Home » , » Cikungunya Serang Warga Tonjong Brebes

Cikungunya Serang Warga Tonjong Brebes

Written By suara rakyat on Monday, August 10, 2015 | 12:40 AM

Tonjong, (suararakyattegal.com) – Hampir sepekan ini beberapa warga desa yang ada di Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes terkena wabah cikungunya. Dengan adanya kejadian ini, maka dengan sigapnya dinas terkait langsung mengatasi kejadian tersebut, dalam perannya petugas puskesmas setempat segera melakukan pengobatan kepada warga.
Saeful Huda selaku Kades Pepedan Kec. Tonjong Kabupaten Brebes menuturkan pihaknya mendapat laporan ada beberapa warganya yang merasakan tubuhnya panas-panas, nyeri badan dan demam karena gigitan nyamuk, dan pihaknya segera mengatasi korban dengan membawa korban ke Puskesmas, dalam identifikasi ternyata warganya terserang penyakit cikungunya, Ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Belum lama ini
Sementara ditempat sama  Kepala  Puskesmas Tonjong. Dr Ida Rahmawati mengakui hampir disetiap desa di kecamatan Tonjong saat ini mengalami terserang cikungunya,  akibat gigitan nyamuk yang bersarang dilingkungan rumah warga , gerakan 3M ini bisa dilakukan warga dengan mengubur kaleng-kaleng, botol bekas dan bahan lain yang berpotensi  dapat menampung air dan terjadinya berkembang sarang nyamuk, menutup tempat penampungan air dan membersihkan bak mandi. Jelas Ida
Penyakit  cikungunya ini bisa segera ditangani dengan pemberian obat sehingga tidak sampai korban mengalami  menderita berkepanjangan, dan penyakit ini bisa dihindari asalkan lingkungan tempat tinggal warga harus selalu bersih. Maka dengan melihat kejadian ini diharapkan setiap saat secara rutin membersihkan sarang bintik nyamuk yang berada dilingkungan yang kotor dan kumuh  
Lebih lanjut pihaknya menghimbau melalui semua kades  untuk dilakukan warga dengan mengadakan  penggalangan Gerakan Menguras, Menutup, dan Mengubur (3M)  gerakan 3M ini bisa mencegah  dan mengatasi terjadinya serangan cingkungunya. Tegasnya 
Tambahnya  Gerakan 3M ini sangat mudah  dan aman dilakukan oleh setiap warga untuk pencegahan cingkungunya dari pada dengan dilakukan penyemprotan asap, karena penyemprotan itu kostnya mahal dan ada dampaknya  walaupun  nyamuk yang dibrantas namun bintik-bintiknya  masih ada, selain itu asapnya yang mengandung peptisidanya  yang berdampak pada musnahnya pada kehidupan lain, katanya saat ditemui dikantor Desa  Pepedan. Supriyati (R)

Share this article :