Home » , , , » Bupati Brebes Ajak Masyarakat Hidup Sehat Dengan Bersepeda

Bupati Brebes Ajak Masyarakat Hidup Sehat Dengan Bersepeda

Written By suara rakyat on Monday, September 4, 2017 | 4:50 PM



Brebes, (suararakyattegal.com) - Dengan mengibaskan bendera start, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti melepas peserta Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017. Ribuan peserta dari penjuru Brebes dan sekitarnya ambil bagian dalam even yang digelar di Alun-alun Brebes, Minggu (03/09) kemarin.
Bupati mengajak kepada seluruh peserta untuk membudayakan olahraga, utamanya bersepeda santai agar badan tetap sehat dan bugar. “Ayo kita olah raga, gowes, tidak hanya pada saat ini saja, tetapi untuk minggu-minggu berikutnya dengan rute sesuai dengan keinginan kita masing-masing,” ajak Idza dengan penuh semangat.
Dengan seminggu sekali bersepeda, lanjutnya, juga akan mendukung kelestarian udara karena tidak berpolusi udara.
Kabupaten Brebes mendukung penuh dan siap merealisasikan gagasan Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi tentang Hari Bersepeda Nasional. Sebab dengan demikian, mendorong kebiasaan hidup sehat dan produktif melalui olahraga.
Sebelum acara, Bupati menyerahkan tanah dan air untuk dibawa ke Magelang pada puncak peringatan Hari Olahraga Nasional. Tanah diambil dari pegunungan kumbang Jalawastu dan air dari kali Pemali.
Air dari Kali Pemali memiliki sejarah yang cukup panjang dan sentral di Kabupaten Brebes terutama saat penjajahan Belanda. “Brebes adalah Kali Pemali, Kali Pemali identik dengan Brebes,” ungkap Taufik, Kepala Seksi Pemuda dan Olahraga Dikpora Brebes yang sekaligus Koordinator Penyelenggara GPN 2017 etape Kabupaten Brebes.
“Bahkan airnya juga menjadi sumber pengairan untuk mengaliri sawah-sawah petani yang menanam bawang merah sehingga menjadi hasil panen bawang unggulan utama di Kabupaten Brebes. Ini sudah sangat terkenal, bawang merah dari Brebes. Sedangkan Tanah diambil dari daerah pegunungan Jalawastu. Di situ juga nilai-nilai sejarah dan ada tanah suci yang oleh orang adat sana, dulu memiliki sejarah karena juga basis perjuangan melawan penjajahan Belanda. Adat di sana sampai sekarang masih kental, menganggap tanah di Jalawastu memiliki kekeramatan.
GPN berlangsung sangat meriah, start diawali dari alun-alun dan finish juga di alun-alun dengan menempuh jarak sejauh 21 kilometer. “Ada 22 ribu peserta yang ikut andil dalam kesempatan ini,” sambung plh Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Brebes Diding Setiadi.
Peserta bergerak dari alun-alun menuju Kleben, Pulosari, Pemarin Terlangu, Pemaron, Kalipucang, Lengkong, Kalimati, Krasak, Padasugih, Gandasuli dan kembali ke alun-alun.
Meski sangat melelahkan, terlihat para peserta sangat senang karena bisa menyaksikan pemandangan hamparan bawang, pedesaan, dan juga perkotaan. Tidak sedikit sepeda yang ngadat ditengah jalan namun panitia dengan sigap mengangkat sepeda tersebut untuk dinaikan ke kendaraan mobil bak terbuka. Selain itu, juga ada ban yang kempis bahkan bocor yang kemudian ditambal disekitar jalan yang tidak sedikit membawa keberkahan bagi penambal ban.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati, Wakil Bupati Narjo, Asisten Deputi bidang Peningkatan Kapasitas pemuda, kementerian pemuda dan olah raga Dr Alman Hudri serta sejumlah kepala Sekda Emastoni Ezam, Forkompimda, Kepala OPD, mengikuti gowes.
Panitia memberikan hadiah berupa 63 Sepeda Gunung, dan 1 hadiah utama berupa sepeda motor. Hadiah utama diraih Maskuri dari Sangkal Putung, Pesanggrahan, Brebes. tio(r)
Share this article :