Home » , , » Utamakan Kondusifitas, Satpol PP Kabupaten Tegal Razia Anak Punk

Utamakan Kondusifitas, Satpol PP Kabupaten Tegal Razia Anak Punk

Written By suara rakyat on Friday, November 10, 2017 | 1:53 PM

Slawi,(suararakyattegal.com) - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal tengah merazia sejumlah anak punk di sejumlah lokasi di Kabupaten Tegal, Rabu (8/11), kemarin. Dalam razia ini menyisir sejumlah tempat diantaranya Taman Rakyat Slawi Ayu (TRASA), perempatan lampu merah Slawi, Jalan Raya I Slawi hingga perbatasan Kota Tegal dan Jalan Raya Pantura Kramat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, M Berlian Adjie mengatakan, dari hasil razia Petugas Satpol PP berhasil mengamankan sembilan anak punk yang berada disejumlah lokasi, diantaranya Taman Rakyat Slawi, lampu merah procot dan perempatan lampu merah larangan Pantura Kramat.

“Razia ini merespon keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan maraknya anak punk di Kota Slawi dan sekitarnya. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, juga meresahkan masyarakat," katanya.

Selain itu, lanjut Berlian, Razia juga mendasari Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum Bab VIII perihal Tertib Sosial, khususnya pasal 40 – 42.

Dalam pasal 40 disebutkan “Pengemis, gelandangan, anak jalanan, pengamen, pedagang asongan dan pengelap mobil dilarang melakukan aktifitas di traficlight di persimpangan jalan, dan instansi pemerintah.

“Sedangkan pada pasal 42 disebutkan “setiap orang dilarang menjadi preman, dan atau sejenisnya yang dapat meresahkan dan menggangu ketentraman dan ketertiban umum,” bebernya.

Kepala Bidang Tramtibum, Susworo menambahkan, razia juga dilakukan dalam rangka menciptakan Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat (Tibum Tranmas) di wilayah Kabupaten Tegal.

“Hasil razia sebanyak sembilan anak jalanan / punk selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pendataan / assesment. Dari hasil assesment diketahui mereka berusia antara 13-23 tahun dan berasal dari sejumlah Kota yakni Kabupaten Tegal, Brebes dan Pekalongan. Mereka selanjutnya kita berikan pembinaan,” imbuhnya. tio(r)
Share this article :