Home » , , » Diserang Hama Empat Desa Mengalami Gagal Panen

Diserang Hama Empat Desa Mengalami Gagal Panen

Written By suara rakyat on Friday, August 11, 2017 | 11:15 AM



Bantarkawung,(suararakyattegal.com) - Ratusan  petani di Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes saat ini tidak dapat menikmati hasil tanamannya, dan menangung kerugian jutaan rupiah . Pasalnya, selama satu tahun ini lahan pertanian mereka telah diserang oleh hama wereng dan tikus. Akibatnya ratusan hektar lahan pertanian di kecamatan itu mengalami gagal panen.
Kaswan salahseorang petani desa Pangabatan mengeluhkan melihat kondisi seperti itu, padahal sudah dilakukan dengan upaya penyemprotan  pembasmi hama wereng dilahan pertanian miliknya, namun tiba-tiba hama tikus turut menyerang padi, sehingga kondisi tanaman padi yang henak dipanen habis duluan, keluhnya kepada awak media, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, serangan hama tikus menyusul terjadi setelah serangan hama wereng, sehingga mengakibatkan dirinya dan para petani lainnyapun kewalahan untuk memberantasnya. Hama menyerang padi secara bergantian, dari satu petak petanian ke petak milik petani yang lain.
Kepala Desa Pangebatan kecamatan Bantarkawung Irham Farisy mengakui kondisi seluruh petani yang ada diwilayahnya mengalami gagal panen selama tiga kali akibat diserang hama wereng dan tikus. Sehingga mereka sudah menanggung kerugian sampai jutaan rupiah untuk modal biaya tanamnya. Selain hama wereng dan tikus sebagai musuh petani, juga lahan pertanian diwilayahnya sebagian besar adalah lahan tadah hujan (non irigasi). Dengan kondisi tersebut dalam paska satu tahun ini petaninya tidak dapat menikmati hasil panen akan tetapi merugi, dengan keluhan para petaninya, pihaknya telah melaporkan keinstansi tekait untuk penanganan serangan hama pada paska tanam mendatang, sehingga petani tidak lagi menanggung kerugian, ujarnya.
 
Hal senada dikatakan Sekcam Bantarkawung H Dalmadi SH, serangan hama wereng dan tikus yang melanda lahan pertanian pada tahun ini ada di empat desa yakni Desa Legok, Sidangwangi, Tambakserang dan Desa Pangebatan, katanya saat ditemui diruang kerjanya Senin (7/8) kemarin. imam(r)

Share this article :