Home » » Bangun Talud, Warga Guyub

Bangun Talud, Warga Guyub

Written By suara rakyat on Saturday, August 3, 2013 | 1:54 AM

Paguyangan, (srtegal.com) - Menjelang persiapan pelaksanaan pembangunan talud sungai yang dianggarkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) 2012 di Dukuh Sijoho, Desa Pakujati, Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. Warga mengadakan kerja bakti membersihkan kotoran sungai maupun memotong rerumputan/pepohonan yang ada di sepanjang sungai. Selain kerja bakti warga menghimpun dana swadaya untuk menambah anggaran stimulant PNPM, sehingga pembangunan talud dapat dikembangkan kuantitas dan kualitasnya.

Kaur Kesra Desa Pakujati, Wartam mengatakan, Proyek Program PNPM di Desa Pakujati tahun ini yang sebagian besar digunakan untuk pembangunan sarana infrastruktur di antaranya di Dukuh Sijoho dengan pembuatan talud sungai sepanjang 410 meter dan tinggi 2,5 meter.
Sedang rencana pembangunannya akan dilaksanakan pada awal bulan ini.

“Penghimpunan dana swadaya masyarakat dari warganya baru mulai dilakukan penarikan oleh masing ketua RT nya,  dan diupayakan target dana swadaya ini mencapai hingga Rp 10 juta,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu, Bekti warga setempat yang baru tinggal satu tahun di Dukuh Sijoho merasakan, kegotongroyongan warga setempat sangat tinggi dan terkesan sangat guyub.

“Warga kami memang masih peduli terhadap gotongroyong, bahkan dengan adanya program PNPM untuk membangun talud, mereka dapat mudah dikerahkan untuk kerja bakti setiap hari jumat,” katanya.

Tokoh Pengamat Sosial setempat, Imam S, bahwa salah satu syarat program PNPM dapat
dilaksankan dengan adanya dana swadaya dari masyarakat, walaupun dikucurkan anggaran PNPM dengan nilai besar tetap dana swadaya masyarakat harus ada, baik berupa meteri maupun tenaga kerjanya.

“Keguyuban warga setempat diharapkan program PNPM di Desa Pakujati dapat berhasil dan berjalan lancar, serta pembangunan talud yang akan dilaksanakan nanti tim pelaksana harus bisa memberikan yang terbaik kepada warga. Mewujudkan hasil pembangunan talud dengan memperhatikan mutu/kualitas talud tersebut,” harapnya. mam®
Share this article :