersebut menginduk Pos Pam inti yang ada. Di mana untuk menetralisir kemacetan di Pasar Pagongan akan didirikan Pos Pantau yang menginduk di Pos Pam inti Banjaran Permai (BP) Adiwerna. Sementara untuk melakukan pengaturan arus dan pantauan di titik macet Ruko Slawi di sana juga akan didirikan Pos Pantau yang menginduk pada Pos Pam inti Terminal Bus Slawi.
Untuk pantauan dua titik pasar tumpah yang ada di areal Adiwerna juga akan dioptimalkan lewat pendirian sub pos pam Kawedanan.
“Khusus pendirian Pos Pengamanan di Pasar Suradadi kita dasari dari peta dinamika yang ada di sana. Di mana dari bidang kerawanan lantas di sana berpotensi terjadinya laka lantas, macet, hingga pelanggaran lalu lintas dan kesemrawutan. Pendirian Pos Pam di sana diharapkan bisa dimaksimalkan untuk pengaturan, patrol, penjagaan dan pengawalan disaat mudik dan balik berlangsung,” pungkasnya. hdb®
Share this article :