Home » , » Pembangunan Proyek GOR Mini Terkesan Tidak Transparan

Pembangunan Proyek GOR Mini Terkesan Tidak Transparan

Written By suara rakyat on Friday, September 23, 2016 | 10:51 PM

Lokasi Proyek GOR Mini (Photo : Tio)
Tegal, (suararakyattegal.com) - Proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Mini Kecamatan Tegal Selatan yang dimenangkan dan dikerjakan PT Findomuda Desaincipta asal Jakarta dengan nilai Rp 8.729.600.000,- belum terpasang papan proyek atau informasi di lokasi proyek. Sedangkan sesuai aturan bahwa papan proyek tersebut masuk dalam RAB dan harus dipasang sebelum dilaksanakan pembangunan.
Salah seorang warga sekitar lokasi proyek, Sarjo Sulaiman (47) mengatakan, pembangunan GOR Mini merupakan proyek besar dan memakan anggaran yang besar pula. Namun sejak dimulainya proyek tersebut, tidak terdapat papan proyek atau informasi di lokasi proyek.

“Sedikitnya saya tahu, saya juga pernah ikut jadi karyawan di salah satu perusahaan khususnya di jasa pengadaan dan pembangunan (proyek). Papan proyek harus dipasang sebelum pekerjaan dimulai. Hal itu gunanya supaya masyarakat tahu bahwa di lokasi tersebut sedang ada proyek pembangunan. Apalagi proyek tersebut punya pemerintah, jadi masyarakat berhak mengetahuinya, dan apabila tidak terpasang papan proyek maka itu sama saja tidak transparan kepada masyarakat,” ujarnya, saat ditemui di dekat lokasi proyek, Selasa (21/9) lalu.

Selain itu, lanjut Sarjo, biasanya proyek pembangunan tersebut jika anggarannya mencapai nilai miliaran harus ada pembatas atau pagar keliling. Hal itu menurutnya, jika sudah terpasang pagar keliling dengan menggunakan seng, fungsinya adalah untuk pembatas dan persiapan pekerja serta guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya pencurian dan sebagainya.

“Biasanya dalam buku rencana kerja san syarat-syarat (RKS) dan juga RAB anggaran untuk memasang pagar keliling tersebut ada. Kalau rekanan atau pihak penggarap proyek tidak memasang itu semua, jelas itu menyalahi aturan. Selama ini masyarakat sekitar hanya mendengar kalau nilai proyek tersebut nilainya miliaran,” ungkapnya.

Salah seorang karyawan konsultan pengawas swasta, Yunus ketika ditemui di lokasi proyek mengaku, memang seharusnya papan proyek sebelum pekerjaan dimulai sudah terpasang. Menurutnya, papan proyek masih dalam proses percetakan dan belum jadi, sehingga belum bisa dipasang.

“Proyek sudah berjalan sekitar tiga mingguan, dan kami sudah mengingatkan rekanan atau pihak PT untuk segera mungkin memasangnya,” katanya.

Sementara PPKom proyek tersebut, dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Moch Mabbrur saat ditemui di ruang kerjanya saat itu mengaku, pembangunan GOR Mini sedang dalam proses pengerjaan dan sudah berjalan satu bulan ini. Terkait dengan belum dipasangnya papan proyek dan juga pagar keliling, menurutnya, papan proyek sudah jadi namun belum sempat dipasang. Dan pemasangan pagar keliling dalam RKS memang
disebutkan dan harus ada.

“Papan proyek sudah ready tinggal dipasang. Seharusnya sebelum lebaran Idul Adha kemarin kita sudah memasangnya, hanya waktunya saja yang belum sempat. Soal pagar keliling rencana akan kita mulai pasang jika pembangunan talud dan pondasi selesai. Selain itu, kenapa kami belum memasang pagarnya, karena kami juga membantu para petani setempat
untuk akses jalan mereka lewat,” jelasnya.

Mabbrur menambahkan, proyek tersebut merupakan tahap I (pertama) hanya mengerjakan struktur bangunannya saja. Nantinya ada tahap-tahap berikutnya.

“Saya berharap pekerjaan pembangunan tersebut berjalan lancar dan sesuai spek yang ada. Selain itu pihak rekanan juga kami target supaya pekerjaan selesai sesuai dan tepat waktu,” pungkasnya. hdb/tio(r)

Share this article :