Home » , » PLN Respon Baik Komplain Disperkimtaru Kota Tegal

PLN Respon Baik Komplain Disperkimtaru Kota Tegal

Written By suara rakyat on Monday, November 20, 2017 | 12:42 PM

Tegal,(suararakyattegal.com)-Kurangnya koordinasi dan komunikasi dalam penanganan pemangkasan pohon antara PLN dan Dinas Permukiman dan Tata Ruang Pemerintah Kota Tegal menjadikan miskomunikasi. Karena sering ditemukan hasil pemangkasan pohon yang mangkrak di pinggir jalan, oleh Disperkim kinerja PLN dianggap melanggar Undang-undang no. 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup. Sementara pihak APJ PLN ( persero ) area Tegal merespon baik komplain tersebut dan dianggapnya menjadi masukan yang baik sehingga kedepannya dapat dilakukan koordinasi dan komunikasi.
Disampaikan Manager Rayon APJ PLN (PERSERO) area Tegal Kota melalui Bagian supervisor teknik PLN area Tegal Kota, Rifki Ade Ardiansyah.
Bahwa Kota Tegal memiliki banyak titik yang harus dilakukan pemangkasan pohon. Pasalnya, bahaya tingkat tinggi akibat terjangan angin besar, hujan lebat serta sabetan pohon yang menjulang tinggi diatas kabel listrik, sudah melebihi batas aturan yang tertera dalam PUIL (Pengaturan Umum Instalasi Listrik). Standar ketinggian pohon 3 Meter di bawah kabel listrik, serta PS PLN (Pengaturan Standar PLN) ketinggian listrik 2,5 Meter di bawah pohon, harus dilakukan tindakan pemangkasan secepatnya. 
APJ PLN ( PERSERO ) area Tegal Kota membentuk team inspeksi jaringan dan team pemeliharaan yang salah satunya adalah pemangkasan sejumlah pohon yang ketinggianya melebihi peraturan yang tertera dalam PUIL dan PS PLN.
“ Masukan yang bagus, dan kedepannya berharap ada komunikasi lebih baik dan koordinasi karena semua bertujuan sama yaitu menjadikan masyarakat aman dan nyaman", ucapnya, belum lama ini.
APJ PLN (Persero) juga membentuk team inspeksi jaringan yang bertugas memantau pohon yang menjulang tinggi serta team pemeliharaan yang bertugas memotong atau memangkas pohon, sementara PLN sendiri ikut memantau tentang kebersihan usai dilakukan pemangkasan tersebut. Bila ditemukan hasil pemotongan pohon yang tampak mangkrak di pinggir jalan, hal tersebut dimungkinkan karena waktu yang kurang memadai sehingga dialihkan pada waktu kerja selanjutnya. 
"Saya rasa ini hanya miskomunikasi saja” Tandas Rifki.
Tambahnya, harapan kami kedepan ada komunikasi yang lebih baik, dan kamipun berterimakasih telah ada media yang berkenan memberikan informasi ini, yang kedepannya dapat seiring sejalan demi keamanan dan kenyaman masyarakat kota Tegal. Dn(r)


Share this article :