Home » , » Dampak Pengerjaan Tol, Warga Lakukan Aksi Demo

Dampak Pengerjaan Tol, Warga Lakukan Aksi Demo

Written By suara rakyat on Friday, June 5, 2015 | 11:40 AM

Brebes, (srtegal.com) -  Mega proyek yang sejatinya untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di jalur pantura,namun dalam pengerjaanya masih menyisakan masalah, padahal sebelumya seperti di ketahui, Mentri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto saat meninjau langsung pengerjaan dan  kesiapan  Tol Pejagan-Pemalang dalam menghadapi arus mudik lebaran yang akan datang mengatakan, “Tol Pejagan Pemalang bisa di gunakan sebelum lebaran dan berharap pengerjaanya agar di percepat”. Belum lama ini.
Tetapi masalah yang timbul dari akibat dampak proyek tersebut sampai saat ini masih sering terjadi, belum lama beberapa warga melakukan audensi di ruang  kantor bupati menuntut ganti rugi, yang juga belum menemukan kesepakatan.
Warga Banjaratma Brebes juga melakukan aksi demo dengan memblokir aktivitas proyek Tol Pejagan-Pemalang, tepatnya di jalan Banjaratma-Tanjungsari Brebes. Kamis(4/6).
Kordinator Lapangan (Korlap) Warso, yang juga sebagai Ketua LSM Kwali, saat di mintai keterangan menyampaikan, aksi warga melakukan demo dengan memblokir aktivitas pengerjaan proyek Tol Pejagan-Pemalang, disebabkan akibat jalan tol yang sedang di kerjakan, akses pertanian yang sebelumnya tidak mengalami kendala, tetapi sejak adanya proyek Tol Pejagan-Pemalang, 5 hektar lebih lahan pertanian sering mengalami kebanjiran, sehingga petani bawang merah harus mengalami  gagal panen. Bahkan akses jalan satu-satunya yang selama ini sering di gunakan untuk mengangkut hasil pertanian mengalami rusak parah terutama pada musim hujan.
”Tuntutan masyarakat sederhana, kami hanya minta akses pertanian jangan di korbankan, buatkan saluran  air yang memadai dan akses jalan Banjaratma-Tanjungsari yang selama ini menjadi satu satunya yang di gunakan petani untuk mengangkut hasil pertanian minta di perhatikan” Terangnya.
”Apa bila tuntutan warga tidak  terealisai, warga akan kembali melakukan aksi demo yang lebih besar” Tegasnya.
Aksi demo yang di lakukan oleh warga Banjaratma dan sekitarnya yang  di temui oleh perwakilan PT Waskita Tol Roard Pejagan Pemalang  menyampaikan, dalam 4 hari kedepan, antara warga dan perwakilan PT Waskita akan melakukan kesepakatan bersama, dan berharap nantinya kesepakatan  yang di peroleh bisa mengakomodir semua pihak. Roni (R)
Share this article :