Kegiatan GBF Kabupaten Brebes Mengalami Banyak Penyimpangan - suara rakyat
Home » , » Kegiatan GBF Kabupaten Brebes Mengalami Banyak Penyimpangan

Kegiatan GBF Kabupaten Brebes Mengalami Banyak Penyimpangan

Written By suara rakyat on Saturday, September 12, 2015 | 1:47 AM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) – Kegiatan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) yang digelar selama 12 hari dilapangan Asri Bumiayu merupakan puncak dalam memperingati HUT RI ke 70 di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, menuai keluhan dan kurang simpatinya beberapa pejabat SKPD maupun mayarakat.

Penyelenggaraan GBF yang digelar pada setiap tahunnya mendapat suntikan dana APBD Brebes, dan setiap SKPD diwajibkan dan diminta partisipasinya dengan harapan ada masukan kontribusi  PAD ke Pemda Brebes. Namun selama ini hasilnya nihil dengan alasan pihak penyelenggara selalu merugi, padahal penyelenggara mendapat penghasilan dari ratusan lapak stand serta kontrak hiburan dan mainan, ujar salah satu pejabat SKPD yang enggan disebut namanya saat ditemui disela-sela acara penutupan GBF yang resmi ditutup oleh wakil Bupati Brebes Narjo SH. Selasa (8/9) kemarin.

Menurut sumber yang dihimpun kegiatan GBF ini hanya menguntungkan dan  seolah-olah dijadikan sebagai ajang bisnis bagi penyelenggaranya. Kegiatan tersebut hanya diikuti beberapa SKPD saja yang ambil bagian membuka standnya. Dibalik kegiatan tersebut menurutnya telah terdapat kecurangan diantaranya ada yang membuka stand hanya selama dua hari saja, dan ada pula yang lapak standnya dijual sama pedagang asal luar daerah yang tidak mendapat bagian tempat saat pendaftaran stand.

Diharapkan untuk kegiatan yang akan datang masyarakat agar merubah paradigma ajang bisnis ke paradigma pameran pembangunan secara maksimal.

Hal yang sama dikatakan Sujarwo salah satu Perangkat Desa yang ada di Kecamatan Bumiayu, pihaknya berharap kegiatan ini digelar dengan mengganti kembali ke kegiatan pameran pembangunan yang pernah digelar pada tahun 80 an. Kegiatan ini dengan harapan setiap SKPD bisa menampilkan hasil pembangunan yang ada, gunanya agar masyarakat dapat mengetahui dan mengevaluasi hasil pembangunan yang ada di kabupaten Brebes yang dipimpin Bupati sekarang maupun Bupati sebelumnya. Pameraran Pembangunan ini ada nilai education, maupun seni budaya, hiburan rakyat, juga pasar murah untuk  peningkatan perekonomian para pedagang lokal, harapnya. Imam(R)


Share this article :