Home » , » 150 Relawan Ikuti Latihan Tanggap Bencana

150 Relawan Ikuti Latihan Tanggap Bencana

Written By suara rakyat on Thursday, February 25, 2016 | 1:49 AM

Paguyangan, (suararakyattegal.com) - Sebanyak 150 orang relawan se Kecamatan Paguyangan mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi bencana di Kabupaten Brebes. Mereka mendapatkan pelatihan antara lain berupa pertolongan di air oleh Tim Pelatih Search And Resque (SAR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal, Lantamal V.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Ahmad Syatibi menjelaskan, Pelatihan digelar sebagai upaya preventif dan kewaspadaan dini terhadap bencana, mengingat hujan makin deras dan Brebes merupakan daerah rawan bencana longsor maupun banjir. 
Termasuk bencana di air, mengingat Paguyangan memiliki Waduk Penjalin yang menjadi tempat wisata air. “Pada dasarnya, bencana alam itu bisa di ketahui dan ditanggulangi sejak dini kalau kita mau bersahabat dengan alam,” kata Syatibi, di sela pelatihan di Aula Kantor Kecamatan Paguyangan, Sabtu (20/2) lalu.
Pelatihan selain penyampaian materi, juga praktek teknik pertolongan di air, di Waduk Penjalin Paguyangan Kabupaten Brebes. Mereka digembleng Tim pelatih SAR Lanal Tegal yang terdiri dari Peltu Mulyono, Peltu Lucky, Danposal Kluwut Kopka Agus Maksum, Koptu Amsori. 
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Brebes Eddy Mulyani menambahkan, tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknis di bidang SAR, khususnya pertolongan di air. Sehingga mereka bisa diberdayakan ketika operasi SAR digelar.
Pembelajaran awal ini, kata Eddy, untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta pembentukan sikap mental kepada para calon peserta yang berasal dari organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Brebes.
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE berharap, setelah menyelesaikan program pelatihan ini, para peserta nantinya bisa mengaplikasikan seluruh teori dan keterampilan yang didapat selama pelatihan. Keperluan teknis operasional di lapangan, sangat dibutuhkan guna menangani musibah dan bencana di wilayah tanggung jawab kerja masing-masing.
Menurut Idza, ada beberapa faktor yang masih perlu ditingkatkan dalam penanganan bencana. Yakni fasilitas dan jumlah Sumber Daya Manusia yang ikut dalam penanganan Operasi SAR. “Jumlah Anggota SAR di Kabupaten Brebes masih sangat sedikit, sehingga perlu bantuan langsung dari masyarakat Kabupaten Brebes itu sendiri,” ucapnya.
Hadir dalam kesempatan pembukaan pelatihan tersebut Kalaksa BPBD Kabupaten Brebes, Danlanal Tegal Letkol laut (P) Sirilius Arif, para pejabat Forkompinda Kabupaten Brebes, Danramil Paguyangan, Kapolsek Paguyangan dan Sekcam Paguyangan. imam(r) 

Share this article :