Home » , , » Reses, dr Hj Siti Rochmah Tanggapi Serius Keluhan Dan Aspirasi Masyarakat

Reses, dr Hj Siti Rochmah Tanggapi Serius Keluhan Dan Aspirasi Masyarakat

Written By suara rakyat on Thursday, May 4, 2017 | 1:31 PM



Tegal, (suararakyattegal.com) - Pesatnya laju pembangunan yang ada di Kota Tegal cukup mendapat pengakuan yang signifikan dari masyarakat. Yang mana masyarakat dapat menikmati jalan yang cukup bagus, tidak adanya lubang-lubang yang mengganggu pengendara. Namun disisi lain, imbas dari pembangunan tersebut juga dirasakan sebagian masyarakat Kota Tegal, salah satunya hasil pembangunan peninggian jalan yang berdampak banjir di berbagai wilayah.
Dari dampak banjir tersebut sehingga muncul berbagai keluhan dan aspirasi dari masyarakat yang merasa lingkungannya terkena banjir. Hal ini dasampaikan saat acara rutin Reses yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Tegal.
Menurut salah seorang Anggota Komisi II DPRD Partai Golkar dari Dapil Tegal Barat Kota Tegal, dr Hj Siti Rochmah mengatakan, kalau dirinya melihat dampak banjir yang ada di berbagai wilayah itu diduga adanya imbas dari peninggian jalan.
Siti Rochmah menambahkan, seperti contoh Jalan Blanak,  Jalan Todak, Jalan Lumba-lumba, SMPN 6 Kota Tegal, SMA N  2 Kota Tegal, Jalan Bawal Barat, Depan Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal barat, Jalan Rambutan Raya adalah bagian-bagian wilayah Kecamatan Tegal Barat yang sering dilanda banjir bila hujan datang dan kian parah setelah adanya peninggian jalan. Ujarnya, Jum’at (21/4) yang lalu.
Aspirasi adalah suara rakyat yang patut dijadikan catatan dan bahan pertimbangan yang kemudian di realisasikan sesuai dengan skala prioritas anggaran dan kebutuhan yang ada. Dan aspirasi yang di sampaikan dalam reses, sudah semestinya menjadi catatan penting untuk di koordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah atau badan eksekutif.  Aspirasi yang disampaikan masyarakat terutama tentang imbas peninggian jalan yang mengakibatkan banjir di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tegal barat.
Kalau dilihat yang ada dilapangan, pinggiran jalan yang masuk kampung hanya ada saluran-saluran yang kecil, sehingga kurang memadai untuk menampung curah hujan apalagi dengan debet air yang tinggi sehingga meluber ke jalan dan rumah-rumah warga,  jelas hal semacam ini harus segera di perhatikan, di tindak lanjut dan di perbaiki.
Diakui Siti Rohmah, selain keluhan banjir akibat imbas peninggian jalan, masyarakat juga mengeluhkan tentang bantuan-bantuan pemerintah yang dianggap kurang tepat sasaran, baik bantuan dari pusat, Propinsi maupun pemerintah Kota itu sendiri yang dianggap kurang tepat sasaran akibat pemerintah pusat masih menggunakan data base masyarakat miskin tahun 2011.
“Saya berharap sebaiknya pemerintah mengupdate ulang database masyarakat tidak mampu atau masyarakat miskin sehingga data Tahun 2011 yang dianggap kurang tepat sasaran bisa dirubah”, Tambah Siti Rochmah
Keluhan yang lain dari masyarakat, meminta agar lebih terpantau supaya dilakukan pemasangan CCTV di lampu merah Hang Tuah, fungsinya untuk mengantisipasi kejahatan, kecelakaan di lokasi tersebut”. Pungkasnya. dn(r)

Share this article :