Home » , » Sejumlah Pemerhati Sosial Meminta, Wakil Rakyat Tanggulangi Kerusakan Jalan

Sejumlah Pemerhati Sosial Meminta, Wakil Rakyat Tanggulangi Kerusakan Jalan

Written By suara rakyat on Wednesday, September 4, 2013 | 12:23 PM

Bumiayu, (srtegal.com) - Sejumlah pemerhati sosial dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Brebes selatan meminta para wakil rakyat setempat dari daerah, porovinsi, sampai pusat menanggulangi persoalan kerusakan jalan di wilayah tersebut. Mereka menganggap kerusakan jalan menahun telah mengakibatkan lambannya kemajuan perekonomian warga.

“Terutama jalan Kecamatan Selem-Bantarkawung dan Kecamatan Sirampog,” ujar pemerhati sosial dari LSM Gugat, Syamsul Maarif, dalam diskusi lintas LSM di Pondok Pesantren Alhikmah 1, Desa Benda, Kecamatan Sirampog, belum lama ini.

Menurut dia, saat ini perekonomian warga di tiga kecamatan itu tidak semaju di tiga kecamatan lain di Brebes selatan, yakni Bumiayu, Tonjong, dan Paguyangan. Dia menilai, perbedaan kondisi jalur transportasi yang lebih baik, yakni jalur Tegal-Purwokerto yang menjadi alasannya.
Bagi dia, bila Salem-Bantarkawung dan Sirampog kondisi jalannya bagus, dalam jangka panjang akan memacu kemajuan ekonomi seperti di tiga kecamatan lainnya. 

Apalagi, lanjut dia, jalur Salem-Bantarkawung merupakan jalan provinsi penghubung dengan Jawa Barat, sedangkan Sirampog bisa menghubungkan dengan wilayah Bumijawa Tegal, Pemalang, dan Purbalingga.

Pemerhati sosial lainnya, LSM Pelita Bangsa, Saolahudin Asro mengatakan, pembangunan di Brebes selatan sudah lama dilupakan pemerintah daerah dan provinsi. Akibatnya, kerusakan jalan kabupaten, provinsi, maupun jalan nasional di wilayah tersebut selalu diabaikan, jika pun ditangani sejauh ini hanya tambal sulam.

Menurut dia, jika Pemkab Brebes dan wakil rakyat jeli, kondisi tersebut merupakan pemicu adanya wacana pemekaran daerah selama ini. Cita-cita pemisahan diri dari Brebes itu menjadi semacam protes warga akibat strategi pembangunan yang diabaikan dan terkesan pilih kasih.
Sebenarnya sejak zaman reformasi ada harapan baru muncul kepada wakil rakyat di DPR maupun DPRD Provinsi dan daerah. Warga berharap kehadiran mereka mampu menyuarakan aspirasi yang selama ini beku di tangan bupati saja. 

“Namun sayang, sejauh ini para wakil rakyat yang duduk di kursi legislatif juga terkesan tutup mata dengan kondisi memprihatinkan tersebut,” ujarnya, belum lama ini.

Sementara itu, Forum Bumiayu Rembug, Slamet Riyadi menyatakan, saat ini warga Brebes selatan sangat berharap pada Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo. 

Menurut dia, terobosan-terobosan baru pemimpin muda itu akan membawa perubahan nasib warga di wilayah tersebut, terutama dalam penanganan persoalan kerusakan jalannya.
“Habis pelantikan gubernur kita akan temui Ganjar secara langsung. Kita bakal menagih janji dan komitmennya menuju Jawa Tengah baru,” ujar dia. Mam®
Share this article :