Home » , , » Akibat Jembatan Putus 500 Jiwa Terisolir

Akibat Jembatan Putus 500 Jiwa Terisolir

Written By suara rakyat on Friday, February 24, 2017 | 10:02 AM



Sirampog, (suararakyattegal.com) - Jembatan darurat sepanjang 26 Meter yang melintas diatas sungai keruh yang merupakan pengganti jembatan permanen yang mengalami putus beberapa tahun lalu, kini juga mengalami putus lagi. Dimana jembatan itu merupakan akses warga desa Mlayang Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes. Dan putusnya jembatan darurat yang terbuat dari rangkaian bambu itu mengakibatkan ratusan kepala keluarga diempat pedukuhan di desa Mlayang kini terisolir sejak Selasa tanggal 14/2 pekan lalu.
Kepala Desa Mlayang, Asy'ari Ilias mengatakan, jembatan darurat putus pada Selasa 14 Februari 2017 lalu, setelah hujan lebat yang mengakibatkan arus sungai deras. Jembatan dari kontruksi bambu tersebut putus dan sebagian hanyut terbawa arus.
Dijelaskan, jembatan darurat menjadi penghubung utama bagi warga yang tinggal di empat perdukuhan. Yakni, Dukuh Mlayangluhur yang dihuni 48 KK, Dukuh Kubanggede ada 22 KK, Igirtenjo ada 80 KK dan Dukuh Sandayuga dihuni 12 KK, total jumlah jiwanya di empat dukuh itu mencapai lebih dari 500 jiwa," jelas Asy'ari, belum lama ini.
Putusnya jembatan menjadikan warga kesulitan jalur transportasi yang berdampak bagi perekonomian dan pendidikan, sedangkan jalur lain yang bisa dilewati harus memutar arah melewati jalan setapak dan jembatan titian yang hanya dilewati pejalan kaki dengan jarak tempuh yang jauh dan memakan waktu, ungkap Asy'ari.
Jembatan yang oleh warga disebut jembatan Igirtenjo yang putus merupakan jembatan darurat yang dibuat warga dari bambu. Sebelumnya sudah dibangun jembatan permanen dan putus pada beberapa tahun lalu. Warga membuat jembatan darurat karena sangat dibutuhkan, tapi akhirnya putus lagi, ujarnya.
Asy'ari menambahkan, sejak jembatan darurat putus pihaknya telah melaporkan ke Pemkab Brebes melalui dinas terkait. Meski begitu hingga kini belum ada bantuan darurat dari Pemkab Brebes.
Sementara Camat Sirampog, Munaedi SH membenarkan putusnya jembatan Igirtenjo telah mengakibatkan warga di empat perdukuhan kesulitan jalur transportasi. Dampaknya sangat berpengaruh bagi perekonomian warga yang umumnya petani. Laporan atas kondisi itu telah disampaikan ke Pemkab dan diharapkan segera ada penanganan serius, ucap Munaedi saat ditemui diruang kerjanya Rabu (22/2) kemarin - imam


Share this article :