Home » , , » Gedung UPTD Puskesmas Pagerbarang, Tampak Megah dan Mewah, Namun Kualitasnya Rendah

Gedung UPTD Puskesmas Pagerbarang, Tampak Megah dan Mewah, Namun Kualitasnya Rendah

Written By suara rakyat on Friday, September 27, 2013 | 10:17 PM

Slawi, (srtegal.com) – Kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pembangunan UPTD Puskesmas tahun anggaran 2012 lalu telah rampung dikerjakan dan dalam waktu dekat ini segera diresmikan oleh dinas terkait. Namun sungguh ironi, seperti halnya yang terjadi di UPTD Puskesmas Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Meski bangunan UPTD Puskesmas tersebut sudah jadi, tampak megah dan mewah, namun diduga kualitasnya rendah.
Kepala UPTD Puskesmas Pagerbarang, dr Hj SA Muraeny mengatakan, dalam waktu dekat ini, lebih tepatnya Senin (30/9) mendatang, bangunan puskesmas yang sudah jadi tersebut bakal diresmikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal. UPTD dalam acara peresmian nanti, berencana bakal mengundang kepala dinas terkait, Kepala Desa Randusari, dan Muspika.
“Kami kaget dan kecewa, ketika kami melakukan penataan untuk persiapan kegiatan peresmian yang akan dilaksanakan Senin (30/9) besok, ternyata bangunan yang tampak megah dan mewah tersebut berkualitas rendah. Terbukti banyak bagian dinding yang retak-retak, warna cat dindingnya juga mulai pudar, dan teralis logam alumunium banyak yang menggunakan sambungan, sehingga tampak tidak rapi,” ujarnya, kemarin.
Menurut dia, pembangunan gedung UPTD Puskesmas tersebut telah menghabiskan biaya yang tidak sedikit, yakni Rp 664.700.000, dengan menggunakan DAK tahun anggaran 2012 lalu. Selama ini, lanjut dia, gedung tersebut belum pernah digunakan, hal tersebut disebabkan karena terkendala dengan minimnya air, baik untuk mencuci maupun kebutuhan lainnya.
“Bangunan gedung yang baru tersebut, tidak ada fasilitas airnya. Padahal air sangat dibutuhkan, karena bangunan itu merupakan ruang ponet atau untuk tindakan, baik orang melahirkan, menangani orang sakit dan sebagainya. Memang dulu waktu masih baru, sumur bor tersebut sempat mengeluarkan air, namun sekarang sudah tidak keluar lagi. Akhirnya kami meminta sambungan air dari Kantor Desa Randusari yang kebetulan bersebelahan dengan kami,” terangnya.
Selain itu, tambah dia, hampir semua lampu penerangan yang ada dalam gedung baru tersebut tidak menyala alias mati. “Ada sekitar tujuh buah lampu yang mati, terpaksa kami harus menggantinya dengan yang baru. Karena mau ada peresmian, maka kami belikan,” ungkapnya.
Sementara, Tarjono (45) warga Desa Randusari Kecamatan Pagerbarang mengatakan, sebagai warga sekitar UPTD Puskesmas Pagerbarang dengan adanya fasilitas bangunan gedung baru, merasa senang. Karena dengan bertambahnya fasilitas kesehatan tersebut, warga jadi lebih dekat jika akan berobat maupun melahirkan.
“Kami bangga dengan pelayanan perawat dan dokter yang ada di puskesmas itu. Dan semoga saja dengan bertambahnya fasilitas bangunan itu, pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan pun juga semakin ditingkatkan,” pintanya. Hdb ®
Share this article :