Home » , » Jalan Penghubung Brebes dan Kabupaten Tegal Memperihatinkan

Jalan Penghubung Brebes dan Kabupaten Tegal Memperihatinkan

Written By suara rakyat on Monday, February 1, 2016 | 12:44 AM

Tonjong, (suararakyattegal.com) - Sarana transportasi Propinsi penghubung Tonjong kabupaten Brebes – Bumi Jawa kabupten Tegal saat ini kondisinya sangat meprihatinkan, pasalnya sudah  satu tahun lebih terkena longsor yang disebabkan kikisan  dibawah tebing sungai Pedes saat itu mengalami banjir hingga kini belum ada tanda-tanda penangan serius sehingga akan terancam ambles dan terisolir.

Kepala Desa Purwadadi kecamatan Tonjong, Rakhmat Santoso mengatakan, kondisi tersebut sudah lama mengalami longsor pada awal 2015 tahun lalu sepanjang 150 meter diatas tebing sungai Pedes setinggi 8 Meter. Lokasi longsor tersebut berada didukuh Caruban Desa Purwadadi tepatnya diperbatasan wilayah Desa Purwadadi dengan Desa Tanggeran kecamatan Tonjong kabupaten Brebes, dan selama ini belum ada penanganan dari pihak terkait. Sementara lebar badan jalan hanya menyisakan 3 Meter saja, bahkan sudah mulai berlubang dan ambles, sehingga kendaraan yang melewati harus ekstra hati-hati bergantian.

Rakhmat menambahkan, mengingat dimusim penghujan saat ini, maka sungai akan mengalami banjir, dan bilamana kondisi seperti ini tidak segera ditangani dikhawatirkan badan jalan tersebut akan mengalami longsor yang lebih parah. Dan untuk sarana transportasi dapat terisolir. Pihaknya berharap agar segera mendapat perhatian Pemerintah Propinsi Jawa Tengah karena sarana tersebut merupakan jalan Propinsi, ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelas pula, peristiwa longsor sejak dua tahun yang lalau sepanjang 150 Meter, bahkan bangunan bronjong kawat yang belum lama dibangun ikut ambrol sepanjang 50 Meter yang disebabkan banjir deras arus air sungai yang menghantam tebing tersebut, jelasnya.

Sementara Kepala UPTD PU dan Tata Ruang wilayah Bumiayu Suharto membenarkan kondisi tersebut dan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak berwenang untuk penanganan tebing dan berupaya penyelamatan jalan juga perlu dilakukan penyodetan alur sungai, ujarnya.imam(r)


Share this article :