Home » , » Jalan Ciregol Bumiayu Resmi Dibuka

Jalan Ciregol Bumiayu Resmi Dibuka

Written By suara rakyat on Friday, December 25, 2015 | 6:53 PM

Tonjong, (suararakyattegal.com) –Lokasi  jalan Ciregol yang menjadi dua jalur sebagai penghubung Tegal-Purwokerto tepatnya di wilayah desa Tonjong kecamatan Tonjong kabupaten Brebes secara resmi telah dibuka fungsinya Senin, 21/12 kemarin.

Jalur dua dibangun diatas lahan perhutani dan lokasi papahan lapisan tanah ,bersifat sementara untuk mengantisipasi longsor susulan dan memperlacar jalur teransportasi lalulintas Tegal-Purwokerto
Perwakilan PPK Bumiayu-Wangon, Sindu Simbolang dalam sambutanya mengatakan, pengerjaan Proyek Ciregol dilakukan selama delapan bulan yang dilaksanakan oleh PT Buton Titon Baskora yang diawasi oleh konsultan dari PT Wirabuana. Dirinya berharap dengan selesainya pembangunan jalan tersebut mampu bertahan lama dan tidak ada lagi bencana.
"Walaupun telah ada jalur dua ini, namun rencana pengalihan jalur yakni mulai SMK Negeri I Tonjong sampai dengan dukuh Karang Jati Tonjong tetap dilaksanakan relokasi dengan panjang 4,1 Kilometer." Kata Sindu.
Dia menambahkan, 2016 ditargetkan pembebasan tanah telah selesai sehingga pembangunan fisik yang direncanakan pada tahun 2017 dapat terlaksana, ujarnya
Sementara, perwakilan dari PT Buton Tito Baskoro Budiwarman mengatakan, pembangunan jalur Ciregol dimulai sejak 14 Agustus 2015 hingga 11 Desember 2015,  dalam pelaksanaanya proyek tersebut telah selesai pada 04 Desember 2015 atau tujuh hari lebih cepat dari yang direncanakan. Dan pihaknya berterima kasih atas dukungan semua pihak selama proyek berlangsung sehingga dalam melaksanakan pembangunan tidak mengalami hambatan. Dan bisa bertahan lama" Kata Budiwarman.   
Hal senada dikatakan Helmi selaku perwakilan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional pengubung utama jalur pantura dan selatan pulau Jawa mengatakan jalur ciregol dibuka masih bersifat darurat/sementara, karena jalur tersebut tetap akan harus dilakukan relokasi, melihat kondisi jalur ciregol ini sejak 2011 telah mengalami beberapakali longsor dan ambles. Pemerintah  telah melakukan beberapakali perbaikan  dengan biaya puluhan milyar, namun hasilnya tidak bisa bertahan lama, karena kondisi jalur tersebut sudah mengalami lapisan tanahnya patah bahkan pihak BMG menilai jalur tersebut jalur mati dan dipastikan sewaktu-waktu akan kembali terjadi ambles, pungkas dia.
Peresmian tersebut dihadiri perwakilan Satlantas Brebes, Muspika Tonjong, dan beberapa Kepala Desa se Kecamatan Tonjong dengan dilakukan syukuran dan pemotongan tumpeng serta pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu. imam(r)

Share this article :