Home » , » Pawai HUT RI Diwarnai Nuansa Politik

Pawai HUT RI Diwarnai Nuansa Politik

Written By suara rakyat on Tuesday, September 17, 2013 | 12:30 PM


Bumiayu, (srtegal.com) – Aktivitas lalulintas sepanjang Jalan Raya Pangeran Diponegoro Bumiayu, Kabupaten Brebes selama 5 jam dari pukul 13.00 -18.00 WIB, Minggu (8/9) lalu itu benar-benar terganggu, karena adanya kegiatan karnaval dalam rangka peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 68.

Seperti hasil pantauan wartawan Suara Rakyat, Imam Subekti, melaporkan kegiatan jalannya karnaval/pawai yang disaksikan puluhan ribu warga, hal itu tampaknya tidak disia-siakan oleh beberapa Partai Politik besar seperti Partai PDIP, Golkar, PAN, PPP dan PKS dengan mengusung para calon tetap anggota legeslatif yang akan memperebutkan kursi DPRD Brebes, DPRD Provinsi dan DPR RI pada April 2014 mendatang. Sehingga mereka di dalam acara tersebut ikut mengambil bagian dengan memamerkan spanduk/gambar masing-masing calon.

“Munculnya gambar mereka tersebut memunculkan pula penilaian dari beberapa pihak, bahwa pawai ini diwarnai dengan nuansa politik, dan di antara mereka ada yang langsung terjun ikut pawai, dengan memakai kao, spanduk bertuliskan mengajak untuk mendukung dan memilih atau mencoblos tanpa berorasi.

Ketua Umum Panitia HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 68 Tahun 2013, H Taryono SPd, meminta munculnya gambar partai maupun calon anggota legeslatif disikapi secara positif sebagai cara untuk mengenalkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai calon wakil rakyat yang telah terdaftar sebagai calon tetap anggota legeslatif di KPUD Brebes, KPUD Provinsi dan KPU Pusat.

Di tempat yang sama, Camat Bumiayu, Sugeng Basuki SH, mengatakan sangat wajar yang penting mereka tidak melakukan orasi dan menjelek-jelekan antar Parpol maupun calon anggota legeslatif lainnya.
“Alhamdulillah kegiatan karnaval ini hingga selesai tetap kondusif dan berjalan dengan lancer,”  ujarnya.

Sementara Wakil Sekretaris Koordinator Karnaval, Mulyomo SH menjelaskan tahun ini jumlah peserta pawai yang terdaftar sejumlah 113 peserta, jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini dimungkinkan beberapa tahun lalu kegiatan karnaval absen selama tiga tahun tidak diadakan, karena bertepatan dengan bulan Puasa Ramadhon, selain itu tahun ini sudah memasuki tahap tahun politik.

Dia mengakui, dengan keikutsertaan Parpol maupun Caleg yang tampil berpawai itu sudah mufakat melalui hasil musyawarah bersama. Sedangkan peserta terbanyak diikuti oleh pelajar dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi yang ada di Bumiayu. “Bahkan peserta dari luar Kecamatan Bumiayu ikut meramaikan karnaval di Bumiayu, seperti dari Kecamatan Paguyangan, Tonjong, Sirampog dan Bantarkawung,” ungkapnya, baru-baru ini.

Karnaval 17-an di Bumiayu dihadiri Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE beserta suami, Wakil Bupati Narjo beserta istri, Anggota DPRD Brebes, dan beberapa pejabat Pemkab Brebes, serta tokoh masyarakat Bumiayu, yang menempati Panggung kehormatan.mam®
Share this article :