Home » , , » Camat Sirampog Perangi Anak Putus Sekolah

Camat Sirampog Perangi Anak Putus Sekolah

Written By suara rakyat on Monday, September 18, 2017 | 3:55 PM



Sirampog, (suararakyattegal.com) - Sekitar 500 anak usia sekolah diwilayah kecamatan Sirampog kabupaten Brebes kini tercatat putus sekolah karena berbagai alasan klasik seperti faktor ekonomi maupun faktor lainnya. Oleh sebab itu jajaran Muspika setempat siap mendorong dan membantu untuk anak-anak tetap bersekolah, dengan target wilayah kecamatan Sirampog bebas dari anak putus sekolah, hal tersebut diungkapkan Camat Sirampog Munaedi SH pada acara rapat koordinasi Muspika (Rakor) dengan UPTD Pendidikan Sirampog tentang Gerakan Kembali ke Sekolah diruang camat setempat, baru-baru ini. 
Munaedi SH mengakui, diwilayahnya terdapat sekitar 500 anak usia 7- 18 tahun telah meninggalkan sekolah dan mayoritas dengan alasan latar belakang faktor sosial, oleh karena itu gerakan kembali kesekolah harus tetap digalakan, hingga pencapaian target nol persen atau bebas dari anak putus sekolah usia 7 - 18 hingga dua tahun mendatang.
“Ini semua adalah tugas kita bersama untuk mendorong agar anak-anak usia sekolah untuk dapat bersekolah, pada pendidikan baik formal maupun kelompok belajar,sehingga kecamatan sirampog dengan predikat Indek Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di kabupaten Brebes harus bisa dipertahankan " kata Munaedi.
Lebih lanjut Munaedi menerangkan, IPM Kecamatan Sirampog merupakan tertinggi di Kabupaten Brebes, dan harus tetap dipertahankan, meski begitu jangan sampai lengah, mereka harus dapat kita kembalikan kesekolah. Gerakan Kembali ke Sekolah merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk mencari, merangkul dan mengajak anak seusia mereka harus dapat kembali masuk ke sekolah tanpa adanya alasan apapun, terangnya.
Hal yang sama dikatakan Danramil Sirampog, Kapten CPL Harsono mengapresiasi Gerakan Kembali ke Sekolah di Kecamatan Sirampog, pihaknya siap terjun langsung mendukung dan memberikan pendampingan untuk mengajak masyarakat mensukseskan gerakan ini, katanya.
Sementara Subejo pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Perjuangan Desa Mendala menjelaskan, Gerakan Kembali ke Sekolah juga didukung oleh PKBM yang ada di Kecamatan Sirampog, yakni PKBM Tunas Perjuangan dan PKBM Ulul Albab. Kedua PKBM tersebut saat ini menampung 362 siswa, mereka belajar melalui program Kejar Paket A, B dan C sesuai tingkatan. Masyarakat yang putus sekolah kita upayakan untuk dapat kembali ke sokolah formal, tapi jika tidak memungkinkan bisa gabung di PKBM," katanya .imam(r)
Share this article :