Home » , , » Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek Underpass KA Tidak Mengecewakan

Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek Underpass KA Tidak Mengecewakan

Written By suara rakyat on Tuesday, September 12, 2017 | 3:19 PM



Tonjong, (suararakyattegal.com) - Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Balai Besar Pelaksana Pembangunan Jalan Nasional Wilayah VII Satuan kerja (Satker) Jalan Nasional Wilayah  I Propinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar sosialiasasi pembangunan underpass di atas lintasan kereta api (KA) yang digelar di Gedung NU komplek Masjid Al Fatah desa Kutamendala kecamatan Tonjong kabupaten Brebes, belum lama ini.
Dalam sosialisasi dihadirkan warga yang terkena dampak proyek tersebut, dan mereka mengharapkan kompensasi yang diberikan nanti dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku minimal bisa mencukupi untuk membeli kembali sebagai pengganti lahan maupun bangunan miliknya.
Hasan salah seorang warga yang lahan bangunannya terkena dampak underpass mengaharapkan, semoga pemerintah bisa menggati rugi atas tanah dan bangunan tersebut yang sepadan dengan tidak mengecewakannya.
Khumaedi SH, selaku anggota tim pelaksana jalan Nasional Wilayah I Jateng mengatakan, pembangunan underpass dilokasi pintu lintasan KA Karangasawah mengalami perubahan gambar pada awal direncanakan akan membutuhkan lahan atau yang akan dibebaskan seluas 4,328 Meter Persegi, namun dirubah menjadi 11.764 Meter Persegi.
Dijelaskan, perubahan ini karena adanya perpajangan jalan underpass dan pembuatan akses jalan menuju kepemukiman warga. Semula pembangunan dilakukan dari pertigaan Karangsawah hingga resmill, namun setelah adanya perubahan pembangunan dimulai dari SDN Kutamendala 01.
Menanggapi kekhawatiran warga tentang masalah ganti rugi pihaknya meminta warga untuk tidak merasa kawatir dengan ganti rugi yang akan dilakukan dan pihaknya akan melakukan sesuai aturan yang ada, termasuk masalah harga yang akan dilakukan oleh tim tersendiri.
Sementara Kapolsek Tonjong AKP Sukoyo SH, menyambut baik diwujudkan underpasas di Karangsawah karena dikecamatan Tonjong terdapat dua titik rawan kemacetan lalulintas terutama saat arus mudik maupun balik lebaran antara lain di perlintasan rel Kereta Api. Karangsawah dan Pasar desa Linggapura, pihaknya berharap terwujudnya underpass bisa memperlancar lalulintas, selain pembangun underpss juga diharapkan adanya pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) didepan Pasar Linggapura, harapmya. 
Sosialisasi Underpas yang digelar bina marga tersebut dihadiri oleh Perwakilan Dinas PU Propinsi kantor Slawi, Muspika Tonjong, Kades Kutamendala, dan beberapa warga yang terkena dampak sekitar lokasi rencana pembangunan underpss.imam(r)

Share this article :