Presiden Jokowi Serahkan 4.999 Sertifikat Tanah Untuk Rakyat - suara rakyat
Home » , » Presiden Jokowi Serahkan 4.999 Sertifikat Tanah Untuk Rakyat

Presiden Jokowi Serahkan 4.999 Sertifikat Tanah Untuk Rakyat

Written By suara rakyat on Monday, January 15, 2018 | 10:15 PM

Slawi, (suararakyattegal.com) - Penyerahan sebanyak 4.999 sertifikat tanah untuk rakyat yang dilakukan Presiden RI Ir Joko Widodo di Desa Dukuhsalam Kabupaten Tegal berjalan lancar yang didampingi Menteri, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan kepala daerah dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Juga Pemalang serta seluruh SKPD.
Kunjungan Kerja yang dilakukan Presiden Jokowi telah mendapat respon positif dari warga yang telah mendapatkan sertifikat. Kedatangan Jokowi juga di sambut antusias oleh warga dan anak-anak sekolah baik SD, SMP, sampai dengan SMA. Dalam perjalanan Presiden menyempatkan diri untuk menemui para siswa sekolah yang telah menyambutnya dengan membagikan alat-alat tulis kepada siswa sekolah dengan pengawalan ketat dari Paspampres.
Presiden akhirnya melanjutkan perjalanan menuju lapangan Dukuhsalam untuk menemui warga yang sudah menunggu di dalam tarub untuk acara pembagian sertifikat tanah.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjut sambutan Bupati Tegal Enthus Susmono. Dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Tegal telah banyak mempunyai destinasi wisata yang cukup banyak mengundang pengunjung dengan keindahan alamnya, diantaranya pegunungan Guci, dan juga memiliki lokasi bersejarah yaitu fosil semedo yang notabene lebih tua dari fosil sangiran. Dan Kabupaten Tegal juga telah mendapatkan piala Adipura di tahun 2017 kemarin, terangnya. Senin(15/1) kemarin.
Dilanjut sambutan presiden, beliau menghimbau kepada warga yang telah mendapatkan sertifikat itu supaya dijaga baik-baik, sebab itu bukti keabsahan pemilik.
Lanjut Jokowi dengan candanya menyarankan supaya sertifikat yang sudah diterima jangan langsung disekolahkan (gadai) untuk beli motor atau mobil, nanti hanya bisa dinikmati 6 bulan saja, motornya ditarik dealer terus sertifikatnya ditarik Bank.
Kalaupun mau di sekolahkan harus bisa mengukur diri dan digunakan untuk modal usaha saja, gampang nanti hasilnya bisa untuk dinikmati, cetusnya.
"Sertifikat yang sudah diterima diharapkan dijaga dan digunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan yang positif" harapnya. Tio(r)
Share this article :