Home » , , » Tanaman Kentang Tunjang Perekonomian Desa Pandansari Brebes

Tanaman Kentang Tunjang Perekonomian Desa Pandansari Brebes

Written By suara rakyat on Wednesday, August 9, 2017 | 9:14 AM



Paguyangan, (suararakyattegal.com) -Pertumbuhan ekonomi warga desa Pandansari kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes kini sudah membaik, pasalnya warga desa tersebut mayoritas adalah penggarap lahan milik Perhutani di wilayah Kaligua lereng Gunung Slamet sebagai petani kentang dan jenis sayuran lainnya. Paska awal musim kemarau ini mereka sedang memanen hasil tanamnya, demikian dikatakan Kepala Desa setempat M Khamdo, saat ditemui diruang kerjanya baru-baru ini.
Khamdo mengatakan, warganya kini sedang memanen kentang, meski hasil panennya merosot namun harga hasil panenannya lumayan baik sehingga pertumbuhan ekonomi warganya meningkat, katanya
Diakui salah seorang petani kentang desa setempat Kandar (45) yang sedang menikmati harga hasil panennya mengatakan, hasil panen saat ini kurang berhasil, akibat adanya sejumlah serangan hama, selain adanya serangan hama juga tanah untuk pertanian kentang sudah jenuh.  Akibat budidaya kentang yang berjalan setiap tahun, termasuk pengunaan pupuk kimia yang berlebih, sehingga dari 25 ton perhektar panenan namun hasil panenan sekarang hanya mencapai 15 ton saja. Sedangkan harga kentang saat ini dijual berkisar Rp 10 Ribu perkilogram, sehingga hasil yang diperoleh mencapai Rp 150 Juta.
Tambah Kandar, untuk biaya pengolahan dan sewa lahan diperlukan dana sekitar Rp 50 Juta – Rp 80 Juta perhektar, tetapi biaya yang dikeluarkan pada musim kemarau sekarang akan bertambah akibat pengunaan pipa dari sumber air untuk mengairi lahan kentang. Namun demikian petani kentang masih untung hingga Rp 80 juta perhektar sekali panen dan dengan adanya harga jual saat ini bisa membantu kesejahteraan para petani, ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Keuntungnya setiap hektarnya hampir mencapai Rp 100 juta, dengan modal sebesar Rp 80 juta. Kalau normal hasilnya panennya mencapai 25 ton lebih, jelas Kandar.
Sementara, pedagang bibit kentang Kaligua Yanto mengatakan, bibit kentang dari Bandung saat ini mengalami kenaikan rata- rata Rp 5 ribu perkilogram. Dari harga Rp 20 ribu- Rp 25 ribu perkilogram. Untuk hasil panen kentang yang ditaman selama tiga bulan, satu kilogram bibit bisa menghasilkan 20 Kg dan manakala gagal, masih bisa panen sekitar 5- 10 Kg saja, katanya. imam(r)

Share this article :