Home » , , » Jalur Lalulintas Bumiayu – Paguyangan Butuh Sarana Jalur Penyelamatan

Jalur Lalulintas Bumiayu – Paguyangan Butuh Sarana Jalur Penyelamatan

Written By suara rakyat on Thursday, September 24, 2015 | 9:16 PM

Paguyangan (suararakyattegal.com) - Kendaraan dengan beban muatan berat bahkan melebihi tonase yang saat ini menggunakan jalur Tegal-Purwokerto walaupun sebagian ruas jalan telah diperlebar namun tetap perlu disikapi oleh berbagai pihak guna mengantisipasi terjadinya insiden yang tidak diharapkan.
Kondisi ini menurut pegiat sosial asal Paguyangan, Mardiyanto SAg, menjelaskan kondisi geografis wilayah selatan Kabupaten Brebes yang berbukit, jalan utama juga penuh tikungan, turunan, maupun tanjakan . Sehingga perlu kehati-hatian pengemudinya," ungkap Mardiyanto.
Seperti halnya diruas jalan raya Bumiayu-Paguyangan. Dimana meski ruas jalan tersebut memiliki karakter menanjak panjang, banyak kendaraan besar yang mengalami kendala mesin di ruas jalan ini. Begitu juga sebaliknya, dari Paguyangan-Bumiayu yang  kondisi menurun juga sangat rawan terjadinya insiden rem blong dan insiden ini sudah beberapakali terjadi," Tambah Mardiyanto.
Menurut anggota Forum Pengembangan Ekonomi Daerah ini, terjadinya beberapa insiden kecelakaan di ruas jalur utama Bumiayu-Paguyangan, perlu mendapat perhatian dari sejumlah kalangan mengenai perlunya kelengkapan sarana pendukung utamanya untuk menghindari terjadinya peristiwa serupa, sehingga diperlukan adanya sarana jalur penyelamatan bagi kendaraan yang mengalami rem blong.
Lebih jauh dia mengatakan, jalur penyelamat dapat di bangun sebelum memasuki kantor pembantu Samsat. Bentuknya berupa sebuah lajur jalan ke arah barat dengan bagian ujung jalur menanjak.
"Panjang jalur penyelamat bisa di buat sekitar 100 meter dengan ujung jalur di buat lebih tinggi. Dengan begitu sopir yang kendaraannya mengalami rem blong akan mengarahkan kendaraannya kesana dan otomatis akan berhenti karena jalur yang menanjak," ungkapnya.
Menurutnya dia, pembangunan jalur penyelamat juga harus di imbangi dengan ketegasan dan tindakan dari pihak yang berwenang mengenai batasan beban muatan serta kelayakan kendaraan.
Terpisah Kapolres Brebes melalui Kapolsek Paguyangan AKP Sukoyo SH, mengatakan, pembangunan jalur penyelamat merupakan usulan yang sangat baik untuk menekan korban kecelakaan, namun lebih dari itu perlu juga dilakukan upaya yang bersifat pencegahan. Diantaranya yaitu kedisiplinan pengendara dalam membawa kendaraan termasuk batas muatannya. 
"Sehingga dengan kondisi kendaraan serta muatan yang memenuhi persyaratan, maka kecelakaan akan dapat lebih di hindarkan," urainya saat ditemui diruang kerjanya. Belum lama ini. imam(R)


Share this article :