Home » , » Tanggulangi Kemacetan, Pemkab Brebes Segera Bangun Fly Over

Tanggulangi Kemacetan, Pemkab Brebes Segera Bangun Fly Over

Written By suara rakyat on Friday, October 21, 2016 | 8:05 AM

Paguyangan, (suararakyattegal.com) - Pembangunan fly over atau jalan layang di jalan nasional ruas Tegal - Purwokerto, tepatnya di atas perlintasan Kereta Api (KA) Kretek Desa Taraban Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes,  dalam waktu dekat segera direalisasikan, pasalnya jalur tersebut selama ini membuat arus lalulintas terhambat, hal tersebut terungkap pada acara sosialisasi pembangunan Fly Over yang digelar di Aula kantor Desa Taraban, Selasa (18/10) kemarin.
Asisten Barang Milik Negara (BMN) Satker Bina Marga Wil I Provinsi Jawa Tengah, Chumaidi mengatakan , semuanya ada empat fly over yang akan dibangun di wilayah Brebes dan Tegal untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, dan fly over merupakan program dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di jalur perlintasan pintu KA Kretek, terutama saat menjelang Lebaran. Selain di Kretek fly over juga akan dibangun di Dermoleng Kecamatan Ketanggungan, dan Kosambi serta Klonengan Prupuk yang keduanya ada di wilayah Kabupaten Tegal. Dijelaskan Chumaidi, fly over bertujuan sebagai  iventarisasi dan identifikasi. Selanjutnya akan disosialisasikan lebih detail lagi setelah dilakukan pengukuran.
Lebih lanjut Chumaidi menerangkan, lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan fly over diantara milik warga seluas 6494 meter persegi (M2), lahan KAI seluas 1443 M2, lahan Sekolah Dasar 1156 M2, kantor Balai Desa Taraban 223 M2, SMK Muhammadiyah seluas 280 M2, dan lahan sebuah perusahaan seluas 236 M2. terang Chumaidi.
Sementara dalam sesi dialog sosialisasi salah satu warga, Hery meminta agar mobilitas ekonomi, pendidikan dan juga lalu lintas tidak terganggu selama pembangunan maupun setelahnya. Warga tidak ingin setelah selesainya pembangunan juga berdampak sepinya pasar akibat sulitnya akses jalan atau lainnya.
"Pada dasarnya kami warga setuju ada pembangunan Fly Over, tetapi warga minta tidak ingin dirugikan atau mengganggu aktivitas perekonomian warga baik saat pembangunan maupun setelahnya," kata Hery.
Menanggapi permintaan warga tersebut,Chumaidi menegaskan, bahwa pembangunan fly over direncanakan sedemikian rupa dan tidak akan mengganggu aktivitas perekonomian warga.
"Sesuai ketentuan, proyek atau pembangunan tidak boleh menutup jalan atau menghambat aktivitas serta mobilitas warga," katanya.
Ditambahkan, pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada warga yang menyambut baik rencana pembanguanan fly over.
Hadir pada sosialiasi tersebut, 76 warga Desa Kretek yang terdampak fly over, Muspika Paguyangan, Perwakilan dari Pemerintahan Kabupaten Brebes. imam(r)                                                                           

Share this article :