Home » , , » Kemajuan Seni, Dinpora Kabupaten Brebes Butuh Tambahan Anggaran

Kemajuan Seni, Dinpora Kabupaten Brebes Butuh Tambahan Anggaran

Written By suara rakyat on Thursday, December 29, 2016 | 1:42 PM

Bumiayu, (suararakyattegal.com) - Pekan seni dan pameran budaya bertajuk Gemladak Budaya Bumi Brambang digelar di Kabupaten Brebes, bagian selatan, tepatnya di Pendopo 2 Bumiayu, belum lama ini.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Brebes, Amin Budi Raharjo, usai membacakan sambutan Plt Bupati Brebes Budi Wibowo, intinya Pemda Brebes memberikan apresiasi dengan digelarnya kegiatan dalam memajukan bidang seni dan budaya dikabupaten Brebes, khususnya di Brebes bagian selatan.
Menurutnya, selama tiga tahun lebih menjabat di Dispora baru pertama kalinya melihat kegiatan yang menampilkan ekspresi para seniman di wilayah selatan. Ternyata memiliki potensi kesenian yang tinggi dan berkualitas, dan pihaknya merasa tertarik dengan kegiatan ini dilihat dari tajuknya “Gemladak Budaya Bumi Brambang, yang artinya gemuruhnya budaya di bumi Kabupaten Brebes penghasil bawang”, sehingga adanya kegiatan ini pihaknya berharap agar kesenian semakin terekspos dan diketahui oleh banyak kalangan, ujar Amin usai membuka acara tersebut.
Lanjut Amin, tereksposnya kegiatan kesenian baik di wilayah selatan maupun di utara dapat berkembang maju maka dibutuhkan anggaran, sehingga diharapkan pemda agar dapat menaikan  dan menambah  anggaran untuk kesenian yang selama ini sangat rendah ,ungkapnya.
Hal yang sama dikatakan ketua Dewan Kesenian Kabubaten  Brebes Wijarnako, diakuinya anggaran yang diterima sangat minim, sedangkan kegiatannya sangat banyak, sehingga kedepan untuk memajukan kesenian pihak pemda agar bisa memperhatikan anggaran, harapnya.
Sementara itu, salah satu penggagas dan penggiat, Agep Zulfikar mengatakan, pekan seni Gemladak Budaya Bumi Brambang digelar oleh Dewan Kesenenian Kabupaten Brebes yang akan berlangsung selama tiga hari, dengan menampilkan tujuh macam bidang seni, yakni seni rupa, seni tari yang dilombakan, dan juga ditampilkan salah satu hasil karya unik dan khas Bumiayu yaitu, miniatur Candi Borobudur yang terbuat dari batu Sungai Keruh," kata Agep.yang juga guru seni SMAN Paguyangan.
Selain itu pengunjung akan dihibur pertunjukan seni tari dan seni musik, stand untuk pameran data tentang kesenian yang ada di sekitar Bumiayu juga ikut meramaikan, pungkas Agep.imam(r)



Share this article :