Baru Selesai Dikerjakan Proyek Jembatan Senilai 1,4 M Ambrol - suara rakyat
Home » , , » Baru Selesai Dikerjakan Proyek Jembatan Senilai 1,4 M Ambrol

Baru Selesai Dikerjakan Proyek Jembatan Senilai 1,4 M Ambrol

Written By suara rakyat on Wednesday, December 16, 2015 | 2:25 AM

Tegal, (suararakyattegal.com) - Proyek senilai Rp 1,4 miliar lebih baru selesai dikerjakan ambrol tergerus air hujan. Diduga proyek talud yang merupakan pekerjaan tambahan proyek pembangunan Jembatan Hasanuddin yang dikerjakan CV Kenzie Putra Pemalang tersebut tidak kuat menahan derasnya air hujan yang menggerus tanah di bibir sungai tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Donny (35) mengatakan, ambrolnya talud yang terdapat di sekitar jembatan yang baru dibangun tersebut terjadi pada Sabtu, (12/12) lalu. Talud tersebut ambrol karena tidak kuat menahan tanah yang longsor akibat tergerus derasnya air hujan yang terjadi pada hari itu.

“Saat hujan deras pada Sabtu kemarin, kebetulan saat saya melintas jembatan tersebut hendak pulang dari Kaligangsa. Dengan tiba-tiba mendengar suara keras batu berjatuhan dan setelah saya berhenti dan melihat ternyata talud tersebut ambrol dan jatuh ke dalam sungai di bawah jembatan tersebut,” ujarnya, saat dikonfirmasi SR, Selasa (15/12) kemarin.

Donny menambahkan, ternyata ambrolnya talud tersebut tidak hanya pada satu sisi bibir sungai saja, namun setelah dicek di sisi lainnya pun juga banyak yang mengalami keretakan bahkan patahan. Seperti pada bawah jembatan sebelah selatan bagian sisi tepi sebelah timur mengalami hancur dan ambrol karena longsor. Sedang sisi bawah sebelah barat sungai dan sisi bawah sebelah utara pun hampir seluruhnya talud yang baru saja dibangun itu mengalami keretakan bahkan ada yang hampir jatuh ke sungai karena mengalami patahan.

“Padahal bangunan talud itu setahu saya baru saja kemarin dibangun, tapi kok baru diguyur hujan sebentar saja sudah ambrol. Bagaimana nanti, apalagi ini sudah mulai musim hujan. Kemungkinan bakal hancur semua, karena melihat kondisi sekarang saja sudah parah,” tambahnya.

Sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, Sugianto melalui stafnya yang merupakan pengawas pekerjaan tersebut, Aji mengatakan, bahwa pembangunan talud yang ada disisi bibir sungai bawah jembatan tersebut merupakan pekerjaan tambahan. Sedang pekerjaan sebenarnya yang pokok adalah pembangunan jembatan dan talud atau drainase yang ke arah barat jembatan tersebut.

“Setelah kami mendapatkan laporan bahwa talud yang berada di bibir sungai bawah jembatan hancur/ambrol karena tergerus air saat hujan, kami segera mungkin menghubungi pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Dan Senin (13/12) kemarin pihak rekanan sudah langsung memperbaiki talud yang rusak tersebut,” katanya.

Pekerjaan pembangunan Jembatan Hasanuddin tersebut, lanjut Aji, baru dilakukan pemeriksaan satu bulan lalu dan seperti talud yang ambrol tersebut merupakan pekerjaan tambahan saja. Hal itu karena adanya permintaan dari masyarakat sekitar supaya di bibir sungai tersebut dibangun talud untuk menghindari longsor.
“Perbaikan sedang dilakukan pihak rekanan penggarap, dan perbaikan itu masuk dalam masa pemeliharaan yang enam bulan,” pungkasnya. dn(r)

Share this article :