Home » , » Pemuda Desa Bambayang Siap Lanjutkan Perjuangan Para Ulama

Pemuda Desa Bambayang Siap Lanjutkan Perjuangan Para Ulama

Written By suara rakyat on Wednesday, April 26, 2017 | 9:53 AM



Bantarkawung, (suararakyattegal.com) - Pemuda Himpunan Remaja Musholla  (Harisma) desa Bambayang  kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes siap melanjutkan perjuangan para ulama dalam mempertahankan Bambayang  yang  dikenal sebagai kota santri, hal ini disampaikan ketua pemuda Ridho, saat acara mujahadah dan pengajian dihalaman Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikam Bambayang, belum lama ini.
Ridho mengungkapkan, Harisma baru berdiri 3 bulan yang lalu yaitu dengan maksud menghimpun para pemuda dan remaja untuk mengenal tempat ibadah dan memperjuangkan agama yang dianutnya yakni Agama Islam. Dengan kegiatan mujahadah dan pengajian pada setiap malam jumat secara keliling di setiap musholla  yang ada di desa Bambayang
Sementara Pengasuh Ponpes Al Hikam  Ky Affifulloh memberikan apresiasi kepada pemuda yang siap memperjuangkan dan melanjutkan estafet para ulama dalam menegakkan Agama Islam dan pihaknya sangat mendukung kegiatan pemuda yang positif  dengan tujuan pemuda tidak jauh dari mashollah dan masjid, diharapkan kegiatan pemuda tersebut harus bisa dilestarikan. Para sesepuh, tokoh masyarakat dan orang tua tetap untuk mengarahkan pemuda kependidikan mental.
Hal senada dikatakan Kepala desa Bambayang Akhmad Faizin mengharapkan juga selain pendidikan mental, pemuda harus bisa membangun disegala bidang di desanya serta menjaga keamanan lingkungan. Dikesempatan itu pihaknya menyampaikan program kerja yang telah dibuat Pemerintah desa terutama masalah kesadaran dan kewajiban warga akan Pajak bumi dan Bangunan (PBB). Dan Program pengadaan tanah untuk pembangunan sebuah sarana dan prasarana pelayan masyarakat yakni sebuah kantor desa, karena selama ini Bambayang  belum memiliki bangunan kantor desa sendiri ujarnya.
Acara mujahadah dan pengajian sekaligus memperingati hari Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW dihadiri undangan tokoh ulama, Kades, para santri dan warga setempat.imam(r)

Share this article :