Home » , , » PC NU Brebes Kembangkan Pencak Silat Pagar Nusa di Seluruh Brebes

PC NU Brebes Kembangkan Pencak Silat Pagar Nusa di Seluruh Brebes

Written By suara rakyat on Saturday, July 15, 2017 | 10:42 AM



Brebes, (suararakyattegal.com) - Ketua PC NU Brebes KH Athoillah Syatori MSi mengintruksikan agar perguruan pencak silat pagar nusa dikembangkan di seluruh ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Brebes. Pasalnya, seni bela diri asli Indonesia buatan NU tersebut menambah keindahan dan bisa menarik pelajar untuk bergabung dengan menjadi anggota Pelajar NU.
Demikian disampaikan Athoillah pada sambutan pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) XI IPNU-IPPNU Kabupaten Brebes di SMK/MTs Al Ikhlas Limbangan Losari Brebes, Rabu (12/7) kemarin. 
Athoillah bangga setelah melihat penampilan Pagar Nusa pada ajang konferensi tersebut. Dari pada anak-anak pelajar banyak yang gabung ke kelompok Punk yang berpakaian hitam dan tak jelas kapan mandinya serta numpang mobil ga pernah bayar, lebih baik diarahkan untuk ikut pencak silat. “Di pagar nusa, selain ada keindahan gerak silat tetapi juga ada adegan yang mendebarkan seperti pecah balok, tekuk besi dan hantam genting maupun sabetan cambuk,” kata Athoillah yang juga Asisten I bidang pemerintahan dan sosial Sekda Brebes.
Selain itu, Athoillah menyampaikan tentang pentingnya dua amanat yang telah diembankan kepada NU yang artinya berlaku juga untuk seluruh neven NU. Dua amanat tersebut yakni amanat Diniyah dan amamat Wathoniyah. 
Dalam memegang dua amanat tersebut, kata Atho, dilakukan dengan tawasut artinya moderat pafa posisi ditengah-tengah dan toleran. Dalam menjaga Islam yang mulia harus pula dengan kemuliaan. “Komitemen NU, yakni satu tekad, satu langkah untuk mempertahankan Islam dan Negara,” tandasnya.
Perlu diwaspadai, bahwa akibat kebencian yang terlalu memuncak sampai-sampai kelompok wahabi akan melenyapkan NU antara tahun 2025 hingga 2030. 
Tantangan tersebut, lanjutnya, justru menjadikan NU makin kuat apalagi sekarang sudah mendapat dukungan penuh dari tentara, polisi dan Negara. “Pendidikan kader penggerak NU di kabupaten Brebes juga sudah digelar 6 angkatan, dan pengkaderan lainnya neven NU yang tiada henti menjadi kekuatan tersendiri,” tegasnya.
Wakil Bupati Brebes Narjo SH menyampaikan permohonan maaf lahir batin seiring masih bulan syawal. Lewat Konferncab, diharapkan tercapai kader yang mumpuni dan memberkahi. Jadikan forum konfercab sebagai ajang silaturahmi dan peningkatan SDM dalam mengawal NKRI. 
Era sekarang, kata Narjo, organisasi pemuda tengah dihadapkan pada tantangan perubahan sosial. Untuk itu perlu peningkatan kapasitas dan kualitas yang memadai. Sehingga tidak tertinggal dan ditinggal oleh anggotanya.
Wabup juga meminta kepada IPNU-IPPNU untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Terutama dalam penanganan dekadensi moral, merebaknya pornografi, narkoba, dan tindak negatif lainnya. “Pemkab memandang, IPNU-IPPNU menjadi organisasi yang berakhlakul karimah sehingga mampu membentengi berbagai kegiatan negatif,” tandasnya. 
Ketua Panitia Konferensi Abdul Azis menjelaskan, Konfercab diikuti 750 peserta utusan dari 297 desa/kelurahan di 17 PAC se kabupaten Brebes. gofar(r)

Share this article :