Home » , » Pelatihan Etika Berlalu Lintas Bagi Pelajar Perlu Di Tingkatkan

Pelatihan Etika Berlalu Lintas Bagi Pelajar Perlu Di Tingkatkan

Written By suara rakyat on Tuesday, October 6, 2015 | 10:40 AM

Brebes, (suararakyattegal.com) - Sebanyak 210 siswa SMP/MTs, SMA/MA, SMK se Kabupaten Brebes dilatih etika berlalu lintas di jalan. Dengan harapan para siswa dapat mengetahui dan menerapkan peraturan berlalu lintas. Sehingga dapat mengurangi pelanggaran berlalu lintas yang dilakukan anak-anak usia sekolah.
Demikian disampaikan Kepala unit pendidikan dan rekayasa lalulintas (Kanit Dikyasa) IPTU Suroto pada penyampaian paparan seminar Pemantapan Kebangsaan bagi pelajar se Kabupaten Brebes, di Aula SMA N 2 Brebes, Sabtu (3/10) kemarin.
Menurut Suroto, anak usia dibawah 17 tahun tidak pantas mengendarai sepeda motor apalagi mobil. Bahkan UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan sudah mengatur tentang larangan tersebut. “Kami tidak akan mentolelir anak-anak yang tidak mengindahkan etika berlalu lintas,” tegasnya.
Dia menerangkan berbagai hal etika berlalu lintas seperti penggunaan lampu utama motor, belokan dan simpangan, kecepatan berkendaraan, pengetahuan tentang jalur dan lajur, dan lainnya. 
Dalam kesempatan tersebut para siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapat hadiah berupa helm SNI. “Bila anak-anak sudah mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia seperti berlalu lintas, maka bisa berkontribusi dalam peningkatan kekuatan kecintaan terhadap bangsa Indonesia,” tandasnya.
Sementara Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra menjelaskan tentang pentingnya memperkokoh nasionalisme dan bela Negara. Dandim menjelaskan, bela Negara bukanlah militerisme. Tetapi bagaimana setiap warga negara memiliki kehormatan, loyalitas, dedikasi dan kecintaan terhadap bangsa dan negaranya. “Inti dan kekuatan bela Negara sesungguhnya terletak pada patriotisme berupa kecintaan kepada bangsa dan Negara Indonesia,” tandas Efdal.
Untuk itu, lanjutnya, para pelajar hendaklah dituntut juga memiliki nilai dasar bela negara yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik maupun non fisik. 
Seminar digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes berlangsung sangat meriah dan para peserta sangat antusias meskipun digelar hingga sore hari. 
Ketua Panitia Siti Umro dan Atin SE MSi menuturkan, seminar untuk menumbuhkan nilai patriot dan nasionalisme di lingkungan sekolah. Selain itu untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter Indonesia dan berwawasan global. “Peserta mudah-mudahan bisa menjadi contoh teladan dan menumbuhkan karakter yang baik pada teman-temannya,” pungkasnya. Tio(R)

Share this article :