Home » , » Derajat Kesahatan Dibawah Standar Anggaran Kesehatan Ditingkatkan

Derajat Kesahatan Dibawah Standar Anggaran Kesehatan Ditingkatkan

Written By suara rakyat on Tuesday, February 28, 2017 | 12:08 PM



Brebes, (suararakyattegal.com) - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE telah bertekad meningkatkan anggaran dibidang kesehatan. Dia mengakui kalau derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Brebes belum menunjukan peningkatan yang signifikan. Untuk itu, peningkatan anggaran kesehatan dengan sasaran masyarakat lemah. Demikian disampaikan Idza Priyanti saat membuka musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kesehatan tingkat Kabupaten Brebes di Pendopo Bupati Brebes, Senin (27/2) kemarin.
Idza, meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes untuk melakukan kajian dengan meminta masukan dari berbagai unsur masyarakat. Sehingga besaran anggaran yang nantinya digelontorkan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Sebagai pimpinan daerah, Idza mengaku malu dengan derajat kesehatan masyarakat Brebes yang masih di bawah standar.
 “Mari kita cari tahu, termasuk kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi jangan asal dianggarkan,” ujarnya.
Tingginya angka kematian ibu dan anak akibat melahirkan misalnya, semua harus ikut bergerak untuk menolongnya. Asupan gizi yang kurang pada balita, tentunya perlu disediakan makanan tambahan di posyandu. Dengan 1500 posyandu, maka bisa disediakan makanan tambahan bagi balita untuk mendongkrak asupan gizinya.
Begitupun dengan infrastruktur ketersediaan puskesmas dan tenaga medis perlu dikaji juga demi pelayanan yang baik. Jangan asal membangun rumah sakit atau puskesmas sementara SDM nya belum bisa terpenuhi.
Tahun 2017, lanjutnya, tersedia anggaran Rp 50 miliar untuk RSUD Brebes untuk membangun 12 ruang operasi, dan ruang ICU. Juga akan membangun rumah sakit di Ketanggungan, dan lain-lain. “Kalau sarana sudah bagus bagaimana pula SDM nya. Semangat kita harus diluapkan tiga sampai empat kali. Semua pihak harus saling mendukung jangan bertumpu hanya pada Bupati saja,” tandas Idza.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Julining Purila Dewi melaporkan, Musrenbang Kesehatan digelar dalam rangka mewujudkan pembangunan kesehatan yang terarah bersinergi dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RJPMD).
“Mengingat RPJMD dilakukan melalui pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, bottom up dan top down maka langkah Musrenbang sangat tepat,” ujarnya.
Penanganan kesehatan perlu dilakukan secara kompak. Bersatu dalam gerakan masyarakat sehat. Diyakini, kalau keluarga sehat maka Brebes pun akan sehat dan derajat kesehatan nasional akan meningkat.
Forum Musrenbang juga dijadikan ajang diskusi dengan berbagai unsur dengan fokus pembahasan peningkatan kesehatan masyarakat dan lingkungan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, juga peningkatan usia harapan hidup.
Dewi memaparkan, bahwa prioritas pembangunan daerah tahun 2017 di bidang kesehatan meliputi peningkatan infrastruktur pelayanan kesehatan masyarakat, pemenuhan ketersedian dan peningkatan SDM tenaga medis, perbaikan pelayanan kesehatan pada masyarakat kurang mampu, penanganan kasus penyimpangan obat terlarang dan penanganan status gizi dan angka kematian ibu dan bayi.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan materi tentang kebijakan bidang Kesehatan di Provinsi Jawa Tengah oleh Kepala Bidang Sumber Daya kesehatan Dinkes Provinsi Jawa Tengah Taufiqurrahman MKes.
Musrenbang diikuti lebih kurang 200 peserta yang terdiri dari Kepala OPD terkait, Camat, Kepala Rumah Sakit, Kepala Puskesmas dan LSM. gofar(r)


Share this article :