Home » , , , » Bupati Brebes Buka Festival Hari Anak Nasional 2017

Bupati Brebes Buka Festival Hari Anak Nasional 2017

Written By suara rakyat on Tuesday, May 23, 2017 | 8:53 AM



Brebes, (suararakyattegal.com) - Anak merupakan buah hati yang perlu mendapatkan sentuhan kasih sayang setiap saat. Tidak hanya dari ayah dan ibunya saja, tetapi juga dari lingkungan sekitar. Menjadikan lingkungan yang ramah terhadap anak, akan membuat anak berkreasi dan berinovasi lebih luas. Dengan sendirinya, prestasi anak akan meningkat dan tidak dihantui oleh trauma yang bisa membelenggu kreatifnya.
“Lingkungan yang ramah anak, membuat anak menjadi lebih luas dalam berkreasi dan berprestasi,” kata Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat membuka Festival Hari Anak Nasional (HAN) 2017, di GOR Sasana Adikarsa Brebes, Senin (22/5) kemarin.
Belaian kasih sayang kepada anak, lanjutnya, lebih bermakna dalam mendidik anak daripada dengan tekanan, sehingga anak merasa lebih nyaman dan tidak terbelenggu kreatifitasnya. “Jadikanlah Festival HAN sebagai ajang peningkatan kreatifitas dan berinovasi dalam menyalurkan bakat dan kemampuan anak,” ujar Idza dihadapan ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Brebes.
Kepada para guru PAUD, Idza menitipkan pesan agar para guru mengedepankan prinsip keikhlasan. Anggaplah sebagai anaknya sendiri sehingga tertanam ketulusan dan menjadikan anak-anak yang saleh saleha. “Bimbinglah dan motivasi terus peserta didik dengan penuh kasih saying,” ajaknya.
Kepala Bidang PFNI Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Brebes Roisah menjelaskan, Festival PAUD dimaksudkan untuk memberikan motivasi pada peserta didik dan pengasuh PAUD. Di samping itu agar anak menjadi cerdas, sehat, dan ceria yang tentunya dengan melibatkan pengasuh PAUD yang berkualitas.
Peserta terdiri dari anak Taman kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), TPA, Pos PAUD (SPS), yang merupakan juara 1 dan 2 di masing-masing Kecamatan.
Adapun perlombaan yang digelar meliputi lomba memasukan kelereng ke dalam botol plastik, nembang jawa, melukis tampah, membuat plastisin, finger painting, lari estafet menempel keeping geometri, menempel pola, memindahkan bola, memeras parutan kelapa, menata botol ke dalam dunak, menuang air melalaui paralon, dan meronce dengan rantai.
Peserta merebutkan juara 1, 2, dan 3 serta harapan 1-3 tingkat Kabupaten Brebes. Juara 1 akan menghadapi lomba yang sama ditingkat eks Karesidenan Pekalongan.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Lely Mulyani, kepala Dikpora Brebes Tahroni, para pengawas pendidikan, orang tua dan guru PAUD. Suasana terlihat ramai, semarak meskipun di dalam gedung terasa panas. tio(r)

Share this article :