Home » , » Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Brebes

Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Brebes

Written By suara rakyat on Tuesday, May 26, 2015 | 6:32 PM

Brebes, (srtegal.com) – Ratusan warga yang mengatasnamakan warga Desa Bojongsari Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes beramai-ramai mendatangi kantor Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE, beliau diminta tegas terhadap keberadaan pabrik garmen milik PT Kyung Sung Global, yang berlokasi dilingkungan tempat tinggal warga tersebut.
Kedatangan ratusan warga beralasan jika pabrik garmen itu dilanjutkan pembangunannya, bisa menyerap ribuan warga setempat untuk bekerja di pabrik sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di wilayah Brebes pada khususnya, tetapi sementara ini terpaksa ditutup Satpol PP Pemkab Brebes, karena dianggap perizinannya bermasalah. 
“Menurut aktivis LSM Brebes, Balok Kadarisman bersama ratusan warga Desa Bojongsari saat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Brebes, di Jalan P Diponegoro, yaitu untuk mendesak sekaligus menuntut kepada Bupati Brebes, agar pabrik garmen di Desa Bojongsari untuk dilanjutkan pembangunannya. Sebab, sementara ini sudah ada sekitar 1.500 warga yang mendaftar menjadi pekerja di pabrik tersebut. Karena itu, warga sangat berharap agar pabrik dilanjutkan, sehingga warga bisa bekerja di tempat tersebut”.Tegasnya. Senin(25/5).
"Tuntutan kami pabrik harus terus dilanjutkan pembangunannya, sehingga sebanyak 1.500 calon pekerja yang berasal dari Desa Bojongsari dan sekitarnya bisa bekerja di parbrik tersebut," tambahnya.
"Bupati dalam menyikapi hal ini harus tegas, kalau terkait perizinan pabrik diduga bermasalah, kami dan warga tidak mau tahu. Yang jelas, warga sudah sangat berharap bekerja di pabrik tersebut. Ini tentu Bupati harus tegas menyikapinya," Tegasnya.
Usai lakukan orasi, perwakilan selanjutnya beraudiensi dengan Asisten I Sekda Pemkab Brebes, Suprapto yang didampingi Kepala Bappeda Pemkab Brebes, Joko Gunawan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Brebes Nusy Mansyur sembari menunggu kedatangan bupati yang sedang mengisi peresmian Shelter PKL di alun-alun Brebes. 
Selang berapa lama Bupati Brebes, Idza Priyanti tiba di kantor, dan meminta supaya ada perwakilan dari aktivis untuk diajak berdialog diruang kerjanya. Dalam menanggapi tuntutan warga tersebut bupati menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima apa yang menjadi aspirasi warga Desa Bojongsari. 
"Kami merespon apa yang menjadi aspirasi warga ini, dan kami akan segera menindaklanjutinya dengan melakukan kajian terlebih dahulu, sehingga proses pembangunan pabrik itu sesuai aturan normatif," jelasnya.
Untuk itu, pihaknya telah memerintahkan instansi terkait untuk melakukan kajian terhadap persoalan yang menyangkut keberadaan pabrik garmen tersebut, agar segera berkoordinasi dengan provinsi dan pemerintah pusat. Langkah tersebut agar diperoleh solusi yang tepat. Tio(R)

Share this article :