Home » , » Anggota DPR RI Soroti Proyek Sanitasi di Daerah Bumiayu

Anggota DPR RI Soroti Proyek Sanitasi di Daerah Bumiayu

Written By suara rakyat on Monday, January 11, 2016 | 2:35 AM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) – Terkait tentang pencairan nilai proyek sanitasi air bersih yang ada di wilayah Bumiayu, yang telah dianggarkan sebesar Rp 1,1 Milyar lebih, ternyata penyerapannya hanya Rp 400 Juta. Sebagai anggota legislatif  yang memiliki fungsi penganggaran, dan pengawasan diperlukan  hal ini perlu di cros cek kepihak Kementerian Pekerjaan Umum atas temuan dilapangan tentang proyek jaringan air bersih yang belum terealisasi ini. Padahal masyarakat pedesaan sangat membutuhkan, hal ini diungkapkan Damayanti Wisnu Putranti anggota DPR RI dari komisi V Fraksi PDIP saat meninjau hasil proyek tersebut di Dukuh Kramat Desa Bumiayu. Kamis (7/1) kemarin.
Damayanti anggota DPR RI dari Dapil IX Jateng kabupaten Brebes, Tegal dan kota Tegal mengatakan, air bersih itu merupakan kebutuhan primer warga, mestinya harus diprioritaskan namun kenyataannya tidak direalisasikan. Selain itu tentang penyerapan anggaran untuk pembangunan sanitasi air bersih tidak sesuai Vdengan yang telah dianggarkan, maka pihaknya perlu penjelasan dari pihak terkait.
“Begitu saya melihat, mengapa anggarannya cukup besar namun sesuai hasil survey nyatanya kurang dari separuhnya,” ujarnya.
Sementara kades Bumiayu Dwi Hari Basuki menjelaskan, sebelumnya desa mendapat program dari pemerintah pusat melalui Program Pembenahan Kawasan Kumuh dengan menyalurkan anggaran sebesar Rp 7 Milyar untuk desanya. Dan program tersebut untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam penyediaan fasilitas air minum layak, yaitu 100 persen penuntasan kawasan kumuh sampai 0 persen, dan memberikan akses sanitasi air bersih yang ideal 100 persen.
Lebih lanjut kades menjelaskan, program tersebut sangat membantu warga untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kualitas hidup di masyarakat. Dan berharap beberapa program yang belum terealisasi untuk segera dilanjutkan dan diselesaikan seperti air bersih, draenase dan perbaikan jembatan.
“Saya berharap untuk program-program yang belum terealisasi agar segera dilanjutkan” pungkasnya.imam(r)

Share this article :