Home » , » Pemkot Siap Antisipasi Bencana Gunung Slamet

Pemkot Siap Antisipasi Bencana Gunung Slamet

Written By suara rakyat on Sunday, September 14, 2014 | 6:02 PM

 Tegal, (srtegal.com) - Walikota Tegal, Hj Siti Masitha Soeparno menegaskan, Pemerintah Kota  peduli dan siap mengantisipasi terjadinya bencana Gunung Slamet.
“Pemkot Tegal peduli terhadap keadaan dan situasi. Kita siap memberikan bantuan segera secara darurat. SKPD terkait  mulai dari sekarang sudah mensosialisasikan kesiapan menghadapi bencana ini,” ungkap walikota saat rapat koordinasi dengan Plt Sekda Kota Tegal dan SKPD terkait seperti Dinsosnakertrans, Kesbangpolinmas, Satpol PP dan
DPPKAD Kota Tegal, Minggu (14/9) kemarin, di Ruang Kerja Walikota Tegal.
Disebutkan Walikota, Pemkot menyiapkan segala sesuatunya untuk antisipasi awal apabila benar-benar terjadi bencana letusan Gunung terbesar di Jawa Tengah itu. Meskipun saat ini sesuai perkembangan media Gunung Slamet kondisinya masih aman.
Menurut Walikota, persiapan yang dilakukan jika terjadi bencana, Pemkot sudah siap mulai dari menyiapkan tenda-tenda pengungsian, dapur umum dan peralatan memasak, masker,  100 personel dari Kesbanglinmas, Satpol PP, Dinkes dan Dinsosnakertrans dan memberikan bantuan barang kepada daerah yang membutuhkan.
Sementara, Plt Sekda Kota Tegal sekaligus Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal, Diah Kemala Sintha menyebutkan, manajemen bencana sebagai langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan Pemkot.
“Diawali pra bencana, biasanya dilaksanakan sosialisasi-sosialisasi. Kemudian saat bencana terjadi ada tanggap darurat, kemudian pasca bencana itu tugas dari Dinsosnakertrans,” ungkapnya.
Diah Kemala Sintha melanjutkan, Dinsosnakertrans memiliki peralatan dapur umum yang terdiri dari tenda-tenda besar dan peralatan memasak. Untuk tenaga ada Tagana untuk tanggap bencana yang siap selama 24 jam dan sudah terlatih.
“Mengenai bantuan, Pemkot dapat mengeluarkan dari Pos Bantuan Sosial yang Tidak Terencanakan. Pada saat terjadi bencana alam, berdasarkan Surat Keputusan Walikota bisa dikeluarkan bantuan sosial tersebut,” jelas Diah Kemala Sintha.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tegal, Joko Sukur Baharudin menyatakan, bantuan Pemkot dapat berupa barang. Seperti pengalaman lalu, kabupaten tetangga saat Gunung Merapi meletus, ada bentuk kepedulian Pemkot Tegal memberikan bantuan dalam bentuk barang yang diperlukan oleh daerah yang terkena musibah.
“Saat penyerahan bantuan, Pemkot melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Tagana, Satpol PP dan Kesbanglinmas serta personel lain yang menunjang,” ungkap Joko.
Kapala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tegal Hartoto, SIP menambahkan, Satpol menyiapkan 50 personil bekerja sama dengan daerah tetangga. “Kami akan melakukan mobilisasi manusia danlogistik,” katanya. (herdi)
Share this article :