Home » , » Konflik Pengelola RSUD Bumiayu Diakhiri Islah

Konflik Pengelola RSUD Bumiayu Diakhiri Islah

Written By suara rakyat on Thursday, September 24, 2015 | 9:11 PM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) – Konflik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumiayu Kabupaten Brebes yang mencuat dibeberapa media diakhiri islah  dengan saling berjabat tangan  dihadapan Kepala Baperjakat Brebes, Ketua DPRD, Ketua  dan Anggota Komisi IV DPRD, Tokoh masyarakat, Aktivis LSM, Wartawan Pemuda dan Mahasiswa serta muspika Bumiayu yang digelar disalahsatu rumah makan dikawasan jalan lingkar Bumiayu. Belum lama ini.
Menuainya konflik intern yang terjadi ditubuh pengelola RSUD Bumiayu, diawali keniatan dr Ahmad Ridlo SpOG, dokter spesial kandungan yang akan mengundurkan diri, padahal RSUD Bumiayu saat ini sangat membutuhkan dokter-dokter spesialis dalam rangka mewujudkan status RSUD Type  C  dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Brebes bagian selatan.
Ketua DPRD Brebes, H Illia Amin  dihadapan forum dialog dan silahturahmi menjelaskan  sebelumnya konflik yang dilakukan ke 3 pengelola RSUD yaitu drg Rojikin dirut, H Wijayanto Kabag TU dan dr Ahmad Ridlo SpOG spesialis kandungan tersebut, telah diislahkan ditingkat kabupaten yang melibatkan Tripatit dan menurutnya masalah ini merupakan mis komunikasi saja atau kesalah pahaman antara mereka dalam menentukan kebijakan  dan kewenangan pengguna anggaran.
Ketua DPRD berharap agar kondusif  kedepan dan permasalahan seperti ini tidak terulang kembali sehingga  RSUD Bumiayu bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara terbaik dan maksimal. Dan Ketua DPRD telah menugaskan kepada komisi IV DPRD untuk melakukan atau mengevaluasi dan pengawasan managemen RSUD tersebut. Ketiga pengelola yang berseteru akhirnya menyatakan islah dan mereka saling membahu siap kembali untuk membesarkan dan memajukan RSUD Bumiayu dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Brebes bagian selatan.
Sementara ketua komisi IV DPRD Brebes, Imam Royani, memaparkan pihaknya akan mengevaluasi dan akan melakukan pengawasan semua kegiatan perkembangan RSUD Bumiayu yang saat ini menerima kucuran dana milyaran rupiah untuk membangun dan melengkapi sarana dan fasilitas RSUD. Komisi IV juga akan melakukan sidak, diharapkan  selama satu bulan kedepan masih belum kondusif, maka pengelola yang berseteru akan diambil tindakan sebagai sanksi terberat bagi mereka, katanya.
Kegiatan forum dialog dan silahturami ini digelar pihak RSUD Bumiayu guna menyelesaikan konflik intern dihadapan masyarakat Kabupaten Brebes bagian selatan dihadiri beberapa pejabat penting dan berwenang telah berjalan lancar dan kondusif. imam(R)

Share this article :