Home » , » Pramuka Di Madrasah Harus Jadi Benteng NKRI

Pramuka Di Madrasah Harus Jadi Benteng NKRI

Written By suara rakyat on Wednesday, December 6, 2017 | 7:03 AM

Slawi,(suararakyattegal.com) - Gerakan pramuka khususnya di pangkalan madrasah harus mampu menjadi benteng untuk menjaga keutuhan NKRI. Hal itu dikatakan Wakil Kepala MA Negeri Babakan, Lebaksiu Bidang Kesiswaan Zainul Falihin saat membuka kegiatan Temu Penegak se Kabupaten / Kota Tegal, belum lama ini di MA Negeri 1 Tegal.

"Kita sebagai umat islam dan warga gerakan pramuka harus Hubbul Wathon Minal Iman," tegasnya.

Menurutnya, gerakan Pramuka juga dapat menjadi benteng pertahanan penyebaran virus dekadensi moral remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, serta radikalisme agama dan lainnya.

" Untuk itu saya sangat mengapresiasi kegiatan Temu Penegak yang digagas Racana IAIN Purwokerto. Kegiatan semacam ini perlu di teruskan dan mendapatkan dukungan untuk dilaksanakan di kabupaten yang lain, karena mampu menjadi sarana menjalin silaturahim dan persahabatan sesama Pramuka," ujarnya

Ketua Dewan Racana IAIN Purwokerto, Arif Munajat mengatakan, Temu Penegak merupakan program Racana Sunan Kalijaga-Cut Nyak Dien IAIN Purwokerto sebagai kegiatan pungkasan dalam periode ini.

"Kegiatan Roadshow ini pertama kali digelar di Tegal. Tujuannya ingin mengajak Pramuka Tegal untuk berlatih bersama meningkatkan kapasitas diri sebagai calon pemimpin," terangnya.

Dirinya berharap kegiatan ini menjadi kawah candradimuka bagi pengembangan kegiatan Penegak di masa depan. "Ini sebagai wujud nyata pembinaan dan pelatihan bagi pramuka penegak Madrasah Aliyah," imbuhnya

Sementara itu, Andalan Cabang Urusan Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan yang didaulat menjadi narasumber mengajak Pramuka Madrasah menjadi garda terdepan dalam menangkal Radikalisme dan memerangi berita hoax di media sosial.

"Kewajiban anggota Pramuka untuk memerangi berita bohong / hoax. Lebih-lebih berita yang mengandung isu radikalisme dan separatisme, harus bisa kita konter,” tandas Khasan.

Menurutnya, peran Pramuka itu cukup penting dalam rangka menyikapi maraknya penyalahgunaan media sosial untuk perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan norma sosial dan undang-undang.

“Kita (Pramuka) punya tagline di media sosial, Setiap Pramuka Adalah kantor Berita. Maksudnya, setiap Pramuka harus bersikap seperti pemimpin redaksi bagi akun media sosialnya. Anggota Pramuka juga harus hati-hati menulis atau memposting apa pun di media sosial,” ungkapnya

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari Sabtu-Minggu (2-3/12) diisi dengan sejumlah materi diantaranya Tehnik Corel Draw,  Rover Scout Leader Mentality, jurnalistik dan fotografi, Rover Scout Disscusion, River Tubing, Outdoor Management Games dan Penanaman Pohon. tio(r)
Share this article :