Home » , , » Fly Over, Akibat Roda Selip Kecelakaan Tak Terhindarkan

Fly Over, Akibat Roda Selip Kecelakaan Tak Terhindarkan

Written By suara rakyat on Monday, November 6, 2017 | 11:40 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com) - Untuk kesekian kalinya kembali kecelakaan lalu lintas terjadi di Fly Over (FO) Kretek kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes. Insiden kecelakaan terjadi antara bus dan truk yang telah mengalami slip roda saat hujan lebat turun dengan melintasi jalan turunan FO. Atas kejadian ini mengakibatan satu orang meninggal dunia dan dua orag luka berat. Senin (6/11) sore kemarin.
Menurut saksi mata mengatakan, bus mengalami slip sekitar pukul 16.25 WIB saat melaju dari arah Purwokerto melintas turunan FO Kretek dengan kecepatan sedang. Namun saat hujan lebat roda belakangnya mengalami slip, sehingga kondisi badan bus oleng dan tidak dapat dikendalikan oleh supirnya.
Supir bus PO Raffae KNP Trans Budi (46) mengatakan, pihaknya membawa rombongan ziarah asal Tegal usai dari Madura Jawa Timur dan dirinya tidak dapat mengendalikan busnya dalam kondisi bagian belakang badan bus oleng akibat roda belakang mengalami slip saat melintas turunan FO.
Budi menambahkan, saat kondisi hujan lebat dan melintasi turunan FO dengan keadaan oleng, dari arah berlawanan datang sebuah truk melaju dengan posisi naik FO sehingga dirinya membuang ke sisi kiri jalan, namun tanpa disengaja menabrak dan menyeret dari belakang seseorang yang sedang berjalan kaki hingga tewas. Dan kondisi bus pun terjun ke lahan sawah tepi jalan, jelas Budi.
Saat kejadian itu korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Bumiayu, namun identitas korban tewas belum diketahui.
Dan tidak lama berselang sekitar 10 menit kecelakaan bus, telah terjadi kecelakaan lagi yaitu sebuah truk tronton dari arah Purwokerto juga terguling. Kondisi depan truk Bernopol B 9749 EG itu ringsek karena masuk ke parit sisi bawah timur FO. Diketahui penyebab kecelakaan karena ban mengalami selip ketika melewati jalanan yang basah dan licin.

Informasi yang berhasil dihimpun, truk asal Kabupaten Cilacap itu kosong muatan. 
Indra (52) sopir truk mengatakan, rem kendaraan sudah tidak terkendali saat di tengah badan turunan FO.

Sementara diketahui, ada dua orang lagi dalam truk tersebut atas nama Yahya (52) dan Herman (40). Herman mengalami luka yang cukup parah yakni patah kaki dan luka di bagian kepala. Sementara Indra mengalami luka lecet di kaki kanannya. Saat ini ketiganya tengah dirawat di Puskesmas Paguyangan.imam(r)
Share this article :