Home » , » Bupati Brebes Launching Bank Sampah Induk

Bupati Brebes Launching Bank Sampah Induk

Written By suara rakyat on Monday, October 17, 2016 | 7:23 AM

Brebes, (suararakyattegal.com) - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE melaunching Bank Sampah Induk (BSI) Kabupaten Brebes sebagai titik awal pembangunan 500 bank sampah di seluruh Kabupaten Brebes. Launching ditandai dengan penandatangan prasasti dan peninjauan lokasi, Sabtu (15/10) sore kemarin.
Idza mengajak kepada seluruh warga untuk memanfaatkan sampah dengan sebaik-baiknya dengan cara mengelolanya. Hal-hal yang terlihat tak berguna, tidak selamanya buruk selagi kita mampu memelihara dengan tangan-tangan trampil.
 “Sampah bisa menjadi berkah kalau kita pelihara, tapi akan jadi musibah kalau kita tidak mempedulikannya,” kata Bupati. 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati belajar membuat tas yang terbuat dari sampah bekas bungkus kopi sachet. Idza mengagumi ketelatenan para ibu-ibu yang tengah mengerjakan tas jinjing. “Wah, telaten ya ibu-ibu, satu persatu dilipat-lipat sambil berbincang-bincang pun jadi ya bu….,” puji Bupati kepada ibu-ibu yang tengah asyik membuat tas dari bahan sampah.
Bupati juga memberikan peralatan bank sampah, mesin jahit, kendaraan roda tiga dan mesin pencacah plastik.
Ketua pengelola Bank Sampah Induk Kaligangsa Kulon Eli Sajani menjelaskan, pengelolaan sampah di lingkungannya sebenarnya sudah berjalan setahun yang lalu. Sebelumnya, menempati balai RW. Tetapi sekarang, atas bantuan Bupati telah di bangun BSI. “Ibu-ibu yang mengelola jadi seneng,” tuturnya.
Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Edy Kusmartono menambahkan, dari 500 Bank Sampah yang di targetkan, pada tahun 2016 tengah digarap 180 buah Bank Sampah di 17 Kecamatan dengan 180 pendamping yang berasal dari PKH.
"Sebelumnya, sudah ada 35 buah bank sampah yang sudah berjalan dengan baik," tuturnya.
Ketiga puluh lima bank sampah yang sudah berjalan dengan baik, antara lain terdapat di Kecamatan Brebes, Bulakamba, Wanasari, Larangan, Banjarharjo, Jatibarang, Bumiayu dan Tonjong. Dengan banyaknya bank sampah akan terbangun kepedulian masyarakat Brebes terhadap pengelolaan sampah.
Brebes juga sudah memiliki 1 Bank Sampah Induk di Kelurahan Kaligangsa Kulon Brebes dan 1 Bank Sampah Percontohan di Perumahan Griya Praja Pasarbatang Brebes. 
Edy melihat, akibat persoalan sampah menjadikan Brebes belum bisa meraih Adipura. Meskipun untuk penilaian Piala Adipura 2016  mendapatkan nilai 76,49 melebihi target  minimal 75. Sayangnya, untuk nilai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah hanya mendapatkan nilai kurang dari 74 point. “Untuk akumulasi penilaian Piala Adipura 2016 hanya mendapatkan 74,95 point. Artinya, hanya kurang 0,05 point,” terang Edy.
Meski demikian, lanjut Edy, ada banyak perkembangan untuk peningkatan kesadaran dan perhatian terhadap pembangunan Lingkungan Hidup. Terbukti, lingkungan perkotaan semakin rapi dan ada 7 sekolah yang menjadi sekolah Adi Wiyata. “Dua sekolahan bahkan menjadi juara 2 sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah, yakni SMK N 1 Bulakamba dan SD IT Nurul Hidayah Brebes,” pungkasnya. tio(r)

Share this article :