Home » , » Tujuh Sekolah Dasar Negeri Terancam Digabung

Tujuh Sekolah Dasar Negeri Terancam Digabung

Written By suara rakyat on Monday, November 23, 2015 | 12:24 PM

Photo : Ilustrasi
Sirampog, (suararakyattegal.com) – Sekolah Dasar yang notabene merupakan kunci dari keberhasilan anak dalam mencari ilmu dan pendidikan, tetapi kenyataannya masih banyak mengalami kemunduran. Hal ini dilihat dari beberapa kasus yang ada di daerah-daerah seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan. 

Sedikitnya 7 Sekolah Dasar N egeri yang ada di Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes terancam digabung (regroup). Rencana penggabungan sekolah dasar, berawal dari masing masing sekolah dengan jumlah muridnya yang kurang dari 100 anak. Demikian dikatakan Kepala UPTD Pendidikan kecamatan Sirampog, Hudianto SPd seusai kegiatan jantung sehat dalam rangka Hari Guru Nasional yang ke 70 tahun, Jumat 20/11 kemarin.

Menurut Hudiyanto, SDN yang akan diregroup tersebut yakni ada tujuh diantaranya, SDN Mlayang 01, SDN Manggis 01, SDN Benda 02, SDN Benda 03, SDN Buniwah 01, SDN Buniwah 03 dan SDN Mendala 04. Diakuinya, penggabungan tersebut disebabkan faktor keberhasilan program KB yang sangat berdampak pada jumlah penerimaan siswa baru disetiap tahunnya. Sehingga secara otomatis mempengaruhi sekolah-sekolah yang berada di daerah yang jumlah penduduknya sedikit, ujar Hudianto.
“Program KB yang sedang di galakan pemerintah saya rasa cukup sukses, tetapi ada juga dampak dari program tersebut, sehingga mengalami berkurangnya jumlah penduduk di daerah-daerah setiap tahunnya” terangnya Hudiyanto

Persoalan lain yang saat ini dihadapi dan perlu dipikirkan serius oleh pemerintah adalah kebutuhan guru PNS di lingkungan pendidikan Kecamatan Sirampog. Dimana kebutuhan guru PNS untuk mengisi 33 SDN itu, idealnya berjumlah 264 orang dan saat ini baru ada 130 orang.
“Saya berharap ada peningkatan jumlah guru PNS, sehingga proses belajar mengajar berjalan sesuai tugasnya”, tambahnya. imam (r)

Share this article :