Home » , » Komisi II Sayangkan Statmen Petugas Puskesmas

Komisi II Sayangkan Statmen Petugas Puskesmas

Written By suara rakyat on Thursday, January 28, 2016 | 6:51 AM

Tegal, (suararakyattegal.com) – Peristiwa terkait gizi buruk yang menimpa gadis kecil warga asal jalan Puter RT 8 / RW 2 kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ini telah mengundang simpatik dari anggota DPRD Kota Tegal.
Statmen yang dilontarkan oleh salah seorang petugas tentang terganjal anggaran yang ada sehingga muncul beberapa pertanyaan yang ada. Saat dikonfirmasi terkait perhatian apa saja yang sudah di berikan kepada Muhni si penderita gizi buruk, petugas gizi Puskesmas Tegal Selatan tampak kebingungan. Pasalnya, kasus Muhni dianggap bukan balita penderita gizi buruk sehingga tidak mendapat penanganan intensif selama tiga bulan seperti balita yang menderita gizi buruk pada umumnya. Melainkan pemberian rujukan ke Rumah sakit, pemberian biskuit, pemberian susu dan itupun bila ada.
Menyikapi hal tersebut, ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Hj Tuti Alawiyah SE tampak meyayangkan, pasalnya seluruh warga masyarakat wajib mendapatkan perhatian pemerintah termasuk perhatian kesehatan. Apalagi warga miskin atau tidak mampu, maka mereka perlu di tangani secara intensif.
“Memangnya warga minta penyakit?, apalagi warga tidak mampu, mereka hanya tidak tahu apa yang harus dilakukan sehingga sakit, satu sisi  karena disibukkan dengan mencari nafkah untuk bisa bertahan hidup, gizi buruk juga bagian dari imbas kemiskinan dan pemerintah wajib untuk menanganinya” tandasnya kepada Suara Rakyat, Selasa (26/1) kemarin.
Tambahnya, justru doble garda disini antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan harusnya berperan aktif, bukan malah petugas di bingungkan dalam memberikan perhatian karena terganjal anggaran.
“Makanya, nanti akan kami undang eksekutif termasuk Dinas Kesehatan dalam acara rapat dengar pendapat, agar anggaran kesehatan tepat sasaran terhadap warga yang berhak menerimanya” tegasnya.dn(r)

Share this article :