Home » , » Mantan Presiden Megawati Nginap Dirumah Marpuah

Mantan Presiden Megawati Nginap Dirumah Marpuah

Written By suara rakyat on Saturday, January 9, 2016 | 10:09 AM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) - Sosok wanita renta Marpuah (86) pernah menyita perhatian publik di wilayah umiayu Kabupaten Brebes, pasalnya ketika dia menjadi seorang pemimpin Partai Nasionalis terbesar di Bumiayu. Salah seorang sosok wanita di Kabupaten Brebes yang berani tampil didunia politik, bahkan hingga detik ini hanya ibu Marpuahlah yang mampu menghadirkan Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kota santri Brebes Selatan ini pada beberapa tahun yang lalu.

Dari wawancara dan penelusuran berbagai dokumen pribadinya, kepada wartawan suararakyattegal.com di bumiayu, Marpuah menunjukan beberapa foto kehadiran Presiden perempuan pertama di Indonesia itu yang hadir ke Bumiayu. Terlihat jelas Megawati berdiri di atas podium dengan ribuan pendukungnya yang memadati lapangan Pendawa Desa Kaliereng, tepatnya depan rumah Marpuah.

“Ibu Mega pernah nginep di sini dan khusus datang untuk saya,” katanya saat ditemui ditempat kediamannnya baru-baru ini.

Dia menjelaskan, bahwa identitas masa lalu dirinya memang pernah menjadi ketua partai, meski begitu keterlibatannya dalam dunia politik. Dirinya merasakan sangat berbeda dengan kebanyakan politisi zaman sekarang. Politik hari ini, menurut dia jauh dari nilai ideologis ataupun moralitas.

Sebagai tokoh tua, bahkan pertama di kalangan nasionalis Bumiayu, jika dia mau tentu mudah bila ingin mencicipi manisnya kedudukan sebagai wakil rakyat di Senayan Jakarta. Namun, Marpuah berbeda, kedekatan dengan Megawati enggan dimanfaatkannya pada saat eranya.

Kepada suararakyattegal.com, Marpuah menunjukan kertas dokumen tipis dengan judul Cukilan Sejarah Berdirinya SMP Marhaenis di Bumiayu. Di dalamnya tertulis runtutan bagaimana beberapa tokoh tua nasionalis Bumiayu memperjuangkan pendirian sekolah, serta pengkabar nilai-nilai Soekarno pertama dan terakhir di daerah itu. Di sana nama Marpuah tercatat dalam urutan pertama para guru aktivis SMP Marhaenis, setelah itu ditarik sebagai pegawai BRI Cabang Bumiayu hingga pensiun.imam(r)


Share this article :