Home » , » Rasa Nasionalisme Siswa Dibangkitkan

Rasa Nasionalisme Siswa Dibangkitkan

Written By suara rakyat on Friday, September 13, 2013 | 4:12 PM

Pemalang, (srtegal.com) – Sebanyak 641 siswa SMKN Ampelgading Pemalang mendapatkan pelatihan wawasan kebangsaan yang diberikan secara teori dan praktek lapangan. Ratusan siswa baru itu di bagi dalam tiga gelombang kegiatan, yang masing-masing dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Untuk meningkatkan disiplin dan rasa nasionalisme tersebut, pihak sekolah menggandengan Kodim 0711 Pemalang sebagai pemateri dan instruktur dalam kegiatan tersebut.
Kepala Sekolah SMK N Ampelgading Pemalang, Sobirin SPd MPd, mengatakan kegiatan orientasi tentang wawasan kebangsaan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sekolah bagi siswa baru, hal ini dipandang perlu dilakukan untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, mempunyai wawasan kebangsaan, disiplin serta bersemangat, bahkan termasuk untuk mencegah tawuran.
“Kami sebenarnya juga merencanakan kegiatan sejenis untuk siswa kelas III yang akan lulus, dengan harapan meski sudah lepas dari sekolah akan tetapi kedisplinan dan nasionalisme mereka tetap tertanam,” ujarnya, baru-baru ini.
Dia menambahkan, bahwa saat ini lulusan siswa di sekolahnya sudah ada 80 % yang terserap di bursa kerja, bahkan bagi yang belum bekerja pun ada peluang dari PT Bukaka yang bersedia menampung, khususnya dari jurusan las, sedangkan dari PT Aditim juga menawarkan beasiswa hingga siswa lulus.
Pelaksanaan materi ruang yang diisi pendalaman tentang materi wawasan kebangsaan dilaksanakan di sekolah akan tetapi untuk kegiatan lapangan digelar di Lapangan dan Hutan Penggarit, dengan materi berupa peraturan baris berbaris, serta outbound
Menurut salah salah satu instruktur, materi outbound  antara lain berisi permainan jaring laba-laba, petak jingkat, ayunan, penyeberangan basah, rayapan tali satu dan lainnya. Konsepnya adalah hiburan yang mendidik sekaligus untuk mengasah nilai perjuangan,keberanian dan meningkatkan kerjasama antara siswa.
“Ada kecenderungan telah terjadi degradasi nasionalisme setelah reformasi, sehingga diharapkan dengan kegiatan semacam rasa kebangsaan terasah kembali dan siswa akan dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya mengisi kemerdekaan yang sesuai,” ungkapnya.her®
Share this article :