Home » , » Kementrian PU PR Siap Bangun Underpass Di Wilayah Brebes Bagian Selatan

Kementrian PU PR Siap Bangun Underpass Di Wilayah Brebes Bagian Selatan

Written By suara rakyat on Monday, July 24, 2017 | 11:06 AM



Tonjong, (suararakyattegal.com) - Menjawab kendala kemacetan lalulintas yang masih ada dijalur tengah propinsi Jawa Tengah (Jateng) bagian barat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) akan membangun underpass untuk penanganan simpang sebidang atau perlintasan rel Kereta Api (KA) di jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto di Karangsawah, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.ditinjau langsung oleh Gubernur Jateng, belum lama ini.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo membenarkan akan dibagunnya underpass dilokasi sebidang perlintasan pintu rel Kereta Api (KA) di jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto di Karangsawah, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Dan pihaknya dengan adanya rencana tersebut merupakan lamgkah tepat untuk bisa menyelesaikan problema kemacetan lalulintas dijalur tersebut.
Dikatakan Ganjar sebelum adanya langkah tersebut rencana akan dilakukan pembangunan jalan lingkar dimulai dari Jalan Desa Kutamendala hingga tembus ke jalur Karangjati Desa Tonjong, tapi butuh waktu lama dan anggaran besar untuk  pembebasan lahan juga membebaskan lahan butuh keikhlasan hati dari masyarakat, dan pembangunan underpass tersebut sebagai pengganti rencana sebelumnya, katanya kepada awak media di sela-sela peninjauan lokasi. 
Dijelaskan Ganjar, waktu pengerjaan underpass akan memakan waktu yang singkat daripada jalan lingkar. Terlebih underpass akan segera digunakan ketika terjadi lonjakan jumlah kendaraan seperti pada momen besar, sedangkan problem Pasar Linggapura yang kerap menjadi penyebab kemacetan, ia menegaskan tidak akan melakukan perubahan apapun. Kemungkinan justru ruas Jalan Raya Linggapura akan diperlebar guna memperlancar arus lalu lintas, jelasnya
Hasil peninjaun dan pengecekan, Ganjar mendapatkan penjelasan tentang teknis pembangunan underpass dari Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional Wilayah I Jawa Tengah, Ir H Aidil Fiqri MT Pada rencana awalnya terutama untuk penanganan jalur Ciregol yang mengalami patahan dan mengakibatkan jalan amblas, pemerintah berniat akan membuat jalan lingkar di jalur Karangsawah hingga Tonjong.
"Dinilai kurang efisien maka akan diganti dengan pembangunan underpass tersebut", terangnya.
Sementara Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional Wilayah I Jawa Tengah, Ir H Aidil Fiqri MT mengatakan, pembuatan underpass merupakan langkah jangka pendek untuk mengatasi problem kemacetan lalu lintas di jalur tersebut, khususnya saat arus mudik dan balik lebaran. Dan hal tersebut sebagai langkah yang paling tepat serta cepat untuk mengatasi persoalan kemacetan tersebut katanya, usai memberikan keterangan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang melakukan kunjungan kerja di lokasi rencana pembangunan underpass.
Pembangunan underpass rencananya satu paket dengan penanganan jalur Ciregol yang labil dan sering mengalami patahan. Secara teknis akan dilakukan pelambanan pergerakan patahan. Setiap pergerakan akan diantisipasi dan sebaiknya sungai Pedes yang berada di sisi kiri dari arah Tegal itu juga dilakukan normalisasi, ungkap Fiqri. imam(r)

Share this article :